ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk memodifikasi injection barrel mesin plastic injection molding menggunakan pipa besi seamless guna meminimalkan celah tersebut, serta menganalisis kinerja mesin pascamodifikasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Engineering Development. Tahapan penelitian meliputi observasi awal, perancangan ulang injection barrel, pemotongan, pembubutan, pengelasan, hingga perakitan dan pengujian kinerja mesin pada suhu operasi 164 °C menggunakan bahan limbah plastik jenis PP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modifikasi injection barrel berhasil mengurangi celah kebocoran material antara injection barrel dan plunger. Secara teoritis, kapasitas injection barrel dihitung sebesar 350 gram, dengan kapasitas aktual yang dapat ditampung sebesar 250 gram. Laju aliran massa lelehan plastik yang diperoleh sebesar 0,32 g/s dengan waktu pelelehan rata-rata 777 detik. Penggunaan daya listrik selama proses pemanasan mencapai 998,80 Watt dengan konsumsi energi listrik sebesar 329,60 kWh selama 0,33 jam operasi. Keunggulan utama dari modifikasi ini adalah penurunan signifikan persentase material yang hilang (loss material), yaitu hanya sebesar 6,4% dibandingkan dengan penelitian sebelumnya yang mencapai 28,57%. Dengan demikian, modifikasi injection barrel ini terbukti dalam menahan kebocoran bahan daur ulang limbah plastik.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Provinsi Kalimantan Utara memiliki potensi besar dalam pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) karena banyaknya sungai yang dapat dimanfaatkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi bentuk sudu pipa elbow 90° terhadap kinerja turbin Pelton skala mikro hidro. Metode eksperimen digunakan untuk mengetahui hubungan sebab-akibat antara faktor-faktor yang berkaitan. Variasi bentuk sudu yang digunakan adalah sudu satu rangkap dan sudu dua rangkap dari pipa elbow 90° berdiameter ¾ inci. Pengujian dilakukan dengan variasi diameter nosel 4 mm, 6 mm dan 7 mm, dan nosel 4 mm dipilih karena menghasilkan daya generator dan efisiensi sistem terbaik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa turbin Pelton dengan sudu dua rangkap menghasilkan daya output generator tertinggi yakni 0,834 W pada putaran turbin dan generator masing-masing 2609 Rpm dan 1769 Rpm, serta efisiensi sistem sebesar 5%. Sebaliknya, turbin Pelton dengan sudu satu rangkap menghasilkan daya output generator terendah yakni 0,407 W pada putaran turbin dan generator masing-masing 1838 Rpm dan 1617 Rpm, serta efisiensi sistem terendah 3%. Peningkatan kinerja turbin dengan sudu dua rangkap disebabkan oleh pembagian aliran air yang lebih optimal, sehingga energi air dari nosel dapat diserap secara maksimal oleh sudu. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa bentuk sudu turbin sangat mempengaruhi kinerja turbin Pelton, dan sudu dua rangkap terbukti lebih efisien dibandingkan sudu satu rangkap. Meskipun demikian, efisiensi sistem masih perlu ditingkatkan dengan menggunakan spesifikasi generator DC yang lebih besar atau menambahkan alat DC Boost Converter.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pada dasarnya fluida yang mengalir pada pipa mengalami ketidakstabilan akibat sistem perpipaan yang ada dan menimbulkan pressure drop. Konstruksi pipa mempunyai percabangan yang lumayan banyak maka rugi alirannya akan semakin besar, ada pula penyebab aliran yang pada awalnya dalam keadaan laminar pada saat melalui pipa lurus yang koefisien geseknya besar akan berubah sebagai aliran turbulen. Berdasarkan uraian tersebut tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui Pengujian Pressure drop aliran fluida menggunakan pipa besar ke pipa kecil dan untuk mengetahui perbedaan tekanan pada diameter pipa yang kecil maupun diameter pipa yang besar dan untuk mengetahui hubungan antara kecepatan aliran fluida dengan diameter pipa yang berbeda mulai dari kecil kebesar sampai dengan pipa besar kekecil. Proses perancangan alat uji aliran pipa terhadap pressure drop ini meliputi beberapa tahapan dimulai dari proses perancangan desain, rancang bangun, proses manufaktur atau proses perakitan alat serta proses pengujian alat tersebut. Hasil perhitungan pressure drop aliran fluida menggunakan pipa besar ke pipa kecil dan pipa keil ke pipa besar menggunakan manometer U sederhana yaitu: p1=864,54 Pa, p2=741,03 Pa, p3=494,02 Pa, p4=370,51 Pa, p5=247,01 Pa, p6=61,75 Pa. sementara menggunakan manometer digital yaitu: p1=1395,62 Pa, p2=1395,62 Pa, p3=1000,40 Pa, p4=469,32 Pa, p5=284,066 Pa, p6=148,20 Pa.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Keterbatasan air pada lahan kering sangat berdampak pada kegiatan budidaya pertanian. Salah satu permasalahan pemberian air ialah masih kurangnya informasi tentang pemberian air yang efisien dan praktis. Solusi dari masalah pemberian air pada kegiatan budidaya ialah perlu adanya teknologi pemberian air yang efektif dan efisien. Tujuan penelitian ini adalah merancang bangun teknologi irigasi cincin (ring irrigation) di lahan percobaan Universitas Borneo Tarakan. Penelitian ini dilaksanakan di lahan Percobaan Fakultas Pertanian, Universitas Borneo Tarakan pada bulan Juni 2022 hingga November 2022. Penelitian ini dilakukan dengan beberapa tahapan seperti rancangan jaringan perpipaan, rancangan emitter cincin, rancangan pompa, pengujian dan implementasi lapang. Hasil penelitian menunjukan bahwa total debit irigasi dengan total emitter sebanyak 40 buah menghasilkan debit sebesar 0,00025 m³/s. Total nilai kehilangan tekanan (head loss) memiliki nilai sebesar 20,78 m yang terdiri dari head loss primer 2,03 m dan head loss sekunder 18,75 m. Head total pompa sebesar 25,53 m. Pompa yang dibutuhkan untuk mengoperasikan rancangan irigasi cincin ini adalah pompa berkapasitas 1,5 kW. Nilai dari distribusi keseragaman (Du) adalah 72,79 % dengan penilaian cukup baik dan koefisiensi keseragaman (Cu) adalah 74,04 % dengan penilaian cukup baik.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pompa hidram (Hydraulic Ram Pump) merupakan pompa pemindah air dari tempat rendah ketempat yang lebih tinggi atau dari tempat yang tidak terlalu tinggi ke tempat yang lebih tinggi. Prinsip kerja hidram adalah dari hantaman air yang kemudian mendorong air untuk ke tempat yang lebih tinggi. Untuk mendapatkan energi potensial dari hantaman air diperlukan syarat utama yaitu harus ada terjunan air yang dialirkan melalui pipa dengan beda tinggi elevasi dengan pompa hidram minimal 1 meter. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi diameter pipa inlet terhadap kinerja pompa hidram. Metode yang digunakan adalah eksperimen rancang bangun pompa hidram. Pengaruh variasi diameter pipa inlet terhadap kinerja pompa hidram pada penilitian ini menggunakan 1 inci, 2 inci dan 2 1 /2 inci. Dari penelitian didapatkan hasil debit discharge tertinggi pada pipa inlet 1 inci 6,028 × 10−5𝑚3/𝑠, debit katup buang terendah didapatkan pada pipa inlet 1 inci 16,940 × 10−5𝑚3/𝑠, dan kapasitas discharge tertinggi didapatkan pada diameter pipa inlet 1 inci 49,590 %
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
RANCANG BANGUN IRIGASI TETES (DRIP IRRIGATION) UNTUK TANAMAN HORTIKULTURA Abstrak Irigasi adalah salah satu kegiatan di bidang pertanian yang bertujuan untuk menyediakan air bagi tanaman. air merupakan salah satu faktor yang sangat menentukan kualitas dan kuantitas suatu produksi tanaman. Banyaknya air yang dipakai tanaman merupakan faktor penting dalam perencanaan irigasi tetes karena merupakan dasar untuk menghitung besarnya air yang dibutuhkan pada daerah irigasi yang ingin dirancang. Salah satu kendala pemberian air untuk tanaman masih menerapkan sistem tadah hujan dan pemberian air irigasi secara konvensional. Hal ini dapat menyebabkan in - efisiensi air irigasi dan tenaga kerja. Oleh sebab itu diperlukan penerapan metode pemberian air irigasi yang efektif dan efisien. Mendesain teknologi irigasi tetes menjadi salah satu solusi untuk permasalahan dan pemberian air irigasi bagi tanaman. Penelitian ini bertujuan merancang bangun dan menerapkan teknologi irigasi tetes (drip irrigation) untuk tanaman hortikultura. Penelitian ini terdiri dari beberapa tahapan yaitu rancangan jaringan perpiaan, analisis teknis, analisis ekonomis, total head loss, dan efisiensi irigasi tetes. Adapun penelitian ini dilakukan desain teknologi irigasi tetes dengan sistem pengaliran gravitasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa analisis teknis memiliki nilai rata – rata keseluruhan sebesar 0,0019 m3/dt, analisis ekonomis memiliki nilai rata – rata keseluruhan sebesar Rp. 1.762.351, total head loss memiliki nilai rata – rata keseluruhan sebesar 0,0215 m dan efisiensi irigasi tetes memiliki nilai rata – rata keseluruhan sebesar 89,55%.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Salah satu Hanggar Pesawat yang ada di Kota Tarakan adalah milik Yayasan MAF, yang dibangun sejak tahun 1980. Hanggar ini terletak di Jalan Mulawarman, Bandar Udara Juwata, Kota Tarakan. Infrastruktur hanggar digunakan sebagai tempat perawatan, tempat perbaikan, dan perlindungan pesawat dari cuaca luar. Konstruksi hanggar ini menggunakan struktur rangka atap dengan menerapkan material pipa baja galvanis. Saat ini telah diwajibkan perhitungan struktur menggunakan faktor gempa sesuai dengan SNI 1726 2019. Sehingga perlu untuk dilakukan identifikasi dari kekuatan struktur Hanggar Pesawat milik Yayasan MAF, dengan tujuan menilai kekuatan atau kestabilan struktur Hanggar Pesawat tersebut. Penelitian dilakukan dengan menggunakan model 2-Dimensi dan 3-Dimensi sesuai dengan kondisi eksisting Hanggar Pesawat tersebut. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan baik pada pemodelan 2-Dimensi dan 3-Dimensi menunjukkan konstruksi Hanggar Pesawat mengalami ketidakstabilan struktur. Hal ini disebabkan oleh salah satu batang yaitu batang B130 tidak memenuhi syarat kelangsingan sebagai batang tekan atau batang tarik. Telah dilakukan analisis lebih jauh batang B130 tersebut ternyata tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap Hanggar Pesawat, sehingga dapat dihilangkan sebagai salah satu elemen penyusun konstruksi Hanggar Pesawat tersebut.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kegiatan pertanian di lahan Kelompok Tani Kecamatan Tarakan Utara masih menerapkan sistem tadah hujan dan pemberian air irigasi secara konvensional. Hal ini dapat menyebabkan in-efisiensi air irigasi dan tenaga kerja. Oleh sebab itu diperlukan penerapan metode pemberian air irigasi yang efektif dan efisien. Mendesain teknologi irigasi sprinkler menjadi salah satu solusi untuk permasalahan pemberian air irigasi dilahan usaha tani. Penelitian ini bertujuan untuk merancang bangun dan menerapkan teknologi irigasi sprinkler untuk meningkatkan efisiensi air irigasi dilahan Kelompok Tani Kecamatan Tarakan Utara. Penelitian ini dilaksanakan mulai November 2020 sampai dengan Februari 2021 dan bertempat di lahan Kelompok Tani Kecamatan Tarakan Utara Kota Tarakan. Penelitian ini terdiri dari beberapa tahapan yaitu analisa tanah lahan percobaan, rancangan jaringan perpipaan, rancangan nozzle sprinkler, rancangan pompa, pengujian dan implementasi lapang. Hasil penelitian menunjukan bahwa tanah lahan percobaan memiliki tektur lempung berpasir. Total air irigasi selama waktu pengoperasian 10 menit sebesar 0,56 m3 dengan rata – rata radius penyiraman 4 m. Total head loss sebesar 14,01 m yang terdiri dari head loss mayor 1,86 m dan head loss minor 12,86 m. Daya pompa yang dibutuhkan pada penelitian ini adalah 0,75 kW dan head total pompa sebesar 17,42 m.