Perancangan alat uji aliran fluida dengan variasi penurunan diameter ke pembesaran diameter pipa terhadap pressure drop
Pada dasarnya fluida yang mengalir pada pipa mengalami ketidakstabilan akibat sistem perpipaan yang ada dan menimbulkan pressure drop. Konstruksi pipa mempunyai percabangan yang lumayan banyak maka rugi alirannya akan semakin besar, ada pula penyebab aliran yang pada awalnya dalam keadaan laminar pada saat melalui pipa lurus yang koefisien geseknya besar akan berubah sebagai aliran turbulen. Berdasarkan uraian tersebut tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui Pengujian Pressure drop aliran fluida menggunakan pipa besar ke pipa kecil dan untuk mengetahui perbedaan tekanan pada diameter pipa yang kecil maupun diameter pipa yang besar dan untuk mengetahui hubungan antara kecepatan aliran fluida dengan diameter pipa yang berbeda mulai dari kecil kebesar sampai dengan pipa besar kekecil. Proses perancangan alat uji aliran pipa terhadap pressure drop ini meliputi beberapa tahapan dimulai dari proses perancangan desain, rancang bangun, proses manufaktur atau proses perakitan alat serta proses pengujian alat tersebut. Hasil perhitungan pressure drop aliran fluida menggunakan pipa besar ke pipa kecil dan pipa keil ke pipa besar menggunakan manometer U sederhana yaitu: p1=864,54 Pa, p2=741,03 Pa, p3=494,02 Pa, p4=370,51 Pa, p5=247,01 Pa, p6=61,75 Pa. sementara menggunakan manometer digital yaitu: p1=1395,62 Pa, p2=1395,62 Pa, p3=1000,40 Pa, p4=469,32 Pa, p5=284,066 Pa, p6=148,20 Pa.