Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Fluida
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Pengaruh Variasi Diameter Nozzle terhadap Karakteristik Aliran Fluida pada turbin Pelton

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini menggunakan percobaan eksperimental yang membahas pengaruh variasi diameter nozzle terhadap karakteristik aliran fluida pada turbin Pelton. Diameter nozzle merupakan salah satu parameter penting yang memengaruhi kecepatan, tekanan, dan efisiensi aliran fluida dalam sistem turbin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana perubahan ukuran nozzle mempengaruhi kinerja turbin, khususnya pada kecepatan dan tekanan aliran dan efisiensi energi yang dihasilkan, serta dampak yang akan terjadi pada turbin pelton. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara diameter nozzle dengan karakteristik aliran fluida dan efisiensi, pada nozzle berdiameter 4 mm, kecepatan air mencapai 14,3 m/s, dengan tekanan sebesar 165474 Pa, namun efisiensi turbin hanya sebesar 2%. Diameter nozzle 6 mm menghasilkan kecepatan 7,43 m/s dan tekanan 96526,6 Pa, dengan efisiensi meningkat menjadi 5,2%. Sementara itu, nozzle 7 mm menunjukkan kecepatan 5,46 m/s dan tekanan 75842,3 Pa, dengan efisiensi tertinggi sebesar 9,5%. Hasil ini menunjukkan bahwa nozzle dengan diameter lebih besar mampu meningkatkan efisiensi turbin karena debit air yang lebih tinggi memungkinkan transfer energi yang lebih optimal ke sudu turbin. Meskipun nozzle kecil menghasilkan kecepatan dan tekanan yang lebih tinggi, efisiensinya lebih rendah karena dipengaruhi debit aliran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun nozzle kecil menghasilkan kecepatan dan tekanan yang lebih tinggi, efisiensi turbin lebih rendah dibandingkan nozzle berdiameter besar diameter nozzle 7 mm memberikan persentase efisiensi terbaik, yaitu 9,5%.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Perancangan alat uji aliran fluida dengan variasi penurunan diameter ke pembesaran diameter pipa terhadap pressure drop

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pada dasarnya fluida yang mengalir pada pipa mengalami ketidakstabilan akibat sistem perpipaan yang ada dan menimbulkan pressure drop. Konstruksi pipa mempunyai percabangan yang lumayan banyak maka rugi alirannya akan semakin besar, ada pula penyebab aliran yang pada awalnya dalam keadaan laminar pada saat melalui pipa lurus yang koefisien geseknya besar akan berubah sebagai aliran turbulen. Berdasarkan uraian tersebut tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui Pengujian Pressure drop aliran fluida menggunakan pipa besar ke pipa kecil dan untuk mengetahui perbedaan tekanan pada diameter pipa yang kecil maupun diameter pipa yang besar dan untuk mengetahui hubungan antara kecepatan aliran fluida dengan diameter pipa yang berbeda mulai dari kecil kebesar sampai dengan pipa besar kekecil. Proses perancangan alat uji aliran pipa terhadap pressure drop ini meliputi beberapa tahapan dimulai dari proses perancangan desain, rancang bangun, proses manufaktur atau proses perakitan alat serta proses pengujian alat tersebut. Hasil perhitungan pressure drop aliran fluida menggunakan pipa besar ke pipa kecil dan pipa keil ke pipa besar menggunakan manometer U sederhana yaitu: p1=864,54 Pa, p2=741,03 Pa, p3=494,02 Pa, p4=370,51 Pa, p5=247,01 Pa, p6=61,75 Pa. sementara menggunakan manometer digital yaitu: p1=1395,62 Pa, p2=1395,62 Pa, p3=1000,40 Pa, p4=469,32 Pa, p5=284,066 Pa, p6=148,20 Pa.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail