Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

9 hasil
Subjek: dan Pendapatan
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

KONTRIBUSI PAJAK DAERAH DAN RETRIBUSI DAERAH TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DI KALIMANTAN UTARA

2025•

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi pajak daerah dan retribusi daerah dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kalimantan Utara. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif, yaitu menganalisis data realisasi penerimaan pajak daerah dan retribusi daerah dengan menggunakan rasio kontribusi. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) Kabupaten Bulungan: Kontribusi pajak daerah fluktuatif dengan puncak di awal dan akhir periode, sedangkan retribusi daerah masih sangat kecil dan tetap. 2) Kabupaten Malinau: Pajak daerah cenderung rendah dan tidak stabil, sementara retribusi daerah minim dan belum signifikan dalam PAD. 3) Kabupaten Tana Tidung: Kontribusi pajak daerah masih rendah dan tidak stabil, dan retribusi daerah sangat kecil sepanjang periode 2018–2022. 4) Kabupaten Nunukan: Pajak daerah menunjukkan tren peningkatan pasca 2019, namun kontribusi retribusi daerah tetap rendah. 5) Kota Tarakan: Pajak daerah menjadi sumber utama PAD dengan kontribusi tinggi dan konsisten, namun retribusi daerah belum optimal dan perlu penguatan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH JUMLAH PENDUDUK, PERTUMBUHAN EKONOMI DAN PENGELUARAN PEMERINTAH TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH PROVINSI KALIMANTAN UTARA

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui pengaruh jumlah penduduk, pertumbuhan ekonomi dan pengeluaran pemerintah terhadap pendapatan asli daerah Provinsi Kalimantan Utara. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan data sekunder meliputi data jumlah penduduk, pertumbuhan ekonomi, pengeluaran pemerintah dan pendapatan asli daerah tahun 2017-2022 dikabupaten/kota Provinsi Kalimantan Utara yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik Kalimantan Utara. Berdasarkan hasil perhitungan regresi data panel dengan menggunakan program Eviews 11, maka hasil yang diperoleh secara parsial atau uji t statistik, menyatakan bahwa hasil dari penelitian uji parsial menunjukkan bahwa Jumlah Penduduk tidak berpengaruh terhadap pendapatan asli daerah di Provinsi Kalimantan Utara, pertumbuhan ekonomi berpengaruh terhadap pendapatan asli daerah di Provinsi Kalimantan Utara, pengeluaran pemerintah berpengaruh terhadap Pendapatan Asli Daerah di Provinsi Kalimantan Utara. Adapun secara simultan atau uji-F Statistik Variabel jumlah penduduk, pertumbuhan ekonomi dan pengeluaran berpengaruh signifikan terhadap pendapatan asli Daerah Provinsi Kalimantan Utara.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh retribusi parkir, pajak restoran, dan pajak sarang burung walet (SBW) Terhadap pendapatan asli daerah (PAD) Kota Tarakan

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pemerintah memiliki kebebasan untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahannya. Dalam menjalankan pemerintahan tersebut pemerintah akan mengupayakan pendanaan untuk mendukung kebijakan maupun program pemerintah. salah satunya dengan meningkatkan PAD yang terdiri atas pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan yang dipisahkan, serta lain lain PAD yang sah, sebagai indikator untuk mengukur ketergantungan suatu daerah kepada pusat. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh retribusi parkir terhadap PAD Kota Tarakan, pengaruh pajak restoran terhadap PAD Kota Tarakan, dan pajak sarang burung walet terhadap PAD Kota Tarakan. Dengan menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan metode statistik untuk menganalisis data berupa uji hipotesis untuk mengetahui pengaruh variabel independen terhadap dependen, dengan hasil analisis yang diolah dengan bantuan SPSS. Retribusi parkir dan pajak restoran berpengaruh tidak signifikan, sedangkan pajak sarang burung walet tidak berpengaruh signifikan terhadap PAD, hal ini dibuktikan dengan uji t. Kemudian hasil uji f menyatakan bahwa secara keseluruhan variabel independen berpengaruh tidak signifikan terhadap variabel dependen.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Tingkat Produksi Dan Pendapatan Industri Batu Bata Kecamatan Tana Lia Kabupaten Tana Tidung

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis tingkat produksi dan pendapatan industri kecil batu bata Kecamatan Tana Lia Kabupaten Tana Tidung. Jenis Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah industri kecil batu bata, jenis dan sumber data yang digunakan yaitu data primer dan data skunder, teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara, dokumentasi dan kuesioner. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis penerimaan terdapat (p) harga barang dan (Q) total penjualan paling terendah terdata pada Industri Bata Pak Tono dengan (TR) jumlah penerimaan sebesar Rp.6.600.000, dan untuk (p) harga barang dan (Q) total penjualan paling tertinggi terdata pada Industri Bata Pak Dalle sebesar Rp.14.300.000. pada hasil analisis (FC) biaya tetap dan (VC) biaya variabel paling terendah terdata pada Industri Bata Pak Tono dengan (TC) total biaya sebesar Rp.719.000, dan untuk (FC) biaya tetap dan (VC) biaya variabel paling tertinggi terdata pada Industri Bata Pak Dalle dengan (TC) total biaya sebesar Rp.2.410.000. 0Pada hasil analisis (TR) Total Revenue dan (TC) Total Biaya paling terendah terdata pada Industri Bata Pak Tono dengan (π) Pendapatan sebesar Rp.5.881.000, dan untuk (TR) Total Revenue dan (TC) Total Biaya paling tertinggi terdata pada Industri Bata Pak Dalle dengan (π) Pendapatan sebesar Rp.11.890.000.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Pendapatan Usaha Tani Padi Sawah (Oryza Sativa L.) Di Desa Tanjung Aru Kecamatan Sebatik Timur Kabupaten Nunukan Provinsi Kalimantan Utara

2023•

Didalam dunia pertanian produksi padi sawah dari Gapoktan belum mampu memenuhi kebutuhan desa. Mengingat pentingnya pencapaian tujuan peningkatan pendapatan dalam mengalokasikan sumberdaya yang ada secara efektif dan efisien, maka perlu untuk mengetahui besarnya penerimaan dan pendapatan Usaha tani Gapoktan yang ada didesa tersebut apakah menguntungkan atau sebaliknya. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif, atau dapat dihitung secara langsung. Oleh karena itu, penelitian ini menggunakan analisis data kuantitatif dan kualitatif. Biaya usaha tani yang dikeluarkan oleh petani padi sawah Gapoktan Surya Indah Tani adalah sebesar Rp 220.969.600,4 untuk luas lahan 29 ha pada 40 orang petani, yang terdiri dari biaya tetap sebesar Rp 85.039.000,4 dan biaya variabel sebesar Rp 135.930.600. Dengan pendapatan Usaha tani padi sawah sebesar Rp 161.494.399,6 atau bisa di sebut dengan mengalami keuntungan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Skala Ekonomi Industri Kecil di Kota Tarakan (Studi Kasus : Industri Tahu Tempe dan Industri Air Isi Ulang)

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Rostina Dr. Margiyono, S.E.,M. Si Penelitian bertujuan untuk mengetahui fungsi produksi Industri Tahu Tempe dan Air Isi Ulang di Kota Tarakan, skala ekonomi pada Industri Tempe Tahu dan Industri Air Isi Ulang di Kota Tarakan serta alokasi biaya tenaga kerja dan bahan baku yang optimal dari kedua industri tersebut. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 13 untuk industri tahu tempe dan 40 industri untuk industri air isi ulang. Penelitian ini menggunakan mtode analisis data fungsi produksi Cobb Douglas dan alokasi input dengan lagrangian. Hasil dari penelitian ini sebagai berikut : fungsi produksi Cobb Douglas pada tahu tempe Y = 3.778,188 X1 0,083 X2 0,493, elastisitas pada industri tahu tempe : (0,083 + 0,493 = 0,576) artinya mengalami decreasing return to scale karena 1 (α + β 1). Penggunaaan input pada X1 yang optimal sebesar 1,311 dan X2 berjumlah 40,435, jumlah produksi yang optimal pada industri tahu tempe jika L di alokasikan lebih besar maka, jumlah K = Rp. 8.895.854 dan L sebesar Rp. 59.681.069 dan jika K yang di alokasikan lebih besar maka K= Rp. 64.801.864,51 dan L sebesar Rp.3.775.058,49. Adapun fungsi produksi Cobb Douglas pada industri air isi ulang Y = 1.465,570 X1 0,086 X2 0,362, elastisitas pada industri air isi ulang sebesar : (0,086 + 0,362 = 0,448) artinya mengalami decreasing return to scale karena 1 (α + β 1). Penggunaaan input pada X1 yang optimal sebesar 1,742 dan X2 berjumlah 46,485, jumlah produksi yang optimal pada industri air isi ulang jika L dialokasikan lebih besar maka K= Rp. 15.925.500 dan L sebesar Rp. 47.149.500, jika K yang dialokasikan lebih besar maka K= 61.350.489 dan L= Rp. 5.724.511. Dari kedua industri terlihat keduanya mengalami decreasing return to scale dikarenakan 1.hal ini menunjukkan kedua industri mengalami pengaruh negatif yang signifikan terhadap tenaga kerja. Untuk itu kedua industri tersebut perlu mengurangi skala biaya tenaga untuk menyeimbangi antara output dan input. Kata Kunci : Biaya Tenaga Kerja, Modal Kerja dan Pendapatan

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PENGARUH PREFERENSI, TARIF DAN PENDAPATAN TERHADAP INTENSITAS PENGGUNAAN ANGKUTAN LAUT PELABUHAN FERRY DI KOTA TARAKAN

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Preferensi, Tarif, dan Pendapatan terhadap Intensitas Penggunaan Angkutan Laut Pelabuhan Ferry di Kota Tarakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian Kuantitatif. Teknik sampel yang digunakan adalah teknik Purposive Sampling bertujuan untuk menentukan kriteria khusus terhadap sampel dari populasi didalam penelitian ini. Terdapat 60 responden dalam penelitian ini. Berdasarkan sampel yang ada responden di peroleh dari penumpang, penumpang membawa barang dan penumpang membawa kendaraan menurut tiba dan keberangkatan responden. Penelitian ini menggunakan metode Analisis Regresi Linear Berganda dengan model persamaan Y = -15,414 + 0,169X1 + 0,037X2 + 1,108X3 + e. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh secara Parsial berdasarkan hasil uji t bahwa variabel Preferensi dan Pendapatan terdapat pengaruh signifikan terhadap variabel Intensitas Penggunaan Angkutan Laut Pelabuhan Ferry di Kota Tarakan. Pada variabel Tarif tidak terdapat pengaruh signifikan terhadap variabel Intensitas Penggunaan Angkutan Laut Pelabuhan Ferry di Kota Tarakan. Secara Simultan berdasarkan uji F bahwa variabel independen berpengaruh signifikan terhadap dependen. Dengan nilai Koefisien Determinasi (R2) R Square di peroleh nilai Koefisien Determinasi sebesar 0,554 sehingga nilai ini menunjukkan bahwa 55,4% Intensitas Penggunaan Angkutan Laut pelabuhan Ferry di Kota Tarakan di pengaruhi oleh variabel Preferensi, Tarif, dan Pendapatan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI DAN PENDAPATAN USAHA SARANG BURUNG WALET DI DESA TENGKU DACING KECAMATAN TANA LIA KABUPATEN TANA TIDUNG

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjawab tiga pertanyaan. Pertama, bagaimana karakteristik rumah burung walet di Desa Tengku Dacing ? Kedua, bagaimana produksi dan pendapatan usaha sarang burung walet di Desa Tengku Dacing ? Ketiga, faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi produksi dan pendapatan usaha sarang burung walet di Desa Tengku Dacing ?. Data yang di gunakan dalam skripsi ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer yaitu data yang di dapatkan melalui wawancara, observasi dan kuesioner. Data Sekunder yaitu data yang didapatkan melalui dokumen, catatan, jurnal, dan lain-lain yang dibutuhan dalam penelitian. Analisis data menggunalakan fungsi Cobb Douglas. Hasil dari penelitian ini, penulis menyimpulkan bahwa: Pertama, Karakteriatik rumah burung walat di Desa Tengku Dacing memiliki ukuran penangkaran yang beragam, rumah penangkaran burung walet terbuat dari material yang berbahan dasar kayu, memilki jumlah tingkatan maksimal 3 lantai, adapun bagian dan pelengkap isi dari penangkaran yaitu ukuran lubang keluar masuk, panjang papan sirip (m), jumlah tampungan baskom, dan ventilasi udara. Kedua, Pendapatan peternak sarang burung walet di Desa Tengku Dacing rata-rata di atas Rp.1.000.000/bulan dan yang paling besar pendapatannya yaitu Rp.32.500.000/bulan dengan produksi sebesar 2,5 kg. Ketiga, Faktor-faktor yang mempengaruhi produksi usaha sarang burung walet di Desa Tengku Dacing yaitu ada variabel ukuran bangunan, lama usaha, tenaga kerja, dan pendapatan. Adapun Faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan usaha sarang burung walet di Desa Tengku Dacing Kecamatan Tana Lia Kabupaten Tana Tidung yaitu ada variabel harga sarang walet, upah per bulan, biaya racun hama, harga audio walet, harga parfum, dan produksi.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN SOPIR TAKSI BANDAR UDARA INTERNASIONAL JUWATA TARAKAN

2019•

ABSTRAK FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN SOPIR TAKSI BANDAR UDARA INTERNASIONAL JUWATA TARAKAN Fhaizal Jafar Sidik Salim, S.E., M.Si Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jam kerja, jarak tempuh kendaraan, dan jumlah penumpang terhadap pendapatan sopir taksi bandara yang ada di Bandar Udara Internasional Juwata Tarakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai dari persamaan model untuk koefisien β1 adalah sebesar 0,226583 yang mana menunjukkan bahwa setiap penambahan jam kerja (X1) sebesar satu jam kerja maka akan meningkatkan pendapatan sopir taksi Bandar Udara Internasional Juwata Tarakan sebesar Rp 226.583 per bulan dengan asumsi variabel lain (jarak tempuh kendaraan dan jumlah penumpang) tetap atau konstan, koefisien β2 adalah sebesar 0,613723 menunjukkan bahwa setiap penambahan jarak tempuh kendaraan (X2) sebesar satu kilometer maka akan meningkatkan pendapatan sopir taksi Bandar Udara Internasional Juwata Tarakan sebesar Rp 613.723 per bulan dengan asumsi variabel lain (jam kerja dan jumlah penumpang) tetap atau konstan, dan koefisien β3 adalah sebesar 0,074903 menunjukkan bahwa setiap penambahan jumlah penumpang (X3) sebesar satu orang penumpang maka akan meningkatkan pendapatan sopir taksi Bandar Udara Internasional Juwata Tarakan sebesar Rp 74.903 per bulan dengan asumsi variabel lain (jam kerja dan jarak tempuh kendaraan) tetap atau konstan. Adapun nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,908130 atau 90,81% dimana nilai R2 menunjukkan bahwa variabel jam kerja, jarak tempuh kendaraan, dan jumlah penumpang menjelaskan variabel pendapatan sedangkan sisanya 9.19% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak ada dalam model regresi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail