ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Big Data dalam meningkatkan kualitas pelaporan keuangan melalui pendekatan Systematic Literature Review. Studi ini menggunakan pedoman PRISMA untuk menyeleksi serta mensintesis 38 artikel ilmiah yang relevan dari database bereputasi pada periode 2020–2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tren kajian Big Data dalam pelaporan keuangan mengalami peningkatan signifikan dan berkembang dari pendekatan konseptual menuju empiris dan integratif dengan teknologi seperti Artificial Intelligence dan Accounting Information System. Selain itu, Big Data terbukti memiliki peran dalam Meningkatkan kualitas pelaporan keuangan melalui peningkatan akurasi, transparansi, ketepatan waktu, serta kemampuan deteksi fraud. Namun demikian, efektivitas implementasi Big Data dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, yaitu sistem informasi akuntansi, kompetensi sumber daya manusia, kesiapan teknologi, serta dukungan organisasi. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa Big Data merupakan sumber daya strategis yang mampu meningkatkan kualitas pelaporan keuangan, meskipun keberhasilannya sangat bergantung pada kesiapan dan kesesuaian kondisi organisasi dalam mengelola teknologi tersebut
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan pembelajaran biologi berbasis kearifan lokal yang terintegrasi dengan studi etnozoologi dalam implementasi Kurikulum Merdeka di SMA Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara semi-terstruktur dan studi dokumentasi. Subjek penelitian terdiri atas guru biologi dan wakil kepala sekolah bidang kurikulum dari empat SMA yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah mengintegrasikan kearifan lokal dalam pembelajaran biologi melalui kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler, terutama pada materi keanekaragaman hayati. Integrasi etnozoologi diwujudkan melalui pemanfaatan fauna lokal dan endemik sebagai sumber belajar kontekstual, termasuk kegiatan observasi lapangan pada ekosistem mangrove. Namun demikian, implementasi pembelajaran ini masih menghadapi sejumlah kendala, seperti keterbatasan waktu, pendanaan, sarana dan prasarana, serta motivasi peserta didik. Evaluasi pembelajaran dilakukan melalui penilaian proyek, presentasi, penggunaan rubrik, dan penilaian kualitatif. Penelitian ini menegaskan bahwa pembelajaran biologi berbasis kearifan lokal terintegrasi etnozoologi berpotensi meningkatkan relevansi pembelajaran biologi, memperkuat identitas budaya peserta didik, serta mendukung implementasi Kurikulum Merdeka yang kontekstual dan berkelanjutan.