Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Pengancaman
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Perlindungan Hukum Terhadap Kedudukan Jurnalis Dalam Tindak Pidana Pengancaman di Indonesia

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaturan hukum pidana terhadap tindak pidana pengancaman jurnalis dalam sistem hukum Indonesia serta perlindungan hukum yang diberikan kepada jurnalis yang mendapat pengancaman. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Bahan hukum yang digunakan terdiri atas bahan hukum primer, sekunder, dan non hukum yang dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan tindak pidana pengancaman terhadap jurnalis di Indonesia diatur dalam berbagai peraturan perundang-undangan, yaitu Pasal 335 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), Pasal 448 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, Pasal 29 juncto Pasal 45B Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, serta Pasal 18 ayat (1) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Perlindungan hukum terhadap jurnalis yang mendapat pengancaman diberikan melalui perlindungan preventif dan represif. Perlindungan preventif diwujudkan melalui jaminan kemerdekaan pers sebagaimana diatur dalam Pasal 4 dan Pasal 8 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, Kode Etik Jurnalistik, serta peran Dewan Pers dan organisasi profesi jurnalistik. Adapun perlindungan represif diberikan melalui penegakan hukum terhadap pelaku pengancaman berdasarkan ketentuan pidana yang berlaku serta perlindungan korban berdasarkan Pasal 5 ayat (1) Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2014 tentang Perlindungan Saksi dan Korban. Meskipun demikian, implementasi perlindungan hukum terhadap jurnalis masih menghadapi berbagai kendala sehingga diperlukan peningkatan efektivitas penegakan hukum dan penguatan perlindungan bagi jurnalis dalam menjalankan profesinya.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Tinjauan Kriminologi Terhadap Pemerasan dan Pengancaman Penyebaran Video Bermuatan Kesusilaan Dimedia Sosial

2024•

Perkembangan di bidang teknologi akan terus berjalan bersamaan dengan timbulnya perubahan-perubahan di dalam masyarakat. Dengan demikian, sangat memungkinkan bahwa internet dapat meningkatkan permasalahan sosial yang ada di masyarakat yaitu dengan timbulnya kekejaman online, atau yang dikenal dengan cyber crime. Dimana saat ini kejahatan yang menggunakan teknologi telah banyak terjadi seperti video call sex yang berujung pemerasan dan pengancaman. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bentuk-bentuk pemerasan dan pengancaman melalui media sosial terhadap video bermuatan kesusilaan dan mengetahui faktor kriminologi penyebab terjadinya penyebaran video bermuatan kesusilaan dimedia sosial disertai pemerasan dan pengancaman. Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah tipe penelitian yuridis normatif. Dengan menggunakan 3 pendekatan yakni pendekatan perundang-undangan (statue approach), pendekatan konseptual (conceptual), dan pendekatan kasus (case approach). hasil penelitian menyatakan bahwa Bentuk-bentuk pemerasan dan pengancaman melalui media sosial terhadap video kesusilaan yang sering terjadi adalah melalui VCS dan prostitusi online dengan aplikasi michat dan twitter sebagai media komunikasinya dan penipuan gender dan Faktor kriminologi penyebab terjadinya penyebaran video bermuatan kesusilaan dimedia sosial dengan pemerasan dan pengancaman disebabkan oleh faktor-faktor yang berbeda yakni karena ekonomi, sakit hati, moralitas, rendahnya pendidikan, kejiwaan, terlibatnya pihak lain yang tidak bertanggung jawab, lingkugan, lemahnya keimanan, dan balas dendam.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail