Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

5 hasil
Subjek: Overlay
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Tingkat Efektivitas, Kontribusi, Overlay dan Pengelolaan Pajak Penerangan Jalan di Kabupaten Malinau

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ANALISIS TINGKAT EFEKTIVITAS, KONTRIBUSI, OVERLAY DAN PENGELOLAAN PAJAK PENERANGAN JALAN DI KABUPATEN MALINAU Maslia Nur Fitri Charitin Devi, S. E., M.Sc Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tingkat efektivitas, kontribusi, overlay dan pengelolaan pajak penerangan jalan di Kabupaten Malinau tahun 2018-2022. Metode yang digunakan dalam penelitian ini deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan sekunder dari Badan Pengelolaan Keuangan (BPKD) Kabupaten Malinau tahun 2018-2022, dan melakukan wawancara. Analisis Data yang digunakan adalah target dan realisasi pajak penerangan jalan, jumlah Pendapatan Asli Daerah. Analisis data yang digunakan adalah analisis efektivitas, analisis kontribusi, dan analisis overlay. Diolah dengan menggunakan Microsoft Excel 2016. Hasil penelitian adalah tingkat efektivitas di tahun 2018-2019 menujukkan angka (57,90) dan (43,90) di kriteriakan tidak efektif karena kurang dari 60%, dan tiga tahun terakhir 2020-2022 dikriteriakan sangat efektif dan menujukkan nilai positif karena melebihi dari 100%. Selanjutnya hasil analisis kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah di Kabupaten Malinau di kategorikan sangat kurang dengan rata-rata 3,1%. Lalu hasil analisis overlay menunjukkan pertumbuhan dan kontribusi dilakukan matrik tahun 2018-2022, untuk tahun 2019 masuk kategori potensial sedangkan ditahun 2020-2022 masuk kategori prima karena pertumbuhan dan kontribusi ≥ 1%. Sementara hasil pengelolaan pajak penerangan jalan dilakukan oleh dua belah pihak atau organisasi yang saling berhubungan yaitu Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) dengan PT. PLN (Persero) yang mempunyai hak dan kewajiban satu sama lain.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Pajak Daerah terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Bulungan

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan efektivitas, kontribusi, pertumbuhan, overlay dan efisiensi penerimaan pajak daerah terhadap pendapatan asli daerah di Kabupaten Bulungan tahun 2018-2022. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder dari BAPENDA (Badan Pendapatan Daerah) di Kabupaten Bulungan tahun 2018-2022. Analisis yang digunakan adalah Analisis Efektivitas, Kontribusi, Pertumbuhan, Overlay dan Efisiensi. Diolah menggunakan Microsoft Excel 2019. Hasil penelitian menyimpulkan tingkat efektivitas penerimaan pajak daerah terhadap pendapatan asli daerah tahun 2018-2022 secara rata-rata termasuk sangat efektif sebesar 226%. Tingkat kontribusi penerimaan pajak daerah terhadap pendapatan asli daerah tahun 2018-2022 berada dalam kategori sangat kurang berkontribusi rata-rata sebesar 73%. Analisis pertumbuhan pajak daerah terhadap pendapatan asli daerah 2018-2022 masuk dalam kondisi yang sangat rendah dengan rata-rata 37%. Analisis overlay klasifikasi potensi pajak daerah Kabupaten Bulungan tahun 2018-2022 masuk dalam kategori terbelakang. Analisis efisiensi pajak daerah terhadap pendapatan asli daerah Kabupaten Bulungan tahun 2018-2022 berada dalam kategori sangat efisien dengan rata-rata 4%.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

IDENTIFIKASI TINGKAT KERUSAKAN JALAN KENANGA KOTA TARAKAN DENGAN METODE PAVEMENT CONDITION INDEX (PCI) DAN METODE BINA MARGA SERTA BIAYA PERBAIKANNYA

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

.Penelitian ini bertujuan menilai kondisi perkerasan jalan menggunakan metode Pavement Condition Index (PCI) dan Bina Marga dan mengetahui tebal lapis tambah (overlay) serta rencana anggaran biaya yang diperlukan untuk biaya pemeliharaan. Untuk menganalisis kebutuhan tebal lapis tambah (overlay) menggunakan Metode Analisa Komponen 1987 (SKBI – 2.3.26. 1987. Hasil penilaian secara rata-rata menunjukan jalan dalam kondisi buruk (very poor) dengan nilai PCI = 39,8 untuk metode PCI dan metode Bina Marga menghasilkan nilai 10 untuk sisi kanan dan nilai 11 untuk sisi kiri yang menyatakan bahwa ruas jalan tersebut perlu dilakukan perbaikan-perbaikan yang berarti pada komponen sistim drainase dengan memasukan kedalam program pemeliharaan berkala. Pada pehitungan overlay dengan menggunakan Metode Analisa Komponen 1987 didapatkan hasil tebal perkerasan sebesar 4,6 cm ≈ 5 cm Maka untuk tebal lapis tambah (overlay) digunakan tebal sebesar 5 cm untuk tebal HRS. Adapun Rencana Anggaran Biaya yang dibutuhktan dalam pelaksanaan tebal lapis tambahan (overlay) pada ruas jalan Kenanga Kota Tarakan adalah sebesar Rp. Rp1,498,822,000.00

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Potensi Ekonomi Kota Tarakan Tahun 2010-2019

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan dari penelitian ini adalah (i) untuk mengetahui sektor basis ekonomi yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kota Tarakan, (ii) untuk mengetahui sektor ekonomi yang mempunyai potensi daya saing kompetitif dan komparatif di Kota Tarakan, (iii) untuk mengetahui sektor ekonomi yang mempunyai potensi daya saing kompetitif dan spesialisasi di Kota Tarakan. Analisis dalam penelitian ini menggunakan: Location Quotien (LQ), Metode Ratio Pertumbuhan (MRP), Analisis Overlay dan Analisis Shift Share. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa analisis location quotient (LQ) mempunyai 14 sektor basis di Kota Tarakan, yaitu sektor industri pengolahan, sektor pengadaan listrik dan gas, sektor pengadaan air, pengelolaan sampah, limbah dan daur ulang, sektor kontruksi, sektor perdagangan besar dan eceran; reparasi mobil dan sepeda motor, sektor transportasi dan pergudangan, sektor penyediaan akomodasi dan makan minum, sektor informasi dan komunikasi, sektor jasa keuangan, sektor real estate, sektor jasa perusahaan, sektor jasa pendidikan, sektor jasa kesehatan dan kegiatan sosial serta sektor jasa lainnya. Hasil analisis MRP dan overlay menunjukkan bahwa sektor yang memiliki potensi daya saing kompetitif dan komperatif adalah sektor konstruksi, sektor perdagangan besar dan eceran; reparasi mobil dan sepeda, sektor transportasi dan pergudangan, sektor penyediaan akomodasi dan makan minum, sektor informasi dan komunikasi, sektor jasa keuangan, sektor real estate, sektor jasa pendidikan, sektor jasa kesehatan dan kegiatan sosial serta sektor jasa lainnya. Analisis shift share menunjukkan bahwa sektor industri pengolahan, sektor kontruksi, sektor perdagangan besar dan eceran; reperasi mobil dan sepeda motor, sektor transportasi dan pergudangan, sektor penyediaan akomodasi dan makan minum, sektor informasi dan komunikasi, sektor jasa keuangan, sektor real estate, sektor jasa pendidikan, sektor jasa kesehatan dan kegiatan sosial, serta sektor jasa lainnya merupakan sektor yang memiliki keunggulan/daya saing kompetitif maupun spesialisasi di Kota Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

EVALUASI KONDISI JALAN DENGAN METODE PAVEMENT CONDITION INDEX (PCI) DAN METODE BINA MARGA SERTA BIAYA PERBAIKANNYA (STUDI KASUS : JALAN BHAYANGKARA KOTA TARAKAN)

2021•

Penelitian ini bertujuan menilai kondisi perkerasan jalan dengan metode Pavement Condition Index (PCI) dan Bina Marga dan mengetahui tebal lapis tambah (overlay) serta rencana anggaran biaya yang diperlukan untuk biaya pemeliharaan. Untuk menganalisis kebutuhan tebal lapis tambah (overlay) menggunakan Metode Manual Desain Perkerasan Jalan 2017 (Bina Marga 2017), Metode Analisa Komponen 1987 (SKBI – 2.3.26. 1987), dan Bina Marga 2002 (Pt. T-01-2002-B). Hasil penilaian secara rata-rata menunjukan jalan dalam kondisi cukup (fair) dengan nilai PCI = 45 untuk metode PCI dan metode Bina Marga menghasilkan nilai 5 untuk sisi kanan dan kiri yang menyatakan bahwa ruas jalan tersebut perlu mendapatkan penanganan pemeliharaan berkala. Karena pada perhitungan tebal overlay menggunakan metode Bina Marga 2017 diperlukan data lendutan dan data tersebut tidak ada, maka dilakukan perhitungan dengan metode lain yaitu Metode Analisa Komponen 1987 (SKBI – 2.3.26. 1987), dan Bina Marga 2002 (Pt. T-01-2002-B). Pada pehitungan overlay dengan menggunakan Metode Analisa Komponen 1987 didapatkan hasil tebal perkerasan sebesar 4,9 cm ≈ 5 cm dan jika menggunakan metode Bina Marga 2002 tidak diperoleh kebutuhan tebal lapis tambah (overlay) karena nilai SNol yang diperoleh bernilai negatif. Maka untuk tebal lapis tambah (overlay) digunakan tebal sebesar 5 cm untuk tebal HRS. Adapun Rencana Anggaran Biaya yang dibutuhkan dalam pelaksanaan tebal lapis tambahan (overlay) pada Jl.Bhayangkara Kota Tarakan adalah sebesar Rp. 3.434.342.000,00. This study aimed to assess road pavement conditions using the Pavement Condition Index (PCI) and Bina Marga methods and to determine the thickness of the overlay as well as the budget plan required for maintenance costs. To analyze the need for overlay thickness, the Road Pavement Design Manual Method 2017 (Bina Marga 2017), Component Analysis Method 1987 (SKBI - 2.3.26. 1987), and Bina Marga 2002 (Pt. T-01-2002-B ) were used. The results showed that the road was in fair condition with a PCI value of 45 for the PCI method and the Bina Marga method resulted in a value of 5 for the right and left sides, which stated that these roads needed to be subject to periodic maintenance. Because in calculating the thickness of the overlay using the 2017 Bina Marga method, deflection data was needed and the data was not available, calculations were then carried out using other methods, namely the 1987 Component Analysis Method (SKBI - 2.3.26. 1987), and Bina Marga 2002 (Pt. T-01 -2002-B). In the calculation of the overlay using the 1987 Component Analysis Method, it was obtained that the pavement thickness was 4.9 cm = 5 cm and in using the Bina Marga 2002 method the need for overlay thickness was not obtained because the SNol value was negativ, so for the added layer thickness (overlay) was 5 cm for the HRS. The budget plan required in the implementation of the additional layer thickness (overlay) on the Jalan Bhayangkara, Tarakan City, was Rp. 3,434,342,000.00.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail