Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Mitos
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Fungsi Kekuatan Mitos Asab Pada Legenda Benayuk di Desa Sesayap Hilir Kabupaten Tana Tidung Kalimantan Utara (Kajian Folklor)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan fungsi mitos Asab pada Legenda Benayuk kepada masyarakat Tidung di desa Sesayap Hilir dalam menggunakan teori kajian folklor untuk menentukan jenis dan fungsinya dalam cerita rakyat suku Tidung tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilaksanakan dengan cara observasi, wawancara, simak catat, dan dokumentasi bersama tokoh adat Tidung, serta sekretaris Desa Sesayap Hilir. Data dalam penelitian ini berupa cerita rakyat tentang legenda benayuk melalui mitos Asab yang disebut warga suku Tidung di Desa Sesayap Hilir Asab yang dipercaya masih melekat pada kehidupan sehari-hari. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa mitos asab dalam legenda Benayuk berfungsi sebagai hiburan, alat Pendidikan, pemaksaan norma sosial, dan pengesahan lembaga kebudayaan. Kemudian terbagi dalam sebelas aspek untuk penyesuaian teori yang digunakan mulai dari (1) cerita rakyat, (2) ungkapan tradisional, (3) sejarah lisan, (4) tarian rakyat, (5) permainan tradisional, (6) kepercayaan rakyat dan takhayul, (7) permainan tradisional, (8) nyanyian rakyat, (9) artefak budaya, (10) situs keramat makam raja suku Tidung, dan (11) upacara adat.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Mitos Larangan dalam Budaya Masyarakat Suku Okolod Di Kecamatan Lumbis Pansiangan (Kajian Folklor)

2025•

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk kategori mitos larangan serta fungsinya dalam kehidupan masyarakat Suku Okolod. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan folklor. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan catat, kemudian dianalisis dengan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tujuh kategori bentuk mitos larangan dalam masyarakat Suku Okolod, yaitu (1) Kategori Bentuk Larangan Cinta, Pacaran, dan Menikah, (2 Kategori Bentuk Larangan Lahir Masa Bayi, Masa Kanak-kanak, (3 Kategori Bentuk Larangan Tubuh Manusia dan Obat-obatan Rakyat, (4) Kategori Bentuk Larangan Rumah dan Pekerjaan Rumah Tangga, (5) Kategori Bentuk Larangan dalam Mata Pecaharian dan Hubungan Sosial, (6) Kategori Bentuk Larangan dalam Perjalanan dan Perhubungan (7) Kategori Bentuk Larangan dalam Kematian dan Adat Pemakaman. Dalam penelitian ini terdapat 5 fungsi mitos larangan yaitu : (1) fungsi mempertebal emosi keagamaan atau kepercayaan, (2) fungsi sistem proyeksi khayalan, (3) fungsi mendidik, (4) fungsi melarang, dan (5) fungsi menyuruh.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

JENIS DAN MAKNA MITOS MASYARAKAT SUKU TIDUNG DI PULAU BUNYU KECAMATAN BUNYU KABUPATEN BULUNGAN PROVINSI KALIMANTAN UTARA (KAJIAN FOLKLOR)

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Nurul Hidayah, 2019, Makna Mitos Masyarakat Suku Tidung di Pulau Bunyu Kecamatan Bunyu Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara (Kajian Folklor), Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Borneo Tarakan. Pembimbing Utama Rita Kumala Sari, M,Pd dan Pembimbing Anggota Siti Sulistyani,M.Pd. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan makna mitos dalam Suku Tidung di Pulau Bunyu melalui kajian folklor. metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Laporan penyajian data, di sajikan secara terurai dalam bentuk kata-kata maupun kalimat. Sumber data penelitian ini adalah informan yang memiliki pengetahuan tentang mitos Suku Tidung. Data dalam penelitian ini adalah berupa penggalan kalimat dari hasil wawancara terhadap informan. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, rekam, dan teknik catat. Penyajian hasil analisis data dengan analisis deskriptif. Penelitian ini difokuskan pada permasalahan yang berkaitan dengan jenis dan makna mitos Suku Tidung dengan menggunakan kajian folklor. folklor adalah teori yang disampaikan secara lisan dan turun-temurun dari mulut ke mulut. Hasil penelitian pada penelitian ini mendapatkan 38 data mitos serta jenis dan makna mitos tersebut yang diperoleh pada informan atau masyarakat Suku Tidung di Pulau Bunyu di antara lain mitos larangan 10 data. mitos kebiasaan 13 data, mitos petanda terdapat 6 data. dan Mitos perempuan hamil 9 data. Berdasarkan hasil penelitian dapat di simpulkan bahwa semua data dalam penelitian ini terdapat 38 mitos serta jenis dan maknanya. Makna yang terkandung didominasi oleh makna falsafah dalam kehidupan sehari-hari untuk mengatur kehidupan manusia dengan manusia, manusia dengan alam sekitar, dan manusia dengan Tuhan karena hal tersebut saling berkaitan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail