Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2025Versi 1

Mitos Larangan dalam Budaya Masyarakat Suku Okolod Di Kecamatan Lumbis Pansiangan (Kajian Folklor)

•PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA•1 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk kategori mitos larangan serta fungsinya dalam kehidupan masyarakat Suku Okolod. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan folklor. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan catat, kemudian dianalisis dengan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tujuh kategori bentuk mitos larangan dalam masyarakat Suku Okolod, yaitu (1) Kategori Bentuk Larangan Cinta, Pacaran, dan Menikah, (2 Kategori Bentuk Larangan Lahir Masa Bayi, Masa Kanak-kanak, (3 Kategori Bentuk Larangan Tubuh Manusia dan Obat-obatan Rakyat, (4) Kategori Bentuk Larangan Rumah dan Pekerjaan Rumah Tangga, (5) Kategori Bentuk Larangan dalam Mata Pecaharian dan Hubungan Sosial, (6) Kategori Bentuk Larangan dalam Perjalanan dan Perhubungan (7) Kategori Bentuk Larangan dalam Kematian dan Adat Pemakaman. Dalam penelitian ini terdapat 5 fungsi mitos larangan yaitu : (1) fungsi mempertebal emosi keagamaan atau kepercayaan, (2) fungsi sistem proyeksi khayalan, (3) fungsi mendidik, (4) fungsi melarang, dan (5) fungsi menyuruh.

Kata kunci

Kata Kunci : Mitos Larangan, Suku Okolod, Folklor.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Mitos Larangan dalam Budaya Masyarakat Suku Okolod Di Kecamatan Lumbis Pansiangan (Kajian Folklor)2025 · oai:ais:skripsi:7935