ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Perilaku prososial merupakan perilaku yang diwujudkan melalui tindakan sukarela untuk membantu, berbagi, bekerja sama, serta menunjukkan kepedulian terhadap orang lain yang didorong oleh motivasi internal. Pada jenjang Sekolah Menengah Pertama, khususnya kelas VII, pengembangan perilaku prososial menjadi penting karena siswa berada pada tahap perkembangan sosial yang membutuhkan kemampuan berinteraksi secara positif dengan teman sebaya. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan perilaku prososial siswa adalah melalui layanan bimbingan kelompok. Layanan bimbingan kelompok merupakan proses pemberian bantuan dalam suasana kelompok yang memungkinkan siswa saling berinteraksi, bertukar pendapat, mengembangkan empati, serta belajar menghargai dan bekerja sama dengan orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan bimbingan kelompok terhadap perilaku prososial pada siswa kelas VII di SMPN 1 Malinau Kota. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Pre-Experimental Design model one group pre-test and post-test design. Teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 8 siswa dari populasi 80 siswa. Instrumen penelitian menggunakan Skala Likert untuk mengukur tingkat perilaku prososial siswa. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan uji Wilcoxon. Hasil analisis menunjukkan nilai Asym Sig sebesar 0,012 pada taraf signifikansi (α) 0,05, sehingga Ha diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh layanan bimbingan kelompok terhadap perilaku prososial siswa kelas VII di SMPN 1 Malinau Kota.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan bimbingan kelompok terhadap pengurangan perilaku agresif siswa dalam bermain Game online kompetitif di SMAN 4 Tarakan. Agresi merujuk pada tindakan fisik atau verbal yang sengaja dilakukan untuk melukai atau merugikan orang lain. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain Pre-Experimental Design tipe One Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian adalah siswa kelas X SMAN 4 Tarakan, dengan sampel sebanyak 10 siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah skala Likert, sedangkan teknik analisis data meliputi analisis deskriptif dan inferensial dengan uji hipotesis Paired Sample T-test menggunakan aplikasi SPSS versi 27.0.1. Hasil analisis menunjukkan hipotesis pada penelitian ini bahwa nilai sig. (2 tailed) yang diperoleh .000 yang dimana nilai skor tersebut 0,05, sehingga alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nol (Ho) ditolak. Pada hasil pretest, 5 siswa (50%) menunjukkan perilaku agresif berkategori sedang dan 5 siswa (50%) berkategori tinggi dalam bermain Game online kompetitif, sedangkan tidak ada siswa (0%) yang berada pada kategori rendah. Setelah diberikan layanan bimbingan kelompok, hasil posttest menunjukkan bahwa seluruh siswa (100%) berada pada kategori rendah perilaku agresif. Dalam arti menunjukkan bahwa Ada Pengaruh Layanan Bimbingan Kelompok Terhadap Perilaku Agresif Siswa Dalam Bermain Game online Kompetitif di SMAN 4 Tarakan
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Harminingsih, 2024. Efektivitas Layanan Bimbingan Kelompok Untuk Meningkatkan Student Wellbeing Kelas VIII Di SMP Negeri 14 Tarakan. Pembimbing utama Ibu Nurul Fadilah, S.Pd., M.Pd dan pembimbing anggota Ibu Siti Rahmi, S.Sos.I., M.Pd. Penelitian ini merupakan penelitian Pre-Eksperimental Design menggunakan One Group Pretest-Posttest dengan pendekatan kuantitatif dengan populasi siswa sebanyak 33 siswa. Teknik sampling yang digunakan adalah Purposive Sampling dengan jumlah sampel 10 siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas layanan bimbingan kelompok untuk meningkatkan student wellbeing kelas VIII di SMP Negeri 14 Tarakan. Student wellbeing merupakan suatu keadaan dimana individu memiliki sikap positif, rasa kepuasaan yang ada dalam dirinya, rasa aman dan tentram, dapat mengembangkan potensi dalam dirinya yang dipengaruhi oleh beberapa lingkungan disekitarnya. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial dengan uji hipotesis paired Sample T-test. Adapun uji Paired Sample T-test menggunakan SPSS 16.0 for windows. Hasil analisis data dari uji Paired Sample T-test diperoleh nilai Sig (2-tailed) 0,000 0,05 maka H₀ ditolak dan Hₐ diterima yang artinya bahwa layanan bimbingan kelompok efektif untuk meningkatkan student wellbeing siswa kelas VIII di SMP Negeri 14 Tarakan. Berdasarkan dari hasil skor Prestest yang diperoleh 10 siswa sebagai sampel penelitian ini terdapat 1 (10%) siswa memiliki tingkat Student Wellbeing Tinggi, 9 (90%) siswa memiliki tingkat Student Wellbeing Sedang. Adapun pada hasil skor Posttest terdapat 6 (60%) siswa memiliki tingkat Student Wellbeing Tinggi dan 4 (40%) siswa yang memiliki tingkat Student Wellbeing sedang. Hal ini menunjukkan bahwa perubahan yang terjadi pada siswa secara efektif sudah mampu dipahami dan diaktualisasikan guna terpenuhi kebahagiaan dan perilaku kearah positif secara optimal.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Layanan bimbingan kelompok merupakan satu kegiatan layanan yang efektif dan paling banyak dilaksanakan disekolah. Bimbingan kelompok dapat diartikan sebagai bantuan terhadap individu yang dilaksanakan dalam situasi kelompok. Bimbingan kelompok dapat berupa penyampaian informasi ataupun aktivitas kelompok membahas masalah-masalah pendidikan baik dalam pribadi, sosial, belajar dan karir peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses layanan bimbingan kelompok yang di lakukan oleh guru bimbingan dan konseling di SMP Negeri 10 Kota Tarakan. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Adapun informan utama dalam penelitian ini adalah satu orang guru bimbingan dan konseling, dan dua orang siswa. Teknik pengumpulan data melalui metode wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah dalam program pelaksanaan layanan bimbingan kelompok di SMP Negeri 10 Tarakan yang dimulai dari Tahap persiapan atau pendahuluan dimana meliputi pernyataan tujuan, penjelasan langkah-langkah, mengarahkan kegiatan, dan tahap peralihan (transisi). Tahap Inti meliputi kegiatan siswa dan kegiatan guru bimbingan dan konseling. Tahap ketiga adalah penutup. Tahap keempat Evaluasi meliputi evaluasi proses dan evaluasi hasil.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan bimbingan kelompok dengan teknik diskusi kelompok terhadap kedisiplinan belajar siswa. Kedisiplinan belajar merupakan suatu sikap, tingakah laku dan perbuatan siswa melakukan aktivitas belajar yang sesuai dengan keputusan aturan dan norma yang telah di tetapkan. Adapun indikator kedisiplinan belajar adalah disiplin waktu dan disiplin perbuatan. Layanan Bimbingan Kelompok merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan oleh guru bimbingan dan konseling disekolah layanan bimbingan kelompok dengan teknik diskusi kelompok ini berpengaruh terhadap kedisiplinan belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif Pra-Eksperimen model one grupe pretest-posttest design dengan sampel penelitian sebanyak 30 yang merupakan siswa kelas VIII SMP Negeri 13 Tarakan. Berdasarkan analisis deskriptif dan analisis inferensial dengan uji paired samples test menggunakan SPSS 22.00 For Windows Versi 22.0 diketahui bahwa nilai uji t dengan thitung= 10,809 dengan uji t diketahui nilai df sebesar 29 dan nilai 0,05/2 = 0,025 sehingga ttabel sebesar 2,045. Karena thitung (10,809) > ttabel (2,045), hal ini berarti Ho ditolak, maka hipotesis diterima, artinya terdapat pengaruh layanan bimbingan kelompok dengan teknik diskusi kelompok terhadap kedisiplinan belajar siswa kelas VIII di SMP Negeri 13 Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Zaqi Hardian, 2022. “Pelaksanaan Layanan Bimbingan Kelompok Secara Daring Pada Masa Pandemi Di SMA Negeri 1 Bunyu”. Tahap pelaksanaan bimbingan kelompok terdapat beberapa tahapan, dimulai dari tahap pembukaan yang meliputi pengenalan, tujuan dan manfaat, peran, aturan, dan pemberian motivisi. Tahap transisi meliputi kegiatan selingan seperti permainan (ice breaking), mereview tujuan dan kesepakatan bersama, dan peralihan ke tahap inti. Selanjutnya, pada tahap inti meliputi pembahasan topik. Serta tahap penutupan meliputi penyampaian pesan dan kesan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pelaksanaan layanan bimbingan kelompok secara daring pada masa pandemi di SMA Negeri 1 Bunyu. Metode penelitian yang di gunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan penentuan informan penelitian terdiri dari 1 orang guru bimbingan dan konseling dan 2 siswa dipilih secara purposive sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara, dokumentasi. Adapun teknik analisis data, yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan bimbingan kelompok yang di lakukan oleh guru bimbingan dan konseling sudah sesuai dengan tahapan yang telah di lakukan dimana sebelum melaksanakan kegiatan guru bimbingan dan konseling menyiapkan RPL terlebih dahulu kemudian melakukan observasi hasil dari kegiatan dan melakukan evaluasi untuk mengukur keberhasilan dari tiap perlaksanaan bimbingan kelompok.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Jeki. 2022. “Survey pelaksanaan Layanan Bimbingan Kelompok Pada Masa Pandemi Covid-19 Di SMPN 11 Tarakan Tahun Pelajaran 2021/2022” Skripsi , Program studi Bimbingan dan konseling Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Borneo Tarakan. Dosen Pembimbinag Utama : Suprianto, S,Sos, M.Pd dan Dosen Pembimbing Kedua : Siti Rahmi, S,Sos,I,M.Pd.Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui Pelaksanaan Layanan bimbingan kelompok di SMPN 11 Tarakan. Penelitian ini termasuk jenis penelitian survey sampel penelitian ini adalah siswa kelas Ix SMPN 11 Tarakan Tahun Pelajaran 2021/2022 yang berjumla 70 siswa. Sehingga digunakan rumus slovin dengan tingkat kepercayaan 90% dan tinggat erol 10% pemilihan sampel dengan cara proportional sampel, karena pengambilan jumblah sampel disetiap kelas ditentukan seimbang dengan banyaknya populasi masing-masing kelas. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah skalah dan dekomentasi. Skala yang digunakan menggunakan model skala likert. Teknik amalisis data menggunakan analisis deskriptif persentase. Hasil penelitian ini adalah diperoleh data studi tentang pelaksanaan layanan bimbingan kelompok di SMPN 11 Tarakan tahun pelajaran 2021/2022 berdasarkan rekapitulasi hasil penelitian mencapai 28,5 berada pada kategori tinggi. Pencapain persentase pada setiap indikator juga berapa pada kategori tinggi dan sangat tinggi yaitu tahap persiapan 41% berada pada kategori tinggi dan indikator tahap inti 33% berada pada kategori tinggi, indikator Penutup 73% berada pada kategori tinggi, indikator tahap Refleksi 77% berada pada kategori tinggi. Kata Konci: Layanan Bimbingan Kelompok. Covid-19
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Isnawati. 2021. Pelaksanaan Layanan Bimbingan Kelompok di SMK Nurul Iman Sebatik Timur. Di bimbing oleh Siti Rahmi S.Sos.I.,M.Pd selaku pembimbing utama. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pelaksanaan Layanan Bimbingan Kelompok di SMK Nurul Iman Sebatik Timur. Bimbingan kelompok merupakan salah satu layanan yang diberikan oleh konselor kepada konseli dalam lingkungan sekolah terhadap siswa dalam rangka untuk mencapai kemandirian dalam pemahaman diri, penerimaan diri, penghargaan diri, dan perwujudan diri sebagai wujud mencapai perkembangan yang optimal. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, subjek yang digunakan dalam penelitian ini ialah Guru Bimbingan dan konseling dan juga beberapa siswa di SMK Nurul Iman Sebatik Timur yang berjumlah 4 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan menggunakan keabsahan data yang diperoleh dengan reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari hasil wawancara yang dilakukan tatap muka dan secara online melalui media whatsapp dengan Guru Bimbingan dan konseling dan beberapa siswa yang pernah mengikuti layanan bimbingan kelompok. Pelaksanaan layanan bimbingan kelompok setiap tahapan dijelaskan oleh Guru Bimbingan dan konseling, adapun tahapannya yaitu tahap pembentukan, tahap peralihan, tahap kegiatan dan tahap pengakhiran agar proses pelaksanaannya dapat terarah, dan juga dapat dimengerti oleh siswa untuk mencapai tujuan bersama. Kata kunci: Pelaksanaan Layanan Bimbingan Kelompok
ThesisOpen AccessMetadata saja
2019•
Minat belajar adalah sesuatu keinginan atas kemauan yang disertai oleh perasaan suka, perhatian dan keaktifan yang disengaja yang akhirnya melahirkan perasaan senang akan perubahan tingkah laku, baik berupa pengetahuan, sikap dan keterampilan. Adapun masalah Minat belajar siswa yang rendah disebabkan oleh kurangnya motivasi dalam belajar, jenuh dalam belajar, malas mengikuti pembelajaran, dan bosan. Layanan bimbingan kelompok yang diberikan kepada siswa juga merupakan usaha untuk meningkatkan minat belajar siswa, yang kedepannya diharapkan siswa termotivasi dalam belajar, sehingga prestasi belajarnya meningkat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh layanan bimbingan kelompok terhadap minat belajar siswa. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan Pre-eksperimental dengan one group pretest-posttest design. Populasi penelitian ini adalah 125 siswa dengan sampel 25 siswa kelas VIII MTs Negeri Tarakan. Intrumen yang digunakan skala minat belajar. Realibilitas diperoleh koefisien 0,678 yang menunjukan tingkat reliability yang tinggi. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan analisis inferensial menggunakan uji Wilcoxon dengan bantuan 22.0 SPSS windows. Berdasarkan hasil analisis data statistik hasil perhitungan uji-Wilcoxon nilai asymp sig sebesar 0,000 dengan taraf signifikan α sebesar 0,05 maka H0 ditolak. Hal ini menunjukan bahwa ada pengaruh layanan bimbingan kelompok terhadap minat belajar siswa di MTs Negeri Tarakan Tahun Ajaran 2019-2020. Dengan demikian, perlu diterapkan Layanan Bimbingan Kelompok terhadap siswa agar lebih dapat meningkatkan rasa minat dalam belajarnya.