Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

7 hasil
Subjek: Konvensional
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Tingkat Kesehatan Bank Umum Konvensional dan Bank Umum Syariah Menggunakan Metode RGEC (Risk Profile, Good Corporate Governance, Earnings, dan Capital) Periode 2020-2024

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Dinamika industri perbankan di Indonesia yang menerapkan dual banking system menuntut bank konvensional dan bank syariah menjaga tingkat kesehatan sebagai cerminan kinerja serta kepercayaan publik terhadap stabilitas keuangan nasional. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kesehatan bank konvensional dan bank syariah menggunakan metode RGEC (Risk Profile, Good Corporate Governance, Earnings, and Capital) berdasarkan PBI No. 13/1/PBI/2011, melalui indikator NPL/NPF, LDR/FDR, Self-Assessment, ROA, dan CAR serta menguji perbedaannya selama periode 2020-2024. Sampel terdiri dari sepuluh bank yang dipilih secara purposive, meliputi lima bank umum konvensional dan lima bank umum syariah yang terdaftar pada Otoritas Jasa Keuangan. Uji beda dilakukan menggunakan Independent Sample T-Test dan Mann-Whitney test. Hasil analisis menunjukkan bank konvensional dominan berada dalam kondisi sangat sehat dengan rata-rata nilai komposit 90,08%, sedangkan bank syariah berada dalam kondisi sehat hingga sangat sehat dengan rata-rata 79,52% serta variasi kinerja yang lebih tinggi. Meskipun secara deskriptif kinerja bank konvensional lebih unggul, hasil uji statistik menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan pada seluruh indikator RGEC antara kedua kelompok bank. Temuan ini menandakan kinerja keduanya relatif sebanding. Dalam perspektif Signaling Theory, hasil RGEC kedua jenis bank memberikan sinyal positif kepada pemangku kepentingan. Namun beberapa indikator masih memerlukan perhatian strategis. Bank konvensional perlu memperkuat penghimpunan dana pihak ketiga untuk menjaga stabilitas likuiditas, sedangkan bank syariah perlu mengoptimalkan fungsi intermediasi serta efisiensi operasional guna memperbaiki FDR dan profitabilitas yang masih bervariasi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Perbandingan Pelat Konvensional dan Flat Slab with Drop Panel terhadap Pengaruh Kekakuan Struktur Gedung Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan.

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pembangunan gedung di Indonesia memiliki berbagai macam tipe struktur salah satunya pada jenis pelat lantai, maka dilakukan analisis perbandingan antara sistem pelat konvensional dan sistem flat slab dengan drop panel terhadap pengaruh kekakuan struktur gedung Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana perbedaan kekakuan struktur yang dihasilkan oleh kedua sistem tersebut. Metode yang digunakan adalah analisis numerik berbasis pemodelan struktur menggunakan perangkat lunak analisis struktur. Hasil analisis yang diperoleh, yaitu sistem pelat konvensional memiliki perioda getar arah X sebesar 2,363 detik dan arah Y sebesar 2,474 detik, sedangkan sistem flat slab memiliki perioda getar arah X sebesar 3,031 detik dan arah Y sebesar 2,952 detik. Kemudian, sistem pelat konvensional memiliki nilai base shear akibat pengaruh gaya gempa arah X sebesar 4340,6591 KN dan arah Y sebesar 4340,2926 KN, sedangkan sistem flat slab memiliki nilai base shear akibat pengaruh gaya gempa arah X sebesar 4424,8033 KN dan arah Y sebesar 4406,862 KN. Selain itu, sistem pelat konvensioanal memiliki simpangan maksimum akibat pengaruh gempa arah X sebesar 49,76 mm dan arah Y sebesar 47,795 mm, sedangkan sistem flat slab memiliki simpangan maksimum akibat pengaruh gempa arah X sebesar 62,531 mm dan arah Y sebesar 96,177 mm. Berdasarkan hasil penelitian dapat dilihat bahwa nilai perioda, base shear dan simpangan sistem pelat konvensional lebih kecil daripada sistem flat slab, sehingga dapat disimpulkan bahwa sistem struktur pelat konvensional memiliki tingkat kekakuan yang lebih tinggi dari pada sistem struktur flat slab.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Studi Perbandingan Strategi Pemasaran Sayuran Sistem Hidroponik dan Sayuran Sistem Konvensional di Kota Tarakan

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui perbandingan strategi pemasaran sayuran sistem hidroponik dan sayuran sistem konvensional di kota Tarakan. Metode penentuan sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Snowball Sampling Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian sebanyak 20 orang yang terdiri dari 10 petani hidroponik dan 10 petani konvensional. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu terdiri dari data primer dan data sekunder. Analisis data yang diganakan yaitu analisis kualitatif deskriptif dan komparatif. Hasil penelitian 1. Strategi Pemasaran Sayuran Hidroponik: Para pelaku usaha sayuran hidroponik menerapkan strategi pemasaran yang inovatif dan adaptif. Mereka menetapkan harga jual kompetitif, menggunakan berbagai saluran pemasaran seperti pelanggan tetap, warung sayur, restoran, dan supermarket lokal. Promosi dilakukan melalui media sosial dan kemasan khusus untuk menjaga kesegaran dan menarik pelanggan. 2. Strategi Pemasaran Sayuran Konvensional: Pelaku usaha sayuran konvensional menggunakan strategi pemasaran yang lebih tradisional. Harga jual ditentukan berdasarkan ketersediaan dan permintaan pasar serta kondisi cuaca. Distribusi dilakukan melalui pasar tradisional dan penjualan langsung dari rumah. Promosi mengandalkan hubungan personal dan penyebaran informasi dari mulut ke mulut, dengan pengemasan yang sederhana. 3. Perbandingan Strategi Pemasaran: Sayuran hidroponik cenderung lebih inovatif dalam penetapan harga, memanfaatkan berbagai saluran pemasaran, dan promosi melalui media sosial, sementara sayuran konvensional mengandalkan pendekatan tradisional dengan harga fluktuatif dan pemasaran langsung. Kendala pemasaran juga berbeda, dengan hidroponik lebih fokus pada kendala produksi dan konvensional pada kondisi pasar dan cuaca.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERBANDINGAN PERTUMBUHAN, KELULUS HIDUPAN DAN EFISIENSI PEMBERIAN PAKAN (FCR) PADA PEMELIHARAAN IKAN NILA (Oreochromis niloticus) ANTARA SISTEM BIOFLOK DAN SISTEM KONVENSIONAL

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Salah satu sistem budidaya intensif dengan memanfaatkan lahan terbatas yang banyak diterapkan saat ini adalah dengan menggunakan kolam terpal baik secara konvensional maupun bioflok. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui, mengukur dan membandingkan tingkat pertumbuhan ikan nila antara sistem bioflok dan sistem konvensional. Metode pelaksanaan meliputi kegiatan pengukuran pertumbuhan SGR, pertumbuhan bobot mutlak, panjang mutlak, SR dan FCR yang dihitung menggunakan uji ANOVA. Hasil penelitian pada perlakuan 1 konvensioal dan perlakuan 2 bioflok dengan masing-masing 3 ulangan yang menunjukkan bahwa bioflok memiliki nilai SGR yang terbaik yaitu 1,6%. Pertumbuhan bobot mutlak yang terbaik perlakuan 2 bioflok dengan penambahan bobot lebih cepat pada setiap ulangan yang mencapai rata-rata bobot 23 gram pada akhir penelitian. Panjang mutlak yang terbaik pada sistem bioflok dengan nilai 3,1 cm. Nilai SR tertinggi mencapai 99,5% pada bioflok. FCR terbaik dengan nilai 1%. Kualitas air pada bioflok yang meliputi suhu, pH, DO, dan amonia dalam kondisi optimal untuk pemeliharaan ikan nila. Kesimpulannya adalah sistem bioflok memiliki potensi lebih baik dalam meningkatkan pertumbuhan ikan nila dibandingkan dengan sistem konvensional.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis: Eksperimentasi Realistic Mathematics Education di SMP Negeri 14 Tarakan

2023•

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis (KBKM) siswa yang dibelajarkan menggunakan Realistic Mathematics Education (RME) di SMP Negeri 14 Tarakan. Peningkatan dilihat dengan menguji perbedaan KBKM siswa yang dibelajarkan dengan RME dengan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran yang biasa diterapkan oleh guru (pembelajaran konvensional). Penelitian kuasi eksperimen ini menggunakan desain non-equivalent control group dengan populasi seluruh siswa kelas 7 SMP Negeri 14 Tarakan. Melalui teknik kluster sampling sederhana, diperoleh kelas 7.2 sebagai kelas eksperimen dan kelas 7.1 sebagai kelas kontrol. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan t-test. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara KBKM siswa yang belajar dengan RME dengan siswa yang belajar dengan pembelajaran konvensional. Penelitian menunjukkan bahwa RME dapat meningkatkan KBKM siswa secara signifikan. Lebih lanjut, temuan penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran konvensional juga dapat meningkatkan KBKM siswa tetapi tidak sebaik RME.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS IMPLIKATUR DALAM KUMPULAN POSTER MUSLIM DESIGNER COMMUNITY PADA INSTAGRAM (KAJIAN PRAGMATIK)

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis implikatur konvensional yang terdapat dalam poster Muslim Designer Community yang terdapat di media social instagram. Penelitian ini merupakan penelitian Linguistik yang menggunakan Kajian Pragmatik. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah Poster yang didapatkan dari Instagram Muslim Poster.mdc. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti pada penelitian ini ialah dokumentasi dan pencatatan. Instrumen penelitian yang digunakan peneliti pada penelitian ini ialah peneliti sendiri, observasi, lalu dokumentasi yang berupa gampar untuk mendapatkan data yang akan diteliti. Berdasarkan hasil dari penelitian yang telah dilakukan empat puluh dua data dan sumber data yang didalamnya terdapat implikatur konvensional, diantaranya dalam poster dengan kalimat (1). “Susah mencari wanita shalihah zaman sekarang”kata Lelaki. “Susah mencari lelaki shalih zaman sekarang”Kata perempuan. Kenapa sibuk mencari? Kenapa tidak menjadi?” yang di unggah pada tanggal 9 Oktober 2015. (2). “Yuk berhijab biar gak di azab, Taat sama Allah kok nunggu nanti kalau gak sekarang, kapan lagi? Yuk, berhijab biar gak diazab”. yang di unggah pada tanggal 18 November 2015. (3) “Jangan salah prioritas, setelah berjilbab yang diperbanyak itu belajar islamnya bukan model jilbabnya” yang di unggah pada 6 November 2015. (4) Shalat selalu tepat waktu.”Bila sholatnya baik maka baik pula seluruh amalnya, sebaiknya jika sholatnya rusak maka rusak pula seluruh amalannya” yang di unggah pada 6 Januari 2016. (5) “Memperbaiki dirimu sama dengan memperbaiki jodohmu”. Yang di unggah pada 9 April 2019. Kata Kunci: Implikatur konvensional, Poster Muslim Designer Community, Instagram

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail