Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

8 hasil
Subjek: Konsentrasi belajar
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Pembagian Makan Bergizi Gratis (MBG) Terkait Konsentrasi Belajar Siswa Kelas III-B SD Negeri 048 Tarakan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan program yang bertujuan memenuhi kebutuhan gizi siswa selama mengikuti kegiatan di sekolah. Ketepatan waktu pembagian makanan penting diperhatikan karena kondisi fisik siswa dapat berkaitan dengan kemampuan berkonsentrasi selama pembelajaran. Penelitian ini bertujuan menganalisis pembagian Makan Bergizi Gratis (MBG) terkait konsentrasi belajar siswa kelas III-B SD Negeri 048 Tarakan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data penelitian adalah guru kelas III-B dan enam siswa kelas III-B SD Negeri 048 Tarakan. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu pembagian MBG berkaitan dengan kondisi fisik dan konsentrasi belajar siswa. Sebelum menerima MBG: beberapa siswa menunjukkan kondisi lapar, lemas, sakit perut, kurang berenergi, dan kesulitan memusatkan perhatian selama pembelajaran. Saat pembagian MBG: fokus siswa terbagi antara kegiatan makan dan pembelajaran. Setelah menerima MBG: siswa cenderung merasa kenyang, lebih segar, berenergi, dan bersemangat mengikuti pembelajaran. Namun, pelaksanaan MBG setelah waktu istirahat, menjelang siswa pulang, atau ketika pembelajaran masih berlangsung dapat mengalihkan perhatian dan mengurangi waktu pembelajaran. Dengan demikian, MBG memberikan manfaat terhadap kondisi fisik siswa, tetapi efektivitasnya dalam mendukung konsentrasi belajar berkaitan dengan ketepatan waktu pembagian. Waktu yang lebih sesuai adalah sebelum pembelajaran atau pada awal kegiatan sekolah dengan menyediakan alokasi waktu khusus agar kegiatan makan tidak mengganggu proses pembelajaran. Penempatan waktu tersebut juga dapat membantu menjaga ketertiban dan kesinambungan aktivitas belajar siswa.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Peran Guru Dalam Mengatasi Konsentrasi Belajar Pra Pemberian Makanan Bergizi Gratis (MBG) Siswa Kelas V-A SD Negeri 048 Tarakan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Konsentrasi belajar siswa merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung keberhasilan proses pembelajaran. Namun, menjelang pemberian Makanan Bergizi Gratis (MBG), konsentrasi belajar siswa kelas V-A SD Negeri 048 Tarakan mengalami gangguan yang ditunjukkan melalui perilaku berbicara dengan teman, melihat ke luar kelas, berpindah tempat, membicarakan menu makanan, dan menunggu kedatangan MBG. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan faktor internal dan eksternal yang berkaitan dengan gangguan konsentrasi belajar serta peran guru dalam mengatasinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Sumber data terdiri atas guru dan siswa kelas V-A. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal meliputi rasa lapar, kurang tidur, mengantuk, dan kelelahan. Faktor eksternal meliputi interaksi teman sebaya, suasana kelas yang ramai, aktivitas siswa dari kelas lain, suara dari luar kelas, kedatangan MBG, rasa ingin tahu terhadap menu, dan kegiatan menunggu pembagian MBG. Guru berperan sebagai fasilitator dan pembimbing melalui penggunaan metode dan media pembelajaran yang bervariasi, pemberian arahan, teguran, pendampingan, pengaturan tempat duduk, dan motivasi. Upaya tersebut membantu mengarahkan kembali perhatian siswa.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hubungan Kebiasaan Sarapan Dengan Tingkat Konsentrasi Belajar Mahasiswa Baru Angkatan 2025 Universitas Borneo Tarakan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sarapan merupakan salah satu kebiasaan yang dapat membantu memenuhi kebutuhan energi dan mendukung fungsi otak selama proses pembelajaran. Namun, masih terdapat mahasiswa yang memiliki kebiasaan sarapan yang belum optimal dan mengalami kesulitan berkonsentrasi saat mengikuti perkuliahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kebiasaan sarapan dengan tingkat konsentrasi belajar mahasiswa baru angkatan 2025 Universitas Borneo Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 2.158 mahasiswa baru angkatan 2025 dengan sampel sebanyak 371 responden yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling. Kebiasaan sarapan diukur menggunakan kuesioner kebiasaan sarapan, sedangkan tingkat konsentrasi belajar diukur menggunakan Student Learning Concentration Questionnaire Indeks (SLCQI). Analisis hubungan kedua variabel menggunakan uji korelasi Spearman Rank karena kedua variabel berskala ordinal. Sebagian besar responden memiliki kebiasaan sarapan kategori baik sebayak 182 responden, kategori cukup sebanyak 180 responden, dan kategori kurang sebanyak 9 responden. Tingkat konsentrasi belajar sebagian besar berada pada kategori rendah sebanyak 193 responden, kategori sedang 148 responden, dan kategori tinggi 30 responden. Hasil uji Spearman Rank menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar 0,049 dengan p-value 0,349 (p>0,05), sehingga tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan sarapan dengan tingkat konsentrasi belajar mahasiswa baru Universitas Borneo Tarakan. Hubungan yang ditemukan bersifat positif tetapi sangat lemah, sehingga tingkat konsentrasi belajar kemungkinan dipengaruhi oleh faktor lain selain kebiasaan sarapan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING DAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KONSENTRASI BELAJAR MURID KELAS X SMK NEGERI 2 TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara model pembelajaran Project Based Learning dan Problem Based Learning terhadap konsentrasi belajar murid, dan manakah yang memberikan konsentrasi belajar lebih baik dengan model pembelajaran Project Based Learning atau Problem Based Learning terhadap konsentrasi belajar murid kelas X di SMKN 2 Tarakan. Penelitian ini menggunakan penelitian eksperimen jenis quasi eksperiment. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh murid kelas X jurusan bangunan SMKN 2 Tarakan tahun ajaran 2025/2026. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode homogeneous sampling berdasarkan kesamaan dalam penggunaan alur dan tujuan pembelajaran dalam pelajaran matematika yang terdiri dari kelas desain permodelan dan informasi bangunan 2 sebagai kelas eksperimen 1 yang berjumlah 25 murid dan kelas desain permodelan dan informasi bangunan 1 sebagai kelas eksperimen 2 yang berjumlah 26 murid. Pengumpulan data dilakukan dengan angket pretest dan posttest terdiri dari 36 butir angket. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif dan analisis inferensial. Analisis deskriptif meliputi rata-rata hitung, nilai minimum, nilai maksimum dan simpangan baku. Analisis inferensial menggunakan uji paired sample t-test dan uji independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil analisis paired sample t-test eksperimen 1 diperoleh nilai thitung 3,263 > ttabel 2,060 pada kelas eksperimen 2 diperoleh nilai thitung 2,190 > ttabel 2,064 sehingga, disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Project Based Learning dan Problem Based Learning terhadap konsentrasi belajar murid. Hasil analisis uji independent sample t-test diperoleh nilai thitung 0,44 ttabel 1,67 sehingga disimpulkan bahwa model pembelajaran Project Based Learning tidak lebih baik dibandingkan model pembelajaran Problem Based Learning terhadap konsentrasi belajar murid kelas X SMKN 2 Tarakan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN SARAPAN PAGI TERHADAP KONSENTRASI BELAJAR SISWA SD NEGERI 016 TANA TIDUNG

2024•

Latar Belakang kebutuhan sarapan merupakan hal yang wajib kita perhatikan untuk menunjang pendidikan anak khususnya anak di sekolah dasar. Oleh karena itu, kebiasaan pola makan pagi harus di pertimbangkan bagi anak di sekolah dasar. Maka, sebaiknya anak-anak tidak melewatkan sarapan karena hal ini dapat membuat mereka kekurangan energi dan sulit untuk memusatkan perhatian di sekolah. Hal ini jelas tidak mendukung dalam meningkatkan konsentrasi belajar mereka. Tujuan dari penelitian ini yakni untuk mengetahui Hubungan Sarapan Pagi Terhadap Konsentrasi Belajar Siswa SD Negeri 016 Tana Tidung. Metode penelitian ini kuantitatif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik pengambilan sampel total sampling sebanyak 24 responden di SD Negeri 016 Tana Tidung. Data penelitian dialaisis menggunakan analisis statiska dengan melalui tahapan uji validitas, uji normalitas dan dilanjutkan dengan uji spearman’rho. Hasil penelitian menujukan Sig. 0,000 maka dapat disimpulkan Ho ditolak dan Ha di terima, ada hubungan antara sarapan pagi dengan konsentrasi belajar siswa SD Negeri 016 Tana Tidung. Dari hasil penelitian terdapat hubungan yang signifikan antara sarapan pagi terhadap konsentrasi belajar siswa dengan nilai kekuatan hubungan 0,713 tingkat kekuatan korelasi hubungan kuat dan arah hubungan yang positif. Anak yang sering sarapan pagi konsentrasi belajarnya baik, namun anak yang jarang sarapan memiliki konsentrasi buruk.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Layanan bimbingan kelompok dengan media instrumen musik sape dalam meningkatkan konsentrasi belajar siswa di SMK Negeri 1 Tanjung Selor

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Konsentrasi belajar merupakan prilaku fokus atau pemusatan otak dalam melaksanakan aktifitas belajar agar memperoleh hasil yang lebih optimal, Konsentrasi belajar memiliki peran penting dalam proses pembelajaran, setiap siswa berharap dirinya dapat berkonsentrasi secara maksimal, Maka dari itu perlu diberikannya media instrument musik sape yang mempunyai irama yang menyenangkan dan membuat tenang dan membuat siswa berkonsentrasi dalam belajar, dengan mengguankan layanan bimbingan kelompok agar peserta didik mampu untuk menggali dan mengembangkan sebuah potensi yang dimilikinya, dengan tujuan agar siswa mampu untuk mengoptimalkan kemampuan dalam dirinya dan membantu siswa untuk mengendalikan emosinya. Penelitian ini menggunakan penelitian Pra Experimen dengan jenis desain perbandingan kelompok statis (The static group comparison design) Pre-test dan Post-test dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 240 siswa. Teknik sampling yang digunakan adalah Purposive Sampling maka dapat diperoleh sampel berdasarkan pertimbangan peneliti sebanyak 20 siswa yang dibagi menjadi 2 kelas yaitu kelas kontrol dan kelas eksperimen. Analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif dan inferensial. Uji hipotesis menggunakan uji wilcoxson dengan SPSS 27.0. Berdasarkan analisis disimpulkan bahwa nilai signifikan sebesar (0,001 0,005) yang artinya terdapat pengaruh Bimbingan Kelompok dengan media istrument musik sape dalam meningkatkan konsentrasi belajar siswa.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KONSENTRASI DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMPN 1 SEKATAK KABUPATEN BULUNGAN

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: pengaruh konsentrasi belajar dan motivasi belajar secara parsial dan simultan terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Sekatak Kabupaten Bulungan. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2022/2023. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode survei. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 86 siswa di kelas VIII SMP Negeri 01 Sekatak. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menyebarkan kuesioner konsentrasi belajar dan motivasi belajar siswa dan dokumen penilaian tengah semester (PTS) semester genap tahun ajaran 2022/2023. Data yang diperoleh diolah dengan program pengolahan statistik yaitu menggunakan aplikasi SPSS 26.0. Beberapa hasil penelitian ini menunjukan 1) bahwa tidak terdapat pengaruh secara parsial antara konsentrasi belajar terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 01 Sekatak dengan persamaan regresi (Y_1 ) ̂=41,158+0,199 X_1, 2) terdapat pengaruh secara parsial motivasi belajar terhadap hasil belajar matematika siswa SMP Negeri 01 Sekatak dengan persamaan regresi (Y_2 ) ̂=93,885-0,488 X_2, dan 3) tidak terdapat pengaruh yang signifikan secara simultan antara konsentrasi belajar dan motivasi belajar terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Sekatak dengan persamaan regresi (Y_3 ) ̂=81,691+0,157 X_1-0,476 X_2. Berdasarkan hasil analisis statistik maka dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat pengaruh positif antara konsentrasi belajar dan motivasi belajar terhadap hasil belajar matematika.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERAN GURU DALAM MENINGKATKAN KONSENTRASI BELAJAR DI MASA PANDEMI COVID-19 SISWA KELAS IV SDN 021 TARAKAN

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PERAN GURU DALAM MENINGKATKAN KONSENTRASI BELAJAR DI MASA PANDEMI COVID-19 SISWA KELAS IV SDN 021 TARAKAN ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam meningkatkan konsentrasi belajar dan mengkaji factor penghambat gangguan konsentrasi belajar di masa pandemic covid-19 siswa kelas IV. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di kelas IV SDN 021 Kampung Baru Kecamatan Tarakan Tengah. Penelitian ini melibatkan guru Sekolah Dasar, kepala sekolah, dan siswa. Adapun tahapan menganalisis data dilakukan dengan cara yaitu: 1) Data Reduction, 2) Data Display, 3)Conclusion. Dari hasil penelitian dapat dipahami bahwa dalam meningkatkan konsentrasi belajar siswa di masa pandemi covid-19 dibutuhkan peran aktif guru. Guru harus mampu dan jeli dalam mendampingi dan memberikan arahan agar siswa selalu dalam kondisi fisik dan psikis yang baik pada saat belajar, menyediakan fasilitas, berinovasi seperti menggunakan berbagai metode pembelajaran maupun membuat media pembelajaran, dan memotivasi siswa agar semangat belajar. Konsentrasi sangat berpengaruh pada keberhasilan belajar siswa, namun apabila siswa tidak dapat berkonsentrasi maka akan berpengaruh pada hasil belajar siswa. Hal ini disebabkan karena adanya gangguan konsentrasi belajar pada siswa yang berasal dari faktor eksternal dan internal.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail