Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

6 hasil
Subjek: Kata kunci: Hipertensi
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Penerapan Kombinasi Terapi Rendaman Kaki Air Hangat dan Murottal Al-Qur'an Surah Ar-Rahman Terhadap Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan utama yang dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular. Pasien hipertensi sering mengalami tekanan darah yang tidak terkontrol meskipun telah mendapatkan terapi farmakologis sehingga diperlukan intervensi nonfarmakologis yang efektif dan aman. Penulisan ini bertujuan untuk menganalisis penerapan kombinasi terapi rendam kaki air hangat dan murottal Al-Qur'an Surah Ar-Rahman terhadap perubahan tekanan darah sistolik dan diastolik pada pasien hipertensi. Metode yang digunakan adalah penerapan asuhan keperawatan berbasis evidence-based practice pada dua pasien hipertensi grade II dengan pemberian terapi rendam kaki air hangat suhu 38–40°C disertai mendengarkan murottal Al-Qur'an Surah Ar-Rahman selama 15 menit, satu kali sehari selama tiga hari berturut-turut. Hasil penerapan menunjukkan adanya penurunan tekanan darah secara bertahap pada kedua pasien. Pada Ny. M tekanan darah menurun dari 178/99 mmHg menjadi 156/92 mmHg, sedangkan pada Tn. A tekanan darah menurun dari 164/96 mmHg menjadi 153/88 mmHg setelah intervensi selama tiga hari. Selain itu, pasien juga melaporkan merasa lebih rileks, nyaman, segar, serta mengalami penurunan keluhan pusing dan nyeri tengkuk. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kombinasi terapi rendam kaki air hangat dan murottal Al-Qur'an Surah Ar-Rahman efektif sebagai terapi nonfarmakologis pendamping dalam membantu menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi. Rekomendasi bagi perawat adalah menjadikan kombinasi terapi rendam kaki air hangat dan murottal Al-Qur'an Surah Ar-Rahman sebagai salah satu intervensi nonfarmakologis pendamping dalam pemberian asuhan keperawatan pada pasien hipertensi sesuai dengan kondisi dan kebutuhan pasien.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENERAPAN KOMBINASI TERAPI PIJAT KAKI DAN TERAPI MUSIK ALAM TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI

2026•

Hipertensi masih menjadi salah satu masalah kesehatan utama dengan angka kejadian yang terus meningkat dan menjadi penyebab tingginya morbiditas serta mortalitas di dunia. Apabila tekanan darah tidak dikendalikan dengan baik, hipertensi dapat menyebabkan berbagai komplikasi serius, seperti penyakit jantung, stroke, dan gagal ginjal. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk membantu menurunkan tekanan darah adalah kombinasi terapi pijat kaki dan terapi musik. Tujuan penulisan Karya Ilmiah Akhir Ners (KIAN) ini adalah menerapkan kombinasi terapi pijat kaki dan terapi musik pada pasien hipertensi untuk menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi. Metode yang digunakan adalah studi kasus pada dua pasien hipertensi yang dirawat di Ruang Daisy RSUD Dr. H. Soemarno Sosroatmodjo. Intervensi diberikan selama 3 hari berturut-turut dengan 1 kali sehari durasi 15 menit setiap sesi. Hasil penerapan menunjukkan adanya penurunan tekanan darah secara keseluruhan pada Ny. K sebesar 53/29 mmHg dan pada Tn. I sebesar 62/21 mmHg setelah pemberian intervensi. Kombinasi terapi pijat kaki dan terapi musik memberikan efek relaksasi yang membantu pengendalian tekanan darah pada pasien hipertensi. Kombinasi terapi pijat kaki dan terapi musik efektif sebagai intervensi nonfarmakologis pendamping farmakologis dalam membantu menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi serta dapat dipertimbangkan sebagai bagian dari asuhan keperawatan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENERAPAN TERAPI JUS MENTIMUN DALAM MENURUNKAN TEKANAN DARAH PADA KELUARGA DENGAN HIPERTENSI

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Hipertensi merupakan masalah kesehatan global yang prevalensinya terus meningkat dan sering kali tidak disadari oleh penderitanya, sehingga dikenal sebagai "silent killer". Kompikasi yang dapat disebabakan oleh hipertensi antara lain stroke, gagal ginjal, penyakit jantung koroner, dan dapat menyebabkan kematian. Penulisan ini bertujuan untuk mengidentifikasi hasil evaluasi terapi jus mentimun terhadap penurunan tekanan darah pada pasien kelolaan dengan hipertensi. Penerapan dilakukan terhadap dua pasien dengan hipertensi menggunakan metode ceramah dan demonstrasi yang meliputi lima tahap keperawatan: pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Terapi jus mentimun diberikan selama 5 hari berturut-turut pada pagi hari 15 menit sebelum makan. Hasil evaluasi menunjukan terjadi penurunan tekanan darah pada kedua pasien dimana pada pasien pertama tekanan darah hari pertama 173/118 mmHg menjadi 160/100 mmHg pada hari ke lima dan pasien kedua tekanan darah hari pertama 165/121 mmHg menjadi 153/102 mmHg pada hari ke lima. Hasil ini menunjukan bahwa penerapan terapi terapi jus mentimun yang dikombinasikan dengan edukasi kesehatan dapat digunakan sebagai intervensi keperawatan nonfarmakologis dalam membantu menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

EKSPLORASI KUALITAS HIDUP PASIEN HIPERTENSI DI WILAYAH PESISIR: STUDI KUALITATIF

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Hipertensi merupakan tantangan kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia, dengan prevalensi tinggi di wilayah pesisir, termasuk area kerja Puskesmas Karang Rejo, Kota Tarakan. Hipertensi menurunkan kualitas hidup karena menimbulkan gejala fisik, kecemasan, keterbatasan beraktivitas, dan kesulitan mengelola diet serta pengobatan. Penelitian kualitatif deskriptif ini bertujuan untuk mengeksplorasi kualitas hidup pasien hipertensi dewasa yang tinggal di wilayah pesisir. Metode pengambilan data menggunakan desain kualitatif deskriptif dengan wawancara semi-terstruktur pada 12 partisipan usia >18 tahun yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian mengidentifikasi enam tema utama yang merefleksikan penurunan kualitas hidup: (1) Beban Gejala pada Daily Life, (2) Kekhawatiran dalam Ketidakpastian Hipertensi, (3) Keterbatasan dalam Keseharian, (4) Kontrol Diet dan Kompromi Diet, (5) Hidup dengan Keterikatan dan Kelalaian Terhadap Obat, serta (6) Kekuatan Dukungan bagi Penderita Hipertensi. Disimpulkan bahwa pasien hipertensi di wilayah pesisir mengalami penurunan kualitas hidup yang dipengaruhi oleh gejala fisik dan kecemasan terkait penyakit, serta tantangan dalam mengelola pola makan dan kepatuhan obat. Meskipun ada tantangan dalam menjalani aktivitas sehari-hari dan mengelola pola makan serta obat, dukungan dari keluarga sangat membantu pasien mengatasi dan menyesuaikan diri dengan kondisi penyakitnya. Peneliti mengharapkan agar penelitian selanjutnya dapat mengembangkan studi ini dengan memperhatikan keterbatasan yang ada, sehingga penelitian ini mampu berkembang lebih lanjut.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Penerapan Terapi Senam Hipertensi Untuk Menurunkan Tekanan Darah Pada Keluarga Dengan Hipertensi

2025•

Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang prevalensinya terus meningkat dan sering tidak disadari oleh penderitanya. Kurangnya kesadaran dalam perawatan mandiri dan minimnya dukungan keluarga dalam pengelolaan hipertensi berkontribusi terhadap tingginya angka kejadian dan komplikasi penyakit ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh terapi senam hipertensi sebagai intervensi nonfarmakologis terhadap penurunan tekanan darah pada keluarga dengan anggota yang menderita hipertensi di Kelurahan Pantai Amal RT 03 Tarakan. Metode yang digunakan adalah studi kasus terhadap dua keluarga yang memiliki anggota dengan riwayat hipertensi dan tidak rutin menjalani pengobatan medis. Intervensi dilakukan berupa pelatihan dan pelaksanaan senam hipertensi selama tiga kali seminggu dengan durasi 30 menit setiap sesi. Hasil pengukuran tekanan darah sebelum dan sesudah intervensi menunjukkan adanya penurunan tekanan darah yang signifikan pada kedua responden. Penerapan senam hipertensi terbukti menjadi upaya efektif dan aman dalam menurunkan tekanan darah serta meningkatkan kesadaran keluarga dalam perawatan hipertensi. Diperlukan edukasi berkelanjutan dan keterlibatan keluarga secara aktif untuk mendukung keberhasilan terapi nonfarmakologis ini.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hubungan Antara Kesadaran Diri dan Kepatuhan Minum Obat Pada Orang Dewasa Dengan Hipertensi

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Hipertensi merupakan salah satu penyakit kronis yang dikenal sebagai silent killer karena gejalanya yang tidak khas dan sering tidak disadari penderitanya, hingga menimbulkan komplikasi serius. Tingkat kesadaran diri yang rendah sering kali menjadi faktor utama ketidakpatuhan pasien dalam menjalani terapi pengobatan.. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Sampel dalam penelitian sebanyak 162 orang dewasa yang telah terdiagnosis hipertensi di Puskesmas Karang Rejo. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner BASIS untuk menilai tingkat kesadaran diri dan kuesioner MMAS-8 untuk mengukur kepatuhan minum obat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang dewasa dengan hipertensi di Puskesmas Karang Rejo sebagian besar berjenis kelamin perempuan, berusia 50-59 tahun, berpendidikan rendah, dan memiliki pekerjaan sebagai Ibu Rumah Tangga, serta memiliki kesadaran diri baik dan kepatuhan minum obat dalam katergori sedang. Hasil analisis statistik dengan menggunakan uji alternatif spearman rho menunjukkan nilai p= 0.142, sehingga disimpulkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara kesadaran diri dengan kepatuhan minum obat orang dewasa dengan hipertensi di Puskesmas Karang Rejo Kota Tarakan. Diharapkan bagi peneliti selanjutnya dapat melakukan penelitian lebih lanjut untuk meneliti terkait faktor pemungkin kesadaran diri pada pasien hipertensi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail