Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

HERIYA

9 karya publik ditemukan.

2026: 22025: 22022: 12021: 32020: 1

PENERAPAN KOMBINASI TERAPI PIJAT KAKI DAN TERAPI MUSIK ALAM TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI

2026 · Book ·

Hipertensi masih menjadi salah satu masalah kesehatan utama dengan angka kejadian yang terus meningkat dan menjadi penyebab tingginya morbiditas serta mortalitas di dunia. Apabila tekanan darah tidak dikendalikan dengan baik, hipertensi dapat menyebabkan berbagai komplikasi serius, seperti penyakit jantung, stroke, dan gagal ginjal. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk membantu menurunkan tekanan darah adalah kombinasi terapi pijat kaki dan terapi musik. Tujuan penulisan Karya Ilmiah Akhir Ners (KIAN) ini adalah menerapkan kombinasi terapi pijat kaki dan terapi musik pada pasien hipertensi untuk menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi. Metode yang digunakan adalah studi kasus pada dua pasien hipertensi yang dirawat di Ruang Daisy RSUD Dr. H. Soemarno Sosroatmodjo. Intervensi diberikan selama 3 hari berturut-turut dengan 1 kali sehari durasi 15 menit setiap sesi. Hasil penerapan menunjukkan adanya penurunan tekanan darah secara keseluruhan pada Ny. K sebesar 53/29 mmHg dan pada Tn. I sebesar 62/21 mmHg setelah pemberian intervensi. Kombinasi terapi pijat kaki dan terapi musik memberikan efek relaksasi yang membantu pengendalian tekanan darah pada pasien hipertensi. Kombinasi terapi pijat kaki dan terapi musik efektif sebagai intervensi nonfarmakologis pendamping farmakologis dalam membantu menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi serta dapat dipertimbangkan sebagai bagian dari asuhan keperawatan.

PENERAPAN KOMBINASI TERAPI PIJAT KAKI DAN TERAPI MUSIK ALAM TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI

2026 · Thesis ·

Hipertensi masih menjadi salah satu masalah kesehatan utama dengan angka kejadian yang terus meningkat dan menjadi penyebab tingginya morbiditas serta mortalitas di dunia. Apabila tekanan darah tidak dikendalikan dengan baik, hipertensi dapat menyebabkan berbagai komplikasi serius, seperti penyakit jantung, stroke, dan gagal ginjal. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk membantu menurunkan tekanan darah adalah kombinasi terapi pijat kaki dan terapi musik. Tujuan penulisan Karya Ilmiah Akhir Ners (KIAN) ini adalah menerapkan kombinasi terapi pijat kaki dan terapi musik pada pasien hipertensi untuk menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi. Metode yang digunakan adalah studi kasus pada dua pasien hipertensi yang dirawat di Ruang Daisy RSUD Dr. H. Soemarno Sosroatmodjo. Intervensi diberikan selama 3 hari berturut-turut dengan 1 kali sehari durasi 15 menit setiap sesi. Hasil penerapan menunjukkan adanya penurunan tekanan darah secara keseluruhan pada Ny. K sebesar 53/29 mmHg dan pada Tn. I sebesar 62/21 mmHg setelah pemberian intervensi. Kombinasi terapi pijat kaki dan terapi musik memberikan efek relaksasi yang membantu pengendalian tekanan darah pada pasien hipertensi. Kombinasi terapi pijat kaki dan terapi musik efektif sebagai intervensi nonfarmakologis pendamping farmakologis dalam membantu menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi serta dapat dipertimbangkan sebagai bagian dari asuhan keperawatan.

FAKTOR - FAKTOR KESEHATAN MENTAL MAHASISWA BARU PERANTAU UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN

2025 · Book ·

Kesehatan mental mahasiswa baru perantau merupakan aspek penting yang perlu diperhatikan, terutama dalam proses adaptasi terhadap lingkungan baru. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor-faktor kesehatan mental mahasiswa baru perantau di Universitas Borneo Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif. Sampel penelitian berjumlah 299 mahasiswa baru perantau yang dipilih dengan teknik insidental sampling. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini, faktor biologis diukur melalui identifikasi riwayat penyakit, faktor psikologis diukur menggunakan kuesioner Depression Anxiety Stress Scale (DASS-21), faktor sosial budaya yang dinilai berdasarkan suku dan tempat asal responden serta faktor lingkungan diukur melalui kuesioner yang disusun oleh peneliti berdasarkan indikator kondisi lingkungan tempat tinggal mahasiswa baru perantau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor biologis mayoritas mahasiswa baru perantau berada dalam kondisi kesehatan fisik yang baik. Faktor psikologis mahasiswa baru perantau pada skor total responden bahwa mayoritas responden dalam kategori Sedang (38,7%), diikuti tingkat depresi mayoritas responden dalam kategori Sedang (49,8%), tingkat kecemasan mayoritas responden dalam kategori Sedang (37,5%) dan tingkat stres mayoritas responden dalam kategori Normal (65,9%). Faktor sosial budaya menggambarkan bahwa mahasiswa baru perantau berasal dari berbagai suku dan tempat asal, dengan mayoritas berasal dari suku Bugis dan Jawa serta tempat asal Nunukan/Sebatik. Sementara itu, faktor lingkungan menunjukkan bahwa mayoritas responden berada dalam kategori lingkungan mendukung. Hasil penelitian ini memberikan gambaran tentang kondisi kesehatan mental mahasiswa baru perantau dan dapat menjadi acuan bagi institusi pendidikan dalam menyediakan dukungan yang lebih optimal bagi mahasiswa baru agar dapat beradaptasi dengan baik.

FAKTOR - FAKTOR KESEHATAN MENTAL MAHASISWA BARU PERANTAU UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kesehatan mental mahasiswa baru perantau merupakan aspek penting yang perlu diperhatikan, terutama dalam proses adaptasi terhadap lingkungan baru. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor-faktor kesehatan mental mahasiswa baru perantau di Universitas Borneo Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif. Sampel penelitian berjumlah 299 mahasiswa baru perantau yang dipilih dengan teknik insidental sampling. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini, faktor biologis diukur melalui identifikasi riwayat penyakit, faktor psikologis diukur menggunakan kuesioner Depression Anxiety Stress Scale (DASS-21), faktor sosial budaya yang dinilai berdasarkan suku dan tempat asal responden serta faktor lingkungan diukur melalui kuesioner yang disusun oleh peneliti berdasarkan indikator kondisi lingkungan tempat tinggal mahasiswa baru perantau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor biologis mayoritas mahasiswa baru perantau berada dalam kondisi kesehatan fisik yang baik. Faktor psikologis mahasiswa baru perantau pada skor total responden bahwa mayoritas responden dalam kategori Sedang (38,7%), diikuti tingkat depresi mayoritas responden dalam kategori Sedang (49,8%), tingkat kecemasan mayoritas responden dalam kategori Sedang (37,5%) dan tingkat stres mayoritas responden dalam kategori Normal (65,9%). Faktor sosial budaya menggambarkan bahwa mahasiswa baru perantau berasal dari berbagai suku dan tempat asal, dengan mayoritas berasal dari suku Bugis dan Jawa serta tempat asal Nunukan/Sebatik. Sementara itu, faktor lingkungan menunjukkan bahwa mayoritas responden berada dalam kategori lingkungan mendukung. Hasil penelitian ini memberikan gambaran tentang kondisi kesehatan mental mahasiswa baru perantau dan dapat menjadi acuan bagi institusi pendidikan dalam menyediakan dukungan yang lebih optimal bagi mahasiswa baru agar dapat beradaptasi dengan baik.

Analisis Kesulian Belajar Berbasis Online Mata Pelajaran Matematika Siswa Kelas XI Akuntansi 2 di SMK Negeri 1 Tarakan

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan belajar berbasis online mata pelajaran matematika siswa kelas XI Akuntansi 2 di SMK Negeri 1 Tarakan. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode kualitatif deskriptif. Populasi pada penelitian ini merupakan seluruh siswa kelas XI Akuntansi di SMK Negeri 1 Tarakan. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah komponen dalam analisis data model Miles dan Huberman yaitu mengumpulkan data, reduksi data, Menyusun data, dan mengambil kesimpulan untuk menganalisis data hasil penelitian. Hasil keseluruhan penelitian menunjukkan bahwa pada umumnya siswa kelas XI Akuntansi mengalami kesulitan pada saat mengikuti pembelajaran yang dilaksanakan secara daring. Hal ini ditunjukkan dari hasil wawancara subjek penelitian dan hasil belajar yang menurun dibandingkan dengan hasil belajar yang didapatkan pada saat masih menerapkan pembelajaran tatap muka disekolah.

Analisis Kesulitan Belajar Berbasis Online Mata Pelajaran Matematika Siswa Kelas XI Akuntansi 2 di SMK Negeri 1 Tarakan

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan belajar berbasis online mata pelajaran matematika siswa kelas XI Akuntansi 2 di SMK Negeri 1 Tarakan. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode kualitatif deskriptif. Populasi pada penelitian ini merupakan seluruh siswa kelas XI Akuntansi di SMK Negeri 1 Tarakan. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah komponen dalam analisis data model Miles dan Huberman yaitu mengumpulkan data, reduksi data, Menyusun data, dan mengambil kesimpulan untuk menganalisis data hasil penelitian. Hasil keseluruhan penelitian menunjukkan bahwa pada umumnya siswa kelas XI Akuntansi mengalami kesulitan pada saat mengikuti pembelajaran yang dilaksanakan secara daring. Hal ini ditunjukkan dari hasil wawancara subjek penelitian dan hasil belajar yang menurun dibandingkan dengan hasil belajar yang didapatkan pada saat masih menerapkan pembelajaran tatap muka disekolah.

Keanekaragaman lanskap dan musuh alami pada areal budidaya tanaman padi di pulau tarakan

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Keanekaragaman lanskap suatu pertanian, diduga mempengaruhi kondisi keanekaragaman musuh alami. Informasi tentang kedua hal tersebut penting untuk digunakan sebagai bahan dalam pengelolaan hama dengan memanfaatkan musuh alami. Tujuan pada penelitian ini; (1) menganalisis keanekaragaman lanskap dan musuh alami pada areal di sekitar budidaya tanaman padi. (2) membandingkan keanekaragaman lanskap pada beberapa areal budidaya tanaman padi terhadap musuh alami di Pulau Tarakan. Lokasi penelitian di areal budidaya tanaman padi Kelurahan Tanjung Pasir, Mamburungan, dan Mamburungan Timur. Pengambilan sampel menggunakan perangkap jebak, perangkap nampan kuning, dan jaring ayun. Analisis lanskap menggunakan indeks keanekaragaman lanskap (H), sedangkan perbedaan komposisi musuh alami menggunakan perbandingan jenis dan jumlah individu, indeks keanekaragaman (H’), kekayaan (R), dan kemerataan (E). Musuh alami kelompok insekta terdiri dari 13 famili, 17 genus, 17 spesies dan 277 individu. Kelompok Araneae terdiri dari 3 famili, 3 genus, 3 spesies dan 22 individu. Spesies predator dari kelompok insekta yang memiliki jumlah tertinggi yaitu Chlaenius nigricans (41.4%) dari kelompok insekta. Indeks keanekaragaman lanskap, kekayaan spesies dan keanekaragaman Shanon-Wiener, dan indeks kemerataan pada Mamburungan Timur (H=1,35; R=3,10; H’=1,73; E=0,64), Mamburungan (H=1,37; R=2,30; H’=1,81; E=0,76), dan Tanjung Pasir masing-masing sebesar (H=1,08; R=2,19; H’=1,56; E=0,63). Indeks kesamaan tertinggi pada antara Tanjung Pasir dan Mamburugan Timur (85%). Musuh alami cenderung memiliki hubungan dengan keanekaragaman lanskap areal budidaya tanaman padi. Keanekaragaman musuh alami tertingi ditemukan pada lokasi yang memiliki keanekaragaman lanskap yang tinggi atau memiliki tapak-tapak yang beragam.

Keanekaragaman lanskap dan musuh alami pada areal budidaya tanaman padi di pulau tarakan

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Keanekaragaman lanskap suatu pertanian, diduga mempengaruhi kondisi keanekaragaman musuh alami. Informasi tentang kedua hal tersebut penting untuk digunakan sebagai bahan dalam pengelolaan hama dengan memanfaatkan musuh alami. Tujuan pada penelitian ini; (1) menganalisis keanekaragaman lanskap dan musuh alami pada areal di sekitar budidaya tanaman padi. (2) membandingkan keanekaragaman lanskap pada beberapa areal budidaya tanaman padi terhadap musuh alami di Pulau Tarakan. Lokasi penelitian di areal budidaya tanaman padi Kelurahan Tanjung Pasir, Mamburungan, dan Mamburungan Timur. Pengambilan sampel menggunakan perangkap jebak, perangkap nampan kuning, dan jaring ayun. Analisis lanskap menggunakan indeks keanekaragaman lanskap (H), sedangkan perbedaan komposisi musuh alami menggunakan perbandingan jenis dan jumlah individu, indeks keanekaragaman (H’), kekayaan (R), dan kemerataan (E). Musuh alami kelompok insekta terdiri dari 13 famili, 17 genus, 17 spesies dan 277 individu. Kelompok Araneae terdiri dari 3 famili, 3 genus, 3 spesies dan 22 individu. Spesies predator dari kelompok insekta yang memiliki jumlah tertinggi yaitu Chlaenius nigricans (41.4%) dari kelompok insekta. Indeks keanekaragaman lanskap, kekayaan spesies dan keanekaragaman Shanon-Wiener, dan indeks kemerataan pada Mamburungan Timur (H=1,35; R=3,10; H’=1,73; E=0,64), Mamburungan (H=1,37; R=2,30; H’=1,81; E=0,76), dan Tanjung Pasir masing-masing sebesar (H=1,08; R=2,19; H’=1,56; E=0,63). Indeks kesamaan tertinggi pada antara Tanjung Pasir dan Mamburugan Timur (85%). Musuh alami cenderung memiliki hubungan dengan keanekaragaman lanskap areal budidaya tanaman padi. Keanekaragaman musuh alami tertingi ditemukan pada lokasi yang memiliki keanekaragaman lanskap yang tinggi atau memiliki tapak-tapak yang beragam.

VALUASI EKONOMI LAHAN KRITIS DI KECAMATAN MALINAU BARAT KABUPATEN MALINAU

2020 · Thesis ·

Provinsi Kalimantan Utara merupakan sebuah provinsi di Indonesia yang terletak di bagian utara Pulau Kalimantan. Untuk kategori provinsi baru, Kalimantan Utara mempunyai lahan kritis sebesar 245.215ha dan 3.776.487ha lahan yang berpotensi kritis. Tanpa adanya usaha perbaikan, maka akan semakin menurunkan kualitas lahan dan pada akhirnya akan menjadi lahan kritis di kawasan Provinsi Kalimantan Utara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar Willingness To Pay (WTP) petani dalam upaya perbaikan lahan kritis pertanian dan menganalisis besarnya pengaruh pendapatan, pendidikan, jumlah tanggungan keluarga secara parsial dan simultan terhadap kesediaan petani membayar dalam upaya perbaikan lahan kritis pertanian. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda. Pengujian hipotesis statistik dalam penelitian meliputi pengujian hipotesis secara parsial (uji t), pengujian hipotesis secara serempak atau bersamaan (uji F), pengujian ketetapan perkiraan (R2), dan perhitungan dengan menghitung Willingness To Pay (WTP) maksimum responden. Hasil perhitungan Willingness To Pay (WTP) maksimum rata-rata sebesar Rp 23.187 dan nilai total Willingness To Pay (WTP) masyarakat sebesar Rp 2.110.000. Setelah melakukan pengujian regresi linier berganda maka didapat secara parsial menunjukkan bahwa pendapatan dan pendidikan berpengaruh signifikan terhadap WTP petani dalam upaya perbaikan lahan kritis pertanian kering di Kecamatan Malinau Barat. Jumlah anggota keluarga tidak berpengaruh terhadap WTP petani dalam upaya perbaikan lahan kritis pertanian kering di Kecamatan Malinau Barat. Hal ini disebabkan walaupun seseorang memiliki jumlah anggota keluarga sedikit ataupun banyak akan tetapi tidak mempengaruhi responden untuk memberikan besarnya nilai WTP, dikarenakan dalam upaya perbaikan lahan kritis pertanian merupakan kewajiban semua petani agar hasil panen petani meningkat. Dan dari hasil uji F statistik atau secara simultan menunjukan bahwa pendapatan, pendidikan, dan lama tinggal berpengaruh signifikan terhadap WTP petani dalam upaya perbaikan lahan kritis pertanian kering di Kecamatan Malinau Barat Kabupaten Malinau.