GAMBARAN TURNOVER INTENTION PADA PERAWAT HONORER DI RUMAH SAKIT X KOTA TARAKAN
Turnover intention merupakan fenomena yang terjadi pada pekerja termasuk perawat yang memiliki keinginan keluar membuat image dan stigma negatif bagi rumah sakit, masyarakat akan beranggapan bahwa rumah sakit tersebut belum mampu memenuhi kebutuhan karyawannya. Fenomena ini mencerminkan adanya ketidakpuasan atau ketidakcocokan antara perawat dengan lingkungan kerjanya, yang jika tidak ditangani dengan baik akan berdampak buruk pada persepsi rumah sakit. Tujuan penelitian ini untuk melihat gambaran turnover intention pada perawat honorer di rumah sakit X kota Tarakan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan desain penelitian survey deskriptif. Responden penelitian sebanyak 114 sampel dan pengambilan sampel menggunakan teknik non probability sampling dengan metode total sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuisioner turnover intention yang telah teruji validitasnya pada penelitian sebelumnya dengan skor 0,405 – 0,696. Analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif. Hasil penelitian diperoleh bahwa turnover intention perawat honorer menunjukan kategori sedang 75,4% dengan indikator Job search 67,43% mendominasi, hal ini menunjukan sebagian besar perawat honorer beresiko untuk keluar dari pekerjaan jika menemukan pekerjaan sesuai ekspektasi. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa responden menunjukan adanya keinginan keluar namun masih dalam fase mencari pekerjaan yang sesuai oleh karena itu rumah sakit X kota Tarakan perlu segera memperkuat strategi retensi karyawan, khususnya melalui peningkatan kepuasan kerja dan pengembangan karier, karena kecenderungan aktifnya pencarian kerja oleh tenaga kesehatan menjadi sinyal awal potensi kehilangan SDM yang bisa mengganggu kontinuitas pelayanan dan stabilitas organisasi.