Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

5 hasil
Subjek: Deep Breathing
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Intervensi Kombinasi Deep Breathing Exercise dan Terapi Murottal terhadap Nyeri Dada dan Hemodinamik pada pasien Acute Coronary Syndrome (ACS) di ruang ICVCU

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Acute Coronary Syndrome (ACS) merupakan kegawatdaruratan kardiovaskular akibat penurunan aliran darah koroner yang menyebabkan iskemia miokard, ditandai dengan nyeri dada akut dan perubahan status hemodinamik akibat aktivasi sistem saraf simpatis. Selain terapi farmakologis, intervensi nonfarmakologis diperlukan sebagai terapi komplementer untuk membantu mengurangi nyeri dan memperbaiki status hemodinamik. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi penerapan kombinasi Deep Breathing Exercise (DBE) dan terapi murottal terhadap penurunan intensitas nyeri dada serta perbaikan status hemodinamik pada pasien ACS. Penelitian menggunakan desain studi kasus deskriptif dengan pendekatan asuhan keperawatan pada dua pasien ACS yang mengalami nyeri dada akut. Pengkajian dilakukan melalui anamnesis, pemeriksaan fisik, pengukuran status hemodinamik, dan telaah rekam medis. Intervensi berupa kombinasi Deep Breathing Exercise dan terapi murottal Surah Ar-Rahman yang dibacakan oleh Muzzammil Hasballah diberikan satu kali setiap sore selama tiga hari berturut-turut dengan durasi 15–20 menit. Evaluasi dilakukan menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) untuk menilai intensitas nyeri serta pengukuran status hemodinamik yang meliputi tekanan darah, frekuensi nadi, frekuensi napas, dan saturasi oksigen sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan bahwa kedua pasien mengalami penurunan intensitas nyeri dada yang disertai perbaikan status hemodinamik, ditandai dengan tekanan darah, frekuensi nadi, dan frekuensi napas yang lebih stabil, peningkatan atau terpeliharanya saturasi oksigen dalam batas normal, perbaikan perfusi perifer, serta penurunan kecemasan. Kombinasi Deep Breathing Exercise dan terapi murottal dapat dipertimbangkan sebagai terapi komplementer yang mendukung terapi farmakologis dalam membantu menurunkan nyeri dada dan memperbaiki status hemodinamik pada pasien Acute Coronary Syndrome.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEBIDANAN DENGAN PENERAPAN SLOW DEEP BREATHING UNTUK MENGURANGI KECEMASAN PADA PEMASANGAN IUD DI PUSKESMAS GUNUNG LINGKAS KOTA TARAKAN

2025•

Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (IUD), atau yang dikenal sebagai Intra Uterine Device, merupakan salah satu metode kontrasepsi yang efektif untuk digunakan oleh wanita usia subur. Kecemasan merupakan salah satu respons psikologis yang umum terjadi pada wanita sebelum prosedur pemasangan alat kontrasepsi intrauterine device (IUD). Tingkat kecemasan yang tinggi dapat berdampak negatif terhadap pengalaman dan kenyamanan klien selama prosedur. Salah satu teknik non-farmakologis yang efektif untuk mengurangi kecemasan adalah slow deep breathing. Asuhan Kebidanan ini bertujuan untuk memberikan melalui penerapan teknik slow deep breathing guna menurunkan tingkat kecemasan pada akseptor IUD di Puskesmas Gunung Lingkas Kota Tarakan tahun 2025. Metode yang digunakan adalah studi kasus pada satu orang akseptor IUD yang menunjukkan tanda-tanda kecemasan sebelum tindakan pemasangan. Intervensi slow deep breathing dilakukan selama 10–15 menit sebelum prosedur. Pengukuran tingkat kecemasan dilakukan menggunakan kuesioner Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan adanya penurunan tingkat kecemasan dari kategori kecemasan ringan menjadi tidak cemas setelah intervensi. Klien juga melaporkan merasa lebih tenang dan siap menjalani prosedur. Penerapan teknik slow deep breathing terbukti sederhana, murah, dan efektif dalam mendukung kenyamanan klien. Kesimpulannya, slow deep breathing dapat menjadi alternatif intervensi non-farmakologis yang dapat diterapkan oleh bidan untuk mengurangi kecemasan pada klien sebelum pemasangan IUD. Diharapkan metode ini dapat diintegrasikan dalam pelayanan kontrasepsi di fasilitas pelayanan kesehatan dasar.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEBIDANAN AKSEPTOR KB IMPLANT DENGAN PENERAPAN TEKNIK SLOW DEEP BREATHING DAN AROMATERAPI LAVENDER UNTUK MENGURANGI KECEMASAN DI PUSKESMAS GUNUNG LINGKAS

2025•

Latar Belakang : Kontrasepsi Implant merupakan metode kontrasepsi jangka panjang yang efektif, namun sering menimbulkan kecemasan sebelum pemasangan bagi akseptor. Kurangnya minat pengguna implant disebabkan berbagai macam faktor salah satunya efek samping, pemasangan implant adanya pembedahan minor, dan adanya perubahan hormon yang dapat menimbulkan kecemasan. Terapi non farmakologi untuk mengatasi kecemasan dapat dilakukan dengan pendekatan seperti Teknik Slow deep breathing dan aromaterapi lavender yang dapat membantu mengurangi kecemasan pada akseptor. Tujuan : untuk mengetahui bagaimana efektifitas penerapan Teknik Slow deep breathing dan aromaterapi lavender untuk mengurangi kecemasan pada akseptor KB Implant. Metode : Penelitian ini menggunakan desain Sudi kasus (case study) dengan pendekatan asuhan kebidanan komprehensif dengan satu subjek penelitian menggunakan alat ukur Hamilton Rating Scale (HARS) untuk mengukur kecemasannya. Hasil : setelah diberikan penerapan kombinasi Teknik Slow deep breathing dan Aromaterapi lavender terjadi penurunan skor kecemasan dari kategori kecemasan sedang menjadi kecemasan ringan. Klien menunjukan respon positif berupa perasaan tenang, rileks, menerima pemasangan Implant dengan lebbih percaya diri. Kesimpulan : Penerapan Teknik Slow deep breathing dan Aromaterapi lavender efektif dalam menurunkan kecemasan pada akseptor Kontrasepsi Implant, intervensi ini dapat menjadi bagian dari pelayanan kebidanan komplementer yang aman dan sederhana.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH DEEP BREATHING DENGAN TEKNIK SELF-INSTRUCTION TRAINING MELALUI MEDIA AUDIO TERHADAP PENGURANGAN KECEMASAN PADA IBU HAMIL DI DAERAH PERBATASAN

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kecemasan adalah gangguan psikiatri yang umum terjadi, terutama pada ibu hamil. Perubahan hormon saat hamil dapat menyebabkan mood swing dan pelepasan kortisol yang berlebihan yang dapat berdampak negatif pada kesehatan ibu dan janin. Deep breathing (relaksasi nafas dalam) merupakan terapi sederhana yang melibatkan pengaturan pola pernafasan secara perlahan, dengan menahan inspirasi dan menghembuskan nafas perlahan, metode ini efektif untuk mengurangi ketegangan otot, rasa jenuh dan kecemasan. Adapun teknik relaksasi lainnya yaitu self-Instruction training (SIT) yang merupakan salah satu strategi yang dapat membantu ibu hamil untuk mengganti pemikiran negatif menjadi pemikiran yang positif. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi tingkat kecemasan pre dan post intervensi deep breathing dengan teknik self-instruction training melalui media audio. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi-experimental one group pretest-posttest, melibatkan 46 ibu hamil di Kecamatan Sebatik Tengah. Instrumen yang digunakan ialah kuesioner HARS (Hamilton Anxiety Rating Scale). Hasil pre-intervensi menunjukkan tingkat kecemasan yang bervariasi, sebanyak 30,4% responden mengalami kecemasan ringan hingga berat sekali. Setelah intervensi, 54,3% responden tidak mengalami kecemasan. Analisis Wilcoxon signed-rank menunjukkan ada pengaruh yang signifikan dari deep breathing dengan teknik self-instruction training melalui media audio terhadap pengurangan kecemasan pada ibu hamil, dengan p value= 0.001 (α 0,05). Kesimpulannya penerapan relaksasi sangat penting untuk mengurangi kecemasan pada ibu hamil, terutama di daerah perbatasan. Intervensi deep breathing dengan teknik self-instruction training ini diharapkan dapat diterapkan di lingkungan puskesmas atau klinik yang sering dikunjungi oleh ibu hamil, agar intervensi ini dapat diintegrasikan dalam pelayanan kesehatan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

pengaruh teknik Slow Deep Breathing untuk mengurangi kecemasan pada akseptor kb suntik di puskesmas karang rejo tahun 2024

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Family planning is a program that helps families plan the number and spacing of children they have, and is a form of strategy that supports the acceleration of reducing the maternal mortality rate (MMR). The contraceptive method most popular with WUS in Indonesia is the hormonal method, namely injectable contraception. One of the obstacles often experienced by Aksepto Kb injections is anxiety that arises before the injection is carried out. One way to reduce anxiety before an injection is with the Slow Deep Breathing Technique. Slow Deep Breathing is a non-pharmacological action in the form of breathing exercises that are done slowly and deeply. The aim of this research is to determine the effect of giving the Slow Deep Breathing Technique to reduce the anxiety of KB injection acceptors at the Karang Rejo Community Health Center in 2024. This research method is quantitative research with a research design using a quasi-experimental method (quasi experiment) without pre-test and post-test control (self-control) with a sample of 67 respondents. The anxiety measuring tool uses the HARS scale. Data analysis was carried out using the Wilcoxon test. Results: anxiety before the Slow Deep Breathing intervention was at an anxiety score of 14-20, as many as 67 (100%) respondents were in the mild anxiety category. After the intervention, the average anxiety score was in the not anxious category, namely 14 with 59 (88.1%) and 8 (11.9%) mildly anxious. There is a significant effect of Slow Deep Breathing on reducing the anxiety of injectable Kb acceptors (p value 0.001) where the value is smaller than the specified significance level, namely α = 0.05, this shows that Ho is rejected. So there is an influence of giving the Slow Deep Breathing Technique on the Anxiety Level of KB Injection Acceptors at the Karang Rejo Community Health Center in 2024

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail