ThesisOpen AccessMetadata saja
•
ANALISA PERBANDINGAN DAYA DUKUNG PONDASI TIANG PANCANG DENGAN MENGGUNAKAN DATA SPT, CPT DAN UJI LABORATORIUM PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG GABUNGAN DINAS II KABUPATEN TANA TIDUNG Abstrak Pembangunan infrastruktur di Kabupaten Tana Tidung sedang giatnya dilakukan terutama bangunan pemerintah sebagai tempat penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan pada masyarakat sebagai sarana penunjang terselenggaranya proses pemerintahan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan nilai daya dukung izin pondasi tiang pancang dengan penyelidikan SPT, CPT dan Uji Laboratorium pada proyek pembangunan gedung Gabungan Dinas II Kabupaten Tana Tidung. Perhitungan daya dukung izin pondasi tiang pancang penyelidikan SPT menggunakan metode Mayerhoff dan Luciano Decourt, penyelidikan CPT menggunakan metode Bagemann dan Wesley untuk penyelidikan Uji Laboratorium menggunakan metode Alpha dan Tomlinson. Berdasarkan penelitian hasil perbandingan nilai daya dukung izin pondasi tiang pancang untuk SPT diperoleh pada titik analisa 1 kedalaman 18 m sebesar 59,88 ton, titik analisa 2 kedalaman 23 m sebesar 31,28 ton, titik analisa 3 kedalaman 20 m sebesar 44,81 ton dan pada titik analisa 4 kedalaman 26 m sebesar 16,65 ton. CPT/Sondir diperoleh pada titik analisa 1 kedalaman 18 m sebesar 43,40 ton, titik analisa 2 kedalaman 23 m sebesar 74,59 ton, titik analisa 3 kedalaman 20 m sebesar 48,47 ton dan pada titik analisa 4 kedalaman 26 m sebesar 79,74 ton. Uji Laboratorium diperoleh pada titik analisa 1 kedalaman 18 m sebesar 47,40 ton, titik analisa 2 kedalaman 23 m sebesar 15,81 ton, titik analisa 3 kedalaman 20 m sebesar 19,17 ton dan pada titik analisa 4 kedalaman 26 m sebesar 23,01 ton. Kata kunci : Daya dukung izin, SPT, CPT, Uji Laboratorium
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
Kerusakan jalan yang terjadi sebelum mencapai umur rencana merupakan salah satu permasalahan umum dalam pembangunan infrastruktur jalan, khususnya di daerah berkembang seperti Kota Tarakan. Salah satu ruas jalan yang mengalami kerusakan tersebut adalah Jalan Gunung Amal, yang memiliki tingkat lalu lintas tinggi dan dilalui oleh kendaraan berat setiap hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab utama kerusakan jalan tersebut berdasarkan dua aspek utama, yaitu daya dukung tanah dan beban lalu lintas. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental di laboratorium dengan mengacu pada Standar Nasional Indonesia (SNI). Pengujian tanah dilakukan untuk mengetahui sifat fisis (kadar air, berat jenis, analisa saringan, batas Atterberg) dan sifat mekanis tanah (nilai CBR). Penelitian ini juga menganalisis data Lalu Lintas Harian Rata-rata (LHR) serta menghitung beban sumbu kendaraan menggunakan pendekatan Equivalent Single Axle Load (ESAL) dan Truck Factor (TF) untuk mengetahui pengaruh lalu lintas terhadap kerusakan jalan. Hasil pengujian laboratorium menunjukkan bahwa jenis tanah pada lokasi penelitian tergolong lempung lanauan dengan nilai CBR 6%, yang menandakan rendahnya daya dukung tanah terhadap beban kendaraan. Selain itu, data lalu lintas menunjukkan volume kendaraan berat cukup tinggi, yang secara signifikan mempercepat kerusakan lapisan perkerasan jalan. Dari analisis ini, dapat disimpulkan bahwa kerusakan jalan pada ruas Jalan Gunung Amal disebabkan oleh kombinasi antara rendahnya daya dukung tanah dasar dan tingginya beban lalu lintas harian. Oleh karena itu, diperlukan perencanaan struktur jalan yang lebih baik, termasuk perbaikan tanah dasar (soil improvement) dan pengaturan beban kendaraan, agar umur rencana jalan dapat tercapai secara optimal.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pantai Cemara merupakan salah satu destinasi di Desa Mangkupadi Pantai ini memiliki potensi dikembangkan sebagai kawasan wisata Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis daya dukung fisik Pantai Cemara sebagai objek wisata Pengukuran data di lapangan dilakukan dengan pengambilan beberapa parameter yaitu kedalaman pantai,kecerahan, tipe pantai. Jebar pantai, material dasar perairan, kecepatan arus, biota berbahaya, ketersediaan air tawar dan penutupan lahan Kemudian dilakukan analisis indeks kesesuaian dan daya dukung kawasan fisik Pantai Cemara Hasil analisis menunjukkan Pantai Cemara termasuk dalam klasifikasi sesuai untuk wisata pantai kategon rekreasi dan berenang dengan nilai indeks kesesuian sebesar 2,308 Daya dukung kawasan (DDK) dapat menampung wisatawan per harinya sebanyak 128 orang Pemanfaatan luas area 50 m² orang untuk waktu kunjungan rekreasi selama 6 jam orang dan untuk berenang sebanyak 115 orang selama 4 jam/orang
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pondasi merupakan struktur bagian bawah pada bangunan yang berfungsi meneruskan beban kedalam tanah atau batuan keras dan memikul beban bangunan atau struktur lain diatasnya. Analisis daya dukung pondasi tiang pancang pada pembangunan Gedung Laboratorium dan Kuliah Terpadu Universitas Borneo Tarakan, yaitu dengan cara statis dan dinamis menggunakan tes sondir di lapangan dan data PDA tes yang diuji langsung pada tiang pondasi. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui kapasitas daya dukung tiang pancang berdasarkan metode statis dari data sondir menggunakan perhitungan Meyerhof dan Aoki De Alencer serta metode Dinamis menggunakan data PDA Test. Hasil dari perhitungan didapatkan nilai daya dukung tiang kelompok yang terbesar pada perhitungan metode Meyerhof di titik sondir S-3 dengan nilai 902.161 ton dan nilai daya dukung terkecil pada titik Sondir S-7 dengan metode Aoki de Alencer sebesar 179.905 ton, Adapun untuk nilai keamanan (safety factor) tiang kelompok yang terbesar pada titik sondir S-3 dengan nilai sebesar 3.17 ton pada metode Meyerhoff. Dari hasil metode dinamis didapat nilai daya dukung tiang kelompok terbesar pada tiang P 26 B sebesar 503 ton dan terkecil tiang P 26 dengan nilai 396 ton, untuk nilai angka keamanan tiang kelompok metode dinamis di dapatkan nilai yang tertinggi yakni pada tiang P 26 B sebesar 1.77 ton. Berdasarkan beban rencana dari struktur atas yang telah di analisis menggunakan program Sap2000 sebesar 284.44 ton, maka gedung tersebut dapat katakan aman dari kegagalan struktur.