Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

6 hasil
Penulis: YUSRIA
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP TINGKAT KUNJUNGAN DAN KEPUASAN PASIEN: PERAN MEDIASI KEPERCAYAAN PASIEN DI UPTD. PUSKESMAS TANJUNG SELOR KABUPATEN BULUNGAN

2026•Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan terhadap tingkat kunjungan dan kepuasan pasien, dengan kepercayaan pasien sebagai variabel mediasi yang memperkuat hubungan variabel pada UPTD Puskesmas Tanjung Selor Kabupaten Bulungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang diberikan kepada pasien Puskesmas, kemudian dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) melalui prosedur bootstrapping untuk menguji pengaruh langsung dan tidak langsung. Hasil penelitian menunjukan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat kunjungan pasien dan kepuasan pasien. Selain itu, kualitas pelayanan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepercayaan pasien. Kepercayaan pasien terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat kunjungan dan kepuasan pasien. Pada pengujian mediasi, kepercayaan pasien terbukti mampu memediasi secara signifikan pengaruh kualitas pelayanan terhadap tingkat kunjungan pasien dan kepuasan pasien. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas pelayanan, Perlu diarahkan pada pembentukan kepercayaan pasien sebagai faktor kunci untuk meningkatkan tingkat kunjungan dan kepuasan pasien secara berkelanjutan. Penelitian ini memberikan implikasi bagi pengelola Puskesmas untuk memperkuat mutu pelayanan, komunikasi interpersonal, serta kenyamanan layanan guna membangun kepercayaan dan meningkatkan kepuasan pasien.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP TINGKAT KUNJUNGAN DAN KEPUASAN PASIEN: PERAN MEDIASI KEPERCAYAAN PASIEN DI UPTD. PUSKESMAS TANJUNG SELOR KABUPATEN BULUNGAN

2026•

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan terhadap tingkat kunjungan dan kepuasan pasien, dengan kepercayaan pasien sebagai variabel mediasi yang memperkuat hubungan variabel pada UPTD Puskesmas Tanjung Selor Kabupaten Bulungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang diberikan kepada pasien Puskesmas, kemudian dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) melalui prosedur bootstrapping untuk menguji pengaruh langsung dan tidak langsung. Hasil penelitian menunjukan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat kunjungan pasien dan kepuasan pasien. Selain itu, kualitas pelayanan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepercayaan pasien. Kepercayaan pasien terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat kunjungan dan kepuasan pasien. Pada pengujian mediasi, kepercayaan pasien terbukti mampu memediasi secara signifikan pengaruh kualitas pelayanan terhadap tingkat kunjungan pasien dan kepuasan pasien. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas pelayanan, Perlu diarahkan pada pembentukan kepercayaan pasien sebagai faktor kunci untuk meningkatkan tingkat kunjungan dan kepuasan pasien secara berkelanjutan. Penelitian ini memberikan implikasi bagi pengelola Puskesmas untuk memperkuat mutu pelayanan, komunikasi interpersonal, serta kenyamanan layanan guna membangun kepercayaan dan meningkatkan kepuasan pasien.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

STUDI DESKRIPTIF PERAN ORANG TUA DALAM PENGEMBANGAN KARAKTER KEMANDIRIAN ANAK PUTUS SEKOLAH DI KELURAHAN SELUMIT PANTAI

2025•

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena anak putus sekolah yang masih menjadi permasalahan sosial di daerah pesisir. Di Kelurahan Selumit Pantai, fenomena anak putus sekolah masih tinggi yang disebabkan oleh faktor ekonomi, perundungan di sekolah, dan minimnya bimbingan dari orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran orang tua dalam pengembangan karakter kemandirian anak putus sekolah di Kelurahan Selumit Pantai. Anak-anak yang berhenti sekolah cenderung memiliki keterbatasan dalam pengembangan karakter, khususnya dalam aspek kemandirian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari dua anak putus sekolah dan dua orang tua, yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, dan dokumentasi, serta observasi sebagai data pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran orang tua dalam pengembangan kemandirian anak meliputi tiga aspek utama: kemandirian emosional, kemandirian perilaku, dan kemandirian nilai. Meskipun terdapat usaha dari orang tua dalam memberikan dukungan emosional dan sosial, tingkat kemandirian anak masih terbatas, khususnya dalam hal pengambilan keputusan dan emosional. Faktor ekonomi dan tingkat pendidikan orang tua menjadi kendala utama. Maka, dapat disimpulkan bahwa keterlibatan aktif orang tua sangat penting dalam membentuk karakter mandiri anak putus sekolah. Sehingga perlu memberikan edukasi dan pelatihan kepada orang tua di daerah rawan putus sekolah. Program pemberdayaan keluarga, konseling keluarga, serta pelibatan komunitas perlu ditingkatkan untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi tumbuhnya kemandirian anak.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI DESKRIPTIF PERAN ORANG TUA DALAM PENGEMBANGAN KARAKTER KEMANDIRIAN ANAK PUTUS SEKOLAH DI KELURAHAN SELUMIT PANTAI

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena anak putus sekolah yang masih menjadi permasalahan sosial di daerah pesisir. Di Kelurahan Selumit Pantai, fenomena anak putus sekolah masih tinggi yang disebabkan oleh faktor ekonomi, perundungan di sekolah, dan minimnya bimbingan dari orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran orang tua dalam pengembangan karakter kemandirian anak putus sekolah di Kelurahan Selumit Pantai. Anak-anak yang berhenti sekolah cenderung memiliki keterbatasan dalam pengembangan karakter, khususnya dalam aspek kemandirian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari dua anak putus sekolah dan dua orang tua, yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, dan dokumentasi, serta observasi sebagai data pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran orang tua dalam pengembangan kemandirian anak meliputi tiga aspek utama: kemandirian emosional, kemandirian perilaku, dan kemandirian nilai. Meskipun terdapat usaha dari orang tua dalam memberikan dukungan emosional dan sosial, tingkat kemandirian anak masih terbatas, khususnya dalam hal pengambilan keputusan dan emosional. Faktor ekonomi dan tingkat pendidikan orang tua menjadi kendala utama. Maka, dapat disimpulkan bahwa keterlibatan aktif orang tua sangat penting dalam membentuk karakter mandiri anak putus sekolah. Sehingga perlu memberikan edukasi dan pelatihan kepada orang tua di daerah rawan putus sekolah. Program pemberdayaan keluarga, konseling keluarga, serta pelibatan komunitas perlu ditingkatkan untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi tumbuhnya kemandirian anak.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

EFIKASI SISTEM BIOFLOK DENGAN PENAMBAHAN KITOSAN TERHADAP PRODUKTIVITAS UDANG WINDU (Penaeus monodon) DAN TOTAL HETEROBAKTERI

2024•

Udang windu (P. monodon) merupakan komoditas unggulan yang memiliki nilai ekonomis cukup tinggi dan masih dibudidayakan hingga saat ini. Namun, produktivitas udang windu saat ini mengalami penurunan yang signifikan. penggunaan sistem bioflok yang mengandung populasi bakteri yang memainkan peranan penting dalam kegiatan budidaya baik untuk meningkatkan pertumbuhan dan juga menjaga kondisi kualitas air pemeliharaan. Kitosan berperan sebagai koagulan dan pengikat partikel, sehingga dapat membantu pembentukan flok-flok mikroba yang lebih stabil dan memperbaiki kualitas air dalam sistem bioflok. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efikasi sistem bioflok yang diperkaya dengan kitosan untuk meningkatan pertumbuhan udang windu (P. monodon). Metode penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri 3 perlakuan dan 3 ulangan yaitu P1 kolam tanpa bioflok, P2 kolam bioflok tanpa kitosan, P3 kolam bioflok dengan penambahan kitosan 100 ppm. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa perlakuan P3 (kolam bioflok dengan penambahan kitosan 100 ppm) memberikan hasil terbaik dalam budidaya udang windu (P. monodon), dengan nilai ADG 0,00074 g/hari, SGR 14,25 %/hari, SR 68,33 %, FCR 1,14, ABW 0,299 g, panjang mutlak 2,04 cm dan Total Heterobakteri (THB) 1,53 x 106 CFU/mL yang paling optimal dibandingkan perlakuan lainnya.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

EFIKASI SISTEM BIOFLOK DENGAN PENAMBAHAN KITOSAN TERHADAP PRODUKTIVITAS UDANG WINDU (Penaeus monodon) DAN TOTAL HETEROBAKTERI

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Udang windu (P. monodon) merupakan komoditas unggulan yang memiliki nilai ekonomis cukup tinggi dan masih dibudidayakan hingga saat ini. Namun, produktivitas udang windu saat ini mengalami penurunan yang signifikan. penggunaan sistem bioflok yang mengandung populasi bakteri yang memainkan peranan penting dalam kegiatan budidaya baik untuk meningkatkan pertumbuhan dan juga menjaga kondisi kualitas air pemeliharaan. Kitosan berperan sebagai koagulan dan pengikat partikel, sehingga dapat membantu pembentukan flok-flok mikroba yang lebih stabil dan memperbaiki kualitas air dalam sistem bioflok. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efikasi sistem bioflok yang diperkaya dengan kitosan untuk meningkatan pertumbuhan udang windu (P. monodon). Metode penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri 3 perlakuan dan 3 ulangan yaitu P1 kolam tanpa bioflok, P2 kolam bioflok tanpa kitosan, P3 kolam bioflok dengan penambahan kitosan 100 ppm. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa perlakuan P3 (kolam bioflok dengan penambahan kitosan 100 ppm) memberikan hasil terbaik dalam budidaya udang windu (P. monodon), dengan nilai ADG 0,00074 g/hari, SGR 14,25 %/hari, SR 68,33 %, FCR 1,14, ABW 0,299 g, panjang mutlak 2,04 cm dan Total Heterobakteri (THB) 1,53 x 106 CFU/mL yang paling optimal dibandingkan perlakuan lainnya.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail