Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: imunostimulan
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Penambahan Ekstrak Daun Karamunting (Melastoma malabathricum) dan Kitosan pada Media Pemeliharaan Terhadap Pertumbuhan Udang Windu (Penaeus monodon)

2025•

Keberhasilan industri budidaya udang sebagian besar dipengaruhi oleh keberhasilan produksi post larvae (PL) berkualitas tinggi melalui fase pembenihan. Pembenihan dapat menghasilkan udang postlarva yang lebih besar dan sehat serta menyesuaikan kondisi PL dengan kondisi kolam pembesaran. Penelitian ini menggunakan hewan uji udang windu dengan perlakuan perendaman ekstrak daun karamunting (melastoma malabathricum) dan penambahan kitosan pada media pemeliharaan terhadap pertumbuhan udang windu (penaeus monodon) (PL 10). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 4 perlakuan dan 3 kali ulangan, yaitu perlakuan kontrol P1 (tanpa ekstrak), perlakuan P2 (ekstrak karamunting 50 ppm), perlakuan P3 (50 ppm ekstrak daun karamunting dan 100 ppm kitosan), dan perlakuan P4 (Kitosan 100 ppm). Pertumbuhan panjang tertinggi didapatkan pada perlakuan P3 yaitu 3,03 cm sedangkan pertumbuhan berat tertinggi didapatkan pada perlakuan P4 yaitu 0,168 g. kelangsungan hidup tertinggi terdapat pada perlakuan P4 yaitu 68%. Pemberian ekstrak daun karamunting yang dikombinasikan dengan kitosan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuhan dan kelangsungan benur udang windu.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

EFIKASI SISTEM BIOFLOK DENGAN PENAMBAHAN KITOSAN TERHADAP PRODUKTIVITAS UDANG WINDU (Penaeus monodon) DAN TOTAL HETEROBAKTERI

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Udang windu (P. monodon) merupakan komoditas unggulan yang memiliki nilai ekonomis cukup tinggi dan masih dibudidayakan hingga saat ini. Namun, produktivitas udang windu saat ini mengalami penurunan yang signifikan. penggunaan sistem bioflok yang mengandung populasi bakteri yang memainkan peranan penting dalam kegiatan budidaya baik untuk meningkatkan pertumbuhan dan juga menjaga kondisi kualitas air pemeliharaan. Kitosan berperan sebagai koagulan dan pengikat partikel, sehingga dapat membantu pembentukan flok-flok mikroba yang lebih stabil dan memperbaiki kualitas air dalam sistem bioflok. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efikasi sistem bioflok yang diperkaya dengan kitosan untuk meningkatan pertumbuhan udang windu (P. monodon). Metode penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri 3 perlakuan dan 3 ulangan yaitu P1 kolam tanpa bioflok, P2 kolam bioflok tanpa kitosan, P3 kolam bioflok dengan penambahan kitosan 100 ppm. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa perlakuan P3 (kolam bioflok dengan penambahan kitosan 100 ppm) memberikan hasil terbaik dalam budidaya udang windu (P. monodon), dengan nilai ADG 0,00074 g/hari, SGR 14,25 %/hari, SR 68,33 %, FCR 1,14, ABW 0,299 g, panjang mutlak 2,04 cm dan Total Heterobakteri (THB) 1,53 x 106 CFU/mL yang paling optimal dibandingkan perlakuan lainnya.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail