BookOpen AccessMetadata saja
2025•
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh disiplin kerja, beban kerja, dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan pada PT. Tarakan Fisherindo Sipatuo (PT. TFS) Kota Tarakan, sebuah perusahaan manufaktur pengolahan ikan bandeng tanpa duri dan bandeng beku yang berorientasi ekspor. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 53 responden. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Square (SEM-PLS) melalui aplikasi WarpPLS 8.0. Hasil penelitian menunjukkan disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, yang ditunjukkan melalui indikator kehadiran tepat waktu sebagai aspek paling dominan. Variabel beban kerja berpengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap kinerja karyawan, yang berarti beban kerja yang dirasakan tidak terlalu memengaruhi produktivitas. Sedangkan motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, di mana indikator komitmen terhadap tujuan perusahaan menjadi faktor paling menonjol. Dengan demikian, peningkatan disiplin dan motivasi kerja menjadi kunci utama dalam mendukung kinerja karyawan PT. Tarakan Fisherindo Sipatuo (PT.TFS) Kota Tarakan secara optimal.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh disiplin kerja, beban kerja, dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan pada PT. Tarakan Fisherindo Sipatuo (PT. TFS) Kota Tarakan, sebuah perusahaan manufaktur pengolahan ikan bandeng tanpa duri dan bandeng beku yang berorientasi ekspor. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 53 responden. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Square (SEM-PLS) melalui aplikasi WarpPLS 8.0. Hasil penelitian menunjukkan disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, yang ditunjukkan melalui indikator kehadiran tepat waktu sebagai aspek paling dominan. Variabel beban kerja berpengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap kinerja karyawan, yang berarti beban kerja yang dirasakan tidak terlalu memengaruhi produktivitas. Sedangkan motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, di mana indikator komitmen terhadap tujuan perusahaan menjadi faktor paling menonjol. Dengan demikian, peningkatan disiplin dan motivasi kerja menjadi kunci utama dalam mendukung kinerja karyawan PT. Tarakan Fisherindo Sipatuo (PT.TFS) Kota Tarakan secara optimal.
BookOpen AccessMetadata saja
2024•
Permen merupakan salah satu produk pangan yang banyak tersebar di indonesia, yang banyak disukai semua orang dari kalangan anak-anak hingga dewasa. Permen pada umumnya dibuat dari bahan dasar agar-agar dengan penambahan gelatin sebagai pengenyal. Permen memiliki tekstur lunak yang diproses dengan penambahan komponen hidrokoloid seperti agar, gum, pektin, pati, karagenan, gelatin, dan lain-lain yang digunakan untuk memodifikasi tekstur sehingga menghasilkan produk yang kenyal. Jenis permen yang beredar di pasar saat ini pada umumnya hanya mengutamakan kualitas rasa saja. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui kandungan permen berbahan baku daun kelor dan rumput laut. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) 2 faktor yaitu konsentrasi daun kelor yang terdiri dari 3 perlakuan yaitu KI = 0 gram, K * 2 = 10 gram, dan K * 3 = 20 gram. Sedangkan konsentrasi rumput laut yang terdiri dari 4 perlakuan RI = 150 gram, R * 2 = 300 gram, R * 3 = 450 gram dan R * 4 = 600 gram. %. Parameter pengamatan dalam penelitian ini terdiri dari kadar air, kadar protein dan aktivitas antiosidan. Berdasarkan hasil perhitungan kadar air memiliki nilai paling tinggi KIR3 (bubuk daun kelor 0 g, dan bubur rumput laut 300g) sebesar 14,88%, parameter kadar protein paling tinggi K3R1 (bubuk daun kelor 20 g. dan bubur rumput laut 150 g) sebesar 17,83%, dan parameter kadar antioksidan memiliki nilai tertinggi KIRI (bubuk daun kelor 0 g, dan bubur rumput laut 150 g). Pengujian tingkat kesukaan terhadap produksi seperti warna, tekstur, aroma dan rasa. Nilai tertinggi organoleptik warna 4,40% KIR4 (bubuk daun kelor 0 g, dan bubur rumput laut 600 g). Nilai tertinggi organoleptik tekstur 4,73% K3R4 (bubuk daun kelor 20 g, dan bubur rumput laut 600 g). Nilai tertinggi organoleptik aroma 4,50% KIR4 (bubuk daun kelor 0 g, dan bubur rumput laut 600 g), dan nilai tertinggi organoleptik rasa 4,40% K3R4 (bubuk daun kelor 20 g, dan bubur rumput laut 600 g).
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Permen merupakan salah satu produk pangan yang banyak tersebar di indonesia, yang banyak disukai semua orang dari kalangan anak-anak hingga dewasa. Permen pada umumnya dibuat dari bahan dasar agar-agar dengan penambahan gelatin sebagai pengenyal. Permen memiliki tekstur lunak yang diproses dengan penambahan komponen hidrokoloid seperti agar, gum, pektin, pati, karagenan, gelatin, dan lain-lain yang digunakan untuk memodifikasi tekstur sehingga menghasilkan produk yang kenyal. Jenis permen yang beredar di pasar saat ini pada umumnya hanya mengutamakan kualitas rasa saja. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui kandungan permen berbahan baku daun kelor dan rumput laut. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) 2 faktor yaitu konsentrasi daun kelor yang terdiri dari 3 perlakuan yaitu KI = 0 gram, K * 2 = 10 gram, dan K * 3 = 20 gram. Sedangkan konsentrasi rumput laut yang terdiri dari 4 perlakuan RI = 150 gram, R * 2 = 300 gram, R * 3 = 450 gram dan R * 4 = 600 gram. %. Parameter pengamatan dalam penelitian ini terdiri dari kadar air, kadar protein dan aktivitas antiosidan. Berdasarkan hasil perhitungan kadar air memiliki nilai paling tinggi KIR3 (bubuk daun kelor 0 g, dan bubur rumput laut 300g) sebesar 14,88%, parameter kadar protein paling tinggi K3R1 (bubuk daun kelor 20 g. dan bubur rumput laut 150 g) sebesar 17,83%, dan parameter kadar antioksidan memiliki nilai tertinggi KIRI (bubuk daun kelor 0 g, dan bubur rumput laut 150 g). Pengujian tingkat kesukaan terhadap produksi seperti warna, tekstur, aroma dan rasa. Nilai tertinggi organoleptik warna 4,40% KIR4 (bubuk daun kelor 0 g, dan bubur rumput laut 600 g). Nilai tertinggi organoleptik tekstur 4,73% K3R4 (bubuk daun kelor 20 g, dan bubur rumput laut 600 g). Nilai tertinggi organoleptik aroma 4,50% KIR4 (bubuk daun kelor 0 g, dan bubur rumput laut 600 g), dan nilai tertinggi organoleptik rasa 4,40% K3R4 (bubuk daun kelor 20 g, dan bubur rumput laut 600 g).