Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

10 hasil
Penulis: ARMIA
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

Efektivitas Sidik Jari Sebagai Bukti Dalam Proses Penyidikan Pada Tindak Pidana Pembunuhan di Wilayah Hukum Polres Tarakan

2025•

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses Indonesian Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) mendapatkan sidik jari sebagai bukti dalam proses penyidikan pada tindak pidana pembunuhan. Serta mengetahui hambatan yang dihadapi tim Indonesian Atutomatic Fingerprint Identification System (Inafis) dalam menemukan sidik jari pada proses penyidikan pada tindak pidana pembunuhan. Seluruh data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan teknik analisis kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan dokumentasi kepada narasumber yang berkaitan dengan masalah atau isu hukum dalam penelitian. Jenis dan sumber data yang digunakan yaitu data primer yang diperoleh di lapangan dan data sekunder yaitu data yang diperoleh melalui penelitian kepustakaan berupa bahan-bahan tertulis yang berkaitan dengan masalah (isu hukum) yang akan dibahas dalam penelitian. Jenis penelitian yang digunakan adalah tipe penelitian hukum empiris yakni metode penelitian hukum yang melihat keberlakukan hukum dari segi nonhukum. Dalam penelitian ini, penulis melakukan penelitian di Kantor Kepolisian Resor Kota Tarakan. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa dalam pelaksanaannya penyidi pada unit Inafis mengikuti sesuai standar operasional prosedur sebagaimana diatur dalam Peraturan Kepala Badan Reserse Kriminal Bareskrim Polri Nomor 1 Tahun 2022 Tentang Standar Operasional Prosedur Pelaksanaan Penyidikan Tindak Pidana, untuk mendapatkan sidik jari sebagai bukti dalam proses penyidikan pada tindak pidana pembunuhan. Hambatan yang dihadapi penyidik dalam proses menemukan sidik jari di TKP apabila TKP tersebut sudah terkontaminasi, dikarenakan faktor-faktor yang terdapat pada internal dan eksternal sehingga penyidik sulit mengidentifikasi sidik jari di area tempat kejadian perkara tersebut.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Efektivitas Sidik Jari Sebagai Bukti Dalam Proses Penyidikan Pada Tindak Pidana Pembunuhan di Wilayah Hukum Polres Tarakan

2025•

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses Indonesian Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) mendapatkan sidik jari sebagai bukti dalam proses penyidikan pada tindak pidana pembunuhan. Serta mengetahui hambatan yang dihadapi tim Indonesian Atutomatic Fingerprint Identification System (Inafis) dalam menemukan sidik jari pada proses penyidikan pada tindak pidana pembunuhan. Seluruh data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan teknik analisis kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan dokumentasi kepada narasumber yang berkaitan dengan masalah atau isu hukum dalam penelitian. Jenis dan sumber data yang digunakan yaitu data primer yang diperoleh di lapangan dan data sekunder yaitu data yang diperoleh melalui penelitian kepustakaan berupa bahan-bahan tertulis yang berkaitan dengan masalah (isu hukum) yang akan dibahas dalam penelitian. Jenis penelitian yang digunakan adalah tipe penelitian hukum empiris yakni metode penelitian hukum yang melihat keberlakukan hukum dari segi nonhukum. Dalam penelitian ini, penulis melakukan penelitian di Kantor Kepolisian Resor Kota Tarakan. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa dalam pelaksanaannya penyidi pada unit Inafis mengikuti sesuai standar operasional prosedur sebagaimana diatur dalam Peraturan Kepala Badan Reserse Kriminal Bareskrim Polri Nomor 1 Tahun 2022 Tentang Standar Operasional Prosedur Pelaksanaan Penyidikan Tindak Pidana, untuk mendapatkan sidik jari sebagai bukti dalam proses penyidikan pada tindak pidana pembunuhan. Hambatan yang dihadapi penyidik dalam proses menemukan sidik jari di TKP apabila TKP tersebut sudah terkontaminasi, dikarenakan faktor-faktor yang terdapat pada internal dan eksternal sehingga penyidik sulit mengidentifikasi sidik jari di area tempat kejadian perkara tersebut.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Respon Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kacang Hijau (VignaradiataL.) pada Pemberian Kotoran Burung Walet

2024•

Kacang hijau (Vigna radiata L.) merupakan bahan pangan sumber protein nabati yang sangat populer dan menjadi kebutuhan manusia. Pembudidayaan kacang hijau (Vigna radiata L.) masih tergolong rendah karena sistem pertanian yang sederhana dan kurang minatnya petani untuk menanam. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk memperbaiki kesuburan tanah adalah suplai unsur hara melalui pemupukan. Pupuk organik merupakan alternatif untuk mempertahankan dan meningkatkan hasil tanaman kacang hijau. Salah satu pupuk organik adalah kotoran burung walet. Kotoran walet bisa menjadi pengganti pupuk yang menggunakan bahan kimia, bermanfaat untuk pertumbuhan tanaman, dan kotoran burung walet juga bisa mengurangi toksisitas pada kimia tanah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui respon tanaman kacang hijau pada pemberian kotoran burung. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 1 faktor yang di teliti. Dengan 6 perlakuan 4 kali ulangan, yaitu pemberian kotoran Burung Walet. P0 = kontrol, P1 = kotoran burung walet 50 gram/Tanaman, P2 = kotoran burung walet 100 gram/Tanaman, P3 = kotoran burung walet 150 gram/Tanaman, P4 = kotoran burung walet 200 gram/Tanaman, P5 = kotoran burung walet 250 gram/Tanaman. Penelitian ini dibuat dalam jarak antar polibag sesuai taraf perlakuan, dengan masing-masing perlakuan diulang 4 kali, sehingga di bentuk polibag ukuran 5kg jarak atara polibag 20cm, setiap perlakuan terdapat 4 polibag atau sampel dengan 4 ulang, sehingga terdapat 96 polibag dan setiap polibag diberikan 3 benih jadi 96 x 3 = 288 benih kacang hijau yang dibutuhkan pada penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan dapat disimpulkan bahwa yang tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman,jumlah cabang,luas daun, jumlah polong, berat basah biji per tanaman dan berat kering per tanaman. Pada perlakuan P4=200 gram/tanaman kotoran burung walet memiliki parameter palang tinggi dibandingkan perlakuan lainnya.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Respon Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kacang Hijau (Vigna radiata L.) pada Pemberian Kotoran Burung Walet

2024•

Kacang hijau (Vigna radiata L.) merupakan bahan pangan sumber protein nabati yang sangat populer dan menjadi kebutuhan manusia. Pembudidayaan kacang hijau (Vigna radiata L.) masih tergolong rendah karena sistem pertanian yang sederhana dan kurang minatnya petani untuk menanam. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk memperbaiki kesuburan tanah adalah suplai unsur hara melalui pemupukan. Pupuk organik merupakan alternatif untuk mempertahankan dan meningkatkan hasil tanaman kacang hijau. Salah satu pupuk organik adalah kotoran burung walet. Kotoran walet bisa menjadi pengganti pupuk yang menggunakan bahan kimia, bermanfaat untuk pertumbuhan tanaman, dan kotoran burung walet juga bisa mengurangi toksisitas pada kimia tanah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui respon tanaman kacang hijau pada pemberian kotoran burung. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 1 faktor yang di teliti. Dengan 6 perlakuan 4 kali ulangan, yaitu pemberian kotoran Burung Walet. P0 = kontrol, P1 = kotoran burung walet 50 gram/Tanaman, P2 = kotoran burung walet 100 gram/Tanaman, P3 = kotoran burung walet 150 gram/Tanaman, P4 = kotoran burung walet 200 gram/Tanaman, P5 = kotoran burung walet 250 gram/Tanaman. Penelitian ini dibuat dalam jarak antar polibag sesuai taraf perlakuan, dengan masing-masing perlakuan diulang 4 kali, sehingga di bentuk polibag ukuran 5kg jarak atara polibag 20cm, setiap perlakuan terdapat 4 polibag atau sampel dengan 4 ulang, sehingga terdapat 96 polibag dan setiap polibag diberikan 3 benih jadi 96 x 3 = 288 benih kacang hijau yang dibutuhkan pada penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan dapat disimpulkan bahwa yang tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman,jumlah cabang,luas daun, jumlah polong, berat basah biji per tanaman dan berat kering per tanaman. Pada perlakuan P4=200 gram/tanaman kotoran burung walet memiliki parameter palang tinggi dibandingkan perlakuan lainnya.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

GAMBARAN PENGETAHUAN IBU HAMIL PRIMIGRAVIDA TENTANG KETIDAKNYAMANAN KEHAMILAN TRIMESTER I DI PUSKESMAS KARANG REJO

2023•Koleksi Perpustakaan

Kehamilan adalah kejadian yang normal terjadi didalam siklus kehidupan seorang wanita, sehingga penting sekali bagi seorang bidan untuk mendampingi wanita hamil agar setiap wanita hamil dapat menjalani fitrahnya dengan baik. Pengetahuan ketidaknyamanan kehamilan pada ibu hamil primigravida trimester I mempunyai peranan penting dengan persiapan ibu hamil hingga menghadapi persalinanan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui gambaran ibu hamil primigravida tentang ketidaknyamanan kehamilan trimester I di Puskesmas Karang Rejo. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil primigravida trimester I di wilayah Puskesmas Karang Rejo. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan Accidental Sampling sebanyak 135 responden, dengan pengumpulan data menggunakan kuisoner. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan ibu hamil primigravida Puskesmas Karang Rejo menunjukan ibu yang berusia 20 tahun memiliki tingkat pengetahuan baik sebanyak 28,57% dan responden yang berusia 20-35 tahun memiliki tingkat pengetahuan baik sebanyak 30,47%. Tingkat pengetahuan ibu hamil berdasarkan pendidikan menunjukan pada kategori pendidikan dasar tingkat pengetahuan ibu dalam kategori baik sebanyak 30,33% dan 30,77% ibu dengan pengetahuan bai pada pendidikan tinggi. Responden terbanyak pada usia 20-35 tahun dan yang memiliki pendidikan tinggi. Pregnancy is a normal event that occurs in a woman's life cycle, so it is very important for a midwife to accompany pregnant women so that every pregnant woman can live her fitrah properly. Knowledge of the discomforts of pregnancy in primigravida women has an important role in preparing pregnant women for childbirth. The purpose of this study was to find out the description of primigravida pregnant women regarding the discomforts of pregnancy at the Karang Rejo Health Center. The research design used in this study is a descriptive study. The population in this study were primigravida pregnant women in the Karang Rejo Health Center area. In this study the sampling technique in this study used accidental sampling of 135 respondents, with data collection using a questionnaire. Based on the results of the study it can be concluded that the level of knowledge of primigravida pregnant women at the Karang Rejo Health Center shows that mothers aged 20 have a knowledge level of 60% in the sufficient category, mothers aged 30-35 years as much as 45% in the good category. While the level of knowledge of pregnant women based on education shows that the level of knowledge is good at the education level of SD 20%, SMP 35%, SMA 45%, D3 90% and S1 70%. Most respondents aged 20-30 years, aged 20 years had a good knowledge category and the level of knowledge based on education showed that the higher the education, the higher the level of knowledge.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

GAMBARAN PENGETAHUAN IBU HAMIL PRIMIGRAVIDA TENTANG KETIDAKNYAMANAN KEHAMILAN TRIMESTER I DI PUSKESMAS KARANG REJO

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kehamilan adalah kejadian yang normal terjadi didalam siklus kehidupan seorang wanita, sehingga penting sekali bagi seorang bidan untuk mendampingi wanita hamil agar setiap wanita hamil dapat menjalani fitrahnya dengan baik. Pengetahuan ketidaknyamanan kehamilan pada ibu hamil primigravida trimester I mempunyai peranan penting dengan persiapan ibu hamil hingga menghadapi persalinanan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui gambaran ibu hamil primigravida tentang ketidaknyamanan kehamilan trimester I di Puskesmas Karang Rejo. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil primigravida trimester I di wilayah Puskesmas Karang Rejo. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan Accidental Sampling sebanyak 135 responden, dengan pengumpulan data menggunakan kuisoner. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan ibu hamil primigravida Puskesmas Karang Rejo menunjukan ibu yang berusia 20 tahun memiliki tingkat pengetahuan baik sebanyak 28,57% dan responden yang berusia 20-35 tahun memiliki tingkat pengetahuan baik sebanyak 30,47%. Tingkat pengetahuan ibu hamil berdasarkan pendidikan menunjukan pada kategori pendidikan dasar tingkat pengetahuan ibu dalam kategori baik sebanyak 30,33% dan 30,77% ibu dengan pengetahuan bai pada pendidikan tinggi. Responden terbanyak pada usia 20-35 tahun dan yang memiliki pendidikan tinggi. Pregnancy is a normal event that occurs in a woman's life cycle, so it is very important for a midwife to accompany pregnant women so that every pregnant woman can live her fitrah properly. Knowledge of the discomforts of pregnancy in primigravida women has an important role in preparing pregnant women for childbirth. The purpose of this study was to find out the description of primigravida pregnant women regarding the discomforts of pregnancy at the Karang Rejo Health Center. The research design used in this study is a descriptive study. The population in this study were primigravida pregnant women in the Karang Rejo Health Center area. In this study the sampling technique in this study used accidental sampling of 135 respondents, with data collection using a questionnaire. Based on the results of the study it can be concluded that the level of knowledge of primigravida pregnant women at the Karang Rejo Health Center shows that mothers aged 20 have a knowledge level of 60% in the sufficient category, mothers aged 30-35 years as much as 45% in the good category. While the level of knowledge of pregnant women based on education shows that the level of knowledge is good at the education level of SD 20%, SMP 35%, SMA 45%, D3 90% and S1 70%. Most respondents aged 20-30 years, aged 20 years had a good knowledge category and the level of knowledge based on education showed that the higher the education, the higher the level of knowledge.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PENGARUH BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK DISKUSI KELOMPOK TERHADAP KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 5 TARAKAN

2023•Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bimbingan kelompok dengan teknik diskusi kelompok terhadap kemandirian belajar siswa. Kemandirian belajar merupakan sikap mengarah pada kesadaran belajar sendiri dan segala keputusan, pertimbangan yang berhubungan dengan kegiatan belajar. Adapun indikator kemandirian belajar adalah percaya diri, disiplin, inisiatif, motivasi dan tanggung jawab. Bimbingan Kelompok merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan oleh guru bimbingan dan konseling disekolah, bimbingan kelompok dengan teknik diskusi kelompok ini berpengaruh terhadap kemandirian belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif Pra-Eksperimen model one grupe pretest-posttest design dengan sampel penelitian sebanyak 37 yang merupakan siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Tarakan. Berdasarkan analisis deskriptif dan analisis inferensial dengan uji paired samples test menggunakan SPSS 22.00 For Windows Versi 22.0 diketahui bahwa nilai uji t dengan thitung = 10,968 dengan uji t diketahui nilai df sebesar 36 dan nilai 0,05/2 = 0,025 sehingga ttabel sebesar 2,028. Karena thitung (10,968) > ttabel (2,028), hal ini berarti Ho ditolak, maka hipotesis diterima, artinya terdapat pengaruh bimbingan kelompok dengan teknik diskusi kelompok terhadap kemandirian belajar siswa kelas VIII di SMP Negeri 5 Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK DISKUSI KELOMPOK TERHADAP KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 5 TARAKAN

2022•

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bimbingan kelompok dengan teknik diskusi kelompok terhadap kemandirian belajar siswa. Kemandirian belajar merupakan sikap mengarah pada kesadaran belajar sendiri dan segala keputusan, pertimbangan yang berhubungan dengan kegiatan belajar. Adapun indikator kemandirian belajar adalah percaya diri, disiplin, inisiatif, motivasi dan tanggung jawab. Bimbingan Kelompok merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan oleh guru bimbingan dan konseling disekolah, bimbingan kelompok dengan teknik diskusi kelompok ini berpengaruh terhadap kemandirian belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif Pra-Eksperimen model one grupe pretest-posttest design dengan sampel penelitian sebanyak 37 yang merupakan siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Tarakan. Berdasarkan analisis deskriptif dan analisis inferensial dengan uji paired samples test menggunakan SPSS 22.00 For Windows Versi 22.0 diketahui bahwa nilai uji t dengan thitung = 10,968 dengan uji t diketahui nilai df sebesar 36 dan nilai 0,05/2 = 0,025 sehingga ttabel sebesar 2,028. Karena thitung (10,968) > ttabel (2,028), hal ini berarti Ho ditolak, maka hipotesis diterima, artinya terdapat pengaruh bimbingan kelompok dengan teknik diskusi kelompok terhadap kemandirian belajar siswa kelas VIII di SMP Negeri 5 Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PERAN MODERASI DEWAN KOMISARIS INDEPENDEN PADA PENGARUH PERENCANAAN PAJAK DAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY TERHADAP NILAI PERUSAHAAN (Studi Pada Perusahaan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia)

2022•Koleksi Perpustakaan

PERAN MODERASI DEWAN KOMISARIS INDEPENDEN PADA PENGARUH PERENCANAAN PAJAK DAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY TERHADAP NILAI PERUSAHAAN (Studi Pada Perusahaan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia) Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran moderasi Dewan Komisaris Independen pada pengaruh Perencanaan Pajak dan Corporate Social Responsibility terhadap Nilai Perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2016-2020. Pemilihan sample pada penelitian ini menggunakan purposive sampling, berdasarkan metode purposive sampling sample yang diperoleh sebanyak 20 perusahaan sehingga diperoleh data sebanyak 100 observasi. Penelitian ini menggunakan teknik analisis Partial Least Square Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan aplikasi WarpPLS 8.0. Hasil penelitian ini menunjukkan perencanaan pajak berpengaruh negatif terhadap nilai perusahaan, Corporate Social Responsibility tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan, Dewan Komisaris Independen mampu memoderasi pengaruh perencanaan pajak terhadap nilai perusahaan, dan Dewan Komisaris Independen mampu memoderasi pengaruh Corporate Social Responsibility terhadap nilai perusahaan. Secara keseluruhan penelitian ini mendukung teori Agency, teori Stakehilder, dan teori Signal. Pada penelitian ini menunjukkan bahwa strategi dalam meningkatkan nilai perusahaan dengan melakukan perencanaan pajak dan terus melaksanakan tanggung jawab sosial perusahaan yang didorong oleh pengawasan Dewan Komisaris Independen.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERAN MODERASI DEWAN KOMISARIS INDEPENDEN PADA PENGARUH PERENCANAAN PAJAK DAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY TERHADAP NILAI PERUSAHAAN (Studi Pada Perusahaan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia)

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PERAN MODERASI DEWAN KOMISARIS INDEPENDEN PADA PENGARUH PERENCANAAN PAJAK DAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY TERHADAP NILAI PERUSAHAAN (Studi Pada Perusahaan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia) Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran moderasi Dewan Komisaris Independen pada pengaruh Perencanaan Pajak dan Corporate Social Responsibility terhadap Nilai Perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2016-2020. Pemilihan sample pada penelitian ini menggunakan purposive sampling, berdasarkan metode purposive sampling sample yang diperoleh sebanyak 20 perusahaan sehingga diperoleh data sebanyak 100 observasi. Penelitian ini menggunakan teknik analisis Partial Least Square Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan aplikasi WarpPLS 8.0. Hasil penelitian ini menunjukkan perencanaan pajak berpengaruh negatif terhadap nilai perusahaan, Corporate Social Responsibility tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan, Dewan Komisaris Independen mampu memoderasi pengaruh perencanaan pajak terhadap nilai perusahaan, dan Dewan Komisaris Independen mampu memoderasi pengaruh Corporate Social Responsibility terhadap nilai perusahaan. Secara keseluruhan penelitian ini mendukung teori Agency, teori Stakehilder, dan teori Signal. Pada penelitian ini menunjukkan bahwa strategi dalam meningkatkan nilai perusahaan dengan melakukan perencanaan pajak dan terus melaksanakan tanggung jawab sosial perusahaan yang didorong oleh pengawasan Dewan Komisaris Independen.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail