Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Koleksi otomatis dari Skripsi/Tugas Akhir

6.753 item publik

Publikasi

Halaman 92 dari 338

INVESTIGATING THE EFFECT OF ROLE-PLAY ON ELEVENTH-GRADE STUDENTS’ SPEAKING ABILITY AT SMKN 4 TARAKAN

NADILLA PUTRI ZAGITA
2025 · Thesis · Open Access

Keterampilan berbicara merupakan salah satu aspek penting dalam penguasaan bahasa Inggris yang masih menjadi tantangan bagi banyak pelajar di Indonesia, termasuk di tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Permasalahan yang dihadapi siswa antara lain adalah rendahnya kelancaran berbicara, pengucapan yang kurang tepat, serta kurangnya kepercayaan diri siswa dalam menyampaikan ide secara lisan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh role play terhadap speaking ability siswa, teknik role-play digunakan sebagai alternatif pendekatan pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode pre-experimental design dengan model one-group pretest-posttest. Sampel penelitian terdiri dari 29 siswa kelas XI SMKN 4 Tarakan yang dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan rata-rata nilai speaking terendah. Instrumen penelitian meliputi tes berbicara (pre-test dan post-test), observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil uji normalitas, data tidak berdistribusi normal sehingga analisis dilakukan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada nilai rata-rata kemampuan berbicara siswa dari pre-test ke post-test. Nilai signifikansi uji Wilcoxon sebesar 0,000 (p 0,05) menunjukkan bahwa teknik role-play memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kemampuan berbicara siswa. Temuan kualitatif juga menunjukkan adanya peningkatan partisipasi siswa, keberanian dalam menyampaikan pendapat, serta penggunaan ekspresi yang lebih bervariasi. Dengan demikian, teknik role-play terbukti efektif dan dapat dijadikan strategi alternatif dalam pengajaran berbicara bahasa Inggris yang lebih komunikatif dan interaktif di lingkungan sekolah kejuruan. Speaking is one of the most critical yet challenging aspects of mastering the English language for many Indonesian students, particularly at the vocational secondary school level. Learners often encounter difficulties with fluency, pronunciation accuracy, and confidence when expressing ideas orally. This study examined the effect of the role-play technique on students' speaking ability, employing it as an alternative instructional strategy. The research adopted a pre-experimental design with a one-group pretest-posttest model. The sample consisted of 29 Year 11 students from SMKN 4 Tarakan, selected purposively based on their low average speaking scores. Instruments included speaking tests (pre- and post-tests), observation, and documentation. Due to non-normal data distribution, the Wilcoxon Signed-Rank Test was used for analysis. The findings revealed a significant improvement in students' speaking scores, with a significance value of 0.000 (p 0.05), indicating a positive impact of role-play. Qualitative observations further highlighted increased student participation, greater confidence, and more varied language use. Thus, role-play proves to be an effective and communicative strategy for enhancing speaking skills in vocational education contexts.

Effect of Shaadowing Technique on 10 Graders' Pronunciation at SMK Kesehatan Kaltara Tarakan

JUMRAH
2025 · Thesis · Open Access

This study investigated the impact of the shadowing technique on the pronunciation skills of year 10 students at SMK Kesehatan Kaltara Tarakan. The research was motivated by students’ limited proficiency in English pronunciation, influenced by insufficient intensive practice, mother tongue interference, and low confidence. Shadowing, which involves the immediate and repeated imitation of native speaker pronunciation, was implemented to improve segmental accuracy, suprasegmental features and connected speech. A pre-experimental one-group pretest-posttest design was employed. The sample comprised 17 pharmacy students selected for their low average pronunciation scores. Research instruments included oral tests, field notes, and video recordings. Results showed a substantial increase in average pronunciation scores from 7.53 to 14.00. The Wilcoxon test produced a significance value of 0.000 (p 0.50), confirming the effectiveness of the technique. Qualitative data supported these findings, showing greater student participation, improved confidence, and gradual enhancement in pronunciation accuracy. The shadowing technique is thus shown to be a practical, interactive, and effective method for improving pronunciation in vocational English learning. Penelitian ini mengkaji dampak teknik shadowing terhadap kemampuan pengucapan siswa kelas 10 di SMK Kesehatan Kaltara Tarakan. Penelitian ini didorong oleh keterbatasan kemampuan pengucapan bahasa Inggris siswa, yang dipengaruhi oleh kurangnya latihan intensif, gangguan bahasa ibu, dan rendahnya kepercayaan diri. Teknik shadowing, yang melibatkan peniruan langsung dan berulang terhadap pengucapan penutur asli, diterapkan untuk meningkatkan akurasi segmen, fitur suprasegmental, dan pengucapan yang terhubung. Desain pra-eksperimental satu kelompok dengan tes pra dan pasca diterapkan. Sampel terdiri dari 17 siswa farmasi yang dipilih berdasarkan skor rata-rata pengucapan yang rendah. Alat penelitian meliputi tes lisan, catatan lapangan, dan rekaman video. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam skor rata-rata pengucapan dari 7,53 menjadi 14,00. Uji Wilcoxon menghasilkan nilai signifikansi 0,000 (p 0,50), mengonfirmasi keefektifan teknik ini. Data kualitatif mendukung temuan ini, menunjukkan partisipasi siswa yang lebih besar, peningkatan kepercayaan diri, dan peningkatan bertahap dalam akurasi pengucapan. Teknik shadowing terbukti sebagai metode praktis, interaktif, dan efektif untuk meningkatkan pengucapan dalam pembelajaran bahasa Inggris vokasi.

Pertanggungjawaban Tindak Pidana Phishing yang menyebabkan Penyalahgunaan Data Pribadi (studi kasus nomor 764/Pid.sus/2022/PN Pbr)

JUNI YEMI PRAISE NAPITUPULU
2025 · Thesis · Open Access

Penelitian ini membahas pertanggungjawaban pidana terhadap pelaku tindak pidana phishing yang mengakibatkan penyalahgunaan data pribadi, dengan fokus pada Putusan Nomor 764/Pid.Sus/2022/PN Pbr. Phishing merupakan salah satu bentuk kejahatan siber yang berkembang pesat dan berpotensi merugikan individu secara finansial maupun psikologis. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bentuk pertanggungjawaban pidana pelaku dan pertimbangan hukum majelis hakim dalam menjatuhkan putusan. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan kasus dan perundang-undangan. Hasil analisis menunjukkan bahwa pelaku terbukti melakukan tindak pidana dengan niat jahat (mens rea) dan tindakan melawan hukum (actus reus), sebagaimana diatur dalam Pasal 30, 35, dan 51 Undang-Undang ITE serta Pasal 378 KUHP. Hakim mempertimbangkan kerugian korban, modus operandi pelaku, dan alat bukti digital dalam menjatuhkan hukuman pidana. Penelitian ini menegaskan urgensi penegakan hukum siber dan perlindungan data pribadi dalam era digital.

STRUKTUR KOMUNITAS GASTROPODA DI LINGKUNGAN TAMBAK TRADISIONAL KOTA TARAKAN PROVINSI KALIMANTAN UTARA

SAPARIYANI
2025 · Thesis · Open Access

Pond waters are one of the artificial ecosystems that play a crucial role in supporting aquaculture activities. This study aims to determine the structure of the gastropod community and the relationship between substrate composition and water quality on the abundance and diversity of gastropod species in the traditional ponds of Tarakan City, North Kalimantan. The research was conducted from January to March 2025 using a descriptive method with a quantitative approach. Station and sampling point selection was conducted using purposive sampling based on vegetation characteristics, substrate, and human activities around the location. Gastropod and sediment samples were collected at three research stations, each with five observation points (1x1-meter plots), along with measurements of water physical-chemical parameters (temperature, salinity, pH, and dissolved oxygen). Gastropod species identification was conducted morphologically in the laboratory. The results showed six gastropod species belonging to two families, Potamididae and Neritidae, with Pirenella alata as the most dominant species. The highest diversity index value was found at station 1, with h' = 1.31, classified as moderate diversity, while stations 2 and 3 had h' values of 0.51 and 0.52, respectively, classified as low diversity. The dominance index showed low dominance at station 1 (c = 0.36) and high dominance at stations 2 and 3 (c = 0.68 and c = 0.74). The evenness index indicated stable values at stations 1 and 2, but low values at station 3. Environmental factors such as temperature, pH, and DO were within the optimal range for gastropod life, while salinity showed extreme fluctuations that were likely to have influenced species distribution and diversity. These findings highlight the importance of managing pond environmental quality and using gastropods as biological indicators in evaluating aquatic ecosystem conditions.

PENGARUH KONFLIK PERAN GANDA DAN STRES KERJA TERHADAP KINERJA DOSEN WANITA DIMEDIASI OLEH KESEIMBANGAN KERJA KELUARGA PADA UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN

SITI MAIMUNAH
2025 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konflik peran ganda dan stres kerja terhadap kinerja dosen perempuan, dengan keseimbangan kerja-keluarga sebagai variabel mediasi, dalam konteks Universitas Borneo Tarakan. Pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori digunakan, dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner tertutup berbasis skala Likert. Sebanyak 150 dosen perempuan yang telah berkeluarga dijadikan responden, dan data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling dengan pendekatan Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik peran ganda berpengaruh langsung dan signifikan terhadap kinerja, sedangkan stres kerja tidak berpengaruh langsung. Namun, kedua variabel tersebut terbukti memiliki pengaruh tidak langsung yang signifikan terhadap kinerja melalui mediasi keseimbangan kerja-keluarga. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya peran keseimbangan hidup dalam menjaga performa akademik dosen perempuan, khususnya dalam menghadapi tekanan peran ganda dan stres kerja. Penelitian ini memberikan implikasi teoritis dalam memperkuat model mediasi psikososial serta implikasi praktis bagi institusi pendidikan tinggi untuk merancang kebijakan kerja yang responsif gender. Keterbatasan penelitian terletak pada konteks spesifik wilayah perbatasan yang dapat memengaruhi generalisasi hasil, sehingga disarankan penelitian selanjutnya dilakukan dengan cakupan lebih luas dan mempertimbangkan variabel moderator seperti dukungan organisasi atau efikasi diri.

PENGARUH CITRA MEREK, HARGA, DAN KEPERCAYAAN TERHADAP NIAT BELI TIKET SECARA ONLINE

RUSDIANSYAH
2025 · Thesis · Open Access

Perubahan gaya hidup masyarakat yang semakin bergantung pada teknologi digital telah mendorong pergeseran signifikan dalam perilaku konsumen, terutama dalam hal pembelian tiket secara online. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif pengaruh citra merek, harga, dan kepercayaan terhadap niat beli konsumen dalam melakukan pemesanan tiket secara online, dengan studi kasus di Kalimantan Utara. Citra merek mencerminkan persepsi konsumen terhadap reputasi dan keunggulan penyedia layanan; harga mencerminkan penilaian rasional konsumen terhadap nilai tukar dan manfaat yang diperoleh; sedangkan kepercayaan mencerminkan keyakinan terhadap keamanan, integritas, dan reliabilitas platform digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan teknik purposive sampling. Data primer dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 280 responden yang memiliki pengalaman dalam melakukan pembelian tiket secara online. Instrumen penelitian divalidasi melalui pengujian reliabilitas dan validitas konstruk. Analisis data dilakukan dengan metode Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (PLS) menggunakan perangkat lunak SmartPLS versi 3.0. Hasil analisis menunjukkan bahwa citra merek berpengaruh positif dan signifikan terhadap persepsi harga dan kepercayaan konsumen. Selanjutnya, baik harga maupun kepercayaan memiliki pengaruh yang kuat terhadap niat beli konsumen. Hal ini menunjukkan bahwa pembentukan citra merek yang positif dan peningkatan tingkat kepercayaan terhadap platform digital merupakan strategi penting untuk mendorong keputusan pembelian dalam ekosistem e-commerce, khususnya di sektor penjualan tiket. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dalam pengembangan literatur pemasaran digital serta kontribusi praktis bagi pelaku bisnis dalam merancang strategi komunikasi dan penetapan harga yang lebih adaptif, kontekstual, dan berbasis perilaku konsumen lokal

ANALISIS FAKTOR INSTRINSIK YANG BERHUBUNGAN DENGAN MINAT PENGGUNAAN IMPLAN DI KOTA TARAKAN

DEVI WULANDARI
2025 · Thesis · Open Access

Kontrasepsi implan merupakan salah satu metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) yang memiliki efektivitas tinggi dalam mencegah kehamilan. Namun, tingkat penggunaannya masih tergolong rendah. Hal ini disebabkan kurangnya minat penggunaan implan, yang dapat dipengaruhi oleh faktor intrinsik seperti usia, pendidikan, paritas, dan pengetahuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor instrinsik yang berhubungan dengan minat penggunaan kontrasepsi implan di Rumah Sakit Umum Carsa Kota Tarakan. Desain penelitian ini adalah survei analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu nifas sebanyak 88 responden yang diperoleh melalui teknik accidental sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman Rho untuk mengetahui hubungan antara variabel. Hasil penelitian, terdapat hubungan yang signifikan antara variabel usia (p = 0.033, r= 0.227) dan paritas (p = 0.042, r= 0.217) yang menunjukkan korelasi lemah dan arah hubungan positif, serta terdapat hubungan yang signifikan antara variabel pengetahuan (p = 0.000, r= 0.600) yang menunjukkan korelasi kuat dan arah hubungan positif dengan minat penggunaan implan. Sementara itu, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara variabel pendidikan dengan minat penggunaan implan (p = 0.674, r= 0.045). Dapat disimpulkan faktor intrinsik seperti usia, paritas, dan pengetahuan memiliki hubungan yang signifikan terhadap minat penggunaan kontrasepsi implan di Rumah Sakit Umum Carsa Kota Tarakan. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan edukasi dan konseling intensif oleh tenaga kesehatan untuk meningkatkan pemahaman ibu nifas mengenai kelebihan dan kekurangan serta indikasi dan kontraindikasi implan sebagai metode kontrasepsi jangka panjang.

Penegakkan Hukum Administrasi Terhadap Pengedaran Sediaan Farmasi Tanpa Izin

SAFIRA ASMIRA
2025 · Thesis · Open Access

ABSTRAK PENEGAKKAN HUKUM ADMINISTRASI TERHADAP PENGEDARAN SEDIAAN FARMASI TANPA IZIN Peredaran sediaan farmasi tanpa izin merupakan bentuk pelanggaran hukum di sektor kesehatan yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat, menurunkan mutu pelayanan kesehatan, serta melemahkan kepercayaan publik terhadap sistem pengawasan negara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaturan hukum mengenai pengedaran sediaan farmasi tanpa izin di Indonesia serta menganalisis penerapan sanksi administratif terhadap pelaku usaha yang melanggar ketentuan tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode yuridis normatif, Penelitian ini menggunakan pendekatan perundang-undangan (statute approach), Pendekatan konseptual (conseptual approach), Pendekatan Historis (historical approach), Pendekatan Komporatif (comporative approach). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2021, dan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintah, menjadi dasar hukum, dan penerapan dalam penegakkan administratif sesuai dengan Pasal 283 ayat (4) dan ayat (5), Undang-Undang Nomor 17 tahun 2023, berupa teguran tertulis, denda administratif, perintah penarikan produk dari peredaran, perintah pemusnahan produk, penghentian sementara kegiaatan produk atau distribusi, dan pencabutan izin.

Penerapan Teknik Pernapasan Buteyko Terhadap Perubahan Pola Napas Pada Anak Dengan Asma Bronkhial

RESTY INDRIAWATI
2025 · Thesis · Open Access

Latar Belakang: Asma kini menjadi salah satu masalah kesehatan yang berdampak besar terhadap kualitas hidup, terutama pada kelompok anak-anak. Anak-anak termasuk kelompok yang paling rentan terhadap asma karena sistem imun dan struktur anatomi saluran napas mereka masih dalam tahap perkembangan, sehingga lebih sensitif terhadap alergen, polusi udara, dan infeksi pernapasan. Penanganan asma umumnya bersifat farmakologis, namun diperlukan alternatif intervensi nonfarmakologis yang aman, efektif, dan aplikatif dalam praktik keperawatan salah satunya teknik pernapasan Buteyko. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan teknik pernapasan Buteyko terhadap perubahan pola napas pada pasien anak dengan asma bronkhial, serta menilai efektivitas intervensi dalam konteks asuhan keperawatan. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus deskriptif pada 2 responden anak berusia 11 dan 13 tahun dengan diagnosis asma dan masalah pola napas tidak efektif. Hasil: Hasil penerapan intervensi teknik pernapasan Buteyko selama 5x24jam pada An.G dan An. A menunjukkan rata-rata penurunan frekuensi napas yaitu 4x/menit. Kesimpulan: Teknik pernapasan Buteyko terbukti sebagai intervensi nonfarmakologis yang efektif dalam memperbaiki pola napas tidak efektif pada pasien anak dengan asma bronkhial.

Pemanfaatan Bunga Senduduk (Melastoma malabathricum L.) Sebagai Indikator Alami Mengidentifikasi Kandungan Boraks Pada Jajanan Bakso Di Lingkungan SMP Kota Tarakan Dan Potensinya Pada Pembelajaran IPA

FEBIANA YOHANES
2025 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk: 1). Mengetahui pengaruh ekstrak bunga senduduk (Melastoma malabathricum L.) dalam mengidentifikasi kandungan boraks pada jajanan bakso, 2). Mengidentifikasi jajanan bakso yang dijual di lingkungan Sekolah Menengah Pertama di Kota Tarakan yang mengandung boraks, 3). Mengetahui potensi pemanfaatan hasil uji ekstrak bunga senduduk (Melastoma malabathricum L.) sebagai bahan ajar dalam pembelajaran IPA. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan menggunakan tiga variasi konsentrasi ekstrak bunga senduduk sebagai indikator alami. Analisis data yang digunakan meliputi Uji Prasyarat (Uji Normalitas dan Homogenitas), Uji Hipotesis (Anova Satu Arah) dan Uji Lanjut (Duncan). Hasil penelitian menunjukan bahwa konsentrasi ekstrak bunga senduduk pada perlakuan L1, L2 dan L3 efektif untuk mendeteksi kandungan boraks pada kadar 0,1%, 0,5% dan 1%. Uji terhadap sampel jajanan bakso yang diperoleh dari beberapa Sekolah Menengah Pertama Negeri di Kota Tarakan menunjukkan hasil negatif terhadap kandungan boraks. Berdasarkan temuan ini, hasil penelitian berpotensi dimanfaatkan sebagai sumber belajar bagi peserta didik kelas VIII SMP khususnya pada materi Makanan dan Sistem Pencernaan Makanan.

Pemanfaatan Kulit Buah Rambutan (Nephelium Lappaceum L.) Dalam Mengidentifikasi Kandungan Boraks Pada Ayam Potong Yang Dijual Di Pasar Kota Tarakan Dan Potensinya Pada Pembelajaran IPA

KARLINA DEWIANSYAH
2025 · Thesis · Open Access

Boraks merupakan bahan kimia yang masih ditemukan penggunaanya pada makanan sehingga diperlukan metode identifikasi yang sederhana, murah dan ramah lingkungan. Rumusan masalah dalam penelitian ini: 1). Bagaimana hasil uji kadar ekstrak kulit buah rambutan dalam mengidentifikasi kandungan boraks pada pangan ayam potong, 2). Bagaimana hasil uji kandungan boraks pada pangan ayam potong yang dijual di pasar Kota Tarakan dan 3). Bagaimana potensi implementasi dari hasil uji tanaman kulit buah rambutan pada pembelajaran IPA. Penelitian ini bertujuan: 1). Menentukan formulasi atau kadar ekstrak kulit buah rambutan dalam mendeteksi kandungan boraks pada pangan ayam potong, 2). Mengidentifikasi kandungan boraks pada pangan ayam potong yang dijual di pasar Kota Tarakan dan 3). Mengidentifikasi potensi penerapannya pada pembelajaran IPA. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian eksperimen dengan memberikan empat perlakuan indikator alami (kadar konsentrasi ekstrak kulit buah rambutan). Analisis data yang dilakukan berupa deskriptif kualitatif yaitu mendeskripsikan hasil pengamatan perubahan warna ekstrak kulit buah rambutan terhadap kadar boraks pada sampel pangan ayam potong, kemudian data disajikan dalam bentuk tabel dan uraian naratif untuk penarikan kesimpulan. Adapun potensi implementasi pada pembelajaran IPA dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa konsentrasi ekstrak kulit buah rambutan yang paling efektif dalam mendeteksi keberadaan boraks adalah pada ekstrak L1 (5 g kulit buah rambutan + 5 ml aquades). Ekstrak ini mampu mendeteksi boraks pada konsentrasi 0,1%, 1% dan 10%, sebagaimana ditunjukan dalam tabel data hasil pengamatan terhadap pemberian ekstrak kulit buah rambutan pada daging ayam potong yang mengandung berbagai kadar boraks. Penerapan ekstrak kulit buah rambutan sebagai indikator deteksi boraks menunjukan bahwa seluruh sampel pangan ayam potong yang dijual di pasar Kota Tarakan tidak mengandung boraks. Berdasarkan analisis pemanfaatan hasil penelitian, temuan ini berpotensi dimanfaatkan sebagai sumber belajar bagi peserta didik kelas VIII SMP, khususnya pada materi pembelajaran 2.1 “Makanan dan Sistem Pencernaan Makanan”, subbab 2.1.1 tentang Zat Aditif.

Analisis Kriminologi tentang Tindak Pidana Pencurian Sarang Burung Walet (Studi Kasus di Desa Tanah Merah Barat)

RICA DIANTI
2025 · Thesis · Open Access

ABSTRAK ANALISIS KRIMINOLOGI TENTANG TINDAK PIDANA PENCURIAN SARANG BURUNG WALET (STUDI KASUS DI DESA TANAH MERAH BARAT) Penelitian ini menganalisis tindak pidana pencurian sarang burung walet dari perspektif kriminologi, dengan fokus pada studi kasus di Desa Tanah Merah Barat, Kecamatan Tana Lia, Kabupaten Tana Tidung. Pencurian sarang burung walet menjadi kejahatan yang sering terjadi karena nilai ekonominya yang tinggi dan sistem keamanan di lokasi usaha yang lemah. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi faktor-faktor penyebab pencurian sarang burung walet dan menganalisis upaya pencegahan yang dilakukan oleh Polsek Tana Lia. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner terhadap 40 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindak pidana pencurian sarang burung walet disebabkan oleh faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi latar belakang ekonomi lemah, rendahnya tingkat pendidikan serta rendahnya kesadaran hukum dan nilai moral pelaku. Faktor eksternal mencakup ketiadaan sistem keamanan modern seperti CCTV dan alarm, struktur bangunan yang lemah, minimnya bukti dan saksi mata, kurangnya koordinasi antar pemilik gedung walet, serta lemahnya pengawasan langsung di lokasi sarang oleh pemilik gedung. Upaya Polsek Tana Lia dalam mencegah tindak pidana ini meliputi langkah preventif seperti penyuluhan Program Harkamtibmas, himbauan pemasangan CCTV, patroli malam rutin, serta koordinasi dengan pemilik gedung dan warga. Secara represif, Polsek menindaklanjuti laporan masyarakat melalui penyelidikan dan pengumpulan informasi, penangkapan pelaku, serta koordinasi dengan pemerintah desa, meskipun masih menghadapi kendala seperti minimnya alat bukti. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan sistem keamanan, edukasi hukum, serta penguatan kerja sama antara masyarakat dan aparat penegak hukum untuk mencegah pencurian sarang burung walet secara lebih efektif.

EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MODEL TWO STAY TWO STRAY BERBANTUAN MEDIA ALAT PERAGA TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS VIII SMP NEGERI 8 TARAKAN

MENI MAYLIN
2025 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model Two Stay Two Stray (TSTS) berbantuan media alat peraga terhadap hasil belajar IPA siswa kelas VIII SMP Negeri 8 Tarakan. Latar belakang penelitian didasari rendahnya pemahaman siswa pada materi sistem ekskresi yang bersifat abstrak, serta kurangnya pemanfaatan alat peraga laboratorium IPA. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yakni VIII-3 sebagai kelas eksperimen yang mendapat pembelajaran TSTS berbantuan alat peraga, dan VIII-4 sebagai kelas kontrol dengan pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian berupa tes pilihan ganda berjumlah 25 soal yang telah divalidasi. Analisis data menggunakan uji t independen dengan bantuan SPSS 22, serta perhitungan N-Gain untuk mengukur peningkatan hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata posttest kelas eksperimen (88,77) lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol (71,85), dengan kategori efektivitas N-Gain berada pada tingkat “sedang”. Ketuntasan klasikal kelas eksperimen mencapai 88,47% dan memenuhi kriteria efektivitas pembelajaran, sedangkan kelas kontrol hanya mencapai 23,06%. Uji hipotesis menghasilkan nilai signifikansi 0,000 0,05, yang menunjukkan adanya pengaruh signifikan penerapan model TSTS berbantuan alat peraga terhadap hasil belajar IPA. Dengan demikian, penerapan model TSTS yang dipadukan dengan media alat peraga efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep dan pencapaian hasil belajar IPA siswa, khususnya pada materi sistem ekskresi

Deskripsi Penguasaan Kosakata Peserta Didik Kelas III-A Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Di SDN 015 Tarakan

VIDELINA NOVIANTI TOWE
2025 · Thesis · Open Access

Penguasaan kosakata merupakan salah satu aspek fundamental dalam keterampilan berbahasa yang memengaruhi kemampuan siswa dalam memahami dan menggunakan bahasa secara efektif, baik secara lisan maupun tulisan. Berdasarkan observasi awal dan wawancara dengan wali kelas III-A di SDN 015 Tarakan, ditemukan bahwa masih terdapat siswa yang mengalami kesulitan dalam memahami makna kata, terutama ketika dihadapkan pada kosakata baru yang jarang mereka temui. Penelitian ini dengan metode kuantitatif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan tujuan untuk mendeskripsikan penguasaan kosakata peserta didik kelas III-A SDN 015 Tarakan. Sampel penelitian berjumlah 27 siswa yang diambil dengan teknik sampel jenuh, karena seluruh populasi dijadikan subjek. Teknik pengumpulan data menggunakan tes pilihan ganda sebanyak 30 butir soal, validator memberikan masukan dan koreksi terhadap beberapa soal, terutama dari segi penggunaan bahasa agar lebih mudah di pahami peserta didik. Setelah dilakukan revisi berdasarkan saran validator, seluruh soal dinyatakan layak dan valid untuk digunakan dalam penelitian ini. yang dikembangkan berdasarkan empat indikator utama: sinonim, antonim, istilah kata, dan melengkapi kalimat. Validitas isi instrumen tes soal pilihan ganda dilakukan melalui validator ahli, sedangkan reliabilitas diuji menggunakan Cronbach’s Alpha dengan dibandingkan dengan taraf signifikansi 0,05 sebagai batas pengambilan keputusan hasil Cronbach’s Alpha 0,866 yang menunjukkan bahwa instrumen sangat reliabel. Data dianalisis secara manual menggunakan statistik deskriptif dengan bantuan Microsoft Excel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 22% siswa memiliki penguasaan kosakata kategori tinggi, 48% berada dalam kategori sedang, dan 30% berada dalam kategori rendah. Secara umum, penguasaan kosakata siswa berada dalam kategori sedang. Hal ini mengindikasikan perlunya penggunaan strategi pembelajaran yang lebih kontekstual dan interaktif agar seluruh peserta didik dapat mengembangkan kemampuan kosakata mereka secara lebih optimal dan merata.

WORD CHAIN GAME AS A LEARNING MEDIA TO IMPROVE VOCABULARY MASTERY AT THE EIGHT GRADE STUDENTS OF SMP NEGERI 7 TARAKAN

AGNESI RANGGA
2025 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan penguasaan kosakata siswa melalui permainan Word Chain sebagai media pembelajaran dan juga untuk mengetahui tanggapan siswa terhadap penggunaan permainan word chain didalam kelas. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII-9 SMP Negeri 7 Tarakan, dengan jumlah 31 Siswa. Terdapat dua siklus dalam penelitian ini, dan setiap siklus terdiri dari tiga kali pertemuan yang meliputi perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Pada siklus pertama terdapat 15 siswa yang berhasil mencapai kriteria ketuntasan (KKTP) dengan nilai persentase 48%, sedangkan 16 siswa dengan persentase 52% belum mencapai kriteria ketuntasan (KKTP). Pada siklus kedua, terdapat 27 siswa yang mencapai kriteria kesuksesan (KKTP) dengan persentase 87% dan 4 siswa lainnya tidak mencapai kriteria kesuksesan (KKTP) dengan persentase 13%. Selain itu, observasi terhadap guru dan siswa juga mengalami peningkatan, yang menunjukkan tanggapan siswa terhadap permainan Word Chain. Siklus pertama, lembar observasi siswa mendapatkan score tinggi dipertemuan ketiga pada persentase 74% dengan kategori cukup dan siklus kedua dengan perkembangan yang sangat baik, mendapatkan nilai persentase 91% dengan kategori sangat baik. Disimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran permainan Word Chain dapat meningkatkan penguasaan kosakata siswa di kelas VIII-9 SMP Negeri 7 Tarakan. This study aimed to improve students' vocabulary mastery through the Word Chain game as a learning media and to know the students' responses to the use of the word chain game in the classroom. The research method used was Classroom Action Research (CAR), involving 31 eighth-grade students from VIII-9 at SMP Negeri 7 Tarakan. There were two cycles in this study, and each cycle consisted of three meetings that included stages of planning, action, observation, and reflection. In the first cycle, 15 students successfully achieved the mastery criteria of learning objective with a percentage of 48%, while 16 students with a percentage of 52% did not achieve the mastery criteria. In the second cycle, the number of students meeting the criteria increased significantly to 27 students (87%), with only 4 students (13%) still below the expected standard. Observational data also indicated improvement in classroom engagement. Student observation scores rose from 74% in the “fair” category during the final meeting of the first cycle to 91% in the “very good” category in the second cycle. It was concluded that the use of the Word Chain game as a learning medium could enhance students’ vocabulary mastery in Grade VIII-9 at SMP Negeri 7 Tarakan.

THE EFFECTIVENESS OF BRAINWRITING STRATEGY TO ENHANCE STUDENT WRITING SKILLS OF DESCRIPTIVE TEXT AT ELEVENTH GRADE OF SMAN 3 TARAKAN

RONALD SIMON KURU
2025 · Thesis · Open Access

Writing is one of the important skills in English that is often difficult for students, especially in composing descriptive texts. Therefore, it is necessary to implement creative and effective learning strategies. This study aims to find out how much influence the brainwriting strategy has on the ability to write descriptive texts of grade XI students at SMAN 3 Tarakan. This study uses a pre-experimental method with a one-group pretest-posttest design. The subject of the study was grade XI students of SMAN 3 Tarakan, with a sample of 34 students from grades XI-D. The data collection instrument is in the form of a written test consisting of a pre-test and post-test. Data analysis was carried out using the SPSS version 23.0 program. The results of the analysis showed that the average pre-test score was 48.12 and increased to 66.98 in the post-test. Based on the results of the paired sample t-test, a significance value of 0.000 was obtained, which means it is smaller than 0.05. This indicates that the alternative hypothesis is accepted, while the null hypothesis is rejected. Thus, the use of brainwriting strategies has proven to be effective in improving the descriptive text writing skills of grade XI students at SMAN 3 Tarakan.

HUBUNGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF BERBASIS POWERPOINT TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 3 TARAKAN

AGUSTINA
2025 · Thesis · Open Access

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara penggunaan multimedia interaktif berbasis PowerPoint oleh siswa kelas VIII di SMP Negeri 3 Tarakan dan motivasi belajar mereka. Desain penelitian korelasi kuantitatif digunakan dalam penelitian ini. Populasi penelitian terdiri dari 225 siswa, dan 69 siswa dipilih sebagai sampel menggunakan rumus Slovin. Alat yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah kuesioner motivasi belajar siswa dan kuesioner multimedia interaktif berbasis PowerPoint untuk mengukur motivasi siswa dalam mempelajari materi. Dengan bantuan Program Statistik, uji Pearson Product Moment digunakan untuk menganalisis data yang terkumpul. Hasil analisis menunjukkan nilai koefisien korelasi moderat sebesar 0.450 dengan tingkat signifikansi 0.00 0.05. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara multimedia interaktif berbasis PowerPoint dengan motivasi belajar siswa. Hasil penelitan menyimpulkan bahwa multimedia interaktif berbasis PowerPoint berkontribusi positif terhadap peningkatan motivasi belajar siswa.

Kesulitan Guru Dalam Mengimplementasikan Kurikulum Merdeka Di SMA Kota Tarakan

SITI FATIMAH
2025 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kesulitan yang dihadapi guru Biologi dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka di SMA Kota Tarakan. Latar belakang penelitian berangkat dari fenomena bahwa meskipun Kurikulum Merdeka memberikan fleksibilitas pembelajaran, guru masih menghadapi hambatan pada tahap perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek tujuh guru Biologi di SMA Negeri dan Swasta Kota Tarakan. Data dikumpulkan melalui wawancara semi terstruktur dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik Braun & Clarke (2021). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada perencanaan pembelajaran, guru kesulitan menurunkan Capaian Pembelajaran (CP) menjadi Tujuan Pembelajaran (TP) yang terukur, menyesuaikan model dan metode pembelajaran dengan karakter siswa, serta menyusun modul ajar berdiferensiasi. Pada pelaksanaan pembelajaran, kendala meliputi penerapan model dan metode pembelajaran aktif, pemanfaatan teknologi yang belum optimal, keterbatasan sarana prasarana, tantangan pembelajaran berdiferensiasi, dan pengelolaan waktu Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Pada penilaian Pembelajaran, guru mengalami kesulitan dalam asesmen formatif, keterbatasan referensi instrumen penilaian, serta pelaksanaan remedial terkait kebijakan kenaikan kelas. Temuan ini mengindikasikan bahwa faktor internal seperti pemahaman guru terhadap komponen kurikulum dan faktor eksternal seperti sarana prasarana serta kebijakan sekolah memengaruhi keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka.

Kajian Etnobotani Ritual Adat Suku Bugis Di Desa Tanjung Aru Kecamatan Sebatik Timur dan Keterkaitannya Dalam Pembelajaran Biologi

NOVITASARI
2025 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi jenis tumbuhan yang digunakan dalam ritual adat pernikahan Suku Bugis di Desa Tanjung Aru beserta pemanfaatannya, dan (2) mengetahui keterkaitan temuan tersebut dengan pembelajaran biologi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan naratif, yang berfokus pada pemahaman terhadap fenomena sosial berupa pemanfaatan tumbuhan dalam ritual adat pernikahan masyarakat Suku Bugis di Desa Tanjung Aru. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Subjek penelitian dipilih menggunakan metode non-probability sampling dengan teknik snowball sampling, yang melibatkan empat orang responden. Analisis data dilakukan melalui teknik pengodean, yaitu dengan mentranskripsikan data lapangan terkait jenis tumbuhan yang digunakan dalam ritual adat serta pemanfaatannya. Data tersebut kemudian disajikan dalam bentuk tabel, gambar, dan uraian naratif untuk mendukung penarikan kesimpulan. Adapun keterkaitannya dengan pembelajaran biologi dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Suku Bugis di Desa Tanjung Aru masih melaksanakan tahapan-tahapan ritual pernikahan, antara lain: mapettu ada, mappasau, mapasili, mappacci, maduppa botiing, mapanre temme, mappasikarawa, dan maparola. Bagian tumbuhan yang paling banyak digunakan dalam ritual tersebut adalah buah, sedangkan bagian yang paling sedikit digunakan adalah biji dan bunga. Pengolahan tumbuhan dilakukan dengan cara dicuci, dan beberapa jenis tumbuhan digunakan tanpa proses pengolahan terlebih dahulu. Berdasarkan hasil analisis, keterkaitan antara penelitian ini dan pembelajaran biologi sangat relevan, khususnya pada kelas X Fase E. Penelitian ini sesuai dengan materi keanekaragaman makhluk hidup, interaksi, dan peranannya dalam ekosistem, yakni pada kompetensi dasar 3.1 (mengidentifikasi dan mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan ciri-cirinya) dan 3.2 (menjelaskan keanekaragaman hayati dan perannya dalam kehidupan).