Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2025Versi 1

Pemanfaatan Kulit Buah Rambutan (Nephelium Lappaceum L.) Dalam Mengidentifikasi Kandungan Boraks Pada Ayam Potong Yang Dijual Di Pasar Kota Tarakan Dan Potensinya Pada Pembelajaran IPA

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•PENDIDIKAN BIOLOGI•1 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Boraks merupakan bahan kimia yang masih ditemukan penggunaanya pada makanan sehingga diperlukan metode identifikasi yang sederhana, murah dan ramah lingkungan. Rumusan masalah dalam penelitian ini: 1). Bagaimana hasil uji kadar ekstrak kulit buah rambutan dalam mengidentifikasi kandungan boraks pada pangan ayam potong, 2). Bagaimana hasil uji kandungan boraks pada pangan ayam potong yang dijual di pasar Kota Tarakan dan 3). Bagaimana potensi implementasi dari hasil uji tanaman kulit buah rambutan pada pembelajaran IPA. Penelitian ini bertujuan: 1). Menentukan formulasi atau kadar ekstrak kulit buah rambutan dalam mendeteksi kandungan boraks pada pangan ayam potong, 2). Mengidentifikasi kandungan boraks pada pangan ayam potong yang dijual di pasar Kota Tarakan dan 3). Mengidentifikasi potensi penerapannya pada pembelajaran IPA. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian eksperimen dengan memberikan empat perlakuan indikator alami (kadar konsentrasi ekstrak kulit buah rambutan). Analisis data yang dilakukan berupa deskriptif kualitatif yaitu mendeskripsikan hasil pengamatan perubahan warna ekstrak kulit buah rambutan terhadap kadar boraks pada sampel pangan ayam potong, kemudian data disajikan dalam bentuk tabel dan uraian naratif untuk penarikan kesimpulan. Adapun potensi implementasi pada pembelajaran IPA dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa konsentrasi ekstrak kulit buah rambutan yang paling efektif dalam mendeteksi keberadaan boraks adalah pada ekstrak L1 (5 g kulit buah rambutan + 5 ml aquades). Ekstrak ini mampu mendeteksi boraks pada konsentrasi 0,1%, 1% dan 10%, sebagaimana ditunjukan dalam tabel data hasil pengamatan terhadap pemberian ekstrak kulit buah rambutan pada daging ayam potong yang mengandung berbagai kadar boraks. Penerapan ekstrak kulit buah rambutan sebagai indikator deteksi boraks menunjukan bahwa seluruh sampel pangan ayam potong yang dijual di pasar Kota Tarakan tidak mengandung boraks. Berdasarkan analisis pemanfaatan hasil penelitian, temuan ini berpotensi dimanfaatkan sebagai sumber belajar bagi peserta didik kelas VIII SMP, khususnya pada materi pembelajaran 2.1 “Makanan dan Sistem Pencernaan Makanan”, subbab 2.1.1 tentang Zat Aditif.

Kata kunci

Ayam Potong, Boraks, Kulit Buah Rambutan (Nephelium Lappaceum L.), Pembelajaran IPA.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Pemanfaatan Kulit Buah Rambutan (Nephelium Lappaceum L.) Dalam Mengidentifikasi Kandungan Boraks Pada Ayam Potong Yang Dijual Di Pasar Kota Tarakan Dan Potensinya Pada Pembelajaran IPA2025 · oai:ais:skripsi:7604