NORASIAH
2025 · Thesis · Open Access
Peran gender dan stres kerja merupakan faktor yang dapat memengaruhi kinerja tenaga kesehatan, khususnya perawat. Dalam lingkungan rumah sakit, perbedaan peran gender sering kali memengaruhi kepuasan dan kinerja, sementara stres kerja dapat menjadi hambatan dalam pencapaian kinerja optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh peran gender dan stres kerja terhadap kinerja perawat dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner dari 140 perawat di RSUD dr. H. Jusuf SK Provinsi Kalimantan Utara menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan metode Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran gender berpengaruh positif terhadap kinerja dan kepuasan kerja perawat, sedangkan stres kerja tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja dan kepuasan kerja perawat. Selain itu, kepuasan kerja terbukti memediasi hubungan antara peran gender dan kinerja, tetapi tidak memediasi hubungan antara stres kerja dan kinerja. Temuan ini menguatkan bahwa kepuasan kerja memiliki peran penting dalam meningkatkan kinerja perawat, terutama dalam konteks peran gender. Secara praktis, hasil penelitian ini memberikan implikasi bagi manajemen rumah sakit untuk mengembangkan kebijakan yang lebih inklusif terkait peran gender serta strategi pengelolaan stres guna meningkatkan kinerja tenaga perawat. Dengan demikian, RSUD dr. H. Jusuf SK Provinsi Kalimantan Utara dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih suportif dan kondusif bagi seluruh tenaga kesehatan.
MUHAMMAD ICHSAN ALIMIN
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja karyawan, pengaruh budaya organisasi terhadap motivasi, pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja karyawan, pengaruh motivasi dalam memediasi hubungann budaya organisasi dengan kinerja karyawan. Penelitian ini menggunakan model analisis SEMPLS. Metode pengambilan sampel yaitu seluruh karyawan yang bekerja pada 5(liima) UPT Bapenda Provinsi Kalimantan Utara. Teknik analisis yang digunakan adalah Partial Least Square (PLS) dengan bantuan program komputer SmartPLS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa budaya organisasi berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan. Budaya organisasi berpengaruh positif terhadap motivasi. Motivasi berpengaruih positif terhadap kinerja karyawan. Budaya organisasi yang dimediasi oleh motivasi kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Kinerja karyawan yang dimediasi oleh motivasi berpengaruh positif terhadap organisasi. Impikasi praktis bagi pengelola organisasi untuk memprioritaskan pembentukan budaya organissi yang mendukung dan program peningkatan motivasi kerja juga membuka peluang untuk eksplorasi guna meningkatkan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai hubungan kausal antar variabel.
AGUS MUHAMMAD MAULANA
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh disiplin kerja, motivasi kerja, dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai dengan kepemimpinan transformasional sebagai variabel mediasi. Studi ini dilakukan pada Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang diberikan kepada 49 responden, kemudian dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling Partial Least Square (SEM-PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Namun, motivasi kerja dan lingkungan kerja tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Kepemimpinan transformasional juga tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Selain itu, disiplin kerja dan lingkungan kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kepemimpinan transformasional, sedangkan motivasi kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepemimpinan transformasional. Analisis peran mediasi menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional tidak berperan signifikan dalam memediasi hubungan antara disiplin kerja, motivasi kerja, atau lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai. Hal ini mengindikasikan bahwa pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja lebih bersifat langsung, sementara peran kepemimpinan transformasional sebagai mediator belum terwujud secara optimal pada Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Provinsi Kalimantan Utara.
IWAN SETIAWAN
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh persepsi negara asal, persepsi kualitas, citra merek, dan minat beli, serta mengevaluasi apakah pengguna smartphone asal China di Kota Tarakan memiliki pandangan positif terhadap produk tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dari responden dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM). Studi ini dilakukan pada masyarakat Kota Tarakan, khususnya pengguna smartphone asal China dengan rentang usia 17-45 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingginya jumlah pengguna smartphone asal China di wilayah tersebut mencerminkan kepercayaan masyarakat yang cukup tinggi terhadap produk-produk dari China. Hal ini didukung oleh faktor-faktor seperti reputasi persepsi negara asal, persepsi kualitas, dan citra merek yang positif. Hasil analisis menunjukkan bahwa persepsi negara asal memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli, meskipun tidak berdampak signifikan terhadap citra merek. Sementara itu, persepsi kualitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap citra merek, tetapi tidak terhadap minat beli. Selain itu, persepsi negara asal dan persepsi kualitas secara signifikan memengaruhi minat beli melalui citra merek sebagai variabel mediasi. Temuan ini menegaskan pentingnya peran persepsi negara asal, persepsi kualitas, dan citra merek dalam mendorong minat beli konsumen terhadap smartphone asal China di Kota Tarakan.
PEBRYANTO ABDI PUTRA
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan pengawasan intern berbasis risiko yang dilakukan oleh Inspektorat Daerah Kabupaten Tana Tidung dalam pengelolaan keuangan daerah. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara terstruktur, observasi, Focus Group Discussion, dan analisis dokumen, melibatkan individu dengan pengalaman kerja antara 5 hingga 20 tahun. Objek penelitian ini adalah Inspektorat Daerah Kabupaten Tana Tidung yang terletak di Jalan Perintis KM.1, Kecamatan Sesayap, Desa Tideng Pale, Kabupaten Tana Tidung, Provinsi Kalimantan Utara. Informan yang terlibat dalam penelitian ini berjumlah 13 orang, terdiri dari pejabat Inspektorat, sekretaris, inspektur pembantu (Irban) wilayah I, II, III, Kasubbag Program, Perencanaan dan Keuangan, Kasubbag Umum dan Kepegawaian, serta Auditor Ahli Muda dan Auditor Ahli Pertama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan intern berbasis risiko telah dilaksanakan dengan efektif, meskipun terdapat kendala terkait dengan keterbatasan sumber daya manusia yang kompeten, teknologi, dan budaya organisasi yang masih menghambat optimalisasi penerapannya. Penelitian ini menekankan pentingnya pengembangan kapasitas melalui pelatihan dan pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan efektivitas pengawasan. Dengan pendekatan berbasis risiko yang lebih terintegrasi, diharapkan pengelolaan keuangan daerah dapat menjadi lebih transparan dan akuntabel di masa depan.
FITRIA SUCI
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menjawab dua pertanyaan terkait faktor penyebab terjadinya tindak pidana aborsi, serta bagaimana penerapan sanksi hukum terhadap pelaku tindak pidana aborsi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian normatif. Seluruh data yang diperoleh dalam penelitian ini, menggunakan bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier, dianalisis secara kualitatif kemudian disajikan secara deskriptif dengan menjelasakan, menguraikan, serta menganalisis sesuai dengan permasalahanpermasalahan yang ada dalama penelitian ini, berdasarkan hasil penelitian ini, maka penulis menyimpulkan bahwa faktor penyebab terjadinya aborsi faktor sosial, ekonomi, kesehetan, dan hukum serta kehamilan di luar nikah atau usia muda dan kehamilan akibat perkosaan dapat mendorong seseorang melakukan aborsi. Dan terkait penerapan sanksi hukumnya kepada pelaku tindak pidana aborsi yaitu penerapan hukuman sudah tepat dikenakan hukuman penjara, namun impelmentasi putusan hakim tidak sesuai dikarenkan hanya dikenakan penjara 4,5 tahun seharusnya terdakwa bisa dikenakan lebih dari itu karena terdakwa telah melakaukan tindakan aborsi sebanyak tiga kali dan terdakwa bukan dokter spesialis Dokter kandung dan tidak terdaftar di Ikatan Dokter Indonesia (IDI).
DATUK WIJAYA KUSUMA
2025 · Thesis · Open Access
Setiap instansi pemerintah akan selalu dituntut untuk memberikan pelayanan yang maksimal bagi masyarakat, hal demikian tentunya juga berlaku pada Badan Pendapatan Daerah Provinsi Kalimantan Utara. Pelayanan utamanya tidak terlepas dari ukuran kinerja pegawai pada setiap instansi yang ada, yang dapat dipengaruhi oleh kepemimpinan transformasional, kompetensi, dan motivasi kerja. Maka demikian penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran mediasi kepuasan kerja terhadap pengaruh kepemimpinan transformasional, kompetensi, dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif untuk mengukur variabel-variabel terkait, adapun teknik analisis data menggunakan pemanfaatan perangkat lunak SmartPLS versi 4.1.0.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan transformasional, kompetensi, dan motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Kemudian, kepuasan kerja terbukti memediasi hubungan antara variabel-variabel tersebut dengan kinerja pegawai. Secara spesifik, kepemimpinan transformasional dan kompetensi masing-masing memiliki pengaruh langsung dan tidak langsung yang signifikan terhadap kinerja pegawai, melalui kepuasan kerja. Melalui hasil penelitian yang ada data menunjukan bahwa kepemimpinan transformasional, kompetensi, dan motivasi kerja merupakan faktor penting yang dapat meningkatkan kinerja pegawai, baik secara langsung maupun melalui peningkatan kepuasan kerja. Temuan ini memberikan wawasan bagi organisasi dalam mengembangkan strategi untuk meningkatkan kinerja pegawai melalui penguatan faktor-faktor tersebut.
AGUSTINA
2025 · Thesis · Open Access
Lingkungan kerja dan kompensasi merupakan dua faktor penting yang berperan dalam menentukan kinerja karyawan. Kedua faktor ini tidak hanya berpengaruh secara langsung, tetapi juga dapat memengaruhi kinerja melalui variabel lain, seperti kepuasan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan kerja dan kompensasi terhadap kinerja karyawan dengan kepuasan kerja sebagai variabel intervening. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan mengumpulkan data menggunakan kuesioner. Metode pengambilan sampel yang di gunakan adalah teknik purposive sampling dengan menyebarkan kuesioner kepada karyawan PDAM Kota Tarakan sebanyak 120 responden. Dianalisis menggunakan Partial Least Square dengan bantuan Smart PLS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel lingkungan kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan, lingkungan kerja berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja, kompensasi berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan, kompensasi berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja, kepuasan kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan, lingkungan kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan melalui kepuasan kerja sebagai variabel intervening dan kompensasi berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan melalui kepuasan kerja sebagai variabel intervening.
JAMRUDIN
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ketidakpuasan konsumen, dorongan untuk mencari variasi, dan harga produk terhadap perpindahan merek mie instan pada konsumen di Kabupaten Malinau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data yang dikumpulkan melalui kuesioner kepada 360 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode regresi linier berganda untuk menguji hubungan antara variabel-variabel independen dan variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidakpuasan konsumen berpengaruh positif dan signifikan terhadap perpindahan merek mie instan. Hal ini mengindikasikan bahwa konsumen yang merasa tidak puas dengan kualitas, harga, atau manfaat produk lebih cenderung mengganti merek. Dorongan untuk mencari variasi juga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap perpindahan merek, yang mencerminkan kebutuhan konsumen untuk mengeksplorasi produk baru sebagai bentuk respons terhadap kejenuhan. Selain itu, harga produk terbukti memiliki pengaruh positif dan signifikan, yang menunjukkan bahwa sensitivitas harga menjadi salah satu faktor utama dalam keputusan perpindahan merek.
NATANIEL RAPANG
2025 · Thesis · Open Access
Pemerintah Desa sebagai kepanjangan tangan dari Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat memiliki tugas dan tanggungjawab untuk dapat memberikan layanan yang optimal bagi masyarakat Desa melalui penggunaan dana APBDes, sehingga pengelolaan keuangan desa yang akuntabel dan transparan memiliki peran yang strategis untuk memastikan bahwa dana yang dialokasikan untuk pembangunan dan pelayanan publik di desa dapat digunakan secara efektif dan efisien. Selain itu, pengawasan internal juga memiliki peran yang sangat penting dalam pengelolaan keuangan desa. Ini dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh proses, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pelaporan, hingga pertanggungjawaban, dilakukan sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku. Oleh karena itu, penelitian ini mengambil judul “Peran Peningkatan Manajemen SDM dan Pengawasan Internal Pada Pengelolaan Keuangan Desa”. Tujuan penelitian adalah untuk mengkaji dan menganalisis peran peningkatan manajemen SDM dan pengawasan internal pada pengelolaan keuangan desa. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan penelitian secara kuantitatif, yaitu penelitian yang berusaha menjelaskan hubungan kausal dan menguji keterkaitan peran peningkatan manajemen SDM dan pengawasan internal pada pengelolaan keuangan desa. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah metode kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah regresi linier berganda. Model analisis penelitian ini menggunakan metode OLS untuk menguji peran peningkatan manajemen SDM dan pengawasan internal pada pengelolaan keuangan desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Peningkatan sumber daya manusia sebagai ukuran dari keterampilan, kompetensi, pengetahuan, dan kemampuan yang dimiliki oleh individu dalam suatu organisasi atau masyarakat untuk berkontribusi secara efektif terhadap tujuan pemerintah desa memiliki peran dan pengaruh yang signifikan terhadap pengelolaan keuangan Desa. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa pengawasan internal sebagai struktur dan proses yang dirancang untuk memberikan jaminan yang memadai pada organisasi pemerintah desa untuk dapat mencapai tujuannya dengan cara yang efektif dan efisien memiliki peran dan pengaruh yang signifikan terhadap pengelolaan keuangan desa.
ADRIANA
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsistensi antara Perencanaan dan Penganggaran pada Sekretariat Daerah Kabupaten Malinau yang dilihat melalui dokumen Perencanaan dan Penggangaran seperti RPJMD, Renstra, Renja, PPAS dan DPA Sekretariat Daerah Kabupaten Malinau. Hasil analisis tersebut selanjutnya dianalisis dengan menggunakan Matriks Konsolidasi Perencanaan dan penganggaran untuk melihat sejauh mana tingkat konsistensi yang terjadi dan melalui wawancara dilakukan untuk mewujudkan konsistensi antara perencanaan dan penggangaran. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadinya konsistensi baik tujuan dan sasaran pada Renstra, terkait program dan kegiatan pada dokumen perencanaan dan penganggaran sangat konsisten menjadi kunci bagi organisasi dalam mencapai tujuan keuangan dan sasaran strategisnya. Tanpa pendekatan perencanaan dan penganggaran yang konsisten, organisasi mungkin kesulitan memperkirakan pendapatan dan pengeluaran secara akurat, sehingga berpotensi menyebabkan ketidakstabilan keuangan. Dengan menetapkan proses yang konsisten dalam membuat dan memantau anggaran, organisasi dapat mengalokasikan sumber daya dengan lebih baik, mengidentifikasi potensi resiko, dan membuat keputusan yang tepat untuk memastikan kesuksesan finansial jangka panjang.
ENITRIANA TIMAY
2025 · Thesis · Open Access
BPKD Kabupaten Malinau dituntut untuk dapat mencapai tujuan organisasi yang dikoordinasikan oleh pemimpin transformasional, karena pemimpin adalah seseorang yang akan menggerakkan dan mengarahkan organisasi dalam pencapaian tujuan secara optimal. Selain faktor kepemimpinan, motivasi juga sangat penting dalam meningkatkan kinerja pegawai sebagai kekuatan yang dihasilkan dari keinginan seseorang untuk memuaskan dan memenuhi kebutuhannya. Pegawai negeri sipil di lingkungan BPKD Kabupaten Malinau, yang merupakan episentrum pengelolaan keuangan pemerintahan di Kabupaten Malinau, harus mampu menjadi role model bagi OPD lainnya dengan bekerja secara disiplin, memiliki rasa tanggung jawab dan menaati peraturan-peraturan yang telah ditetapkan oleh organisasi. Oleh karena itu, penelitian ini mengambil judul “Pengaruh Kepemimpinan Transformasional, Motivasi Kerja, dan Disiplin Terhadap Kinerja Pegawai Pada BPKD Kabupaten Malinau”. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, melalui pendekatan yang meneliti terkait masalah sosial berdasarkan pada pengujian sebuah teori yang terdiri dari variabel-variabel, diukur dengan angka dan dianalisis dengan prosedur statistik. Metode kuantitatif yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei, dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner atau angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional sebagai gaya kepemimpinan yang merangsang dan menginspirasi (mentransformasi) pengikutnya untuk hal yang luar biasa memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja pegawai pada BPKD Kabupaten Malinau. Begitu juga dengan motivasi sebagai kekuatan yang ada pada diri seseorang yang mempengaruhi arah, intensitas dan persistensi perilaku pilihannya sendiri memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja pegawai pada BPKD Kabupaten Malinau. Disiplin kerja yang menunjukkan suatu kondisi atau sikap respek yang ada pada diri pegawai terhadap peraturan atau ketepatan organisasi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja pegawai pada BPKD Kabupaten Malinau
GATHOT WISNU WIBOWO
2025 · Thesis · Open Access
UMKM memainkan peran penting dalam pembangunan ekonomi secara global dan nasional. UMKM adalah katalisator utama pertumbuhan ekonomi dan pengentasan kemiskinan karena mereka berkontribusi besar terhadap PDB dan penyerapan tenaga kerja. UMKM terus beradaptasi dengan teknologi dan perubahan pasar untuk meningkatkan daya saingnya sebagai pusat inovasi. Di Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, UMKM berperan strategis dalam mendorong ekonomi lokal melalui berbagai sektor seperti pertanian, perdagangan, jasa, dan kerajinan. Namun, perkembangan UMKM di daerah ini masih menghadapi tantangan, terutama terkait akses pendanaan, infrastruktur pendukung, serta rendahnya literasi keuangan. Bisnis kecil dan menengah (UMKM) gagal berkembang karena kekurangan modal, sedangkan pemahaman yang buruk tentang pengelolaan keuangan menyebabkan keputusan finansial yang buruk. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari bagaimana literasi keuangan dan risiko keuangan berdampak pada kinerja keuangan usaha kecil dan menengah (UMKM) di Kabupaten Malinau. Selain itu, penelitian ini juga menyelidiki peran moderasi akses keuangan dalam hubungan ini. Penelitian ini melibatkan pelaku UMKM di Kabupaten Malinau, dengan total 150 responden yang dipilih secara acak. Metode Modeling Equation Struktural-Partial Least Square (SEM-PLS) digunakan untuk menguji hipotesis. Perangkat lunak SmartPLS versi 3 digunakan untuk melakukan ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja keuangan UMKM, dan risiko keuangan juga berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja keuangan UMKM. Selain itu, akses keuangan terbukti mampu memoderasi secara efektif dan signifikan hubungan antara literasi keuangan dan risiko keuangan terhadap kinerja keuangan UMKM. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan literasi keuangan, pengelolaan risiko keuangan yang efektif, dan serta kemudahan akses terhadap layanan keuangan dapat memperkuat kinerja keuangan UMKM, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di Kabupaten Malinau.
TITUS ARAN
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Kinerja Pegawai terhadap Peningkatan Pelayanan Publik pada Kantor Kecamatan Malinau Barat, serta menguji peran moderasi Jenis Kelamin dalam hubungan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Data diperoleh melalui kuesioner yang melibatkan 37 responden yang merupakan pegawai di Kantor Kecamatan Malinau Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kinerja Pegawai memiliki pengaruh positif signifikan terhadap Peningkatan Pelayanan Publik. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan kinerja pegawai berkontribusi langsung pada perbaikan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Namun, hasil analisis moderasi menunjukkan bahwa Jenis Kelamin tidak memoderasi hubungan antara kinerja pegawai dan peningkatan pelayanan publik. Temuan ini mengindikasikan bahwa kinerja pegawai merupakan faktor utama dalam mendukung pelayanan publik yang berkualitas, sementara perbedaan gender tidak memengaruhi hubungan tersebut secara signifikan. Penelitian ini memperkuat pentingnya pengembangan kompetensi dan motivasi pegawai dalam sektor pemerintahan untuk meningkatkan efektivitas pelayanan publik.
CERIANITA DWI YANTI
2025 · Thesis · Open Access
Sumber daya manusia (SDM) memegang peran penting dalam mendorong suatu organisasi mencapai tujuannya. Pencapaian suatu organisasi sangat bergantung pada kinerja pegawai yang memainkan peranan penting dan dominan dalam setiap aktivitas organisasional. Dalam setiap perusahaan ataupun organisasi, berbagai upaya dilakukan agar tujuan organisasi dapat tercapai melalui peningkatan kinerja pegawai. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Leader Member Exchange (LMX), karakteristik individu, dan lingkungan kerja terhadap kinerja Pegawai Pemeritah Daerah Kabupaten Malinau. Penelitian yang dilakukan ini bersifat kuantitatif untuk meneliti pengaruh dari Leader Member Exchange (LMX), karakteristik individu, dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai di Pemeritah Daerah Kabupaten Malinau. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai negeri sipil Pemerintah Daerah Kabupaten Malinau yang berjumlah 3.190 orang. Proses pengumpulan data dalam penelitian ini dilaksanakan dengan cara yang ilmiah serta metodis, yang mencakup langkah editing, coding, pemberian skor, dan tabulasi. Dalam penelitian ini, metode yang dipilih untuk menganalisis data adalah teknik regresi, dimana alat analisis SPSS menjadi pilihan utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Leader Member Exchange (LMX) dan karakter individu berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, sedangkan lingkungan kerja tidak berpengaruh terhadap kinerja pegawai Pemeritah Daerah Kabupaten Malinau. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa Leader Member Exchange, karakteristik individu, dan lingkungan kerja secara bersama-sama memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai Pemeritah Daerah Kabupaten Malinau. Masing-masing faktor ini memberikan kontribusi berbeda namun saling berinteraksi dalam menciptakan kinerja optimal di tempat kerja.
HARIZA
2025 · Thesis · Open Access
Gaya belajar merupakan salah satu faktor pendukung kemampuan numerasi yang dapat memudahkan dalam proses pembelajaran dan berkomunikasi. Setiap anak mempunyai gaya belajar sendiri-sendiri dan tidak dapat dipaksakan untuk menggunakan gaya belajar yang seragam, sehingga kemampuan numerasi anakpun juga berbeda Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan numerasi siswa berdasarkan gaya belajar. Jenis penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan pengambilan data melalui angket, tes, dan wawancara. Subjek dalam penelitian ini ada tiga peserta didik, satu peserta didik dengan gaya belajar visual. Satu peserta didik dengan gaya belajar auditorial. Satu peserta didik dengan gaya belajar kinestetik. Analisis data melewati tahapan dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa siswa dengan gaya belajar visual cepat tanggap karena siswa dengan gaya belajar visual dapat mengerjakan seluruh soal tes dan memenuhi seluruh indikator kemampuan numerasi. Sedangkan untuk gaya belajar auditorial dan kinestetik cenderung memiliki respon yang sama ketika mendapat soal tes meminta bantuan terhadap guru dan hanya memenuhi dua indikator kemampuan numerasi.
MIA AGUS SAPUTRI
2025 · Thesis · Open Access
Pemberdayaan merupakan proses Panjang yang membangun kemampuan masyarakat dari waktu ke waktu melalui tinfakan nyata yang diambil dalam langkah-langkah kecil. Dalam pemberdayaan masyarakat, masyarakat desa setempat perlu lebih berpartisipasi dan inisiatif ini untuk memberdayakan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemberdayaan masyarakat di Kelompok Tani Takau yang terletak di Desa Sebidai Kecamatan Sesayap Kabupaten Tana Tidung. Metode penentuan sampel pada penelitian ini adalah pengambilan sampel dengan karakteristik tertentu yang ditentukan oleh peneliti. Dan Adapun sampel dalam penelitian ini yaitu anggota kelompok tani takau. Dengan metode pengumpulan data yaitu observasi, dokumentasi, wawancara. Analisis data yang diguankan yaitu deskriptif kualitatif untuk mengungkapkan dan menjelaskan suatu fenomena yang sedang berlangsung. Hasil penelitian ini menemukan bahwa kelompok tani takau mengalami kesulitan dalam mendapatkan bantuan dari pemerintah yang sering kali tidak menanggapi proposal yang diajukan, serta keterbatasan waktu penyuluh dalam melakukan pendamping. Upaya yang di lakukan Kelompok Tani Takau Menyusun proposal bantuan mencakup rencana penggunaan dana dan manfaat yang diharapkan. Selain itu diharapkan penyuluh harus menyempatkan waktu untuk bertemu Kelompok Tani Takau untuk memberi kan materi.
ADE SAFITRI
2025 · Thesis · Open Access
Adanya permasalahan sosial ekonomi tentu akan berpengaruh pada pendapatan petani yang yang ada dalam penelitian ini, bertujuan untuk 1) Untuk mengetahui pendapatan usahatani sawi (Brassica juncea L) di Kelurahan Kampung Enam. 2) Untuk mengetahui kontribusi usahatani sawi terhadap total pendapatan keluarga petani di Kelurahan Kampung Enam. 3) Untuk mengetahui pengaruh faktor sosial ekonomi (Umur, pendidikan, pengalaman bekerja, tanggungan keluarga, luas lahan dan modal) terhadap pendapatan usaha tani sawi (Brassica juncea L) di Kelurahan Kampung Enam. Metode menentukan sampel yang digunakan adalah Purposive Sampling. Metode Menggumpulkan data yang digunakan yaitu, Wawancara dengan petani dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa bahwa pendapatan bersih usaha tani sawi di Kelurahan Kampung Enam Kecamatan Tarakan Timur diperoleh sebanyak Rp 402.961/MT. Berdasarkan hasil perhitungan dapat disimpulkan bahwa kontribusi usaha tani sawi terhadap pendapatan total rumah tangga yaitu sebesar 28%. Hal ini menunjukkan bahwa besarnya tingkat kontribusi usaha tani sawi terhadap pendapatan rumah tangga di Kelurahan Kampung Enam masuk kedalam kategori rendah. Faktor sosial ekonomi yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan usaha tani sawi di Kecamatan Tarakan Timur secara nyata adalah modal. Nilai signifikansi uji t yaitu 0,00 0,05 sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Artinya faktor modal berpengaruh secara nyata terhadap pendapatan usahatani sawi. Maka disarankan untuk petani agar kiranya lebih menyiapkan kesiapan sebelum melakukan usaha tani seperti tabungan dan pendapatan lain sehingga dapat menambah modal yang digunakan selama berusaha tani agar tidak kekurangan modal dan untuk meningkatkan pendapatan petani.
JUMRIYA
2025 · Thesis · Open Access
.Pantai Amal merupakan area militer menjadi salah satu destinasi wisata andalan di Kota Tarakan. Berada di sisi timur kota dan berbatasan langsung dengan laut Sulawesi. Kondisi aspek sosial ekonomi dan budaya di pengaruhi oleh kondisi lingkungan dan sumber daya alam pesisir yang rentan terhadap tingginya potensi bencana di wilayah pesisir. Oleh Karena itu Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis potensi bencana yang terjadi di Kelurahan Pantai Amal, Kota Tarakan, serta menganalisis tingkat potensi bencana di kawasan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif, analisis statistik, dan triangulasi data dengan pendekatan penelitaian kuantitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara serta analisis data sekunder terkait bencana di Kelurahan Pantai Amal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah Pantai Amal memiliki potensi diantaranya; bencana abrasi dengan kategori sedang, banjir rob kategori sedang, gelombang laut ekstrem memiliki potensi sedang, dan gempa bumi masuk dalam kategori rendah. Beberapa infrastruktur mitigasi bencana yang direkomendasikan untuk dibangun diantaranya; kawasan resapan air, pembangunan pemecah gelombang, pengadaan beach nourishment, pembangunan tanggul, dan penguatan struktur bangunan yang sudah ada. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengambil kebijakan untuk mengembangkan strategi mitigasi bencana di wilayah pesisir.
WELFRED SULAIMAN
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh manajemen sumber daya manusia dan budaya organisasi terhadap kualitas pelayanan di Kabupaten Malinau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui kuesioner yang disebarkan kepada 117 responden. Variabel independen dalam penelitian ini manajemen sumber daya manusia, dan budaya organisasi, sedangkan variabel dependen adalah kualitas pelayanan. Analisis data dilakukan menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, analisis regresi linier berganda, dan pengujian hipotesis secara parsial. Hasil penelitian menunjukkan manajemen sumber daya manusia, dan budaya organisasi secara simultan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas pelayanan. Secara parsial, masing-masing variabel manajemen sumber daya manusia, dan budaya organisasi juga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas pelayanan. Temuan ini menegaskan bahwa sumber daya manusia yang terpenuhi, serta budaya organisasi yang tinggi merupakan faktor kunci dalam meningkatkan kualitas pelayanan yang baik. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah pengembangan sumber daya manusia yang tepat dapat meningkatkan efesiensi organisasi dan budaya organisasi yang baik dapat meningkatkan kualitas pelayanan.