Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

YUNI

210 karya publik ditemukan.

2026: 362025: 352024: 342023: 372022: 352021: 152020: 152019: 2

STRATEGIES USED BY ENGLISH LANGUAGE TEACHERS IN TEACHING VOCABULARY AT EIGHTH GRADE OF SMPN 4 TARAKAN.

2024 · Book ·

This study aims to find out the teaching strategies used by English language teachers in teaching English vocabulary at SMPN Tarakan. The research method used in this research was a qualitative method. The setting of this research was SMPN Tarakan. The subject of this research was an English teacher who teaches eighth grade. Data was collected through observation checklist and interview. Based on the data analysis, the study found several teaching strategies delivered in teaching English vocabulary, namely Game (Word Train) and Demonstration. The conclusion of this study was that there were some learning strategies used by teacher in teaching vocabulary that are very useful for teachers when teaching, because with these strategies teachers can know the student’s characteristics well. It is also suggested that English teachers should be more creative, develop and vary the learning methods with strategies in teaching English vocabulary.

Perbandingan metode kelas ibu balita dengan home visit terhadap pengetahuan ibu tentang MPASI di posyandu beringin desa lubak manis

2024 · Book ·

Pendahuluan: Puskesmas Malinau Seberang masih ditemukan 34 balita stunting, sehingga langkah pencegahan harus segera dilakukan oleh tenaga kesehatan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah memastikan pemberian makanan pendamping ASI yang adekuat dan benar dengan memberikan video edukasi dan penyuluhan untuk meningkatkan pengetahuan ibu yang memiliki anak balita. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis Perbandingan Metode Kelas Ibu Balita dengan penyuluhan Home visit terhadap pengetahuan ibu balita tetang makanan pendamping ASI (MPASI) Puskesmas malinau seberang Kalimantan Utara. Subjek dan Metode: Desain penelitian quasy eksperiment dilaksanakan pada bulan Mei - Juni tahun 2024 dan berlokasi di wilayah Malinau Seberang, Kalimantan Utara. Sampel penelitian 30 orang yang terbagi menjadi 15 kelompok Kelas ibu balita dan 15 kelompok Home visit. Outcome adalah pengetahuan ibu tentang pemberian MPASI. Instrumen dalam penelitian ini adalah kuesioner. Analisis statistic adalah Mann Whitney. Hasil: Analisis Mann- Whitney menunjukan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok ibu balita dan kelompok home visit karena nilai p value 0.169 > 0.05. Meski demikian pada kelompok home visit rerata nilai lebih tinggi dari kelompok kelas ibu balita. Kesimpulan: Hasil ini menginterpretasikan bahwa pemberian kelas ibu balita ataupun home visit sama-sama dapat meningkatkan pengetahuan ibu tentang MP ASI.

Perbandingan metode kelas ibu balita dengan home visit terhadap pengetahuan ibu tentang MPASI di posyandu beringin desa lubak manis

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pendahuluan: Puskesmas Malinau Seberang masih ditemukan 34 balita stunting, sehingga langkah pencegahan harus segera dilakukan oleh tenaga kesehatan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah memastikan pemberian makanan pendamping ASI yang adekuat dan benar dengan memberikan video edukasi dan penyuluhan untuk meningkatkan pengetahuan ibu yang memiliki anak balita. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis Perbandingan Metode Kelas Ibu Balita dengan penyuluhan Home visit terhadap pengetahuan ibu balita tetang makanan pendamping ASI (MPASI) Puskesmas malinau seberang Kalimantan Utara. Subjek dan Metode: Desain penelitian quasy eksperiment dilaksanakan pada bulan Mei - Juni tahun 2024 dan berlokasi di wilayah Malinau Seberang, Kalimantan Utara. Sampel penelitian 30 orang yang terbagi menjadi 15 kelompok Kelas ibu balita dan 15 kelompok Home visit. Outcome adalah pengetahuan ibu tentang pemberian MPASI. Instrumen dalam penelitian ini adalah kuesioner. Analisis statistic adalah Mann Whitney. Hasil: Analisis Mann- Whitney menunjukan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok ibu balita dan kelompok home visit karena nilai p value 0.169 > 0.05. Meski demikian pada kelompok home visit rerata nilai lebih tinggi dari kelompok kelas ibu balita. Kesimpulan: Hasil ini menginterpretasikan bahwa pemberian kelas ibu balita ataupun home visit sama-sama dapat meningkatkan pengetahuan ibu tentang MP ASI.

Pengaruh Model Problem Based Learning Berbasis Blended Learning terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas XI IPA MA YIIPS Sebatik Timur

2024 · Book ·

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh model problem based learning berbasis blended learning terhadap keterampilan berpikir kritis siswa kelas XI IPA MA YIIPS Sebatik Timur. Jenis penelitian ini adalah pre-experimental dengan menggunakan desain penelitian one group pretest-posttest design. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh. Sampel penelitian yaitu kelas XI IPA. Variabel yang diukur yaitu keterampilan berpikir kritis siswa. Data pada penelitian ini dikumpulkan menggunakan tes tertulis yang telah disesuaikan dengan indikator berpikir kritis. Data dianalisis menggunakan bantuan aplikasi software SPSS version 25 for windows. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh nilai rata-rata pretest sebesar 43,24 dan nilai rata-rata posttest sebesar 63,05. Hasil uji t dua sampel berpasangan pada taraf signifikansi α 0,05 diperoleh nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 yang berarti 0,000 0,05, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pemberian erlakuan model problem based learning berbasis blended learning terhadap keterampilan berpikir kritis siswa. Namun, berdasarkan hasil uji N-Gain yang telah dilakukan memperoleh skor 0,36 dengan klasifikasi skor 0,7 N-Gain ≤ 0,3, pengaruh model model problem based learning berbasis blended learning terhadap keterampilan berpikir kritis siswa kelas XI IPA MA YIIPS Sebatik Timur tergolong ke dalam kategori sedang. Hal ini disebabkan oleh beberapa hal, yaitu sumber belajar yang terbatas, siswa tidak terbiasa dengan soal pemecahan masalah, siswa kurang aktif selama proses pembelajaran, dan media belajar yang kurang memadai.

ANALISIS KEBUTUHAN AIR BAKU PADA DAERAH KECAMATAN TARAKAN TENGAH

2024 · Thesis ·

.Air merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia yang diperoleh dari berbagai sumber, tergantung pada kondisi dan daerah setempat. Kondisi sumber daya air pada setiap daerah berbeda- beda. Semua itu tergantung pada keadaan alam dan kegiatan masyarakat yang terdapat di daerah tersebut. Saat ini, sumber daya air masih bertumpu pada aspek kuantitatif dimana air terlalu banyak pada musim hujan dan terlalu sedikit pada musim kemarau Kebutuhan air akan terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun akibat pertumbuhan penduduk yang semakin meningkat sesuai mengikuti perkembangan kota itu sendiri. Perhitungan Kebutuhan Air Mengunakan Metode Aritmatik, Metode Geometrik, dan Metode Eksponensial untuk mencari standar Deviasi terkecil. Penelitian Ini Bertujuan Untuk Menganalisis Kebutuhan Air Baku Pada Daerah Kecamatan Tarakan Tengah. kebutuhan Akan Air Ini Dikategorikan Dalam Kebutuhan Air Domestik dan Non Domestik. Hasil perhitungan kebutuhan air untuk wilayah Tarakan Tengah pada Tahun 2024 sebesar 102,142 ltr/dtk dan terus meningkat hinggah Tahun 2033 sebesar 120,031 ltr/dtk.

Penerapan Pidana Terhadap Penyalahgunaan Narkotika Dikalangan Anak

2024 · Book ·

PENERAPAN PIDANA TERHADAP PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA DIKALANGAN ANAK Abstrak Penelitian ini bermaksud menjawab dua pertanyaan terkait penerapan pidana terhadap penyalahgunaan narkotika dikalangan anak. Pertama, pengaturan diversi terhadap penanganan anak yang berkonflik dengan hukum. Kedua, penerapan pidana terhadap penanggulangan penyalahgunaan narkotika di kalangan anak. Ketiga, skripsi ini merupakan penelitian normatif yang dilakukan dengan mengkaji peraturan perundang-undangan dan teori-teori hukum, serta menggunakan data primer dan data sekunder. Data primer berasal dari peraturan perundang-undangan yaitu UU Narkotika dan UU SPPA. Data sekunder berasal dari buku dan jurnal. Hasil dari penelitian ini, penulis menyimpulkan bahwa: Pertama, Pengaturan Diversi terhadap penanganan anak yang berkonflik dengan hukum terdapat dalam pengaturan UU SPPA yang terdapat di dalamnya bahwa Diversi bertujuan untuk mencapai perdamaian antara korban dan anak, penyelesaian perkara anak di luar proses peradilan, menghindarkan anak dari perampasan kemerdekaan, mendorong masyarakat untuk berpartisipasi, dan menanamkan rasa tanggung jawab kepada anak. Dan Pelaksanaan konsep diversi bertujuan menghindarkan anak dari stigma negatif Sistem Peradilan Pidana Anak, menghindarkan anak terjerat dalam sistem peradilan pidana anak dan menghilangkan label penjahat terhadap anak yang telah terlanjur menjadi pelaku tindak pidana narkotika. Kedua, Penerapan Pidana Terhadap Penanggulangan Penyalahgunaan Narkotika dikalangan anak dapat di lakukan dengan beberapa upaya adalah Pencegahan atau Preventif, juga dikenal sebagai tindakan mengambil tindakan untuk menghindari sesuatu terjadi, Pengobatan atau Kuratif adalah istilah yang digunakan dalam bidang kedokteran, Rehabilitasi berkaitan dengan proses rehabilitasi, dan Tindakan represif mengacu pada pemanfaatan sarana hukum untuk memerangi penyalahgunaan narkoba.

Penerapan Pidana Terhadap Penyalahgunaan Narkotika Dikalangan Anak

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENERAPAN PIDANA TERHADAP PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA DIKALANGAN ANAK Abstrak Penelitian ini bermaksud menjawab dua pertanyaan terkait penerapan pidana terhadap penyalahgunaan narkotika dikalangan anak. Pertama, pengaturan diversi terhadap penanganan anak yang berkonflik dengan hukum. Kedua, penerapan pidana terhadap penanggulangan penyalahgunaan narkotika di kalangan anak. Ketiga, skripsi ini merupakan penelitian normatif yang dilakukan dengan mengkaji peraturan perundang-undangan dan teori-teori hukum, serta menggunakan data primer dan data sekunder. Data primer berasal dari peraturan perundang-undangan yaitu UU Narkotika dan UU SPPA. Data sekunder berasal dari buku dan jurnal. Hasil dari penelitian ini, penulis menyimpulkan bahwa: Pertama, Pengaturan Diversi terhadap penanganan anak yang berkonflik dengan hukum terdapat dalam pengaturan UU SPPA yang terdapat di dalamnya bahwa Diversi bertujuan untuk mencapai perdamaian antara korban dan anak, penyelesaian perkara anak di luar proses peradilan, menghindarkan anak dari perampasan kemerdekaan, mendorong masyarakat untuk berpartisipasi, dan menanamkan rasa tanggung jawab kepada anak. Dan Pelaksanaan konsep diversi bertujuan menghindarkan anak dari stigma negatif Sistem Peradilan Pidana Anak, menghindarkan anak terjerat dalam sistem peradilan pidana anak dan menghilangkan label penjahat terhadap anak yang telah terlanjur menjadi pelaku tindak pidana narkotika. Kedua, Penerapan Pidana Terhadap Penanggulangan Penyalahgunaan Narkotika dikalangan anak dapat di lakukan dengan beberapa upaya adalah Pencegahan atau Preventif, juga dikenal sebagai tindakan mengambil tindakan untuk menghindari sesuatu terjadi, Pengobatan atau Kuratif adalah istilah yang digunakan dalam bidang kedokteran, Rehabilitasi berkaitan dengan proses rehabilitasi, dan Tindakan represif mengacu pada pemanfaatan sarana hukum untuk memerangi penyalahgunaan narkoba.

ANALISIS OPTIMALISASI USAHATANI SAYURAN PETANI SKALA KECIL (SMALL SCALE FARMER) DI KELURAHAN KARANG HARAPAN KECAMATAN TARAKAN BARAT (Studi Kasus: Usahatani Ibu Maria)

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Dalam upaya pengembangan tanaman hortikultura, akan muncul berbagai permasalahan dan hambatan yang perlu dihadapi. Beberapa permasalahan dan hambatan yang sering muncul dalam pengembangan hortikultura adalah seperti modal, lahan dan tenaga kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar keuntungan maksimal serta untuk mengetahui kombinasi yang optimal yang diperoleh dari hasil produksi usahatani sayuran milik ibu Maria. Penelitian dilaksanakKelurahan Karang Harapan Kecamatan Tarakan Barat milik ibu Maria, metode penentuan sampel menggunakan Purposive Sampling. Metode pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi, alat analisis yang digunakan dalam penelitian adalah Linier Programming dengan metode simpleks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perhitungan metode simpleks menghasilkan keuntungan sebesar Rp 15.787.104/tiga kali produksi dengan hasil analisis sayur sawi sebesar 0 kilogram, sayur kangkung sebesar 617,7703 kilogram, dan 103,3268 kilogram untuk bawang daun. Apabila dibandingkan dengan penjualan usahatani sayur sawi, kangkung dan bawang daun yang aktual milik ibu Maria yaitu sebesar 304 kilogram untuk sayur sawi, 315 kilogram untuk sayur kangkung dan 97 kilogram untuk bawang daun dengan keuntungan sebesar Rp 15.529.076, maka selisih dari keuntungan antara penjualan usahatani dari hasil analisis dengan penjualan aktual petani sayur sawi, kangkung dan bawang daun sebesar Rp 258.599.

ANALISIS OPTIMALISASI USAHATANI SAYURAN PETANI SKALA KECIL (SMALL SCALE FARMER) DI KELURAHAN KARANG HARAPAN KECAMATAN TARAKAN BARAT (Studi Kasus: Usahatani Ibu Maria)

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Dalam upaya pengembangan tanaman hortikultura, akan muncul berbagai permasalahan dan hambatan yang perlu dihadapi. Beberapa permasalahan dan hambatan yang sering muncul dalam pengembangan hortikultura adalah seperti modal, lahan dan tenaga kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar keuntungan maksimal serta untuk mengetahui kombinasi yang optimal yang diperoleh dari hasil produksi usahatani sayuran milik ibu Maria. Penelitian dilaksanakKelurahan Karang Harapan Kecamatan Tarakan Barat milik ibu Maria, metode penentuan sampel menggunakan Purposive Sampling. Metode pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi, alat analisis yang digunakan dalam penelitian adalah Linier Programming dengan metode simpleks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perhitungan metode simpleks menghasilkan keuntungan sebesar Rp 15.787.104/tiga kali produksi dengan hasil analisis sayur sawi sebesar 0 kilogram, sayur kangkung sebesar 617,7703 kilogram, dan 103,3268 kilogram untuk bawang daun. Apabila dibandingkan dengan penjualan usahatani sayur sawi, kangkung dan bawang daun yang aktual milik ibu Maria yaitu sebesar 304 kilogram untuk sayur sawi, 315 kilogram untuk sayur kangkung dan 97 kilogram untuk bawang daun dengan keuntungan sebesar Rp 15.529.076, maka selisih dari keuntungan antara penjualan usahatani dari hasil analisis dengan penjualan aktual petani sayur sawi, kangkung dan bawang daun sebesar Rp 258.599.

Potensi Objek Wisata Ratu Intan Pantai Amal Dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Kota Tarakan

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa potensi objek wisata Ratu Intan Pantai Amal dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Kota Tarakan dan persepsi wisatawan terhadap objek wisata Ratu Intan Pantai Amal yang dilakukan melalui analisis nilai indeks dengan mempertimbangkan kriteria interpretasi skor yang didasarkan pada interval tertentu. Data yang digunakan merupakan data primer dan data sekunder. Data primer bersumber dari hasil wawancara peneliti secara langsung kepada Kepala Bidang Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata Kota Tarakan, salah satu staf PDIP Dinas Pariwisata, dan UMKM pada objek wisata Ratu Intan Pantai Amal. Sedangkan data sekunder bersumber dari Dinas Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata Kota Tarakan berupa jumlah kunjungan wisatawan tahun 2023, Badan pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah berupa laporan realisasi anggaran pendapatan dan belanja daerah Kota Tarakan tahun 2017-2023 (Rupiah). Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode analisis deskriptif kualitatif dengan menggunakan alat analisis skala likert dan teknik pengambilan sampel acak proporsional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa objek wisata Ratu Intan Pantai Amal memiliki keuntungan sebesar Rp 792.552.000 pada tahun 2023. Dari segi persepsi wisatawan terhadap objek wisata Ratu Intan Pantai Amal menunjukkan bahwa indikator attraction (daya tarik), accessibilities (aksesibilitas), dan aminities (fasilitas) rata-rata wisatawan sangat puas terhadap ketiga indikator tersebut. Dengan demikian, objek wisata ini memiliki potensi yang besar dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Kota Tarakan.

Potensi Objek Wisata Ratu Intan Pantai Amal Dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Kota Tarakan

2024 · Thesis ·

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa potensi objek wisata Ratu Intan Pantai Amal dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Kota Tarakan dan persepsi wisatawan terhadap objek wisata Ratu Intan Pantai Amal yang dilakukan melalui analisis nilai indeks dengan mempertimbangkan kriteria interpretasi skor yang didasarkan pada interval tertentu. Data yang digunakan merupakan data primer dan data sekunder. Data primer bersumber dari hasil wawancara peneliti secara langsung kepada Kepala Bidang Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata Kota Tarakan, salah satu staf PDIP Dinas Pariwisata, dan UMKM pada objek wisata Ratu Intan Pantai Amal. Sedangkan data sekunder bersumber dari Dinas Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata Kota Tarakan berupa jumlah kunjungan wisatawan tahun 2023, Badan pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah berupa laporan realisasi anggaran pendapatan dan belanja daerah Kota Tarakan tahun 2017-2023 (Rupiah). Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode analisis deskriptif kualitatif dengan menggunakan alat analisis skala likert dan teknik pengambilan sampel acak proporsional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa objek wisata Ratu Intan Pantai Amal memiliki keuntungan sebesar Rp 792.552.000 pada tahun 2023. Dari segi persepsi wisatawan terhadap objek wisata Ratu Intan Pantai Amal menunjukkan bahwa indikator attraction (daya tarik), accessibilities (aksesibilitas), dan aminities (fasilitas) rata-rata wisatawan sangat puas terhadap ketiga indikator tersebut. Dengan demikian, objek wisata ini memiliki potensi yang besar dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Kota Tarakan.

Pengaruh Model Problem Based Learning Berbasis Blended Learning terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas XI IPA MA YIIPS Sebatik Timur

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh model problem based learning berbasis blended learning terhadap keterampilan berpikir kritis siswa kelas XI IPA MA YIIPS Sebatik Timur. Jenis penelitian ini adalah pre-experimental dengan menggunakan desain penelitian one group pretest-posttest design. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh. Sampel penelitian yaitu kelas XI IPA. Variabel yang diukur yaitu keterampilan berpikir kritis siswa. Data pada penelitian ini dikumpulkan menggunakan tes tertulis yang telah disesuaikan dengan indikator berpikir kritis. Data dianalisis menggunakan bantuan aplikasi software SPSS version 25 for windows. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh nilai rata-rata pretest sebesar 43,24 dan nilai rata-rata posttest sebesar 63,05. Hasil uji t dua sampel berpasangan pada taraf signifikansi α 0,05 diperoleh nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 yang berarti 0,000 0,05, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pemberian perlakuan model problem based learning berbasis blended learning terhadap keterampilan berpikir kritis siswa. Namun, berdasarkan hasil uji N-Gain yang telah dilakukan memperoleh skor 0,36 dengan klasifikasi skor 0,7 N-Gain ≤ 0,3, pengaruh model model problem based learning berbasis blended learning terhadap keterampilan berpikir kritis siswa kelas XI IPA MA YIIPS Sebatik Timur tergolong ke dalam kategori sedang. Hal ini disebabkan oleh beberapa hal, yaitu sumber belajar yang terbatas, siswa tidak terbiasa dengan soal pemecahan masalah, siswa kurang aktif selama proses pembelajaran, dan media belajar yang kurang memadai.

ANALISIS KEMAMPUAN LITERASI SAINS BERDASARKAN IQ (Intelligence Quotient) DAN JAM BELAJAR SISWA KELAS XI MIPA DI SMA NEGERI 2 TARAKAN

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dan pengaruh kecerdasan intelektual (IQ) dan pemanfaatan jam belajar siswa di luar jadwal pelajaran terhadap kemampuan literasi sains siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan model korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI MIPA di SMA Negeri 2 Tarakan. Sampel penelitiannya adalah siswa kelas XI MIPA B yang ditentukan dengan metode pengambilan sampel Purposive Sampling. Analisis data menggunakan uji korelasi Jaspen’s (M) dan di uji lanjutan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa IQ dan kemampuan literasi sains memiliki korelasi yang dibuktikan dengan nilai rhitung sebesar 0,366 > nilai rtabel sebesar 0,349, artinya Ho diterima dan H1 ditolak. Selain itu, pemanfaatan jam belajar siswa di luar jadwal pelajaran memiliki korelasi dengan kemampuan literasi sains siswa yang dibuktikan dengan nilai rhitung 0,779 > nilai rtabel 0,349, yang berati bahwa Ho diterima dan H1 ditolak. Namun, uji lanjutan regresi linear berganda menunjukkan bahwa IQ dan pemanfaatan jadwal pelajaran di luar jadwal pelajaran secara simultan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan literasi sains siswa. Hal ini dibuktikan dengan nilai signifikansi 0,124 > 0,05 dan nilai thitung sebesar 2,22 nilai ttabel sebesar 3,28, yang berarti Ho ditolak dan H1 diterima.

STRATEGIES USED BY ENGLISH LANGUAGE TEACHERS IN TEACHING VOCABULARY AT EIGHTH GRADE OF SMPN 4 TARAKAN.

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

This study aims to find out the teaching strategies used by English language teachers in teaching English vocabulary at SMPN Tarakan. The research method used in this research was a qualitative method. The setting of this research was SMPN Tarakan. The subject of this research was an English teacher who teaches eighth grade. Data was collected through observation checklist and interview. Based on the data analysis, the study found several teaching strategies delivered in teaching English vocabulary, namely Game (Word Train) and Demonstration. The conclusion of this study was that there were some learning strategies used by teacher in teaching vocabulary that are very useful for teachers when teaching, because with these strategies teachers can know the student’s characteristics well. It is also suggested that English teachers should be more creative, develop and vary the learning methods with strategies in teaching English vocabulary.

Pengaruh Bimbingan Kelompok dengan Teknik Role Play Terhadap Kejenuhan Belajar Siswa di SMA Negeri 2 Tarakan

2024 · Thesis ·

Kejenuhan belajar adalah kondisi seseorang yang merasa bosan dan letih hingga mengakibatkan munculnya rasa lesu atau tidak mempunyai semangat serta pikirannya tidak bekerja untuk mengerjakan setiap kegiatan belajar yang menjadikan usaha yang dikerjakan tidak mendapatkan hasil, serta tidak adanya perkembangan dalam belajar. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh bimbingan kelompok dengan teknik role play di SMA Negeri 2 Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode eksperimen yaitu desain penelitian Pre-eksperimental design dengan model One Group Pretest-Posttest Design. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa angket dan dokumentasi. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara menunjukkan bahwa siswa kelas XI di SMA Negeri 2 Tarakan mengalami kejenuhan belajar ditinjau dari 3 aspek yaitu: 1) keletihan emosi; 2) depersonalisasi; dan 3) menurunnya keyakinan akademik. Populasi penelitian ini adalah 357 siswa kelas XI di SMA Negeri 2 Tarakan, dan menggunakan purposive sampling, yang menjadi sampel dalam penelitian ini berjumlah 10 siswa. Pada pemberian pretest pada siswa yang berjumlah 10 siswa yang menjadi sampel dalam penelitian ini terdapat kategori sangat tinggi berjumlah 2 (20%) siswa, kategori tinggi berjumlah 8 (80%) siswa dan kategori sedang pada posttest berjumlah 6 (60%) siswa, kategori rendah berjumlah 4 (40%). Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial dengan bantuan software SPPS 25. Berdasarkan analisis data uji hipotesis yaitu analisis Paired sample t-test (parametrik) mendapatkan hasil yaitu sig sebesar 0,000 0,05, maka Ha diterima dan Ho ditolak artinya ada pengaruh bimbingan kelompok dengan teknik role play di SMA Negeri 2 Tarakan.

Pengaruh Pendidikan Kewirausahaan, Efikasi Diri dan Keinginan yang Dirasakan Terhadap Niat Berwirausaha

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Pendidikan Kewirausahaan, Efikasi Diri Dan Keinginan Yang Dirasakan Terhadap Niat Berwirausaha dengan menggunakan pendekatan teori Shapero Entrepreneurial Event Model. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Kota Tarakan sebanyak 280 mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Pengukuran variabel pada penelitian ini menggunakan skala likert. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Teknik analisis yang digunakan adalah SEM (Structural Equation Modeling) dengan alat bantu software LISREL 8.80. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Pendidikan Kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Efikasi Diri, 2) Efikasi Diri berpengaruhh positif dan signifikan terhadap Niat Berwirausaha, dan 3) Keinginan yang Dirasakan berpengaruh positif terhadap Niat Berwirausaha.

Pengaruh Pendidikan Kewirausahaan, Efikasi Diri dan Keinginan yang Dirasakan Terhadap Niat Berwirausaha

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Pendidikan Kewirausahaan, Efikasi Diri Dan Keinginan Yang Dirasakan Terhadap Niat Berwirausaha dengan menggunakan pendekatan teori Shapero Entrepreneurial Event Model. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Kota Tarakan sebanyak 280 mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Pengukuran variabel pada penelitian ini menggunakan skala likert. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Teknik analisis yang digunakan adalah SEM (Structural Equation Modeling) dengan alat bantu software LISREL 8.80. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Pendidikan Kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Efikasi Diri, 2) Efikasi Diri berpengaruhh positif dan signifikan terhadap Niat Berwirausaha, dan 3) Keinginan yang Dirasakan berpengaruh positif terhadap Niat Berwirausaha.

PERAN GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM MENGURANGI KEJENUHAN BELAJAR SISWA DI SMA NEGERI 2 TARAKAN

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru bimbingan dan konseling dalam mengurangi kejenuhan belajar siswa. Kejenuhan belajar adalah kondisi fisik dan emosional seseorang yang mengalami kelelahan atau keletihan sehingga merasakan kebosanan dan tidak bersemangat untuk melakukan aktivitas belajar. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 2 Tarakan. Informan penelitian ini adalah satu orang guru bimbingan dan konseling dan informan pendukung yaitu satu siswa kelas XI yang pernah mendapatkan layanan BK terkait masalah kejenuhan belajar. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini terdiri dari wawancara dan dokumentasi. Triangulasi data yang digunakan yaitu triangulasi sumber. Berdasarkan hasil wawancara dan dokumentasi yang dilakukan, diketahui bahwa guru bimbingan dan konseling telah berperan dengan melakukan pemberian layanan konseling individual dengan tujuan untuk meningkatkan minat belajar serta motivasi belajar siswa yang mengalami kejenuhan belajar. Setelah pemberian layanan konseling, guru bimbingan dan konseling melakukan evaluasi terhadap perubahan yang dialami siswa. Kata Kunci : Peran Guru BK, Kejenuhan Belajar

Piranti Uji Subjek Bahasa Bugis Pattinjo (Kajian Sintaksis)

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Kesubjekan merupakan istilah yang digunakan untuk menguji subjek dalam sebuah bahasa yang ada di dunia ini. Penelitian ini bertujuan untuk medeskripsikan bentuk klausa dasar dan mendeskripsikan bentuk piranti uji subjek pada Bahasa Bugis Pattinjo. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif menggunakan kajian sintaksis. Data dalam penelitian ini menggunakan data lisan yang bersumber dari penutur asli bahasa Bugis Pattinjo. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu teknik simak, rekam dan catat. Instrumen yang digunakan adalah pedoman wawancara yang tak berstruktur serta alat rekam untuk dokumentasi. Anialisis data dalam penelitian ini menggunakan metode agih, diikuti teknik bagi unsur langsung dan teknik lanjutan yaitu teknik sisip. Hasil dari penelitian menujukkan bahwa klausa dasar dalam bahasa Bugis Pattinjo terdiri atas klausa nonverbal berpredikat nomina, adjektiva dan frasa prepoisional dan klausa verba, selanjutnya hasil analisis piranti uji subjek Bahasa Bugis Pattinjo menunjukkan bahwa subjek memiliki properti sebagai berikut; (1) subjek muncul pada struktur konanis pada posisi preverbal (sebelum verba), (2) subjek dapat direlatifkan dengan pemarkah ya ’yang’ (prelatifan subjek), (3) subjek dapat dikontrol, (4) dapat disisipakan adverbial berupa pemarkah kala masiang ‘besok’ dan sebo ‘kemarin’ di antara subjek sebagai argumen preverbal dengan predikat, (5) dapat dinaikkan objek langsung dan objek tak langsung (argumen yang bukan subjek) menjadi subjek melalui mekanisme penaikan (raising). Kesimpulan penelitian ini adalah subjek dalam bahasa Bugis Pattinjo sesuai dengan bahasa universal. Kata kunci : Subjek, Bahasa Bugis Pattinjo, Sintaksis ada di dunia ini. Penelitian ini bertujuan untuk medeskripsikan bentuk klausa dasar dan mendeskripsikan bentuk piranti uji subjek pada Bahasa Bugis Pattinjo. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif menggunakan kajian sintaksis. Data dalam penelitian ini menggunakan data lisan yang bersumber dari penutur asli bahasa Bugis Pattinjo. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu teknik simak, rekam dan catat. Instrumen yang digunakan adalah pedoman wawancara yang tak berstruktur serta alat rekam untuk dokumentasi. Anialisis data dalam penelitian ini menggunakan metode agih, diikuti teknik bagi unsur langsung dan teknik lanjutan yaitu teknik sisip. Hasil dari penelitian menujukkan bahwa klausa dasar dalam bahasa Bugis Pattinjo terdiri atas klausa nonverbal berpredikat nomina, adjektiva dan frasa prepoisional dan klausa verba, selanjutnya hasil analisis piranti uji subjek Bahasa Bugis Pattinjo menunjukkan bahwa subjek memiliki properti sebagai berikut; (1) subjek muncul pada struktur konanis pada posisi preverbal (sebelum verba), (2) subjek dapat direlatifkan dengan pemarkah ya ’yang’ (prelatifan subjek), (3) subjek dapat dikontrol, (4) dapat disisipakan adverbial berupa pemarkah kala masiang ‘besok’ dan sebo ‘kemarin’ di antara subjek sebagai argumen preverbal dengan predikat, (5) dapat dinaikkan objek langsung dan objek tak langsung (argumen yang bukan subjek) menjadi subjek melalui mekanisme penaikan (raising). Kesimpulan penelitian ini adalah subjek dalam bahasa Bugis Pattinjo sesuai dengan bahasa universal.