Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

YENI

30 karya publik ditemukan.

2026: 82025: 52024: 42023: 62022: 42020: 2

asuhan keperawatan pada Pasien Tn. D dan Ny. C dengan Diagnosis Diabetes Melitus Tipe II Ruang Anggrek A Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. Jusuf Sk Tarakan

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penyakit Tidak Menular (PTM) adalah salah satu dari dua jenis penyakit, yang mana jenis penyakit ini tidak dapat ditularkan oleh penderita ke orang lain. Salah satu penyakit tidak menular yang sering dijumpai di kalangan masyarakat yaitu Diabetes Melitus. DM Tipe II merupakan penyakit metabolisme yang disebabkan karena ketidakcukupan produksi insulin di dalam tubuh yang disebabkan oleh gaya hidup masyarakat yang kurang memiliki kesadaran untuk mendeteksi penyakit DM secara dini, aktivitas fisik yang kurang, dan pola makan yang tidak benar. Metode penelitian studi kasus dengan melakukan pemeriksaan keadaan, kondisi dan hal yang lainnya dengan pendekatan proses asuhan keperawatan di mulai dari pengkajian, klasifikasi data, analisis data, diagnosis keperawatan, intervensi atau rencana keperawatan, implementasi dan evaluasi. Subjek penelitian adalah Tn. D dan Ny. C dengan DM Tipe II di Ruang Anggrek A RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan Provinsi Kalimantan Utara dari tanggal 03-08 April 2023. Hasil analisis didapatkan tiga diagnosis keperawatan yang dapat ditegakkan pada Tn. D dan Ny. C yaitu ketidakstabilan kadar glukosa darah, intoleransi aktivitas, gangguan integritas kulit. Evaluasi hasil yang didapatkan dua diagnosis yang belum teratasi dan satu diagnosis yang teratasi.

asuhan keperawatan pada Pasien Tn. D dan Ny. C dengan Diagnosis Diabetes Melitus Tipe II Ruang Anggrek A Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. Jusuf Sk Tarakan

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penyakit Tidak Menular (PTM) adalah salah satu dari dua jenis penyakit, yang mana jenis penyakit ini tidak dapat ditularkan oleh penderita ke orang lain. Salah satu penyakit tidak menular yang sering dijumpai di kalangan masyarakat yaitu Diabetes Melitus. DM Tipe II merupakan penyakit metabolisme yang disebabkan karena ketidakcukupan produksi insulin di dalam tubuh yang disebabkan oleh gaya hidup masyarakat yang kurang memiliki kesadaran untuk mendeteksi penyakit DM secara dini, aktivitas fisik yang kurang, dan pola makan yang tidak benar. Metode penelitian studi kasus dengan melakukan pemeriksaan keadaan, kondisi dan hal yang lainnya dengan pendekatan proses asuhan keperawatan di mulai dari pengkajian, klasifikasi data, analisis data, diagnosis keperawatan, intervensi atau rencana keperawatan, implementasi dan evaluasi. Subjek penelitian adalah Tn. D dan Ny. C dengan DM Tipe II di Ruang Anggrek A RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan Provinsi Kalimantan Utara dari tanggal 03-08 April 2023. Hasil analisis didapatkan tiga diagnosis keperawatan yang dapat ditegakkan pada Tn. D dan Ny. C yaitu ketidakstabilan kadar glukosa darah, intoleransi aktivitas, gangguan integritas kulit. Evaluasi hasil yang didapatkan dua diagnosis yang belum teratasi dan satu diagnosis yang teratasi.

PEMINDAHAN MASYARAKAT ADAT DAYAK PUNAN TUGUNG KECAMATAN SEKATAK DARI TANAH ADAT PERSPEKTIF HAK ASASI MANUSIA

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

PEMINDAHAN MASYARAKAT ADAT DAYAK PUNAN TUGUNG KECAMATAN SEKATAK DARI TANAH ADAT PERSPEKTIF HAK ASASI MANUSIA Abstrak Tindakan pemerintah daerah Kabupaten Bulungan pada tahun 1972 melakukan pemindahan masyarakat adat Dayak Punan Tugung dari tanah adat ke wilayah baru persepketif hak konstitusional. Kedua, apakah masyarakat adat Dayat Punan Tugung yang mengalami pemindahan masih memiliki hak katas tanah adat mereka yang berada di wilayah asal. Skripsi ini merupakan penelitian yuridis normatif terhadap kaidah-kaidah hukum yang berlaku di Negara Republik Indonesia menyangkut hak asasi masyarakat adat khsusnya, bagi masyarakat adat Dayak Punan Tugung yang berada di Kecamatan Sekatak Kabupaten Bulungan. Data yang digunakan dalm skripsi ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Data perimer yaitu data yang didapatkan dalm sumber-sumber hukum yang berlaku di Negara Republik Indonesia. Data sekunder diperoleh dari buku, jurnal, arttikel, data internet, ensiklopedia dan kamus. Hasil dari penelitian ini, penulis menyimpulkan bahwa: pertama, masyarakat adat Tindakan pemerintah daerah Kabupaten Bulungan melakukan pemindahan terhadap masyarakat adat Dayak Punan Tugung tidak melangggar hak-hak konstitusional masyarakat adat. Kedua, masyarakat adat Dayak Punan Tugung Desa Punan Dulau yang mengalami pemindahan masih memiliki hak ulayat atas tanah adat yang berada diwilayah asalnya. Masyarakat adat merupakan kelompok istimewa yang masih diakui dan dilindungi sepanjang masih ada secara turun temurun.

PEMINDAHAN MASYARAKAT ADAT DAYAK PUNAN TUGUNG KECAMATAN SEKATAK DARI TANAH ADAT PERSPEKTIF HAK ASASI MANUSIA

2023 · Thesis ·

PEMINDAHAN MASYARAKAT ADAT DAYAK PUNAN TUGUNG KECAMATAN SEKATAK DARI TANAH ADAT PERSPEKTIF HAK ASASI MANUSIA Abstrak Tindakan pemerintah daerah Kabupaten Bulungan pada tahun 1972 melakukan pemindahan masyarakat adat Dayak Punan Tugung dari tanah adat ke wilayah baru persepketif hak konstitusional. Kedua, apakah masyarakat adat Dayat Punan Tugung yang mengalami pemindahan masih memiliki hak katas tanah adat mereka yang berada di wilayah asal. Skripsi ini merupakan penelitian yuridis normatif terhadap kaidah-kaidah hukum yang berlaku di Negara Republik Indonesia menyangkut hak asasi masyarakat adat khsusnya, bagi masyarakat adat Dayak Punan Tugung yang berada di Kecamatan Sekatak Kabupaten Bulungan. Data yang digunakan dalm skripsi ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Data perimer yaitu data yang didapatkan dalm sumber-sumber hukum yang berlaku di Negara Republik Indonesia. Data sekunder diperoleh dari buku, jurnal, arttikel, data internet, ensiklopedia dan kamus. Hasil dari penelitian ini, penulis menyimpulkan bahwa: pertama, masyarakat adat Tindakan pemerintah daerah Kabupaten Bulungan melakukan pemindahan terhadap masyarakat adat Dayak Punan Tugung tidak melangggar hak-hak konstitusional masyarakat adat. Kedua, masyarakat adat Dayak Punan Tugung Desa Punan Dulau yang mengalami pemindahan masih memiliki hak ulayat atas tanah adat yang berada diwilayah asalnya. Masyarakat adat merupakan kelompok istimewa yang masih diakui dan dilindungi sepanjang masih ada secara turun temurun.

PENGEMBANGAN MEDIA PUZZLE TEMA 1 SUBTEMA 2 HIDUP RUKUN DENGAN TEMAN BERMAIN KELAS II SDS MUHAMMADIYAH 3 AL-HILAL TARAKAN

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran berupa puzzle yang dikembangkan pada materi Tema 1 Hidup Rukun Subtema 2 Hidup Rukun dengan Teman Bermain. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) berdasarkan model pengembangan Borg and Gall dalam Sugiyono yang telah disederhanakan menjadi 6 tahapan sesuai kebutuhan, yaitu: 1) potensi dan masalah; 2) pengumpulan data; 3) desain produk; 4) validasi desain; 5) revisi desain; 6) uji coba produk. Subjek penelitian ini adalah siswa Kelas II SDS Muhammadiyah III Al-Hilal Tarakan sebanyak 8 orang siswa. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, lembar validasi ahli dan lembar angket respon siswa. Media puzzle yang dihasilkan terbuat dari papan duplex dan dilengkapi buku pendamping. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli materi sebesar 84% berada pada kriteria sangat layak, hal ini dikarenakan materi pada media puzzle sudah sesuai dengan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli bahasa sebesar 87,5% berada pada kriteria sangat layak, hal ini dikarenakan ketepatan ejaan penulisan sudah sesuai dan kalimat yang digunakan mudah dipahami. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli media sebesar 91,6% berada pada kriteria sangat layak, hal ini dikarenakan bahan puzzle aman digunakan siswa, tampilan cara penggunaan media, cover dan isi pada buku pendamping menarik dan sudah sesuai. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli praktisi sebesar 95% berada pada kriteria sangat layak, hal ini dikarenakan media puzzle mudah digunakan, dan meningkatkan antusias siswa dalam belajar. Kemudian angket respon siswa pada uji coba produk sebesar 98,75% berada pada kriteria sangat menarik, hal ini dikarenakan media puzzle membuat siswa lebih aktif belajar sambil bermain sehingga materi lebih berkesan untuk diingat. Berdasarkan hasil validasi ahli dan angket respon siswa menunjukkan bahwa media puzzle sangat layak dan menarik untuk digunakan sebagai media pembelajaran.

PENGEMBANGAN MEDIA PUZZLE TEMA 1 SUBTEMA 2 HIDUP RUKUN DENGAN TEMAN BERMAIN KELAS II SDS MUHAMMADIYAH 3 AL-HILAL TARAKAN

2022 · Thesis ·

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran berupa puzzle yang dikembangkan pada materi Tema 1 Hidup Rukun Subtema 2 Hidup Rukun dengan Teman Bermain. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) berdasarkan model pengembangan Borg and Gall dalam Sugiyono yang telah disederhanakan menjadi 6 tahapan sesuai kebutuhan, yaitu: 1) potensi dan masalah; 2) pengumpulan data; 3) desain produk; 4) validasi desain; 5) revisi desain; 6) uji coba produk. Subjek penelitian ini adalah siswa Kelas II SDS Muhammadiyah III Al-Hilal Tarakan sebanyak 8 orang siswa. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, lembar validasi ahli dan lembar angket respon siswa. Media puzzle yang dihasilkan terbuat dari papan duplex dan dilengkapi buku pendamping. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli materi sebesar 84% berada pada kriteria sangat layak, hal ini dikarenakan materi pada media puzzle sudah sesuai dengan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli bahasa sebesar 87,5% berada pada kriteria sangat layak, hal ini dikarenakan ketepatan ejaan penulisan sudah sesuai dan kalimat yang digunakan mudah dipahami. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli media sebesar 91,6% berada pada kriteria sangat layak, hal ini dikarenakan bahan puzzle aman digunakan siswa, tampilan cara penggunaan media, cover dan isi pada buku pendamping menarik dan sudah sesuai. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli praktisi sebesar 95% berada pada kriteria sangat layak, hal ini dikarenakan media puzzle mudah digunakan, dan meningkatkan antusias siswa dalam belajar. Kemudian angket respon siswa pada uji coba produk sebesar 98,75% berada pada kriteria sangat menarik, hal ini dikarenakan media puzzle membuat siswa lebih aktif belajar sambil bermain sehingga materi lebih berkesan untuk diingat. Berdasarkan hasil validasi ahli dan angket respon siswa menunjukkan bahwa media puzzle sangat layak dan menarik untuk digunakan sebagai media pembelajaran.

SURVEI PEMAHAMAN KEMATANGAN KARIR SISWA DI SMA NEGERI 2 TARAKAN

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

This research aimed to determine the understanding of career maturity of grade XII science students of SMA Negeri 2 Tarakan. Through career maturity, a person evaluated his/her abilities and interests, considered any career opportunities, set his/her career goals, and planned his/her practical development activities. This research used a quantitative approach and a descriptive survey. The research population was 177 students. The researcher used a career maturity scale. The research samples were 122 students who were taken using a random sampling technique. The data were analyzed using a descriptive statistical technique. The results showed that the students’ career maturity in SMA Negeri 2 Tarakan was 48.36% (Low), indicating that the understanding of career maturity in grade XII science students of SMA Negeri 2 Tarakan had low adaptability in evaluating their abilities and interests, were able to take alternative career opportunities into consideration, unable to set their career goals, unable to fit job, either regarding appropriate job selection and training selection, and unable to plan their career activities to improve their individual quality and not self-reliant in making appropriate and effective career decisions.

SURVEI PEMAHAMAN KEMATANGAN KARIR SISWA DI SMA NEGERI 2 TARAKAN

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

This research aimed to determine the understanding of career maturity of grade XII science students of SMA Negeri 2 Tarakan. Through career maturity, a person evaluated his/her abilities and interests, considered any career opportunities, set his/her career goals, and planned his/her practical development activities. This research used a quantitative approach and a descriptive survey. The research population was 177 students. The researcher used a career maturity scale. The research samples were 122 students who were taken using a random sampling technique. The data were analyzed using a descriptive statistical technique. The results showed that the students’ career maturity in SMA Negeri 2 Tarakan was 48.36% (Low), indicating that the understanding of career maturity in grade XII science students of SMA Negeri 2 Tarakan had low adaptability in evaluating their abilities and interests, were able to take alternative career opportunities into consideration, unable to set their career goals, unable to fit job, either regarding appropriate job selection and training selection, and unable to plan their career activities to improve their individual quality and not self-reliant in making appropriate and effective career decisions.

Asuhan Keperawatan Pada Ny. T Dengan Non Hemoragik Stroke Di Ruang Dahlia B Rumah Sakit Umum Daerah Tarakan

2020 · Thesis ·

ASUHAN KEPERAWATAN PADA Ny. T DENGAN NON HEMORAGIK STROKE DI RUANG DAHLIA B RUMAH SAKIT UMUM DAERAH TARAKAN Yeni Nurlita, Hendy Lesmana, Paridah ABSTRAK World Health Organization (2016), menyebutkan bahwa stroke adalah terputusnya aliran darah ke otak, umumnya akibat pecahnya pembuluh darah ke otak atau karena tersumbatnya pembuluh darah ke otak sehingga pasokan nutrisi dan oksigen ke otak berkurang. Berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar (2018), stroke juga menjadi peringkat ketiga penyebab utama kecacatan di seluruh dunia. Prevalensi stroke di Indonesia berdasarkan wawancara sebesar 12,1% pada tahun 2013 dan menjadi 10,9% pada tahun 2018. Dari data tersebut disimpulkan bahwa prevalensi penyakit stroke di Indonesia setiap tahun mengalami perubahan. Tujuan penulisan adalah agar dapat menerapkan dan melakukan asuhan keperawatan kepada klien, membandingkan kesenjangan antara teori dan kasus, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, memecahkan masalah pada klien. Dalam penyusunan tugas akhir ini penulis menggunakan metode deskriptif dengan tipe studi kasus, pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, pemeriksaan head to toe, dokumentasi, kepustakaan dan subjek adalah klien. Hasil yang didapatkan pada Ny. T dimulai dari pengkajian, pengkajian pola integritas ego ditandai dengan tidak ada perasaan perasaan putus asa, pola neurosensori ditandai dengan tingkat kesadaran compos mentis, pola pernafasan ditandai dengan tidak terdapat hambatan jalan nafas. Kesimpulan ditemukan adanya kesenjangan dari pengkajian dan perumusan diagnosa keperawatan antara teori dan kasus pada pada Ny. T. Sikap kooperatif pasien dan keluarga yang terbuka serta bekerja sama dengan perawat.

PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 4 TARAKAN

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

YENI RAHMANIA. 2020. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Tarakan. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment menggunakan pretest-posttest nonequivalent control group design. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Sampel penelitian yaitu kelas VIII-1 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII-2 sebagai kelas kontrol. Variabel yang diukur yaitu kemampuan berpikir kritis siswa. Pengumpulan data menggunakan instrumen tes berbentuk uraian dan lembar observasi. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh nilai rata-rata posttest kemampuan berpikir kritis kelas eksperimen yaitu 50,08 sedangkan kelas control yaitu 48,54. Hasil uji Independent Sample t Test pada taraf signifikansi (α) 0,05 diperoleh nilai t hitung sebesar 0,521 sedangkan t tabel sebesar 2,003 yang berarti t hitung t tabel, sehingga H0 diterima. Hal ini menunjukkan tidak ada perbedaan kemampuan berpikir kritis yang signifikan antara kelas eksperimen yang menggunakan model Problem Based learning dan kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran Direct Instruction sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat pengaruh model Problem Based learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Tarakan. Beberapa hal yang dapat menjadi penyebab tidak adanya pengaruh perlakuan dalam penelitian ini, diantaranya: penerapan model Problem Based Learning masih tergolong pengalaman belajar yang baru bagi siswa, siswa kurang aktif selama berdiskusi, sumber informasi yang terbatas, siswa belum terbiasa mengerjakan soal berpikir kritis dan waktu perlakuan yang tergolong singkat.