· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
sistem agribisnis perkebunan kelapa sawit rakyat Koperasi Anugrah Tani mulai dari subsistem hulu yaitu pengadaan input, subsistem usahatani/on farm yaitu kegiatan pengolahan lahan, penanaman dan perawatan tanaman, subsistem hilir yaitu kegiatan panen dan pengangkutan hasil panen, subsistem pemasaran yaitu kegiatan pemasaran hasil ke pabrik PKS, dan subsistem penunjang yaitu lembaga-lembaga yang mendukung kegiatan perkebunan dari subsistem hulu hingga subsistem pemasaran. Terdapat keterkaitan kebelakang (backward linkage) dan keterkaitan kedepan (forward linkage) pada sistem agribisnis perkebunan kelapa sawit rakyat Koperasi Anugrah Tani. Rancang model kelembagaan perkebunan Koperasi Anugrah Tani mengacu pada sistem agribisinis yaitu : kelembagaan hulu, kelembagaan usahatani/on farm, kelembagan hilir, kelembagaan pemasaran dan kelembagaan penunjang. Rancang model dibuat mengacu pada penelitian Kusnandar (2013), yaitu berdasarkan empat dimensi antara lain : kondisi lingkungan eksternal, motivasi kelembagaan, kapasitas kelembagaan, dan kinerja kelembagaan. Rancangan kelembagaan yang diarahkan dapat memenuhi keempat dimensi tersebut sehingga efektifitas dan keberlanjutan kelembagaan dapat terjamin.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRACT Karungan Agrotourism has a tourism charm that is worth to visit. When the sunny weather, natural beauty will be clearly visible. Karungan Agrotourism is managed by the local government in collaboration with the surrounding community as managers in the field. The purpose of this study: 1) Were to determine the level of visitor satisfaction with the management of Karungan Agrotourism Area. 2) Find out what facilities can be improved, maintained and added by the manager in improving the service and development of Karungan Agrotourism. Sampling method in this study was Quota Sampling where the samples taken based on a predetermined amount with quota 70 people. Data collected in the form of primary data and secondary data. The analytical method in this study uses CSI (Customer satisfaction Index) and IPA (Importance Performance Analysis) analysis. Based on the value of visitor satisfaction index (CSI) Karungan Agrotourism by 63.48 percent, this shows that visitors are satisfied with the services provided by Karungan Agrotourism. Based on the IPA analysis, the facilities that need to be repaired are in the main priority quadrant which contains services in Karungan Agrotourism, toilet cleanliness, security in Karungan Agrotourism, cleanliness in Karungan Agrotourism, an information center and hospitality of employees / officers in Karungan Agrotourism. Facilities that must be maintained are the cleanliness of the resting place, the natural beauty of the Karungan Agrotourism, worship facilities, toilets and road conditions to Karungan Agrotourism. The facilities that can be added to the Karungan Agrotourism are fruit and vegetable picking rides, outboun rides, selfie spots, war games, airsoft gun, driving ATVs. Key word : Agrotourism, Customer Satisfaction Index , Importance Performance Analysis ABSTRACT Agrowisata Karungan memiliki pesona pariwisata yang layak untuk dikunjungi. Saat cuaca sedang cerah, keindahan alam akan tampak secara jelas di kawasan ini. Agrowisata Karungan dikelola oleh pemerintah daerah yang bekerja sama dengan masyarakat sekitar sebagai pengelola di lapangan. Tujuan Penelitian ini : 1) Untuk mengetahui tingkat kepuasan pengunjung terhadap pengelolaan Kawasan Agrowisata Karungan. 2) Untuk mengetahui fasilitas apa saja yang dapat diperbaiki, dipertahankan dan di tambahkan oleh pengelola dalam meningkatkan pelayanan dan pengembangan Agrowisata Karungan. Pengambilan sample pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Quota Sampling dimana sampel diambil berdasarkan pada jumlah yang sudah ditentukan. Data yang dikumpulkan berupa data primer dan data sekunder. Jumlah sampel dalam penelitian sebanyak 70 orang. Metode analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis CSI (Customer satisfaction Index) dan IPA (Importance Performance Analysis). Berdasarkan nilai indeks kepuasan pengunjung (CSI) Agrowisata Karungan sebesar 63.48 persen, hal ini menunjukkan bahwa pengunjung puas terhadap pelayanan yang diberikan oleh Agrowisata Karungan. Berdasarkan analisis IPA, Fasilitas yang perlu diperbaiki berada dalam kuadran utama yang diprioritaskan yang berisi pelayanan di Agrowisata Karungan, kebersihan toilet, keamanan di Agrowisata Karungan, kebersihan di Agrowisata Karungan, adanya pusat informasi dan keramahan pegawai/petugas di Agrowisata Karungan. Fasilitas yang harus dipertahankan yaitu kebersihan tempat istirahat yang disediakan, keindahan alam di Agrowisata Karungan, sarana peribadatan, toilet dan kondisi jalan menuju Agrowisata Karungan. Adapun fasilitas yang dapat ditambahkan pada Agrowisata Karungan Ialah wahana petik buah dan sayur, wahana outboun, spot selfie, war game, airsoft gun, mengendarai ATV. Kata kunci : Agrowisata, Customer Satisfaction Index , Importance Performance Analysis
· Thesis ·
UMKM di anggap sebagai sektor usaha yang tidak rentan terhadap berbagai perubahan eksternal yang terjadi di pasar perekonomian. Sebagai sektor yang di anggap mampu bertahan meskipun dalam kondisi krisis, UMKM dapat menunjang pembangunan ekonomi yang bersifat jangka panjang, stabil, dan berkesinambungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh literasi keuangan dan kualitas manajemen keuangan terhadap kinerja keuangan UMKM Mebel di Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner dan dokumentasi. Teknik pengambilan sampel yang digunakan menggunakan sampel jenuh dengan jumlah sampel sebanyak 108 UMKM Mebel di Kota Tarakan. Pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi linear berganda dengan memperhatikan nilai koefisien regresi, uji parsial, uji pengaruh simultan, dan uji koefisien determinasi. Berdasarkan hasil penelitian Pertama, Literasi Keuangan berpengaruh negative terhadap Kinerja Keuangan UMKM Mebel. Kedua, Kualitas Manajemen Keuangan berpengaruh positif terhadap Kinerja Keuangan UMKM Mebel.
· Thesis ·
ANALISA PERBANDINGAN DAYA DUKUNG PONDASI TIANG PANCANG DENGAN MENGGUNAKAN DATA SPT, CPT DAN UJI LABORATORIUM PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG GABUNGAN DINAS II KABUPATEN TANA TIDUNG Abstrak Pembangunan infrastruktur di Kabupaten Tana Tidung sedang giatnya dilakukan terutama bangunan pemerintah sebagai tempat penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan pada masyarakat sebagai sarana penunjang terselenggaranya proses pemerintahan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan nilai daya dukung izin pondasi tiang pancang dengan penyelidikan SPT, CPT dan Uji Laboratorium pada proyek pembangunan gedung Gabungan Dinas II Kabupaten Tana Tidung. Perhitungan daya dukung izin pondasi tiang pancang penyelidikan SPT menggunakan metode Mayerhoff dan Luciano Decourt, penyelidikan CPT menggunakan metode Bagemann dan Wesley untuk penyelidikan Uji Laboratorium menggunakan metode Alpha dan Tomlinson. Berdasarkan penelitian hasil perbandingan nilai daya dukung izin pondasi tiang pancang untuk SPT diperoleh pada titik analisa 1 kedalaman 18 m sebesar 59,88 ton, titik analisa 2 kedalaman 23 m sebesar 31,28 ton, titik analisa 3 kedalaman 20 m sebesar 44,81 ton dan pada titik analisa 4 kedalaman 26 m sebesar 16,65 ton. CPT/Sondir diperoleh pada titik analisa 1 kedalaman 18 m sebesar 43,40 ton, titik analisa 2 kedalaman 23 m sebesar 74,59 ton, titik analisa 3 kedalaman 20 m sebesar 48,47 ton dan pada titik analisa 4 kedalaman 26 m sebesar 79,74 ton. Uji Laboratorium diperoleh pada titik analisa 1 kedalaman 18 m sebesar 47,40 ton, titik analisa 2 kedalaman 23 m sebesar 15,81 ton, titik analisa 3 kedalaman 20 m sebesar 19,17 ton dan pada titik analisa 4 kedalaman 26 m sebesar 23,01 ton. Kata kunci : Daya dukung izin, SPT, CPT, Uji Laboratorium
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Masa remaja merupakan fase perkembangan yang rentan terhadap berbagai permasalahan psikososial, termasuk toxic parenting, kesepian, dan self esteem. Pola asuh yang tidak sehat dan perasaan kesepian dapat memengaruhi penilaian remaja terhadap dirinya, sehingga berpotensi menyebabkan rendahnya self esteem. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan toxic parenting dan kesepian dengan self esteem pada remaja SMP di wilayah Kota Tarakan. Metode peneitian ini adalah kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional dan desain cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 386 remaja usia 13–16 tahun yang dipilih menggunakan teknik cluster sampling, proposional sampling, dan simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner toxic parenting, UCLA Loneliness Scale Version 3, dan Rosenberg Self Esteem Scale (RSES). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Gamma dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami toxic parenting sedang sebanyak 205 orang, kesepian rendah sebanyak 211 orang, dan self esteem sedang sebanyak 261 orang. Hasil uji Gamma menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara toxic parenting dengan self esteem (p = 0,000; r = -0,460), yang menunjukkan hubungan negatif, yaitu semakin tinggi toxic parenting maka semakin rendah self esteem. Terdapat pula hubungan yang signifikan antara kesepian dengan self esteem (p = 0,000; r = 0,665) yang berarti semakin tinggi tingkat kesepian pada remaja maka semakin rendah self esteem. Kesimpulannya, terdapat hubungan signifikan antara toxic parenting dan self esteem serta antara kesepian dan self esteem pada remaja SMP di wilayah Kota Tarakan.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
PENGARUH STRATEGI GAMIFIKASI WHISPER RACE TERHADAP KEMAMPUAN MENYIMAK CERITA PENDEK SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 1 TARAKAN Abstrak Kemampuan menyimak cerita pendek ialah salah satu keterampilan berbahasa yang perlu dikembangkan melalui strategi pembelajaran yang bisa memberikan pengaruh positif terhadap keterlibatan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi gamifikasi whisper race terhadap kemampuan menyimak cerita pendek siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan metode eksperimen semu (quasi experiment) dengan desain pretest dan posttest control group. Populasi dalam penelitian seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Tarakan. Sampel penelitian diambil dengan teknik cluster random sampling yang terbagi menjadi 2 kelas yaitu kelas VIII.5 sebagai kelas eksperimen dan VIII.9 sebagai kelas kontrol dengan jumlah keseluruhan 62 siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan menyimak, berdasarkan cerita pendek yang disajikan dalam bentuk audio, sedangkan instrumen soal berupa pilihan ganda yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis dengan analisis deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan Independent Samples Test berbantuan perangkat lunak IBM SPSS Statistic versi 31. Hasil uji hipotesis menggunakan uji Independent Samples Test menunjukkan bahwa nilai signifikansi (Sig.2-tailed) pada hasil posttest kelas eksperimen dan kelas kontrol sebesar 0,030. Nilai tersebut lebih kecil dari 0,05 (0,0300,05), sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil posttest kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan menyimak cerita pendek siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa strategi pembelajaran gamifikasi whisper race berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan menyimak cerita pendek siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Tarakan. Hasil penelitian ini mengimplikasikan bahwa strategi gamifikasi whisper race dapat dijadikan sebagai alternatif strategi pembelajaran Bahasa Indonesia yang memberikan pengaruh signifikan terhadap kemampuan menyimak siswa. Oleh karena itu, guru Bahasa Indonesia bisa mempertimbangkan penerapan strategi ini dalam proses pembelajaran guna menciptakan kegiatan belajar yang lebih interaktif.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan dan kualitas produk terhadap kepuasan pelanggan di Cafe Maetala Kota Tarakan, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden yang merupakan pelanggan Cafe Maetala. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner menggunakan skala likert, sedangkan analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda, uji t, uji f dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikansi 0,000 0,05. Kualitas produk juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan dengan nilai t hitung sebesar 6,271 dan nilai signifikansi 0,0000,05. Secara simultan, kualitas pelayanan dan kualitas produk berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan dengan nilai F hitung sebesar 162,228 dan nilai signifikansi 0,000 0,05. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,770 menunjukkan bahwa kualitas pelayanan dan kualitas produk mampu menjelaskan 77,0% variasi kepuasan pelanggan, sedangkan 23,0% dijelaskan oleh faktor lain diluar penelitian. Kualitas produk menjadi variabel yang lebih dominan terhadap kepuasan pelanggan dengan nilai Standardized Beta sebesar 0,576 dibandingkan kualitas pelayanan sebesar 0,334. Berdasarkan hasil tersebut, peningkatan kualitas pelayanan dan kualitas produk perlu diperhatikan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan di Cafe Maetala Kota Tarakan.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGARUH STRATEGI GAMIFIKASI WHISPER RACE TERHADAP KEMAMPUAN MENYIMAK CERITA PENDEK SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 1 TARAKAN Abstrak Kemampuan menyimak cerita pendek ialah salah satu keterampilan berbahasa yang perlu dikembangkan melalui strategi pembelajaran yang bisa memberikan pengaruh positif terhadap keterlibatan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi gamifikasi whisper race terhadap kemampuan menyimak cerita pendek siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan metode eksperimen semu (quasi experiment) dengan desain pretest dan posttest control group. Populasi dalam penelitian seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Tarakan. Sampel penelitian diambil dengan teknik cluster random sampling yang terbagi menjadi 2 kelas yaitu kelas VIII.5 sebagai kelas eksperimen dan VIII.9 sebagai kelas kontrol dengan jumlah keseluruhan 62 siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan menyimak, berdasarkan cerita pendek yang disajikan dalam bentuk audio, sedangkan instrumen soal berupa pilihan ganda yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis dengan analisis deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan Independent Samples Test berbantuan perangkat lunak IBM SPSS Statistic versi 31. Hasil uji hipotesis menggunakan uji Independent Samples Test menunjukkan bahwa nilai signifikansi (Sig.2-tailed) pada hasil posttest kelas eksperimen dan kelas kontrol sebesar 0,030. Nilai tersebut lebih kecil dari 0,05 (0,0300,05), sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil posttest kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan menyimak cerita pendek siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa strategi pembelajaran gamifikasi whisper race berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan menyimak cerita pendek siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Tarakan. Hasil penelitian ini mengimplikasikan bahwa strategi gamifikasi whisper race dapat dijadikan sebagai alternatif strategi pembelajaran Bahasa Indonesia yang memberikan pengaruh signifikan terhadap kemampuan menyimak siswa. Oleh karena itu, guru Bahasa Indonesia bisa mempertimbangkan penerapan strategi ini dalam proses pembelajaran guna menciptakan kegiatan belajar yang lebih interaktif.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan dan kualitas produk terhadap kepuasan pelanggan di Cafe Maetala Kota Tarakan, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden yang merupakan pelanggan Cafe Maetala. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner menggunakan skala likert, sedangkan analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda, uji t, uji f dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikansi 0,000 0,05. Kualitas produk juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan dengan nilai t hitung sebesar 6,271 dan nilai signifikansi 0,0000,05. Secara simultan, kualitas pelayanan dan kualitas produk berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan dengan nilai F hitung sebesar 162,228 dan nilai signifikansi 0,000 0,05. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,770 menunjukkan bahwa kualitas pelayanan dan kualitas produk mampu menjelaskan 77,0% variasi kepuasan pelanggan, sedangkan 23,0% dijelaskan oleh faktor lain diluar penelitian. Kualitas produk menjadi variabel yang lebih dominan terhadap kepuasan pelanggan dengan nilai Standardized Beta sebesar 0,576 dibandingkan kualitas pelayanan sebesar 0,334. Berdasarkan hasil tersebut, peningkatan kualitas pelayanan dan kualitas produk perlu diperhatikan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan di Cafe Maetala Kota Tarakan.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Masa remaja merupakan fase perkembangan yang rentan terhadap berbagai permasalahan psikososial, termasuk toxic parenting, kesepian, dan self esteem. Pola asuh yang tidak sehat dan perasaan kesepian dapat memengaruhi penilaian remaja terhadap dirinya, sehingga berpotensi menyebabkan rendahnya self esteem. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan toxic parenting dan kesepian dengan self esteem pada remaja SMP di wilayah Kota Tarakan. Metode peneitian ini adalah kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional dan desain cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 386 remaja usia 13–16 tahun yang dipilih menggunakan teknik cluster sampling, proposional sampling, dan simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner toxic parenting, UCLA Loneliness Scale Version 3, dan Rosenberg Self Esteem Scale (RSES). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Gamma dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami toxic parenting sedang sebanyak 205 orang, kesepian rendah sebanyak 211 orang, dan self esteem sedang sebanyak 261 orang. Hasil uji Gamma menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara toxic parenting dengan self esteem (p = 0,000; r = -0,460), yang menunjukkan hubungan negatif, yaitu semakin tinggi toxic parenting maka semakin rendah self esteem. Terdapat pula hubungan yang signifikan antara kesepian dengan self esteem (p = 0,000; r = 0,665) yang berarti semakin tinggi tingkat kesepian pada remaja maka semakin rendah self esteem. Kesimpulannya, terdapat hubungan signifikan antara toxic parenting dan self esteem serta antara kesepian dan self esteem pada remaja SMP di wilayah Kota Tarakan.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Pelayanan kebidanan komprehensif atau Continuity of Care (CoC) memberikan asuhan berkesinambungan mulai dari kehamilan, persalinan, nifas, hingga perawatan bayi baru lahir untuk memantau kesehatan serta mendeteksi dini komplikasi. Asuhan pada Ny. R ini dilaksanakan sejak 5 Mei hingga 26 Mei 2026 di Wilayah Kerja Puskesmas Pantai Amal, Tarakan, melalui serangkaian kunjungan rumah dan layanan faskes. Pada 5 Mei 2026, asuhan ANC Trimester III (UK 38 minggu 2 hari) menunjukkan kondisi ibu normal. Proses persalinan berlangsung di rumah Ny. R sesuai standar 60 langkah Asuhan Persalinan Normal (APN). Kala I berlangsung 5 jam 30 menit dan Kala II selama 20 menit. Bayi lahir bugar, berjenis kelamin perempuan (BB 2.700 gram, PB 48 cm, LK 31 cm, LD 32 cm, LP 30 cm). Kala III berlangsung 5 menit hingga plasenta lahir lengkap, diikuti Kala IV selama 2 jam tanpa laserasi perineum dan perdarahan ±100 cc. Telah dilakukan asuhan komprehensif pada Ny. R selama masa kehamilan, persalinan, nifas, dan bayi baru lahir dengan didapatkan bahwa ketidak sesuaian teori dan praktek yaitu Ny. R tidak melahirkan di layanan kesehatan namun hal itu Asuhan kebidanan yang berkelanjutan jika diberikan secara aktif dapat meningkatkan kesehatan ibu dan anak.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pelayanan kebidanan komprehensif atau Continuity of Care (CoC) memberikan asuhan berkesinambungan mulai dari kehamilan, persalinan, nifas, hingga perawatan bayi baru lahir untuk memantau kesehatan serta mendeteksi dini komplikasi. Asuhan pada Ny. R ini dilaksanakan sejak 5 Mei hingga 26 Mei 2026 di Wilayah Kerja Puskesmas Pantai Amal, Tarakan, melalui serangkaian kunjungan rumah dan layanan faskes. Pada 5 Mei 2026, asuhan ANC Trimester III (UK 38 minggu 2 hari) menunjukkan kondisi ibu normal. Proses persalinan berlangsung di rumah Ny. R sesuai standar 60 langkah Asuhan Persalinan Normal (APN). Kala I berlangsung 5 jam 30 menit dan Kala II selama 20 menit. Bayi lahir bugar, berjenis kelamin perempuan (BB 2.700 gram, PB 48 cm, LK 31 cm, LD 32 cm, LP 30 cm). Kala III berlangsung 5 menit hingga plasenta lahir lengkap, diikuti Kala IV selama 2 jam tanpa laserasi perineum dan perdarahan ±100 cc. Telah dilakukan asuhan komprehensif pada Ny. R selama masa kehamilan, persalinan, nifas, dan bayi baru lahir dengan didapatkan bahwa ketidak sesuaian teori dan praktek yaitu Ny. R tidak melahirkan di layanan kesehatan namun hal itu Asuhan kebidanan yang berkelanjutan jika diberikan secara aktif dapat meningkatkan kesehatan ibu dan anak.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dan daya tarik dalam penggunaan media pembelajaran Smart Board dalam pembelajaran matematika pada materi perkalian di Sekolah Dasar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development), dengan model pengembangan yang diterapkan adalah ADDIE, yang mencakup lima tahap: Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluate. Alat pengumpulan data terdiri dari lembar validasi dan kuesioner respons dari peserta didik. Objek penelitian dalam uji coba ini adalah peserta didik kelas III-C SDN 005 Tarakan. Penelitian ini dibagi menjadi dua bagian, yaitu uji coba terbatas dan uji coba di lapangan. Uji coba terbatas melibatkan 6 orang, sedangkan pada uji coba lapangan melibatkan 18 orang. Hasil penelitian yang dilakukan menyatakan bahwa media pembelajaran Smart Board sangat layak digunakan dalam pembelajaran perkalian. Hal ini dibuktikan dengan hasil penelitian yang telah dilakukan, di mana dari ahli media mendapatkan skor 90%, ahli materi memperoleh skor 88%, dan ahli praktisi memperoleh skor 88%. Berdasarkan hasil dari uji coba terbatas memperoleh skor 94% sedangkan pada uji lapangan memperoleh skor 90% yang di mana sudah tergolong dalam kategori sangat menarik. Berdasarkan dari semua hasil penelitian yang telah dilakukan, maka bisa disimpulkan bahwa media pembelajaran Smart Board pada pembelajaran materi perkalian sangat layak serta sangat menarik dalam aktivitas pembelajaran di kelas
2026 · Book ·
This study aims to analyze the effects of capital expenditure and expenditure on goods and services on labor absorption in North Kalimantan Province, both partially and simultaneously. A quantitative method was employed using secondary data on capital expenditure, expenditure on goods and services, and labor absorption across the regencies and municipality of North Kalimantan Province during the 2015-2024 period. The data were obtained from Statistics Indonesia (BPS) and the Directorate General of Fiscal Balance of the Ministry of Finance of the Republic of Indonesia. Panel data regression analysis was conducted using EViews 12, and the model selection procedure identified the Fixed Effects Model (FEM) as the most appropriate estimation model. The results show that, partially, capital expenditure has a negative but statistically insignificant effect on labor absorption. In contrast, expenditure on goods and services has a positive and statistically significant effect on labor absorption across the regencies and municipality of North Kalimantan Province. Simultaneously, capital expenditure and expenditure on goods and services exert a statistically significant effect on labor absorption. These findings reveal that expenditure on goods and services contributes more substantially to labor absorption than capital expenditure. Accordingly, local governments should optimize the allocation of regional expenditures in an effective, efficient, and targeted manner to promote labor opportunities and support sustainable regional economic development
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Latar Belakang: Pneumonia masih menjadi salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada anak. Penyakit ini dapat menyebabkan penumpukan sekret, sesak napas, dan peningkatan frekuensi pernapasan yang mengganggu fungsi ventilasi. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat membantu memperbaiki fungsi pernapasan adalah terapi pursed lips breathing (PLB) dengan media tiup kincir. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan terapi pursed lips breathing menggunakan media tiup kincir terhadap penurunan frekuensi pernapasan pada anak dengan pneumonia. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus pada dua anak usia 5 tahun yang didiagnosis pneumonia. Intervensi diberikan selama 3×24 jam dan dievaluasi melalui pemantauan frekuensi pernapasan sebelum dan sesudah terapi. Hasil: Hasil penerapan terapi pursed lips breathing selama 3×24 jam menunjukkan adanya penurunan frekuensi pernapasan pada An. C dari 32 kali/menit menjadi 22 kali/menit dan pada An. A dari 35 kali/menit menjadi 24 kali/menit, disertai perbaikan pola napas, berkurangnya ronki, sputum lebih mudah dikeluarkan, serta kondisi anak tampak lebih nyaman. Kesimpulan: Penerapan terapi pursed lips breathing menggunakan media tiup kincir efektif membantu menurunkan frekuensi pernapasan dan memperbaiki status pernapasan pada anak dengan pneumonia
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Asuhan kebidanan komprehensif Continuity of Care (CoC) merupakan pelayanan yang diberikan secara berkesinambungan mulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, hingga keluarga berencana untuk memantau kesehatan ibu dan bayi, mendeteksi dini komplikasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan kebidanan. Laporan ini bertujuan memberikan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. “I” usia 25 tahun di Puskesmas Karang Rejo menggunakan pendekatan manajemen kebidanan dan pendokumentasian SOAP dengan metode studi kasus deskriptif. Asuhan dilakukan sejak usia kehamilan 34 minggu 2 hari hingga pelayanan keluarga berencana. Hasil asuhan menunjukkan bahwa kehamilan berlangsung fisiologis dengan keluhan kontraksi palsu dan nyeri pinggang pada trimester III sebagai perubahan normal menjelang persalinan. Persalinan berlangsung spontan pada usia kehamilan 39 minggu 5 hari tanpa komplikasi. Bayi lahir spontan berjenis kelamin perempuan dengan berat badan 2800 gram, panjang badan 50 cm, segera menangis kuat, bergerak aktif, dan dalam keadaan sehat. Masa nifas berlangsung normal dengan involusi uterus baik, lochea normal, serta proses menyusui yang lancar. Pada masa neonatal tidak ditemukan tanda bahaya dan pertumbuhan bayi sesuai usia. Pada pelayanan keluarga berencana, ibu memilih kontrasepsi pil progestin yang sesuai untuk ibu menyusui. Kesimpulannya, seluruh rangkaian asuhan mulai dari kehamilan hingga keluarga berencana dapat dilaksanakan sesuai standar pelayanan kebidanan tanpa komplikasi bermakna, sehingga penerapan Continuity of Care mendukung kesehatan ibu dan bayi secara optimal.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
This study aims to analyze the effects of capital expenditure and expenditure on goods and services on labor absorption in North Kalimantan Province, both partially and simultaneously. A quantitative method was employed using secondary data on capital expenditure, expenditure on goods and services, and labor absorption across the regencies and municipality of North Kalimantan Province during the 2015-2024 period. The data were obtained from Statistics Indonesia (BPS) and the Directorate General of Fiscal Balance of the Ministry of Finance of the Republic of Indonesia. Panel data regression analysis was conducted using EViews 12, and the model selection procedure identified the Fixed Effects Model (FEM) as the most appropriate estimation model. The results show that, partially, capital expenditure has a negative but statistically insignificant effect on labor absorption. In contrast, expenditure on goods and services has a positive and statistically significant effect on labor absorption across the regencies and municipality of North Kalimantan Province. Simultaneously, capital expenditure and expenditure on goods and services exert a statistically significant effect on labor absorption. These findings reveal that expenditure on goods and services contributes more substantially to labor absorption than capital expenditure. Accordingly, local governments should optimize the allocation of regional expenditures in an effective, efficient, and targeted manner to promote labor opportunities and support sustainable regional economic development
2026 · Book ·
Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) masih menjadi indikator utama derajat kesehatan masyarakat dan mutu pelayanan kesehatan maternal-neonatal. Di wilayah kerja Puskesmas Sebengkok tahun 2025, meskipun tidak ditemukan kasus kematian ibu, masih terdapat 7 kasus kematian bayi yang disebabkan oleh prematuritas, BBLR, dan kelainan jantung kongenital. Kondisi ini menunjukkan perlunya pelayanan kebidanan yang komprehensif dan berkesinambungan melalui pendekatan Continuity of Care (CoC), khususnya pada ibu dengan faktor risiko usia muda, paritas tinggi, jarak kehamilan terlalu dekat, dan anemia dalam kehamilan. Laporan ini bertujuan untuk melaksanakan dan mendokumentasikan asuhan kebidanan komprehensif secara berkesinambungan pada Ny. S usia 21 tahun G₃P₂A₀ mulai dari masa kehamilan trimester III, persalinan, nifas, bayi baru lahir, neonatus, hingga pelayanan kontrasepsi di Puskesmas Sebengkok Kota Tarakan. Jenis laporan ini adalah studi kasus deskriptif dengan pendekatan Literature Review Based Case, pengumpulan data dilakukan melalui anamnesis, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang, observasi, dan studi kepustakaan. Asuhan kehamilan dilaksanakan sebanyak 3 kali kunjungan dengan temuan anemia ringan (Hb 10.8 g/dL) yang ditangani dengan tablet tambah darah dan konseling gizi. Persalinan berlangsung spontan per vaginam pada usia kehamilan 38 minggu 5 hari, bayi lahir perempuan dengan berat badan 2.700 gram, panjang badan 47 cm, dan nilai Apgar 8/9. Masa nifas berjalan fisiologis dengan involusi uterus normal dan laktasi lancar, dipantau melalui 4 kali kunjungan nifas (KF1-KF4). Asuhan bayi baru lahir dan neonatus dilaksanakan sesuai standar dan berlangsung fisiologis. Pada hari ke-29 pascasalin, Ny. S memilih menggunakan kontrasepsi suntik 3 bulan (DMPA). Seluruh asuhan terdokumentasikan dalam bentuk SOAP dan tidak ditemukan komplikasi maupun kesenjangan yang bermakna antara teori dan praktik. Penerapan asuhan kebidanan komprehensif dengan pendekatan Continuity of Care terbukti berperan dalam deteksi dini faktor risiko, pencegahan komplikasi, peningkatan pengetahuan ibu, serta mendukung tercapainya kesehatan ibu dan bayi secara optimal.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar Belakang: Pneumonia masih menjadi salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada anak. Penyakit ini dapat menyebabkan penumpukan sekret, sesak napas, dan peningkatan frekuensi pernapasan yang mengganggu fungsi ventilasi. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat membantu memperbaiki fungsi pernapasan adalah terapi pursed lips breathing (PLB) dengan media tiup kincir. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan terapi pursed lips breathing menggunakan media tiup kincir terhadap penurunan frekuensi pernapasan pada anak dengan pneumonia. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus pada dua anak usia 5 tahun yang didiagnosis pneumonia. Intervensi diberikan selama 3×24 jam dan dievaluasi melalui pemantauan frekuensi pernapasan sebelum dan sesudah terapi. Hasil: Hasil penerapan terapi pursed lips breathing selama 3×24 jam menunjukkan adanya penurunan frekuensi pernapasan pada An. C dari 32 kali/menit menjadi 22 kali/menit dan pada An. A dari 35 kali/menit menjadi 24 kali/menit, disertai perbaikan pola napas, berkurangnya ronki, sputum lebih mudah dikeluarkan, serta kondisi anak tampak lebih nyaman. Kesimpulan: Penerapan terapi pursed lips breathing menggunakan media tiup kincir efektif membantu menurunkan frekuensi pernapasan dan memperbaiki status pernapasan pada anak dengan pneumonia
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) masih menjadi indikator utama derajat kesehatan masyarakat dan mutu pelayanan kesehatan maternal-neonatal. Di wilayah kerja Puskesmas Sebengkok tahun 2025, meskipun tidak ditemukan kasus kematian ibu, masih terdapat 7 kasus kematian bayi yang disebabkan oleh prematuritas, BBLR, dan kelainan jantung kongenital. Kondisi ini menunjukkan perlunya pelayanan kebidanan yang komprehensif dan berkesinambungan melalui pendekatan Continuity of Care (CoC), khususnya pada ibu dengan faktor risiko usia muda, paritas tinggi, jarak kehamilan terlalu dekat, dan anemia dalam kehamilan. Laporan ini bertujuan untuk melaksanakan dan mendokumentasikan asuhan kebidanan komprehensif secara berkesinambungan pada Ny. S usia 21 tahun G₃P₂A₀ mulai dari masa kehamilan trimester III, persalinan, nifas, bayi baru lahir, neonatus, hingga pelayanan kontrasepsi di Puskesmas Sebengkok Kota Tarakan. Jenis laporan ini adalah studi kasus deskriptif dengan pendekatan Literature Review Based Case, pengumpulan data dilakukan melalui anamnesis, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang, observasi, dan studi kepustakaan. Asuhan kehamilan dilaksanakan sebanyak 3 kali kunjungan dengan temuan anemia ringan (Hb 10.8 g/dL) yang ditangani dengan tablet tambah darah dan konseling gizi. Persalinan berlangsung spontan per vaginam pada usia kehamilan 38 minggu 5 hari, bayi lahir perempuan dengan berat badan 2.700 gram, panjang badan 47 cm, dan nilai Apgar 8/9. Masa nifas berjalan fisiologis dengan involusi uterus normal dan laktasi lancar, dipantau melalui 4 kali kunjungan nifas (KF1-KF4). Asuhan bayi baru lahir dan neonatus dilaksanakan sesuai standar dan berlangsung fisiologis. Pada hari ke-29 pascasalin, Ny. S memilih menggunakan kontrasepsi suntik 3 bulan (DMPA). Seluruh asuhan terdokumentasikan dalam bentuk SOAP dan tidak ditemukan komplikasi maupun kesenjangan yang bermakna antara teori dan praktik. Penerapan asuhan kebidanan komprehensif dengan pendekatan Continuity of Care terbukti berperan dalam deteksi dini faktor risiko, pencegahan komplikasi, peningkatan pengetahuan ibu, serta mendukung tercapainya kesehatan ibu dan bayi secara optimal.