Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

SYIRAH

4 karya publik ditemukan.

2026: 22025: 2

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN DIAGNOSIS MEDIS ANEMIA

2026 · Book ·

Anemia merupakan kondisi penurunan kadar hemoglobin dalam darah yang dapat menyebabkan berkurangnya kemampuan darah mengangkut oksigen ke jaringan tubuh. Kondisi ini masih menjadi masalah kesehatan yang cukup tinggi dan dapat menimbulkan dampak terhadap aktivitas, produktivitas, dan kualitas hidup pasien. Laporan tugas akhir ini bertujuan untuk melaksanakan asuhan keperawatan pada du pasien dengan diagnosis medis anemia secara komprehensif di Ruang Dahlia A RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada dua pasien, yaitu Ny. S dan Ny. E, melalui tahapan pengkajian diagnosis keperawatan, intervensi, implementasi dan evaluasi. Hasil studi kasus menunjukkan bahwa pasien dengan anemia mengalami keluhan lemah, pucat, akral dingin, CRT memanjang, penurunan nafsu makan, serta kadar Hb rendah. Diagnosis keperawatan yang muncul disesuaikan dengan kondisi klinis masing-masing pasien dan dilakukan untervensi keperawatan yang berfokus pada pemantauan kondisi umum, pemenuhan kebutuhan oksigenasi, nutrisi, aktivitas, serta edukasi kesehatan. Setelah dilakukan asuhan keperawatan, ditemukan adanya perbaikan kondisi pasien sesuai dengan respons terhadap tindakan yang diberikan. Kesimpulan dari studi kasus ini adalah asuhan keperawatan yang komprehensif berperan penting dalam membantu stabilisasi kondisi pasien anemia dan meningkatkan kualitas perawatan

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN DIAGNOSIS MEDIS ANEMIA

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Anemia merupakan kondisi penurunan kadar hemoglobin dalam darah yang dapat menyebabkan berkurangnya kemampuan darah mengangkut oksigen ke jaringan tubuh. Kondisi ini masih menjadi masalah kesehatan yang cukup tinggi dan dapat menimbulkan dampak terhadap aktivitas, produktivitas, dan kualitas hidup pasien. Laporan tugas akhir ini bertujuan untuk melaksanakan asuhan keperawatan pada du pasien dengan diagnosis medis anemia secara komprehensif di Ruang Dahlia A RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada dua pasien, yaitu Ny. S dan Ny. E, melalui tahapan pengkajian diagnosis keperawatan, intervensi, implementasi dan evaluasi. Hasil studi kasus menunjukkan bahwa pasien dengan anemia mengalami keluhan lemah, pucat, akral dingin, CRT memanjang, penurunan nafsu makan, serta kadar Hb rendah. Diagnosis keperawatan yang muncul disesuaikan dengan kondisi klinis masing-masing pasien dan dilakukan untervensi keperawatan yang berfokus pada pemantauan kondisi umum, pemenuhan kebutuhan oksigenasi, nutrisi, aktivitas, serta edukasi kesehatan. Setelah dilakukan asuhan keperawatan, ditemukan adanya perbaikan kondisi pasien sesuai dengan respons terhadap tindakan yang diberikan. Kesimpulan dari studi kasus ini adalah asuhan keperawatan yang komprehensif berperan penting dalam membantu stabilisasi kondisi pasien anemia dan meningkatkan kualitas perawatan

PENEGAKAN HUKUM ADMINISTRASI KEPEGAWAIAN TERHADAP PEGAWAI NEGERI SIPIL (PNS) WANITA YANG MENJADI ISTRI KEDUA/KETIGA/KEEMPAT

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini membahas Penegakan Hukum Administrasi Kepegawaian Terhadap Pegawai Negeri Sipil (PNS) Wanita Yang Menjadi Istri Kedua/Ketiga/Keempat. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini mencakup pada pengaturan hukum administrasi kepegawaian terhadap PNS wanita yang menjadi istri kedua/ketiga/keempat, serta membahas akibat hukum yang timbul bagi PNS wanita yang terlibat dalam perkawinan poligami. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan kasus, dan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa larangan bagi PNS wanita untuk menjadi istri kedua/ketiga/keempat diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 1990 tentang Perubahan atas PP Nomor 10 Tahun 1983 mengenai izin perkawinan dan perceraian bagi PNS, yang menegaskan larangan absolut terhadap PNS wanita dalam struktur perkawinan poligami. Pengaturan ini diperkuat dengan ketentuan disiplin PNS sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN dan Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin PNS. Adapun akibat hukum yang ditimbulkan adalah penjatuhan sanksi disiplin administratif yang berupa Pemberhentian Tidak Dengan Hormat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengaturan hukum administrasi terhadap PNS wanita yang menjadi istri kedua/ketiga/keempat, bersifat tegas dan tidak memberikan ruang dispensasi. Hal ini merupakan bentuk perlindungan institusional untuk menjaga disiplin, integritas, dan profesionalisme aparatur negara.

PENEGAKAN HUKUM ADMINISTRASI KEPEGAWAIAN TERHADAP PEGAWAI NEGERI SIPIL (PNS) WANITA YANG MENJADI ISTRI KEDUA/KETIGA/KEEMPAT

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini membahas Penegakan Hukum Administrasi Kepegawaian Terhadap Pegawai Negeri Sipil (PNS) Wanita Yang Menjadi Istri Kedua/Ketiga/Keempat. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini mencakup pada pengaturan hukum administrasi kepegawaian terhadap PNS wanita yang menjadi istri kedua/ketiga/keempat, serta membahas akibat hukum yang timbul bagi PNS wanita yang terlibat dalam perkawinan poligami. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan kasus, dan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa larangan bagi PNS wanita untuk menjadi istri kedua/ketiga/keempat diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 1990 tentang Perubahan atas PP Nomor 10 Tahun 1983 mengenai izin perkawinan dan perceraian bagi PNS, yang menegaskan larangan absolut terhadap PNS wanita dalam struktur perkawinan poligami. Pengaturan ini diperkuat dengan ketentuan disiplin PNS sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN dan Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin PNS. Adapun akibat hukum yang ditimbulkan adalah penjatuhan sanksi disiplin administratif yang berupa Pemberhentian Tidak Dengan Hormat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengaturan hukum administrasi terhadap PNS wanita yang menjadi istri kedua/ketiga/keempat, bersifat tegas dan tidak memberikan ruang dispensasi. Hal ini merupakan bentuk perlindungan institusional untuk menjaga disiplin, integritas, dan profesionalisme aparatur negara.