2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Taman kota di Kota Tarakan masih menghadapi beberapa keterbatasan dalam penyediaan fasilitas dan aksesibilitas yang dapat memengaruhi kepuasan yang dirasakan oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh Fasilitas dan Aksesibilitas terhadap Kepuasan Masyarakat Pengguna Taman Kota di Kota Tarakan, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan 96 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi dan kuesioner dengan skala Likert lima tingkat, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R2). Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan masyarakat pengguna taman kota dengan nilai t sebesar 4,880 dan signifikansi 0,000. Aksesibilitas juga berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai t sebesar 2,214 dan signifikansi 0,029. Secara simultan, fasilitas dan aksesibilitas berpengaruh signifikan terhadap kepuasan masyarakat Pengguna taman Kota dengan nilai F sebesar 20,128 dan signifikansi 0,000. Nilai R Square sebesar 0,302 menunjukkan bahwa fasilitas dan aksesibilitas mampu menjelaskan 30,2% variasi kepuasan masyarakat, sedangkan 69,8% dipengaruhi faktor lain di luar model penelitian. Fasilitas menjadi variabel yang memiliki pengaruh lebih besar dibandingkan aksesibilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kualitas fasilitas dan kemudahan akses secara bersama-sama penting untuk mendukung taman kota terhadap kepuasan masyarakat di Kota Tarakan.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Taman kota di Kota Tarakan masih menghadapi beberapa keterbatasan dalam penyediaan fasilitas dan aksesibilitas yang dapat memengaruhi kepuasan yang dirasakan oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh Fasilitas dan Aksesibilitas terhadap Kepuasan Masyarakat Pengguna Taman Kota di Kota Tarakan, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan 96 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi dan kuesioner dengan skala Likert lima tingkat, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R2). Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan masyarakat pengguna taman kota dengan nilai t sebesar 4,880 dan signifikansi 0,000. Aksesibilitas juga berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai t sebesar 2,214 dan signifikansi 0,029. Secara simultan, fasilitas dan aksesibilitas berpengaruh signifikan terhadap kepuasan masyarakat Pengguna taman Kota dengan nilai F sebesar 20,128 dan signifikansi 0,000. Nilai R Square sebesar 0,302 menunjukkan bahwa fasilitas dan aksesibilitas mampu menjelaskan 30,2% variasi kepuasan masyarakat, sedangkan 69,8% dipengaruhi faktor lain di luar model penelitian. Fasilitas menjadi variabel yang memiliki pengaruh lebih besar dibandingkan aksesibilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kualitas fasilitas dan kemudahan akses secara bersama-sama penting untuk mendukung taman kota terhadap kepuasan masyarakat di Kota Tarakan.
2026 · Book ·
Mie kwetiau merupakan produk pangan berbasis tepung beras yang berbentuk lembaran tipis dengan tekstur kenyal. Penambahan tepung rumput laut (Kappaphycus alvarezii) yang kaya akan serat diyakini dapat dimanfaatkan sebagai bahan dasar pangan fungsional, sehingga menjadi alternatif untuk meningkatan kualitas gizi pada Mie Kwetiau. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik fisikokimia mie kwetiau melalui analisis proksimat (kadar air, kadar abu, dan kadar protein), serat kasar, serta uji hedonik. Penelitian ini terdiri dari 3 tahap, yaitu preparasi sampel rumput laut, pembuatan tepung rumput laut, dan pembuatan mie kwetiau. Data yang diperoleh dari hasil pengujian, diolah menggunakan Microsoft Excell 2013 sehingga didapatkan nilai rata-rata dan standar deviasi dari hasil pengujian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mie kwetiau mengandung kadar air 59,93%, kadar abu 9,87%, dan kadar protein 21,13%. Kandungan serat kasar produk mie kwetiau yang diberi penambahan tepung rumput laut sebesar 1,36%. Uji hedonik yang dilakukan oleh 30 panelis menunjukkan tingkat kesukaan pada skala hedonik suka, dengan kenampakan 3,67%, aroma 3,50%, tekstur 4,20%, dan rasa 3,57%. Secara keseluruhan, rumput laut Kappaphycus alvarezii berpotensi sebagai bahan tambahan dalam pengembangan mie kwetiau fungsional bernilai gizi tinggi dan dapat diterima secara sensori.
2026 · Thesis ·
Mie kwetiau merupakan produk pangan berbasis tepung beras yang berbentuk lembaran tipis dengan tekstur kenyal. Penambahan tepung rumput laut (Kappaphycus alvarezii) yang kaya akan serat diyakini dapat dimanfaatkan sebagai bahan dasar pangan fungsional, sehingga menjadi alternatif untuk meningkatan kualitas gizi pada Mie Kwetiau. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik fisikokimia mie kwetiau melalui analisis proksimat (kadar air, kadar abu, dan kadar protein), serat kasar, serta uji hedonik. Penelitian ini terdiri dari 3 tahap, yaitu preparasi sampel rumput laut, pembuatan tepung rumput laut, dan pembuatan mie kwetiau. Data yang diperoleh dari hasil pengujian, diolah menggunakan Microsoft Excell 2013 sehingga didapatkan nilai rata-rata dan standar deviasi dari hasil pengujian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mie kwetiau mengandung kadar air 59,93%, kadar abu 9,87%, dan kadar protein 21,13%. Kandungan serat kasar produk mie kwetiau yang diberi penambahan tepung rumput laut sebesar 1,36%. Uji hedonik yang dilakukan oleh 30 panelis menunjukkan tingkat kesukaan pada skala hedonik suka, dengan kenampakan 3,67%, aroma 3,50%, tekstur 4,20%, dan rasa 3,57%. Secara keseluruhan, rumput laut Kappaphycus alvarezii berpotensi sebagai bahan tambahan dalam pengembangan mie kwetiau fungsional bernilai gizi tinggi dan dapat diterima secara sensori.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh semangat kerja, gaya kepemimpinan dan etos kerja terhadap kinerja pegawai Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Malinau. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran sumber daya manusia yang berkinerja tinggi dalam mendukung pencapaian tujuan strategis organisasi publik. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner. Sampel penelitian terdiri dari 93 pegawai Badan Pengelolaan Keuangan Daerah, dengan metode analisis data menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel independen, yaitu semangat kerja berpengaruh terhadap kinerja pegawai Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Malinau. Gaya kepemimpinan berpengaruh terhadap kinerja pegawai Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Malinau. Etos kerja berpengaruh terhadap kinerja pegawai Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Malinau
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh semangat kerja, gaya kepemimpinan dan etos kerja terhadap kinerja pegawai Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Malinau. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran sumber daya manusia yang berkinerja tinggi dalam mendukung pencapaian tujuan strategis organisasi publik. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner. Sampel penelitian terdiri dari 93 pegawai Badan Pengelolaan Keuangan Daerah, dengan metode analisis data menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel independen, yaitu semangat kerja berpengaruh terhadap kinerja pegawai Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Malinau. Gaya kepemimpinan berpengaruh terhadap kinerja pegawai Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Malinau. Etos kerja berpengaruh terhadap kinerja pegawai Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Malinau
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
PERTANGGUNGJAWABAN KEUANGAN DAERAH BERDASARKAN PRINSIP GOOD GOVERNANCE RIDWAN ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan prosedur pemerintah daerah dalam Pertanggungjawaban keuangan daerah dan bagaimana prinsip good governance dalam pertanggungjawaban keuangan daerah. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian yuridis normatif, dengan pendekatan konseptual dan pendekatan perundang-undangan serta menggunakan bahan hukum primer dan sekunder selanjutnya bahan hukum primer maupun sekunder tersebut dianalisis melalui proses penalaran hukum yang logis dan sistematis. Berdasarkan hasil penelitian bahwa pengaturan kewenangan pemerintah daerah dalam pengelolaan keuangan daerah dalam Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan daerah disebutkan bahwa Kepala Daerah selaku pemegang kekuasaan Pengelolaan Keuangan Daerah dan mewakili Pemerintah Daerah dalam kepemilikan kekayaan daerah yang dipisahkan. Pemegang kekuasaan pengelolaan keuangan daerah adalah kepala daerah yang karena jabatannya mempunyai kewenangan menyelenggarakan keseluruhan pengelolaan keuangan daerah. Dan prinsip good governance dalam pertanggungjawaban keuangan daerah adalah kewajiban pemerintah daerah untuk melaksanakan pengelolaan keuangan secara tertib, taat pada peraturan perundang-undangan, efisien, ekonomis, efektif, transparan, dan akuntabel dengan memperhatikan rasa keadilan dan kepatutan. Pelaksanaan APBD merupakan bagian dari pengelolaan keuangan daerah oleh karena itu pertanggungjawaban pelaksanaan APBD harus pula dimaknai sebagai bagian pengelolaan keuangan daerah. Dengan demikian pertanggungjawaban pelaksanaan APBD merupakan bentuk kewajiban dari pemerintah daerah untuk melaksanakan pengelolaan keuangan daerah secara tertib, taat pada peraturan perundang-undangan, efisien, ekonomis, efektif, transparan, dan akuntabel dengan memperhatiakn rasa keadilan dan kepatutan. Kata Kunci: Pertanggungjawaban Keuangan Daerah, Good Governance.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PERTANGGUNGJAWABAN KEUANGAN DAERAH BERDASARKAN PRINSIP GOOD GOVERNANCE RIDWAN ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan prosedur pemerintah daerah dalam Pertanggungjawaban keuangan daerah dan bagaimana prinsip good governance dalam pertanggungjawaban keuangan daerah. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian yuridis normatif, dengan pendekatan konseptual dan pendekatan perundang-undangan serta menggunakan bahan hukum primer dan sekunder selanjutnya bahan hukum primer maupun sekunder tersebut dianalisis melalui proses penalaran hukum yang logis dan sistematis. Berdasarkan hasil penelitian bahwa pengaturan kewenangan pemerintah daerah dalam pengelolaan keuangan daerah dalam Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan daerah disebutkan bahwa Kepala Daerah selaku pemegang kekuasaan Pengelolaan Keuangan Daerah dan mewakili Pemerintah Daerah dalam kepemilikan kekayaan daerah yang dipisahkan. Pemegang kekuasaan pengelolaan keuangan daerah adalah kepala daerah yang karena jabatannya mempunyai kewenangan menyelenggarakan keseluruhan pengelolaan keuangan daerah. Dan prinsip good governance dalam pertanggungjawaban keuangan daerah adalah kewajiban pemerintah daerah untuk melaksanakan pengelolaan keuangan secara tertib, taat pada peraturan perundang-undangan, efisien, ekonomis, efektif, transparan, dan akuntabel dengan memperhatikan rasa keadilan dan kepatutan. Pelaksanaan APBD merupakan bagian dari pengelolaan keuangan daerah oleh karena itu pertanggungjawaban pelaksanaan APBD harus pula dimaknai sebagai bagian pengelolaan keuangan daerah. Dengan demikian pertanggungjawaban pelaksanaan APBD merupakan bentuk kewajiban dari pemerintah daerah untuk melaksanakan pengelolaan keuangan daerah secara tertib, taat pada peraturan perundang-undangan, efisien, ekonomis, efektif, transparan, dan akuntabel dengan memperhatiakn rasa keadilan dan kepatutan. Kata Kunci: Pertanggungjawaban Keuangan Daerah, Good Governance.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari harga, kualitas produk, dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan pada pembelian produk di ramayana kota tarakan. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah non probability sampling dengan teknik penentuan sampel menggunakan purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah Masyarakat kota tarakan yang pernah melakukan pembelian produk di Ramayana dengan jumlah 210 responden. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS versi 23. Hasil uji analisis regresi linear berganda menunjukan bahwa variabel harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasaan pelanggan pada pembelian produk Ramayana di kota Tarakan, variabel kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasaan pelanggan pada pembelian produk Ramayana di kota Tarakan, dan variabel kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasaan pelanggan pada pembelian produk Ramayana di kota Tarakan.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari harga, kualitas produk, dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan pada pembelian produk di ramayana kota tarakan. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah non probability sampling dengan teknik penentuan sampel menggunakan purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah Masyarakat kota tarakan yang pernah melakukan pembelian produk di Ramayana dengan jumlah 210 responden. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS versi 23. Hasil uji analisis regresi linear berganda menunjukan bahwa variabel harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasaan pelanggan pada pembelian produk Ramayana di kota Tarakan, variabel kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasaan pelanggan pada pembelian produk Ramayana di kota Tarakan, dan variabel kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasaan pelanggan pada pembelian produk Ramayana di kota Tarakan.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
This research intends to answer two questions related to the juridical analysis of criminal penalties for companies that do not provide severance pay to workers who have been laid off according to Law Number 11 of 2020 concerning Job Creation. First, the company's obligation to provide severance pay to workers/laborers who have been laid off according to Law Number 11 of 2020 concerning Job Creation. Second, criminal sanctions against companies that do not provide severance pay for laid-off workers. This thesis is a normative research, namely research that focuses on studying the application of positive legal rules or norms. This research uses the statutory approach, historical approach, and conceptual approach. The legal materials used in this study consist of primary legal materials and secondary legal materials. The results of this study indicate that: first, the company's obligation to provide severance pay to workers/laborers who experience layoffs is that the company is obliged to provide compensation to workers which must be stated in a contract or work agreement. Second, companies that do not pay severance pay to laid-off workers or laborers will be given administrative and criminal sanctions in accordance with the provisions, namely entrepreneurs who do not carry out their obligations (severance pay members) are subject to criminal sanctions for a minimum of one year and a maximum of four years or a fine of at least Rp. 100,000,000.- (one hundred million rupiah) and a maximum of Rp.400,000,000.- (four hundred million rupiah) Keywords: Criminal Penalties, Severance Pay, Job Creation Law
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
This research intends to answer two questions related to the juridical analysis of criminal penalties for companies that do not provide severance pay to workers who have been laid off according to Law Number 11 of 2020 concerning Job Creation. First, the company's obligation to provide severance pay to workers/laborers who have been laid off according to Law Number 11 of 2020 concerning Job Creation. Second, criminal sanctions against companies that do not provide severance pay for laid-off workers. This thesis is a normative research, namely research that focuses on studying the application of positive legal rules or norms. This research uses the statutory approach, historical approach, and conceptual approach. The legal materials used in this study consist of primary legal materials and secondary legal materials. The results of this study indicate that: first, the company's obligation to provide severance pay to workers/laborers who experience layoffs is that the company is obliged to provide compensation to workers which must be stated in a contract or work agreement. Second, companies that do not pay severance pay to laid-off workers or laborers will be given administrative and criminal sanctions in accordance with the provisions, namely entrepreneurs who do not carry out their obligations (severance pay members) are subject to criminal sanctions for a minimum of one year and a maximum of four years or a fine of at least Rp. 100,000,000.- (one hundred million rupiah) and a maximum of Rp.400,000,000.- (four hundred million rupiah) Keywords: Criminal Penalties, Severance Pay, Job Creation Law
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penulis: Ridwan Saidi. Editor: Chamal Hamid Lahirnya lima nilai Pancasila dari sebuah proses sejarah panjang bangsa sejak dua milenium lalu. Buku ini membahas dinamika perjuangan power system di seluruh Indonesia dalam pembentukan keIndonesiaan yang sebagiannya tidak ditampilkan dalam buku-buku resmi tentang sejarah Indonesia, sehingga tampilan sejarah Indonesia terkesan Java oriented, malah justru buku-buku sejarah tersebut menampilkan power system fiktif seperti Sri Wijaya dan Tarumanegara. Sehingga lahirnya nilai-nilai Pancasila dilepaskan hubungannya dengan sejarah. Rata-rata buku-buku resmi tentang sejarah Indonesia bersifat a-histori. Flashback Pancasila meletakkan kembali nilai-nilai Pancasila dalam persfektif sejarah. <RIDWAN SAIDI>
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kegiatan pendidikan serta menganalisis tren kunjungan kegiatan pendidikan dan non pendidikan di Museum Flora dan Fauna Tarakan. Jenis penelitian ini adalah survei dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian berasal dari seluruh pengunjung di museum flora dan fauna pada tahun 2019. Data diperoleh berdasarkan wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian yang diperoleh kegiatan pendidikan yang dilakukan di museum flora dan fauna kota Tarakan berupa kegiatan observasi yang dilakukan oleh pelajar mulai dari tingkat sekolah dasar (SD), sekolah menegah pertama (SMP), sekolah menengah atas (SMA), dan juga tingkat Universitas. Sedangkan tren kunjungan kegiatan pendidikan dan non pendidikan pada tahun 2019 terdapat perbedaan yang signifikan yaitu kegiatan non pendidikan jauh lebih banyak dibandingkan kegiatan pendidikan. Terdapat 80% jumlah pengunjung kegiatan non pendidikan sedangkan dalam kunjungan kegiatan pendidikan sebanyak 20% dari total seluruh pengunjung pada tahun 2019.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Cacing sutra merupakan salah satu jenis pakan alami yang disukai oleh benih ikan karena pertumbuhan benih sangat dipengaruhi oleh kualitas pakan dan jenis pakan yang diberikan. Ampas tahu merupakan limbah organik yang dapat digunakan sebagai suplai makanan untuk menopang pertumbuhan cacing sutera karena memiliki nilai protein yang cukup tinggi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pengunaan ampas tahu dengan dosis yang berbeda untuk pertumbuhan cacing sutra (Tubifex sp). Cacing sutra sebanyak 10gr dipelihara pada wadah berukuran 35cmx28cmx15cm selama 20 hari. Adapun perlakuan yang diberikan yaitu Kontrol (Lumpur 100%) P1 (Lumpur 70% dan Ampas tahu 30%) P2 (Lumpur 60% dan Ampas Tahu 40%) P3 (Lumpur 50% dan Ampas Tahu 50%). Hasil penelitian menunjukkan nilai biomassa dan populasi cacing sutra memiliki nilai yang berbeda nyata bila dibandingkan kontrol dengan nilai terbaik pada P3 dan terkecil pada kontrol. Data pengukuran kualitas air dalam kondisi yang baik yaitu suhu 26,3-27,5oC, pH 6-7 dan DO 3,1-4 mg/L. Hasil uji kandungan bahan C-organik yang terdapat pada tanah sebesar 0.59%. Berdasarkan hasil penelitian pemberian ampas tahu yang dicampurkan pada media pemeliharaan mampu meningkatkan biomassa cacing sutra dan populasi cacing sutra secara signifikan karena mengandung protein yang baik untuk pertumbuhan.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Cacing sutra merupakan salah satu jenis pakan alami yang disukai oleh benih ikan karena pertumbuhan benih sangat dipengaruhi oleh kualitas pakan dan jenis pakan yang diberikan. Ampas tahu merupakan limbah organik yang dapat digunakan sebagai suplai makanan untuk menopang pertumbuhan cacing sutera karena memiliki nilai protein yang cukup tinggi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pengunaan ampas tahu dengan dosis yang berbeda untuk pertumbuhan cacing sutra (Tubifex sp). Cacing sutra sebanyak 10gr dipelihara pada wadah berukuran 35cmx28cmx15cm selama 20 hari. Adapun perlakuan yang diberikan yaitu Kontrol (Lumpur 100%) P1 (Lumpur 70% dan Ampas tahu 30%) P2 (Lumpur 60% dan Ampas Tahu 40%) P3 (Lumpur 50% dan Ampas Tahu 50%). Hasil penelitian menunjukkan nilai biomassa dan populasi cacing sutra memiliki nilai yang berbeda nyata bila dibandingkan kontrol dengan nilai terbaik pada P3 dan terkecil pada kontrol. Data pengukuran kualitas air dalam kondisi yang baik yaitu suhu 26,3-27,5oC, pH 6-7 dan DO 3,1-4 mg/L. Hasil uji kandungan bahan C-organik yang terdapat pada tanah sebesar 0.59%. Berdasarkan hasil penelitian pemberian ampas tahu yang dicampurkan pada media pemeliharaan mampu meningkatkan biomassa cacing sutra dan populasi cacing sutra secara signifikan karena mengandung protein yang baik untuk pertumbuhan.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Pengkayaan pakan alami menggunakan ekstrak daun karamunting (Melastoma malabathricum L) secara signifikan berpengaruh nyata pada laju pertumbuhan post larva udang windu (Penaeus monodon). Penambahan ekstrak daun karamunting pada pakan buatan belum diujicobakan, maka perlu dilakukan untuk melihat pengaruh ekstrak daun karamunting terhadap laju pertumbuhan udang windu yang dipelihara di tambak tradisional. Penelitian ini yang bertujuan untuk mengevaluasi penambahan ekstrak daun karamunting pada pellet pada laju pertumbuhan udang windu (Penaeus monodon) yang dipelihara di tambak tradisional. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian ekperimental, terdiri dari dua perlakuan dan lima ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah pemberian pelet komersil dan pelet komersil yang diperkaya dengan ekstrak. Dosis ekstrak daun karamunting yang diberikan adalah 150 mg/kg pelet. Pemeliharaan udang windu dilakukan selama 90 hari, sampling panjang dan bobot udang diamati per 30 hari. Hasil yang diperoleh menunjukkan pengkayaan pakan pellet dengan penambahan ekstrak daun karamunting berpengaruh pada laju pertumbuhan udang windu dibandingkan dengan perlakuan kontrol. Diperoleh nilai pertumbuhan panjang dan bobot yang lebih tinggi yaitu; 8,05 cm dan 34 g pada perlakuan, sedangkan perlakuan kontrol adalah 6,25 cm dan 18 g. Nilai kelangsungan hidup udang windu, berkisar antara 73-100% untuk perlakuan ekstrak sedangkan untuk kontrol berkisar antara 60-80%. Dapat disimpulkan daun karamunting mampu meningkatkan laju pertumbuhan dan sintasan hidup udang windu. Natural feed enrichment using melastoma leaf extract (Melastoma malabathricum L) significantly affects the growth rate of post-larval tiger prawns (Penaeus monodon). The addition of melastoma leaf extracts to artificial feed has never been tested. It is necessary to see the effect of melastoma leaf extract on the growth rate of tiger prawns reared in traditional ponds. This study aimed to evaluate the addition of melastoma leaf extract to pellets on the growth rate of tiger prawns (Penaeus monodon) reared in conventional ponds. This study used an experimental research design consisting of two treatments and five replications. The treatment given was the administration of commercial pellets and commercial pellets enriched with extracts. The dose of melastoma leaf extract given was 150 mg/kg pellets. The carried out maintenance of tiger prawns was for 90 days. The sampling of the length and weight of the shrimp every 30 days. The results obtained showed that enrichment of pelleted feed with the addition of melastoma leaf extract affected the growth rate of tiger prawns compared to the control treatment. The higher length and weight growth value was 8.05 cm and 34 g in the treatment, while the control treatment was 6.25 cm and 18 g, respectively. The survival value of tiger prawns ranged from 73-100% for the extract treatment, while the control ranged from 60-80%. Can conclude that melastoma leaves can increase tiger prawns' growth rate and survival.
2022 · Thesis ·
Pengkayaan pakan alami menggunakan ekstrak daun karamunting (Melastoma malabathricum L) secara signifikan berpengaruh nyata pada laju pertumbuhan post larva udang windu (Penaeus monodon). Penambahan ekstrak daun karamunting pada pakan buatan belum diujicobakan, maka perlu dilakukan untuk melihat pengaruh ekstrak daun karamunting terhadap laju pertumbuhan udang windu yang dipelihara di tambak tradisional. Penelitian ini yang bertujuan untuk mengevaluasi penambahan ekstrak daun karamunting pada pellet pada laju pertumbuhan udang windu (Penaeus monodon) yang dipelihara di tambak tradisional. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian ekperimental, terdiri dari dua perlakuan dan lima ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah pemberian pelet komersil dan pelet komersil yang diperkaya dengan ekstrak. Dosis ekstrak daun karamunting yang diberikan adalah 150 mg/kg pelet. Pemeliharaan udang windu dilakukan selama 90 hari, sampling panjang dan bobot udang diamati per 30 hari. Hasil yang diperoleh menunjukkan pengkayaan pakan pellet dengan penambahan ekstrak daun karamunting berpengaruh pada laju pertumbuhan udang windu dibandingkan dengan perlakuan kontrol. Diperoleh nilai pertumbuhan panjang dan bobot yang lebih tinggi yaitu; 8,05 cm dan 34 g pada perlakuan, sedangkan perlakuan kontrol adalah 6,25 cm dan 18 g. Nilai kelangsungan hidup udang windu, berkisar antara 73-100% untuk perlakuan ekstrak sedangkan untuk kontrol berkisar antara 60-80%. Dapat disimpulkan daun karamunting mampu meningkatkan laju pertumbuhan dan sintasan hidup udang windu. Natural feed enrichment using melastoma leaf extract (Melastoma malabathricum L) significantly affects the growth rate of post-larval tiger prawns (Penaeus monodon). The addition of melastoma leaf extracts to artificial feed has never been tested. It is necessary to see the effect of melastoma leaf extract on the growth rate of tiger prawns reared in traditional ponds. This study aimed to evaluate the addition of melastoma leaf extract to pellets on the growth rate of tiger prawns (Penaeus monodon) reared in conventional ponds. This study used an experimental research design consisting of two treatments and five replications. The treatment given was the administration of commercial pellets and commercial pellets enriched with extracts. The dose of melastoma leaf extract given was 150 mg/kg pellets. The carried out maintenance of tiger prawns was for 90 days. The sampling of the length and weight of the shrimp every 30 days. The results obtained showed that enrichment of pelleted feed with the addition of melastoma leaf extract affected the growth rate of tiger prawns compared to the control treatment. The higher length and weight growth value was 8.05 cm and 34 g in the treatment, while the control treatment was 6.25 cm and 18 g, respectively. The survival value of tiger prawns ranged from 73-100% for the extract treatment, while the control ranged from 60-80%. Can conclude that melastoma leaves can increase tiger prawns' growth rate and survival.
2022 · Thesis ·
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kegiatan pendidikan serta menganalisis tren kunjungan kegiatan pendidikan dan non pendidikan di Museum Flora dan Fauna Tarakan. Jenis penelitian ini adalah survei dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian berasal dari seluruh pengunjung di museum flora dan fauna pada tahun 2019. Data diperoleh berdasarkan wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian yang diperoleh kegiatan pendidikan yang dilakukan di museum flora dan fauna kota Tarakan berupa kegiatan observasi yang dilakukan oleh pelajar mulai dari tingkat sekolah dasar (SD), sekolah menegah pertama (SMP), sekolah menengah atas (SMA), dan juga tingkat Universitas. Sedangkan tren kunjungan kegiatan pendidikan dan non pendidikan pada tahun 2019 terdapat perbedaan yang signifikan yaitu kegiatan non pendidikan jauh lebih banyak dibandingkan kegiatan pendidikan. Terdapat 80% jumlah pengunjung kegiatan non pendidikan sedangkan dalam kunjungan kegiatan pendidikan sebanyak 20% dari total seluruh pengunjung pada tahun 2019.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Indonesia merupakan negara yang sangat kaya akan keanekaragaman hayati yang memiliki kurang lebih 3000 spesies tanaman yang berpotensi sebagai mengandung senyawa bioaktif. Salah satu daerah yang banyak ditemukan tumbuh-tumbuhan yaitu daerah kota Tarakan seperti famili tumbuhan yang dijumpai dihutan sawah lunto dan hutan persemaian yaitu famili Fabaceae yang meliputi Putri Malu, Daun Duduk, Kembang Telang, Kupu-Kupu dan Ketepeng Cina. Pada penelitian ini metode yang digunakan ialah melalui uji histokimia dengan reagen Vanilin 4% HCL pekat untuk identifikasi senyawa flavonoid, dan reagen CH3COOH pekat dan H2SO4 pekat untuk identifikasi senyawa steroid. Uji ekstraksi etanol dengan menggunakan reagen 0,1 logam Mg dan H2SO4 pekat untuk identifikasi senyawa flavonoid, dan reagen CH3COOH pekat dan H2SO4 pekat untuk identifikasi senyawa steroid. Pengujian ini dilakukan untuk mengidentifikasi senyawa flavonoid dan steroid pada masing-masing bagian organ daun, batang, dan akar. Hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa hanya organ batang pada tumbuhan Kupu-Kupu saja yang negatif mengandung senyawa flavonoid dan steroid pada uji ekstrak etanol. Pada penelitian ini potensi yang akan diimplementasikan dalam pembelajaran biologi berupa Rancangan Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Panduan Praktikum, dan Bahan Ajar pada KD 2.2 Struktur dan Fungsi Jaringan Tumbuhan dan Hewan.