PENGARUH PENGGUNAAN AMPAS TAHU DENGAN DOSIS YANG BERBEDA PADA PERTUMBUHAN CACING SUTRA (Tubifex sp)
Cacing sutra merupakan salah satu jenis pakan alami yang disukai oleh benih ikan karena pertumbuhan benih sangat dipengaruhi oleh kualitas pakan dan jenis pakan yang diberikan. Ampas tahu merupakan limbah organik yang dapat digunakan sebagai suplai makanan untuk menopang pertumbuhan cacing sutera karena memiliki nilai protein yang cukup tinggi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pengunaan ampas tahu dengan dosis yang berbeda untuk pertumbuhan cacing sutra (Tubifex sp). Cacing sutra sebanyak 10gr dipelihara pada wadah berukuran 35cmx28cmx15cm selama 20 hari. Adapun perlakuan yang diberikan yaitu Kontrol (Lumpur 100%) P1 (Lumpur 70% dan Ampas tahu 30%) P2 (Lumpur 60% dan Ampas Tahu 40%) P3 (Lumpur 50% dan Ampas Tahu 50%). Hasil penelitian menunjukkan nilai biomassa dan populasi cacing sutra memiliki nilai yang berbeda nyata bila dibandingkan kontrol dengan nilai terbaik pada P3 dan terkecil pada kontrol. Data pengukuran kualitas air dalam kondisi yang baik yaitu suhu 26,3-27,5oC, pH 6-7 dan DO 3,1-4 mg/L. Hasil uji kandungan bahan C-organik yang terdapat pada tanah sebesar 0.59%. Berdasarkan hasil penelitian pemberian ampas tahu yang dicampurkan pada media pemeliharaan mampu meningkatkan biomassa cacing sutra dan populasi cacing sutra secara signifikan karena mengandung protein yang baik untuk pertumbuhan.