2025 · Book ·
ABSTRAK ANALISIS KRIMINOLOGI TENTANG TINDAK PIDANA PENCURIAN SARANG BURUNG WALET (STUDI KASUS DI DESA TANAH MERAH BARAT) Penelitian ini menganalisis tindak pidana pencurian sarang burung walet dari perspektif kriminologi, dengan fokus pada studi kasus di Desa Tanah Merah Barat, Kecamatan Tana Lia, Kabupaten Tana Tidung. Pencurian sarang burung walet menjadi kejahatan yang sering terjadi karena nilai ekonominya yang tinggi dan sistem keamanan di lokasi usaha yang lemah. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi faktor-faktor penyebab pencurian sarang burung walet dan menganalisis upaya pencegahan yang dilakukan oleh Polsek Tana Lia. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner terhadap 40 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindak pidana pencurian sarang burung walet disebabkan oleh faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi latar belakang ekonomi lemah, rendahnya tingkat pendidikan serta rendahnya kesadaran hukum dan nilai moral pelaku. Faktor eksternal mencakup ketiadaan sistem keamanan modern seperti CCTV dan alarm, struktur bangunan yang lemah, minimnya bukti dan saksi mata, kurangnya koordinasi antar pemilik gedung walet, serta lemahnya pengawasan langsung di lokasi sarang oleh pemilik gedung. Upaya Polsek Tana Lia dalam mencegah tindak pidana ini meliputi langkah preventif seperti penyuluhan Program Harkamtibmas, himbauan pemasangan CCTV, patroli malam rutin, serta koordinasi dengan pemilik gedung dan warga. Secara represif, Polsek menindaklanjuti laporan masyarakat melalui penyelidikan dan pengumpulan informasi, penangkapan pelaku, serta koordinasi dengan pemerintah desa, meskipun masih menghadapi kendala seperti minimnya alat bukti. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan sistem keamanan, edukasi hukum, serta penguatan kerja sama antara masyarakat dan aparat penegak hukum untuk mencegah pencurian sarang burung walet secara lebih efektif.
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK ANALISIS KRIMINOLOGI TENTANG TINDAK PIDANA PENCURIAN SARANG BURUNG WALET (STUDI KASUS DI DESA TANAH MERAH BARAT) Penelitian ini menganalisis tindak pidana pencurian sarang burung walet dari perspektif kriminologi, dengan fokus pada studi kasus di Desa Tanah Merah Barat, Kecamatan Tana Lia, Kabupaten Tana Tidung. Pencurian sarang burung walet menjadi kejahatan yang sering terjadi karena nilai ekonominya yang tinggi dan sistem keamanan di lokasi usaha yang lemah. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi faktor-faktor penyebab pencurian sarang burung walet dan menganalisis upaya pencegahan yang dilakukan oleh Polsek Tana Lia. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner terhadap 40 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindak pidana pencurian sarang burung walet disebabkan oleh faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi latar belakang ekonomi lemah, rendahnya tingkat pendidikan serta rendahnya kesadaran hukum dan nilai moral pelaku. Faktor eksternal mencakup ketiadaan sistem keamanan modern seperti CCTV dan alarm, struktur bangunan yang lemah, minimnya bukti dan saksi mata, kurangnya koordinasi antar pemilik gedung walet, serta lemahnya pengawasan langsung di lokasi sarang oleh pemilik gedung. Upaya Polsek Tana Lia dalam mencegah tindak pidana ini meliputi langkah preventif seperti penyuluhan Program Harkamtibmas, himbauan pemasangan CCTV, patroli malam rutin, serta koordinasi dengan pemilik gedung dan warga. Secara represif, Polsek menindaklanjuti laporan masyarakat melalui penyelidikan dan pengumpulan informasi, penangkapan pelaku, serta koordinasi dengan pemerintah desa, meskipun masih menghadapi kendala seperti minimnya alat bukti. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan sistem keamanan, edukasi hukum, serta penguatan kerja sama antara masyarakat dan aparat penegak hukum untuk mencegah pencurian sarang burung walet secara lebih efektif.
2025 · Book ·
Pembelajaran diferensiasi merupakan salah satu strategi pembelajaran yang yang dapat memfasilitasi berbagai perbedaan yang dimiliki oleh setiap siswa, serta terbagi menjadi beberapa jenis yaitu konten, proses, dan produk. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui penerapan pembelajaran diferensiasi dalam kurikulum merdeka pada mata pelajaran biologi di SMA Negeri 1 Tarakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskripstif dengan jenis studi kasus. Instrumen penelitian yang digunakan berupa lembar observasi, teks wawancara dan dokumentasi seperti modul ajar atau perangkat pembelajaran lainnya yang digunakan oleh guru saat mengajar. Teknik analisis data yang digunakan berupa model Miles dan Huberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan serta verikasi. Uji keabsahan data yang digunakan yaitu uji kredibilitas dengan cara perpanjangan pengamatan dan triangulasi teknik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa di SMA Negeri 1 Tarakan tidak ditemukan adanya penerapan pembelajaran diferensiasi konten, proses dan produk pada mata pelajaran biologi khususnya di semester ganjil tahun ajaran 2024/2025. Namun guru tersebut pernah menerapkan pembelajaran diferensiasi di semester genap tahun ajaran 2023/2024. Dalam penerapannya, guru mengalami beberapa hambatan seperti kurangnya spot wifi disekolah, adanya ruang kelas yang berada dekat dengan jalan raya, siswa yang sulit diatur, adanya keterbatasan waktu dalam penerapan pembelajaran diferensiasi dan guru kurang tegas dalam pengumpulan tugas siswa. Dari hambatan tersebut diharapkan agar pihak sekolah dapat memberikan fasilitas lebih untuk guru dan siswa. Selain itu, guru sebagai fasilitator diharapkan agar dapat menciptakan lingkungan belajar yang sesuai dengan tingkat pemahanam siswa mulai dari rendah, sedang dan tinggi.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pembelajaran diferensiasi merupakan salah satu strategi pembelajaran yang yang dapat memfasilitasi berbagai perbedaan yang dimiliki oleh setiap siswa, serta terbagi menjadi beberapa jenis yaitu konten, proses, dan produk. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui penerapan pembelajaran diferensiasi dalam kurikulum merdeka pada mata pelajaran biologi di SMA Negeri 1 Tarakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskripstif dengan jenis studi kasus. Instrumen penelitian yang digunakan berupa lembar observasi, teks wawancara dan dokumentasi seperti modul ajar atau perangkat pembelajaran lainnya yang digunakan oleh guru saat mengajar. Teknik analisis data yang digunakan berupa model Miles dan Huberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan serta verikasi. Uji keabsahan data yang digunakan yaitu uji kredibilitas dengan cara perpanjangan pengamatan dan triangulasi teknik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa di SMA Negeri 1 Tarakan tidak ditemukan adanya penerapan pembelajaran diferensiasi konten, proses dan produk pada mata pelajaran biologi khususnya di semester ganjil tahun ajaran 2024/2025. Namun guru tersebut pernah menerapkan pembelajaran diferensiasi di semester genap tahun ajaran 2023/2024. Dalam penerapannya, guru mengalami beberapa hambatan seperti kurangnya spot wifi disekolah, adanya ruang kelas yang berada dekat dengan jalan raya, siswa yang sulit diatur, adanya keterbatasan waktu dalam penerapan pembelajaran diferensiasi dan guru kurang tegas dalam pengumpulan tugas siswa. Dari hambatan tersebut diharapkan agar pihak sekolah dapat memberikan fasilitas lebih untuk guru dan siswa. Selain itu, guru sebagai fasilitator diharapkan agar dapat menciptakan lingkungan belajar yang sesuai dengan tingkat pemahanam siswa mulai dari rendah, sedang dan tinggi.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
KEBUTUHAN BELAJAR MATEMATIKA KEPRIBADIAN PESERTA DIDIK INTROVERT DAN EKSTROVERT DI SMK NEGERI 3 TARAKAN ABSTRAK Permasalahan penelitian ini terkait dengan bagaimana kebutuhan belajar metematika peserta introvert dan ekstrovert di SMK Negeri 3 Tarakan. Menganalisis kebutuhan peserta didik peserta didik yang introvert dan ekstrovert di SMK Negeri 3 Tarakan ditinjau dari pembelajaran berdiferensiasi. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 21 Febuari sampai dengan 15 Maret 2023 semester Genap Tahun Ajaran 2022/2023 di SMK Negeri 3 Tarakan yang berlokasi Jl. Karya Bersama Jl. Bukit Mandiri, Juata Laut, Kec Tarakan Utara, Kota Tarakan, kalimantan Utara. Subjek penelitian adalah 4 mengguakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan analisis dokumen, kemudian teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan menarik, maka keabsahan data penelitian menggunakan teknik triagulasi waktu dan sumber. Hasil penelitian menunjukan bahwa kebutuhan belajar matematika peserta didik introvert dan ekstrovert SMK Negeri 3 Tarakan yaitu peserta didik membutuhkan strategi pembelajaran berdiferensiasi seperti, konten, proses, produk, lingkungan belajar. Introvert dan ekstrovert yang menyenangkan adalah menginginkan pembelajaran berbasis game dan impian belajar matematika yang mengasikan peserta didik introvert yaitu berbasis game di dalam ruangan dan belajar berkelompok dengan teman dekat. Sedangkan peserta didik ekstrovert berbasis game dan diluar ruangan dengan game yang menyangkut matematika.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
KEBUTUHAN BELAJAR MATEMATIKA KEPRIBADIAN PESERTA DIDIK INTROVERT DAN EKSTROVERT DI SMK NEGERI 3 TARAKAN ABSTRAK Permasalahan penelitian ini terkait dengan bagaimana kebutuhan belajar metematika peserta introvert dan ekstrovert di SMK Negeri 3 Tarakan. Menganalisis kebutuhan peserta didik peserta didik yang introvert dan ekstrovert di SMK Negeri 3 Tarakan ditinjau dari pembelajaran berdiferensiasi. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 21 Febuari sampai dengan 15 Maret 2023 semester Genap Tahun Ajaran 2022/2023 di SMK Negeri 3 Tarakan yang berlokasi Jl. Karya Bersama Jl. Bukit Mandiri, Juata Laut, Kec Tarakan Utara, Kota Tarakan, kalimantan Utara. Subjek penelitian adalah 4 mengguakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan analisis dokumen, kemudian teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan menarik, maka keabsahan data penelitian menggunakan teknik triagulasi waktu dan sumber. Hasil penelitian menunjukan bahwa kebutuhan belajar matematika peserta didik introvert dan ekstrovert SMK Negeri 3 Tarakan yaitu peserta didik membutuhkan strategi pembelajaran berdiferensiasi seperti, konten, proses, produk, lingkungan belajar. Introvert dan ekstrovert yang menyenangkan adalah menginginkan pembelajaran berbasis game dan impian belajar matematika yang mengasikan peserta didik introvert yaitu berbasis game di dalam ruangan dan belajar berkelompok dengan teman dekat. Sedangkan peserta didik ekstrovert berbasis game dan diluar ruangan dengan game yang menyangkut matematika.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bermaksud menjawab dua pertanyaan terkait dengan keuntungan dan nilai tambah produk olahan kopi di UMKM Mack Atoen di Kota Tarakan. Pertama berapakah keuntungan produk olahan kopi di UMKM Mack Atoen Kota Tarakan ? Kedua berapa besar nilai tambah produk olahan kopi di UMKM Mack Atoen Kota Tarakan ?. Dengan latar belakang ingin melihat keuntungan dan nilai tambah produk kopi dengan bahan rempah-rempah khas Tidung. Metode penentuan sampel menggunakan purposive sampling dengan penentuan sampel adalah UMKM Mack Atoen dan informan kunci berdasarkan pertimbangan adalah pemilik usaha UMKM Mack Atoen salah satu UMKM yang mengolah kopi khas Tidung Kalimantan Utara. Adapun analisis data yaitu analisis biaya (biaya tetap, biaya variabel, penerimaan dan keuntungan) dan analisis nilai tambah M, Dawan Rahardjo meliputi (nilai produk akhir, nilai bahan baku, jumlah bahan baku, biaya penolong, biaya penyusutan, biaya antara, nilai tambah bruto, nilai tambah netto dan nilai tambah per bahan baku) dengan menetapkan semua perhitungan adalah satu kali produksi. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa total penerimaan dua produk Kupi Babok dan Kupi Jantan sebesar Rp 6.000.000 per produksi. Nilai tambah yang dimiliki UMKM Mack Atoen ini memiliki keuntungan dalam masa pandemi covid-19 yang dapat dilihat dari nilai tambah bruto, netto dan per bahan bakunya. Pertama untuk Kupi Babok memiliki keuntungan sebesar Rp. 1.021.000, Kupi Jantan sebesar Rp. 2.718.000. Kedua nilai tambah bruto Kupi Babok sebesar Rp. 1.105.000 , nilai tambah netto Rp. 1.093.768 dan nilai tambah per bahan baku Rp. 110.500. Ketiga nilai tambah bruto Kupi Jantan Rp. 2.802.000, nilai tambah netto Rp. 2.790.768 dan nilai tambah per bahan baku Rp. 280.200. Penggunaan biaya eksplisit produk Kupi Babok dan Kupi Jantan mulai dari biaya bahan baku, biaya gaji karyawan, biaya pembelian perlengkapan dan peralatan dari produsen itu sendiri. Penggunaan tenaga kerja dari luar bukan dari kalangan keluarga. Kata Kunci : Nilai Tambah , Keuntungan , Produk Kopi , UMKM
2021 · Thesis ·
Penelitian ini bermaksud menjawab dua pertanyaan terkait dengan keuntungan dan nilai tambah produk olahan kopi di UMKM Mack Atoen di Kota Tarakan. Pertama berapakah keuntungan produk olahan kopi di UMKM Mack Atoen Kota Tarakan ? Kedua berapa besar nilai tambah produk olahan kopi di UMKM Mack Atoen Kota Tarakan ?. Dengan latar belakang ingin melihat keuntungan dan nilai tambah produk kopi dengan bahan rempah-rempah khas Tidung. Metode penentuan sampel menggunakan purposive sampling dengan penentuan sampel adalah UMKM Mack Atoen dan informan kunci berdasarkan pertimbangan adalah pemilik usaha UMKM Mack Atoen salah satu UMKM yang mengolah kopi khas Tidung Kalimantan Utara. Adapun analisis data yaitu analisis biaya (biaya tetap, biaya variabel, penerimaan dan keuntungan) dan analisis nilai tambah M, Dawan Rahardjo meliputi (nilai produk akhir, nilai bahan baku, jumlah bahan baku, biaya penolong, biaya penyusutan, biaya antara, nilai tambah bruto, nilai tambah netto dan nilai tambah per bahan baku) dengan menetapkan semua perhitungan adalah satu kali produksi. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa total penerimaan dua produk Kupi Babok dan Kupi Jantan sebesar Rp 6.000.000 per produksi. Nilai tambah yang dimiliki UMKM Mack Atoen ini memiliki keuntungan dalam masa pandemi covid-19 yang dapat dilihat dari nilai tambah bruto, netto dan per bahan bakunya. Pertama untuk Kupi Babok memiliki keuntungan sebesar Rp. 1.021.000, Kupi Jantan sebesar Rp. 2.718.000. Kedua nilai tambah bruto Kupi Babok sebesar Rp. 1.105.000 , nilai tambah netto Rp. 1.093.768 dan nilai tambah per bahan baku Rp. 110.500. Ketiga nilai tambah bruto Kupi Jantan Rp. 2.802.000, nilai tambah netto Rp. 2.790.768 dan nilai tambah per bahan baku Rp. 280.200. Penggunaan biaya eksplisit produk Kupi Babok dan Kupi Jantan mulai dari biaya bahan baku, biaya gaji karyawan, biaya pembelian perlengkapan dan peralatan dari produsen itu sendiri. Penggunaan tenaga kerja dari luar bukan dari kalangan keluarga. Kata Kunci : Nilai Tambah , Keuntungan , Produk Kopi , UMKM