2026 · Book ·
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh belanja modal, tenaga kerja, dan investasi swasta secara parsial dan simultan terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di kabupaten/kota Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS), Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK), dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) di Provinsi Kalimantan Utara selama periode 2018–2024. Penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi data panel dengan bantuan program E-Views 13 menggunakan pendekatan Fixed Effect Model (FEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel belanja modal dan investasi swasta berpengaruh positif dan signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), sedangkan variabel tenaga kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Provinsi Kalimantan Utara. Secara simultan, variabel belanja modal, tenaga kerja, dan investasi swasta berpengaruh signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Provinsi Kalimantan Utara. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi salah satu acuan bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan efektivitas alokasi belanja modal, mendorong peningkatan investasi swasta, serta meningkatkan kualitas tenaga kerja guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan peningkatan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Provinsi Kalimantan Utara.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Fenomena Catcalling sebagai bentuk pelecehan seksual nonfisik diruang publik merupakan masalah sosial yang sering dianggap sepele, pedahal berdampak signifikan terhadap martabat dan rasa aman korban. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Catcalling sebagai tindak pidana kekerasan seksual menurut perspektif Undang-undang nomor 12 tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS),dengan fokus pada pemenuhan unsur-unsur tindak pidana, hambatan penegakan hukum, serta implikasi perlindungan hukum. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif, dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual dan pendekatan kasus, serta dilengkapi dengan data sekunder berupa literatur, jurnal, buku dan laporan penelitian terkait. Hasil penelitian menunjukan bahwa Catcalling memenuhi unsur tindak pidana pelecehan seksual nonfisik sebagaimana diatur dalam UU TPKS, apabila terdapat muatan seksual atau penghinaan terhadap martabat korban,dilakukan dengan kesengajaan, dan berdampak pada korban baik secara psikologis maupun sosial.Namun implementasi penegakan hukum masih menghadapi kendala, antara lain sulit pembuktian karena minim saksi atau bukti fisik, adanya normalisasi perilaku dalam masyarakat, rendahnya kesadaran hukum korban dan pelaku, serta keterbatasan kapasitas aparat penegak hukum. Dengan hadirnya UU TPKS telah memberikan dasar hukum yang jelas untu meninda Catcalling sebagai kekerasan seksual nonfisik, namun efektivitasnya memerlukan penguatan di sisi sosialisasi, mekanisme pelaporan yang mudah diakses, pelatihan aparat penegak hukum, dan pendidikan publik untuk menghapus budaya permisif terhadap pelecehan seksual di ruang publik.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan keadilan restoratif dalam penyelesaian perkara KDRT berdasarkan UU No. 23 Tahun 2004 yang di tinjau dari karakteristik serta dinamika internal konsep rumah tangga, sekaligus mengidentifikasi kendala-kendala yang dihadapi dalam pelaksanaanya. Metode penelitian yang digunakan adalah empiris dengan pendekatan kualitatif deskripif. Sumber data primer diperoleh melalui wawancara mendalam bersama pihak penyidik Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) serta para pihak yang terlibat dalam lingkup domestik, didukung oleh data sekunder berupa regulasi hukum dan dokumen pelaporan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakterisitik perkara KDRT yang dilaporkan sepanjang pertengahan tahun 2024 hingga akhir 2025 didominasi oleh jenis kekerasan fisik ringan di dalam hubungan perkawinan 8 laporan polisi. Penerapan keadilan restoratif dinilai efektif dalam menekan angka perkara yang naik ke jalur litigasi, dimana sebanyak 7 kasus berhasil diselesaikan melalui mekanisme damai formal demi mempertahankan keutuhan konsep rumah tangga. Namun, pelacakan jangka panjang menunjukkan kegagalan sistemik pada fungsi mitigasi pasca-damai dengan tingkat pengulangan kekerasan (Residivisme) di dalam rumah tangga mencapai 26 kasus. Kendala utama yang dihadapi meliputi hambatan struktural kedaruratan mediasi, ketimpangan relasi kuasa akibat ketergantungan ekonomi dan psikis korban di dalam ruang domestik, serta tekanan kultural patriarki yang melekat pada konsep rumah tangga tradisional. Tidak adanya regulasi hukum positif yang mewajibkan pengawasan klinis berkala maupun rehabilitasi psikologis (pengelolaan rasa marah) bagi pelaku menyebabkan pemulihan kondisi psikis keluarga tidak berjalan optimal.
2026 · Book ·
Kecerdasan interpersonal mengacu pada kemampuan indivdu untuk berinteraksi sosial dengan lingkungannya atau menjalin hubungan sosial dengan baik. Fenomena yang ditemukan di SMP Negeri 11 Tarakan menunjukkan bahwa sebagian siswa masih mengalami kesulitan untuk menjalin hubungan sosial yang baik sehingga berdampak pada penyesuaian diri dan proses belajar disekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode traditional cooperative play terhadap kecerdasan interpersonal siswa kelas VII di SMP Negeri 11 Tarakan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain Pre- Experimental tipe One-Group Pre-Post Test. Sampel penelitian ini berjumlah 8 siswa yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen pengumpulan data berupa skala kecerdasan interpersonal disusun berdasarkan indikator social sensitivity, social insight, dan social communication. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunukkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 0,05, dengan nilai t hitung sebesar 17.403 dan t tabel sebesar 2,365 (df=7), sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Artinya ada pengaruh metode traditional cooperative play terhadap kecerdasan interpersonal siswa kelas VII SMP Negeri 11 Tarakan.
2026 · Book ·
.
2026 · Book ·
Pemanfaatan tumbuhan sebagai bahan busana adat dan aksesoris merupakan salah satu bentuk kearifan lokal masyarakat Suku Dayak yang mencerminkan hubungan erat antara manusia dan alam. Namun, pengetahuan tersebut belum banyak didokumentasikan dan belum terintegrasi dalam pembelajaran biologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis tumbuhan dan bagian tumbuhan yang dimanfaatkan dalam pembuatan busana adat dan aksesoris Suku Dayak di Desa Setarap, Kabupaten Malinau, mengetahui proses pemanfaatannya, serta mengkaji relevansinya dengan pembelajaran biologi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Informan dipilih menggunakan teknik purposive dan snowball sampling, melibatkan tokoh adat serta pengrajin yang memiliki pengetahuan tentang pembuatan busana adat dan aksesoris. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 11 spesies tumbuhan yang tergolong dalam 9 famili yang dimanfaatkan, yaitu Talun (Artocarpus corneri), Rotan Sega (Calamus caesius), Bambu Petung (Dendrocalamus asper), Ulin (Eusideroxylon zwageri), Rudraksa (Elaeocarpus ganitrus), Tas (Goniothalamus velutinus), Sang (Itaya amicorum), Adau (Nauclea orientalis), Pandan (Pandanus tectorius), Bambu Talang (Schizostachyum brachycladium), dan Meranti (Shorea sp.). Bagian tumbuhan yang digunakan meliputi kulit batang, batang, daun, akar, dan biji, dengan kulit batang sebagai bagian yang paling banyak dimanfaatkan. Proses pembuatannya meliputi pengambilan bahan, pemotongan, pengeringan, pengolahan, pembentukan, dan perakitan. Hasil penelitian ini relevan dengan materi keanekaragaman hayati pada pembelajaran Biologi Fase E SMA sebagai sumber belajar berbasis etnobotani dan kearifan lokal
2026 · Book ·
ANALISIS FLUKTUASI HARGA KOMODITAS UDANG WINDU (Penaeus monodon) DI KOTA TARAKAN Abstrak Fluktuasi harga komoditas udang windu (Penaeus monodon) menjadi tantangan utama bagi petambak di Kota Tarakan, yang berujung pada ketidakpastian pendapatan dan instabilitas sosial-ekonomi. Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika fluktuasi harga udang windu di tingkat lokal, mengevaluasi pengaruh variabel makroekonomi (kurs, volume ekspor, harga internasional), serta memproyeksikan pergerakan harga di masa depan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder time series bulanan selama 5 tahun (2021–2025). Data dianalisis menggunakan pemodelan Autoregressive Distributed Lag (ARDL) untuk dinamika harga dan Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA) untuk peramalan (forecasting). Hasil uji kointegrasi Bounds Test menunjukkan tidak terdapat hubungan ekuilibrium jangka panjang antara harga udang lokal dengan variabel makroekonomi. Pembentukan harga didominasi oleh guncangan jangka pendek dan riwayat harga masa lalu, mengonfirmasi adanya transmisi harga asimetris akibat struktur pasar oligopsonistik yang dikendalikan cold storage. Hasil peramalan dengan model ARIMA (1,1,0) memproyeksikan tren harga udang windu mengalami peningkatan (bullish) sepanjang tahun 2026, namun disertai pelebaran interval kepercayaan yang mengindikasikan tingginya risiko volatilitas pasar.
2026 · Book ·
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran kartu suku kata dalam membantu siswa yang mengalami kesulitan menulis di kelas I-B SD Negeri 031 Tarakan, serta mengetahui tingkat kelayakan dan kemenarikan. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap analyze, design, develop, implement, dan evaluate. Subjek penelitian ini aadalah 22 siswa kelas I-B SDN 031 Tarakan. Teknik pengumpulan data memnggunakan observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan meliputi lembar validasi ahli media, ahli materi, serta angket kemenarikan siswa dan guru. Hasil penelitian menunjukan bahwa media kartu suku kata yang dikembangkan memperoleh presentase kelayakan sebesar 90% dari ahli media dan 90% dari ahli materi dengan kategori sangat layak. Selalin itu, hasil uji kemenarikan menunjukan presentase sebesar 98% dari siswa dan 100% dari guru dengan kategori sangat menarik. Dengan demikian, media kartu suku kata yang dikembangkan dinyatakan sangat layak dan sangat menarik untuk digunakan dalam pembelajaran menulis siswa kelas I sekolah dasar.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Gangguan sistem pernapasan seperti tuberkulosis paru dan pneumonia sering menyebabkan intoleransi aktivitas berat sehingga pasien memerlukan pemasangan kateter urine menetap, yang meningkatkan risiko infeksi saluran kemih (ISK) terkait kateter. Bundle care merupakan salah satu pendekatan berbasis bukti yang efektif untuk mencegah kejadian tersebut, namun penerapannya di lapangan masih belum konsisten. Karya Ilmiah Akhir Ners ini bertujuan menganalisis penerapan perawatan kateter berbasis bundle care dalam upaya pencegahan infeksi saluran kemih pada pasien gangguan sistem pernapasan yang menggunakan kateter urine. Penulisan menggunakan asuhan keperawatan pada dua pasien, yaitu Ny. M dengan pneumonia disertai diabetes melitus tipe 2 dan Tn. L dengan tuberkulosis paru, yang sama-sama terpasang kateter urine menetap. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang, kemudian dianalisis menggunakan pendekatan SDKI, SIKI, dan SLKI, dengan penerapan intervensi inovasi Bundle Care selama 5×24 jam. Hasil pengkajian menemukan kedua pasien berisiko mengalami ISK akibat pemasangan kateter urine. Setelah penerapan bundle care secara konsisten, kedua pasien tidak menunjukkan tanda dan gejala infeksi saluran kemih, dengan hasil laboratorium leukosit urine normal, nitrit dan leukosit esterase negatif, serta bakteri negatif. Penerapan perawatan kateter berbasis bundle care terbukti efektif mencegah perkembangan status risiko menjadi infeksi saluran kemih aktual pada pasien gangguan sistem pernapasan yang menggunakan kateter urine.
2026 · Book ·
Gangguan sistem pernapasan seperti tuberkulosis paru dan pneumonia sering menyebabkan intoleransi aktivitas berat sehingga pasien memerlukan pemasangan kateter urine menetap, yang meningkatkan risiko infeksi saluran kemih (ISK) terkait kateter. Bundle care merupakan salah satu pendekatan berbasis bukti yang efektif untuk mencegah kejadian tersebut, namun penerapannya di lapangan masih belum konsisten. Karya Ilmiah Akhir Ners ini bertujuan menganalisis penerapan perawatan kateter berbasis bundle care dalam upaya pencegahan infeksi saluran kemih pada pasien gangguan sistem pernapasan yang menggunakan kateter urine. Penulisan menggunakan asuhan keperawatan pada dua pasien, yaitu Ny. M dengan pneumonia disertai diabetes melitus tipe 2 dan Tn. L dengan tuberkulosis paru, yang sama-sama terpasang kateter urine menetap. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang, kemudian dianalisis menggunakan pendekatan SDKI, SIKI, dan SLKI, dengan penerapan intervensi inovasi Bundle Care selama 5×24 jam. Hasil pengkajian menemukan kedua pasien berisiko mengalami ISK akibat pemasangan kateter urine. Setelah penerapan bundle care secara konsisten, kedua pasien tidak menunjukkan tanda dan gejala infeksi saluran kemih, dengan hasil laboratorium leukosit urine normal, nitrit dan leukosit esterase negatif, serta bakteri negatif. Penerapan perawatan kateter berbasis bundle care terbukti efektif mencegah perkembangan status risiko menjadi infeksi saluran kemih aktual pada pasien gangguan sistem pernapasan yang menggunakan kateter urine.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Asuhan Kebidanan Komprehensif adalah pelayanan kebidanan yang diberikan secara menyeluruh, terpadu, dan berkesinambungan kepada perempuan sepanjang siklus kehidupannya, khususnya pada masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir. tujuannya dilakukan Asuhan Kebidanan Komprehensif diberikan untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan ibu serta bayi, mendeteksi dini serta menangani komplikasi dan memberikan dukungan dan edukasi secara berkelanjutan. Asuhan Kebidanan yang dilakukan di Puskesmas Sebengkok pada Ny. S G1P0A0 yaitu dengan melakukan kunjungan antenatal care (ANC) hanya 3 kali selama kehamilan, padahal anjuran pemerintah ANC dilakukan 6x sampai dengan usia kehamilan 38 minggu. Pada saat pemeriksaan kunjungan ANC Ny. S ada beberapa standar asuhan 10 T yang dilakukan di Puskesmas Sebengkok pada tanggal 17 Maret 2026 pukul 08.00 WITA. Asuhan persalinan dilakukan pada tanggal 20 Maret 2026 pukul 05.25 WITA ibu datang dengan keluhan rasa mules pada perut serta keluarnya lendir yang bercampur dengan darah dari jalan lahir. Pada proses persalinan kala 1 Ny. S terjadi partus presipitatus atau partus yang berlangsung dengan sangat cepat sekitar 5 jam 25 menit, tetapi tidak terjadi resiko atau komplikasi seperti perdarahan dan retensio plasenta. Pada kala II persalinan yang berlangsung selama 37 menit, dengan lahirnya bayi perempuan yang memiliki berat badan 3000 gram, panjang badan 47 cm, lingkar kepala 31 cm dan lingkar dada 30 cm, kala III berlangsung 5 menit dengan plasenta lahir lengkap dan terdapat robekan perineum grade 2, kala IV berlangsung 2 jam. Asuhan nifas dilakukan pada 26 jam (KF 1), dan 6 hari (KF2) postpartum didapatkan hasil pemeriksaan tidak ditemukan masalah pada Ny. S. Asuhan bayi baru lahir dilakukan pada 26 jam (KN1) dan 6 hari (KN2) tidak didapatkan masalah pada bayi Ny. S. Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny. S di mulai dari kehamilan, persalinan, nifas dan bayi baru lahir efektif memantau dan menjaga Kesehatan ibu dan bayi sesuai dengan kebutuhan dan wewenang bidan. Diharapkan kedepannya bagi calon bidan yang akan memberikan asuhan kebidanan komprehensif dapat lebih meningkatkan pengetahuan dan keterampilan sehingga saat menghadapi pasien dapat memberikan asuhan kebidanan secara optimal sesuai dengan standar asuhan kebidanan.
2026 · Thesis ·
ANALISIS FLUKTUASI HARGA KOMODITAS UDANG WINDU (Penaeus monodon) DI KOTA TARAKAN Abstrak Fluktuasi harga komoditas udang windu (Penaeus monodon) menjadi tantangan utama bagi petambak di Kota Tarakan, yang berujung pada ketidakpastian pendapatan dan instabilitas sosial-ekonomi. Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika fluktuasi harga udang windu di tingkat lokal, mengevaluasi pengaruh variabel makroekonomi (kurs, volume ekspor, harga internasional), serta memproyeksikan pergerakan harga di masa depan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder time series bulanan selama 5 tahun (2021–2025). Data dianalisis menggunakan pemodelan Autoregressive Distributed Lag (ARDL) untuk dinamika harga dan Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA) untuk peramalan (forecasting). Hasil uji kointegrasi Bounds Test menunjukkan tidak terdapat hubungan ekuilibrium jangka panjang antara harga udang lokal dengan variabel makroekonomi. Pembentukan harga didominasi oleh guncangan jangka pendek dan riwayat harga masa lalu, mengonfirmasi adanya transmisi harga asimetris akibat struktur pasar oligopsonistik yang dikendalikan cold storage. Hasil peramalan dengan model ARIMA (1,1,0) memproyeksikan tren harga udang windu mengalami peningkatan (bullish) sepanjang tahun 2026, namun disertai pelebaran interval kepercayaan yang mengindikasikan tingginya risiko volatilitas pasar.
2026 · Book ·
Asuhan Kebidanan Komprehensif merupakan pelayanan kebidanan yang diberikan secara berkesinambungan mulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir hingga keluarga berencana guna untuk meningkatkan derajat kesehatan ibu dan bayi serta mendeteksi dini adanya faktor risiko maupun komplikasi yang dapat menyebabkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Tingginya kasus perdarahan, hipertensi dalam kehamilan, infeksi, prematuritas dan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) menunjukkan pentingnya pelayanan Continuity Of Care untuk diterapkan dalam praktik kebidanan. Berlatar belakang tantangan ini, dilakukan Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny. C di Puskesmas Karang Rejo sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan ibu dan anak. Asuhan kebidanan komprehensif dimulai pada tanggal 07 Maret 2026 di Puskesmas Karang Rejo melalui dua kali kunjungan antenatal sesuai standar 10 T. Kehamilan berjalan fisiologis dengan keluhan nyeri punggung bawah dan memerlukan asuhan kebidanan berkesinambungan. Persalinan berlangsung pada tanggal 1 April 2026 dengan usia kehamilan 38 minggu 6 hari. Asuhan dilakukan sesuai prosedur 60 langkah Asuhan Persalinan Normal (APN). Kala I berlangsung selama 2 jam 13 menit diikuti kelahiran bayi spontan selama 10 menit. Total durasi persalinan kurang dari 3 jam ini mengindikasikan partus presipitatus. Kala III berlangsung selama 5 menit setelah penyuntikan oksitosin, dengan plasenta lahir lengkap tanpa kelainan atau robekan. Kala IV dilakukan selama 2 jam, tanda vital ibu berada dalam batas normal. Asuhan masa nifas dan neonatus dilakukan pada 12 jam dan 7 hari postpartum yang menunjukkan kondisi ibu normal tanpa komplikasi perdarahan. Bayi berjenis kelamin laki-laki dengan berat badan lahir 2.700 gram dan panjang badan 49 cm serta mampu beradaptasi dengan baik. Keseluruhan asuhan pada Ny. C mulai dari kehamilan hingga masa nifas dan perawatan bayi baru lahir secara keseluruhan telah terlaksana sesuai standar asuhan kebidanan. Pelaksanaan asuhan kebidanan komprehensif secara berkesinambungan dapat membantu meningkatkan derajat kesehatan ibu dan bayi, mendeteksi masalah secara dini, serta memberikan pelayanan yang optimal sesuai kebutuhan klien.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
HUBUNGAN RIWAYAT PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN HASIL KUESIONER PRA SKRINING PERKEMBANGAN PADA BAYI USIA 6 – 9 BULAN ABSTRAK Perkembangan bayi merupakan proses bertambahnya kemampuan motorik, bahasa, sosial, dan kemandirian yang sangat dipengaruhi oleh faktor nutrisi, salah satunya melalui pemberian ASI Eksklusif. ASI Eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan mengandung zat gizi penting yang berperan dalam pertumbuhan serta perkembangan otak dan sistem saraf bayi. Cakupan ASI Eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Sebengkok masih tergolong rendah yaitu 58,01%, dan masih ditemukan bayi usia 6–9 bulan dengan gangguan perkembangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan riwayat pemberian ASI Eksklusif dengan hasil Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP) pada bayi usia 6–9 bulan di wilayah kerja Puskesmas Sebengkok. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional. Jumlah sampel penelitian sebanyak 40 bayi usia 6–9 bulan yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan lembar observasi riwayat pemberian ASI Eksklusif dan KPSP. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square OR 0,120. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kelompok bayi yang mendapatkan ASI Eksklusif, sebagian besar memiliki perkembangan sesuai sebesar 79,2%, sedangkan pada kelompok yang tidak mendapatkan ASI Eksklusif, sebagian besar mengalami perkembangan tidak sesuai sebesar 68,8%. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p-value = 0,002 (p 0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara riwayat pemberian ASI Eksklusif dengan hasil KPSP pada bayi usia 6–9 bulan di wilayah kerja Puskesmas Sebengkok tahun 2026.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Pneumonia merupakan penyebab utama kematian pada anak di bawah usia 5 tahun, yang memicu peningkatan produksi sekret dan menyebabkan ketidakefektifan bersihan jalan napas. Terapi non-farmakologis, seperti penggunaan inhalasi diffuser dengan aromaterapi peppermint, berpotensi sebagai intervensi pendukung untuk mengencerkan sekret dan memperbaiki pola napas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan terapi inhalasi diffuser dengan aromaterapi peppermint dalam menurunkan frekuensi pernapasan pada anak dengan pneumonia. Metode yang digunakan adalah deskriptif studi kasus dengan subjek dua pasien anak (An. N dan An. K, usia 5 tahun) yang mengalami ketidakefektifan bersihan jalan napas akibat pneumonia. Intervensi dilakukan selama tiga hari perawatan dengan durasi 15–20 menit per sesi menggunakan diffuser ultrasonik. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa setelah pemberian terapi selama 3x24 jam, terjadi perbaikan klinis yang signifikan pada kedua pasien. Frekuensi pernapasan (RR) menurun dari rentang 42- 44x/menit menjadi 22x/menit (mendekati rentang normal), saturasi oksigen (SpO2) meningkat dari 94% menjadi 98%, serta suara napas tambahan ronchi berkurang drastis atau hilang. Sputum yang semula kental dan berwarna kuning kehijauan menjadi lebih encer dan lebih mudah dikeluarkan. Berdasarkan hasil tersebut, disimpulkan bahwa penerapan inhalasi diffuser dengan aromaterapi peppermint efektif sebagai intervensi pendukung untuk meningkatkan bersihan jalan napas, mengencerkan sekret, dan menurunkan frekuensi pernapasan pada anak dengan pneumonia. Disarankan bagi tenaga keperawatan untuk mempertimbangkan intervensi ini sebagai bagian dari standar prosedur operasional (SPO) asuhan keperawatan komplementer pada kasus gangguan sistem respirasi anak.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh belanja modal, tenaga kerja, dan investasi swasta secara parsial dan simultan terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di kabupaten/kota Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS), Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK), dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) di Provinsi Kalimantan Utara selama periode 2018–2024. Penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi data panel dengan bantuan program E-Views 13 menggunakan pendekatan Fixed Effect Model (FEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel belanja modal dan investasi swasta berpengaruh positif dan signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), sedangkan variabel tenaga kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Provinsi Kalimantan Utara. Secara simultan, variabel belanja modal, tenaga kerja, dan investasi swasta berpengaruh signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Provinsi Kalimantan Utara. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi salah satu acuan bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan efektivitas alokasi belanja modal, mendorong peningkatan investasi swasta, serta meningkatkan kualitas tenaga kerja guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan peningkatan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Provinsi Kalimantan Utara.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan keadilan restoratif dalam penyelesaian perkara KDRT berdasarkan UU No. 23 Tahun 2004 yang di tinjau dari karakteristik serta dinamika internal konsep rumah tangga, sekaligus mengidentifikasi kendala-kendala yang dihadapi dalam pelaksanaanya. Metode penelitian yang digunakan adalah empiris dengan pendekatan kualitatif deskripif. Sumber data primer diperoleh melalui wawancara mendalam bersama pihak penyidik Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) serta para pihak yang terlibat dalam lingkup domestik, didukung oleh data sekunder berupa regulasi hukum dan dokumen pelaporan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakterisitik perkara KDRT yang dilaporkan sepanjang pertengahan tahun 2024 hingga akhir 2025 didominasi oleh jenis kekerasan fisik ringan di dalam hubungan perkawinan 8 laporan polisi. Penerapan keadilan restoratif dinilai efektif dalam menekan angka perkara yang naik ke jalur litigasi, dimana sebanyak 7 kasus berhasil diselesaikan melalui mekanisme damai formal demi mempertahankan keutuhan konsep rumah tangga. Namun, pelacakan jangka panjang menunjukkan kegagalan sistemik pada fungsi mitigasi pasca-damai dengan tingkat pengulangan kekerasan (Residivisme) di dalam rumah tangga mencapai 26 kasus. Kendala utama yang dihadapi meliputi hambatan struktural kedaruratan mediasi, ketimpangan relasi kuasa akibat ketergantungan ekonomi dan psikis korban di dalam ruang domestik, serta tekanan kultural patriarki yang melekat pada konsep rumah tangga tradisional. Tidak adanya regulasi hukum positif yang mewajibkan pengawasan klinis berkala maupun rehabilitasi psikologis (pengelolaan rasa marah) bagi pelaku menyebabkan pemulihan kondisi psikis keluarga tidak berjalan optimal.
2026 · Thesis ·
Fenomena Catcalling sebagai bentuk pelecehan seksual nonfisik diruang publik merupakan masalah sosial yang sering dianggap sepele, pedahal berdampak signifikan terhadap martabat dan rasa aman korban. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Catcalling sebagai tindak pidana kekerasan seksual menurut perspektif Undang-undang nomor 12 tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS),dengan fokus pada pemenuhan unsur-unsur tindak pidana, hambatan penegakan hukum, serta implikasi perlindungan hukum. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif, dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual dan pendekatan kasus, serta dilengkapi dengan data sekunder berupa literatur, jurnal, buku dan laporan penelitian terkait. Hasil penelitian menunjukan bahwa Catcalling memenuhi unsur tindak pidana pelecehan seksual nonfisik sebagaimana diatur dalam UU TPKS, apabila terdapat muatan seksual atau penghinaan terhadap martabat korban,dilakukan dengan kesengajaan, dan berdampak pada korban baik secara psikologis maupun sosial.Namun implementasi penegakan hukum masih menghadapi kendala, antara lain sulit pembuktian karena minim saksi atau bukti fisik, adanya normalisasi perilaku dalam masyarakat, rendahnya kesadaran hukum korban dan pelaku, serta keterbatasan kapasitas aparat penegak hukum. Dengan hadirnya UU TPKS telah memberikan dasar hukum yang jelas untu meninda Catcalling sebagai kekerasan seksual nonfisik, namun efektivitasnya memerlukan penguatan di sisi sosialisasi, mekanisme pelaporan yang mudah diakses, pelatihan aparat penegak hukum, dan pendidikan publik untuk menghapus budaya permisif terhadap pelecehan seksual di ruang publik.
2026 · Thesis ·
Pneumonia merupakan penyebab utama kematian pada anak di bawah usia 5 tahun, yang memicu peningkatan produksi sekret dan menyebabkan ketidakefektifan bersihan jalan napas. Terapi non-farmakologis, seperti penggunaan inhalasi diffuser dengan aromaterapi peppermint, berpotensi sebagai intervensi pendukung untuk mengencerkan sekret dan memperbaiki pola napas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan terapi inhalasi diffuser dengan aromaterapi peppermint dalam menurunkan frekuensi pernapasan pada anak dengan pneumonia. Metode yang digunakan adalah deskriptif studi kasus dengan subjek dua pasien anak (An. N dan An. K, usia 5 tahun) yang mengalami ketidakefektifan bersihan jalan napas akibat pneumonia. Intervensi dilakukan selama tiga hari perawatan dengan durasi 15–20 menit per sesi menggunakan diffuser ultrasonik. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa setelah pemberian terapi selama 3x24 jam, terjadi perbaikan klinis yang signifikan pada kedua pasien. Frekuensi pernapasan (RR) menurun dari rentang 42- 44x/menit menjadi 22x/menit (mendekati rentang normal), saturasi oksigen (SpO2) meningkat dari 94% menjadi 98%, serta suara napas tambahan ronchi berkurang drastis atau hilang. Sputum yang semula kental dan berwarna kuning kehijauan menjadi lebih encer dan lebih mudah dikeluarkan. Berdasarkan hasil tersebut, disimpulkan bahwa penerapan inhalasi diffuser dengan aromaterapi peppermint efektif sebagai intervensi pendukung untuk meningkatkan bersihan jalan napas, mengencerkan sekret, dan menurunkan frekuensi pernapasan pada anak dengan pneumonia. Disarankan bagi tenaga keperawatan untuk mempertimbangkan intervensi ini sebagai bagian dari standar prosedur operasional (SPO) asuhan keperawatan komplementer pada kasus gangguan sistem respirasi anak.
2026 · Thesis ·
Ketersediaan air bersih yang memenuhi standar kualitas merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Kota Tarakan air sumur bor masih menjadi sumber utama bagi masyarakat yang belum terlayani oleh saluran air perpipaan. Namun, kualitas air sumur bor belum dipantau secara rutin, sehingga berpotensi mengalami kontaminasi yang dapat membahayakan kesehatan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan sistem pemantau kualitas air dari sumur bor berbasis internet of things untuk mendukung deteksi dini kontaminasi Lingkungan. Sistem dikembangkan menggunakan mikrokontroler ESP32 sebagai pengendali utama yang terintegrasi dengan empat sensor, yaitu sensor pH (4502c), sensor kekeruhan (SEN0189) , sensor TDS (Total Dissolved Solids), dan sensor warna (TCS3200). Data hasil pengukuran dikirim ke Firebase Realtime Database dan ditampilkan melalui dashboard berbasis website untuk memudahkan pemantauan jarak jauh. Pengujian sistem meliputi kalibrasi sensor, pengujian performa komunikasi data, serta implementasi metode rule-based system yang mengacu pada standar baku mutu kualitas air bersih sesuai Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 2 Tahun 2023. Hasil kalibrasi sensor menunjukkan bahwa sensor pH memiliki nilai rata-rata error sebesar 1,13%, TDS memiliki rata-rata error sebesar 2,02%, sensor kekeruhan dan warna (TCS3200) memiliki rata-rata error sebesar 0%. Berdasarkan 30 data hasil pengujian pada dua sumur bor, sistem mengidentifikasi bahwa kualitas air tidak memenuhi kriteria kelayakan sehingga diklasifikasikan sebagai “Tidak Layak” dikarenakan salah satu parameter pengukuran melebihi ambang batas yang ditetapkan pada rule-based system yaitu, pada nilai kekeruhan sebesar 147 NTU dan TDS sebesar 507 ppm. Pengujian performa komunikasi data menunjukkan nilai packet loss sebesar 0% dan rata-rata latency sebesar 2,078 ms, yang menujukkan bahwa seluruh data berhasil dikirim dan diterima tanpa kehilangan paket selama proses pengujian. Dengan demikian, sistem pemantau kualitas air dari sumur bor berbasis IoT yang dikembangkan mampu melakukan pengukuran secara akurat, mendukung proses pemantauan kualitas air secara real-time, serta membantu deteksi dini terhadap potensi kontaminasi lingkungan.