Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

Nur

1.698 karya publik ditemukan.

2027: 12026: 3342025: 2932024: 3222023: 2682022: 2692021: 1482020: 522019: 8

Pemberian Posisi Passive Leg Raising (PLR) Terhadap Perubahan Hemodinamik Pada Pasien Hipotensi Di Ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD)

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Hipotensi merupakan kondisi kegawatdaruratan yang dapat terjadi akibat penurunan volume intravaskular, yang disebabkan oleh syok hipovolemia akibat perdarahan serta kehilangan cairan berlebihan seperti diare dan muntah yang berkaitan dengan gangguan gastrointestinal. Kondisi ini menyebabkan ketidakstabilan hemodinamik yang ditandai dengan penurunan status hemodinamik dan Mean Arterial Pressure (MAP). Penatalaksanaan awal yang umum dilakukan adalah pemberian terapi cairan untuk mengembalikan volume sirkulasi. Salah satu metode noninvasif yang dapat digunakan untuk meningkatkan status hemodinamik adalah posisi passive leg raising (PLR), yang meningkatkan venous return secara sementara untuk meningkatkan status hemodinamik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi hemodinamik pasien hipotensi sebelum dan sesudah pemberian posisi passive leg raising (PLR), serta mengetahui perubahan kondisi hemodinamik yang terjadi. Data dikumpulkan melalui pengkajian dan observasi status hemodinamik sebelum intervensi, setelah pemberian terapi cairan, dan sesudah dilakukan posisi PLR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi hemodinamik pasien sebelum intervensi berada dalam keadaan tidak stabil yang ditandai dengan tekanan darah rendah dan nilai Mean Arterial Pressure (MAP) di bawah batas normal (65 mmHg). Setelah pemberian terapi cairan, terjadi perbaikan awal pada parameter hemodinamik, yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah sistolik dan diastolik serta kenaikan nilai MAP. Pemberian posisi PLR menunjukkan peningkatan tekanan darah dan MAP yang menandakan respons positif terhadap peningkatan preload. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat perubahan kondisi hemodinamik pada pasien hipotensi sebelum dan sesudah pemberian posisi Passive Leg Raising (PLR), sehingga intervensi ini efektif dalam menilai respons cairan dan mendukung stabilitas hemodinamik pasien.

HUBUNGAN RIWAYAT PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN HASIL KUESIONER PRA SKRINING PERKEMBANGAN PADA BAYI USIA 6 – 9 BULAN

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

HUBUNGAN RIWAYAT PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN HASIL KUESIONER PRA SKRINING PERKEMBANGAN PADA BAYI USIA 6 – 9 BULAN ABSTRAK Perkembangan bayi merupakan proses bertambahnya kemampuan motorik, bahasa, sosial, dan kemandirian yang sangat dipengaruhi oleh faktor nutrisi, salah satunya melalui pemberian ASI Eksklusif. ASI Eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan mengandung zat gizi penting yang berperan dalam pertumbuhan serta perkembangan otak dan sistem saraf bayi. Cakupan ASI Eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Sebengkok masih tergolong rendah yaitu 58,01%, dan masih ditemukan bayi usia 6–9 bulan dengan gangguan perkembangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan riwayat pemberian ASI Eksklusif dengan hasil Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP) pada bayi usia 6–9 bulan di wilayah kerja Puskesmas Sebengkok. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional. Jumlah sampel penelitian sebanyak 40 bayi usia 6–9 bulan yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan lembar observasi riwayat pemberian ASI Eksklusif dan KPSP. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square OR 0,120. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kelompok bayi yang mendapatkan ASI Eksklusif, sebagian besar memiliki perkembangan sesuai sebesar 79,2%, sedangkan pada kelompok yang tidak mendapatkan ASI Eksklusif, sebagian besar mengalami perkembangan tidak sesuai sebesar 68,8%. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p-value = 0,002 (p 0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara riwayat pemberian ASI Eksklusif dengan hasil KPSP pada bayi usia 6–9 bulan di wilayah kerja Puskesmas Sebengkok tahun 2026.

Asuhan Keperawatan Pada Anak Dengan Campak di Ruang Perawatan Anggrek B RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan

2026 · Book ·

Campak merupakan salah satu penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh Measles virus yang dapat menimbulkan komplikasi apabila tidak dapat ditangani dengan tepat seperti bronkopneumonia, otitis media, enteritis, hingga kematian. Penulisan Laporan Tugas Akhir ini bertujuan untuk memperoleh gambaran penerapan asuhan keperawatan pada anak dengan campak menggunakan pendekatan asuhan keperawatan secara komprehensif. Metode yang digunakan adalah studi kasus pada dua klien anak dengan campak di ruang perawatan Anggrek B RSUD dr. H. Jusuf SK Kota Tarakan. Data diperoleh melalui wawancara dengan keluarga klien, observasi langsung, pemeriksaan fisik head to toe, serta studi catatan medis. Tahapan asuhan keperawatan meliputi pengkajian, penetapan diagnosis keperawatan, menyusun intervensi, pelaksanaan tindakan keperawatan, hingga evaluasi hasil yang dicapai. Hasil studi menunjukkan bahwa pada klien 1 dan klien 2 ditemukan masalah keperawatan berupa hipertermia, bersihan jalan napas tidak efektif, gangguan integritas kulit/jaringan, ansietas pada klien 1, serta risiko defisit nutrisi pada klien 2. Berdasarkan hasil evaluasi, masalah hipertermia, bersihan jalan napas tidak efektif, ansietas dapat teratasi dan risiko defisit nutrisi dapat dicegah, sedangkan gangguan integritas kulit/jaringan pada kedua klien masih teratasi sebagian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan asuhan keperawatan komprehensif membantu proses pemulihan anak dengan campak dan meningkatkan perbaikan kondisi klinis pasien secara bertahap. Laporan ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pelaksanaan asuhan keperawatan pada pasien anak dengan campak.

Asuhan Keperawatan Maternitas pada Ibu Nifas Post Sectio Caesarea dengan Indikasi Oligohidramnion

2026 · Book ·

Oligohidramnion menjadi salah satu komplikasi kehamilan yang dapat menjadi indikasi dilakukannya tindakan sectio caesarea. Kondisi tersebut menyebabkan ibu memerlukan asuhan keperawatan yang komprehensif untuk mendukung proses pemulihan, mencegah komplikasi pascaoperasi, meningkatkan keberhasilan menyusui, serta mempersiapkan adaptasi terhadap peran sebagai orang tua. Studi kasus ini bertujuan untuk menerapkan dan membandingkan asuhan keperawatan maternitas pada dua pasien post sectio caesarea dengan indikasi oligohidramnion di Ruang Mawar RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada dua pasien post sectio caesarea dengan indikasi oligohidramnion. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan telah dokumentasi medis. Pelaksanaan asuhan keperawatan dilakukan melalui tahapan pengkajian, penetapan diagnosis, perencanaan intervensi, implementasi, dan evaluasi keperawatan. Hasil studi menunjukkan bahwa kedua pasien mengalami diagnosis keperawatan nyeri akut dan menyusui tidak efektif. Diagnosis kesiapan peningkatan menjadi orang tua ditemukan pada pasien pertama, sedangkan ketidaknyamanan pasca partum ditemukan pada pasien kedua. Intervensi yang diberikan meliputi manajemen nyeri, edukasi dan pendampingan menyusui, edukasi peran orang tua, serta upaya peningkatan kenyamanan. Evaluasi menunjukkan bahwa sebagian besar masalah keperawatan dapat teratasi, sementara nyeri akut mengalami perbaikan yang ditandai dengan berkurangnya intensitas nyeri dan meningkatnya kemampuan mobilisasi pasien. Berdasarkan hasil studi, asuhan keperawatan maternitas yang diberikan secara komprehensif dapat membantu mengatasi masalah keperawatan serta mendukung pemulihan ibu post sectio caesarea dengan indikasi oligohidramnion.

Asuhan Keperawatan Maternitas Pada Ibu Post Sectio Caesarea dengan indikasi Cephalopelvic Disproportion di Rumah Sakit Umum Daerah dr.H.Jusuf SK Tarakan

2026 · Book ·

Cephalopelvic Disproportion (CPD) merupakan salah satu penyebab distosia persalinan yang sering memerlukan tindakan Sectio Caesarea (SC). Secara global, sekitar 21% persalinan dilakukan melalui Sectio Caesarea dan angka tersebut diperkirakan terus meningkat hingga 29% pada tahun 2030. Peningkatan angka Sectio Caesarea menyebabkan semakin banyak ibu nifas yang memerlukan perawatan untuk mengatasi berbagai masalah selama masa pemulihan. Studi kasus ini bertujuan memperoleh gambaran asuhan keperawatan maternitas pada ibu nifas post Sectio Caesarea dengan indikasi CPD di RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada dua pasien yang menjalani perawatan selama tiga hari. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan studi dokumentasi rekam medis. Hasil studi kasus menunjukkan bahwa kedua pasien mengalami nyeri akut, menyusui tidak efektif, dan risiko infeksi, sedangkan pada salah satu pasien juga ditemukan kesiapan peningkatan menjadi orang tua. Asuhan keperawatan yang diberikan meliputi manajemen nyeri, perawatan pasca Sectio Caesarea, pencegahan infeksi, pijat laktasi, edukasi menyusui, serta edukasi perawatan bayi. Evaluasi menunjukkan adanya penurunan intensitas nyeri, tidak ditemukan tanda-tanda infeksi, peningkatan proses menyusui, serta peningkatan kesiapan menjalankan peran sebagai orang tua. Disimpulkan bahwa asuhan keperawatan maternitas yang diberikan secara sistematis dapat mendukung proses pemulihan ibu nifas post Sectio Caesarea dengan indikasi CPD. Studi kasus ini menunjukkan pentingnya peran perawat dalam melakukan pengkajian secara komprehensif, manajemen nyeri, pemantauan dan pencegahan infeksi, dukungan laktasi, serta edukasi dan pelibatan keluarga untuk mendukung pemulihan ibu selama masa nifas.

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2

2026 · Book ·

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 ABSTRAK Diabetes Melitus (DM) Tipe 2 menjadi salah satu masalah kesehatan utama di dunia dengan prevalensi yang terus meningkat setiap tahunnya. Tujuan studi kasus ini adalah untuk memperoleh gambaran penerapan asuhan keperawatan pada pasien Diabetes Melitus Tipe 2. Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif dengan pendekatan proses keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosis keperawatan, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Subjek dalam studi kasus ini adalah dua pasien dengan diagnosis medis Diabetes Melitus Tipe 2. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi rekam medis. Hasil studi kasus menunjukkan bahwa masalah keperawatan yang muncul pada kedua pasien meliputi ketidakstabilan kadar glukosa darah, intoleransi aktivitas, nyeri akut, pola napas tidak efektif, dan gangguan eliminasi urin. Intervensi keperawatan yang diberikan berupa pemantauan kadar glukosa darah, manajemen nutrisi, manajemen energi, manajemen nyeri, dukungan eliminasi urin, pencegahan infeksi, edukasi kesehatan, serta kolaborasi dalam pemberian terapi medis. Setelah dilakukan tindakan keperawatan, kondisi pasien menunjukkan perbaikan yang ditandai dengan berkurangnya keluhan, meningkatnya toleransi aktivitas, membaiknya pola eliminasi, dan kadar glukosa darah yang lebih terkontrol. Kesimpulan studi kasus ini menunjukkan bahwa penerapan asuhan keperawatan yang komprehensif, sistematis, dan berkesinambungan dapat membantu meningkatkan status kesehatan pasien Diabetes Melitus Tipe 2 serta mendukung pencegahan komplikasi lebih lanjut.

ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN DENGAN GANGGUAN PERSEPSI SENSORI: HALUSINASI PENDENGARAN DAN PENGLIHATAN

2026 · Book ·

Halusinasi menjadi salah satu gejala yang sering ditemukan pada klien dengan skizofrenia, ditandai dengan munculnya persepsi tanpa adanya stimulus nyata. Tujuan studi kasus ini adalah memperoleh gambaran penerapan asuhan keperawatan pada klien dengan diagnosis gangguan persepsi sensori: halusinasi pendengaran dan penglihatan. Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif dengan pendekatan proses keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Subjek studi kasus terdiri dari dua klien dengan diagnosis medis skizofrenia paranoid yang mengalami halusinasi pendengaran dan penglihatan di Ruang Teratai RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan. Asuhan keperawatan dilaksanakan selama lima kali pertemuan melalui intervensi berupa mengenali karakteristik halusinasi, teknik menghardik, mengabaikan halusinasi, meningkatkan kepatuhan minum obat, bercakap-cakap dengan orang lain, dan melakukan aktivitas terjadwal.Hasil studi menunjukkan adanya perbedaan masalah keperawatan pada kedua klien. Klien 1 mengalami isolasi sosial dan defisit perawatan diri, sedangkan klien 2 mengalami risiko perilaku kekerasan dan defisit perawatan diri. Peningkatan kemampuan dalam mengenali dan mengontrol halusinasi terlihat pada kedua klien setelah diberikan intervensi keperawatan. Respons terhadap interaksi sosial juga menunjukkan perkembangan yang lebih baik. Penerapan asuhan keperawatan secara sistematis dan berkelanjutan membantu meningkatkan kemampuan klien dalam mengendalikan halusinasi serta mendukung proses pemulihan dan peningkatan fungsi adaptif.

Deskripsi Penggunaan Sarana Dan Prasarana Dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila Pada Kelas I-C Di SDN 024 Tarakan

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan sarana dan prasarana dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila pada kelas I-C di SDN 024 Tarakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana penggunaan sarana dan prasarana dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah kepala sekolah dan guru kelas. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui pengumpulan data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dilakukan dengan triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan sarana dan prasarana dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila pada kelas I-C di SDN 024 Tarakan sudah berjalan cukup baik. Sarana dan prasarana yang tersedia seperti ruang kelas, perpustakaan, alat pelajaran, alat peraga, media pembelajaran, serta lingkungan sekolah dimanfaatkan untuk menunjang proses pembelajaran. Guru menggunakan sarana dan prasarana sesuai dengan materi pembelajaran dan kebutuhan siswa sehingga membantu menciptakan pembelajaran yang lebih efektif dan menarik. Selain itu, guru juga menggunakan lingkungan sekitar sebagai alternatif alat peraga dan media pembelajaran ketika fasilitas belum tersedia. Penggunaan sarana dan prasarana dalam pembelajaran disesuaikan dengan jadwal yang telah disusun oleh pihak sekolah untuk menghindari terjadinya benturan pemakaian seperti penyusunan jadwal atau roster pelajaran di setiap kelas. Secara keseluruhan, penggunaan sarana dan prasarana memberikan dampak positif terhadap kelancaran proses pembelajaran di SDN 024 Tarakan.

HUBUNGAN MINAT BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DI KELAS IV-B SDN 032 TARAKAN

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara minat belajar dengan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di kelas IV-B SDN 032 Tarakan serta seberapa besar kontribusinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan melibatkan 24 siswa sebagai subjek penelitian. Data minat belajar dikumpulkan melalui angket yang terdiri dari 15 butir pernyataan valid dan reliabel (α = 0,823), sedangkan data hasil belajar diperoleh dari nilai rapor semester ganjil. Pengujian hipotesis menggunakan uji korelasi Spearman Rank karena data hasil belajar tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan koefisien korelasi (rs) sebesar 0,377 dengan signifikansi 0,035 0,05, sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Artinya, terdapat hubungan positif dan signifikan antara minat belajar dengan hasil belajar, meskipun tergolong kategori rendah. Kontribusi minat belajar terhadap hasil belajar sebesar 14,21%, sedangkan 85,79% dipengaruhi faktor lain.

Pengaruh Pengkayaan Pakan Artemia salina Yang Diberi Chlorella vulgaris Terhadap Pertumbuhan dan Sintasan Post Larva Udang Windu

2026 · Book ·

Keberhasilan budidaya dipengaruhi oleh kemampuan post larva udang untuk bertahan hidup, yang seringkali rentan terhadap kematian akibat kekurangan nutirisi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah pemberian nutrisi tambahan melalui Bioenrichment Artemia salina dengan Chlorella vulgaris. Proses Bioenrichment selama 3 jam diharapkan memungkinkan Artemia salina menyerap nutrisi dari Chlorella vulgaris sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan dan kelangsungan hidup larva udang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengkayaan pakan Artemia salina yang diberi Chlorella vulgaris terhadap pertumbuhan dan sintasan post larva udang windu (Penaeus monodon). Penelitian ini dilaksanakan selama 20 hari dan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 5 kali ulangan. Perlakuan terdiri dari P1 (Pakan alami Artemia salina), P2 (Pakan alami Bioenrichment Artemia salina dengan Chlorella vulgaris selama 3 jam), dan P3 (Pakan komersil). Parameter yang akan diamati meliputi Average Body Weight (ABW), Average Body Length (ABL), Average Daily Growrt (ADG), Survival rate (SR), dan kualitas air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan P1 menghasilkan nilai kelangsungan hidup (SR) 17,4% yang tinggi dibandingkan dengan perlakuan P2 dan P3 tetapi perlakuan P3 menghasilkan nilai kelangsungan hidup (SR) 4,9% tidak lebih baik dibanding perlakuan P2 menghasilkan nilai kelangsungan hidup (SR) 13,4%. Kualitas air yang terkontrol seperti suhu, pH, oksigen terlarut (DO), salinitas dan amonia selama penelitian masih dalam kisaran batas toleransi dalam budidaya. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan pemberian pakan Bioenrichment Artemia salina menggunakan Chlorella vulgaris selama 3 jam waktu pengkayaan tidak memberikan pengaruh yang signifikan (95%) terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup larva udang windu (Penaeus monodon).

ANALISIS KESALAHAN SISWA KELAS XI SMK KESEHATAN KALTARA DALAM MENYELESAIKAN SOAL PERSAMAAN LINGKARAN MENGGUNAKAN TEORI NEWMAN

2026 · Book ·

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan jenis-jenis kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal persamaan lingkaran berdasarkan tahapan analisis Newman (Newman Error Analysis). Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari 3 orang siswa kelas XI SMK Kesehatan Kaltara Tarakan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi soal tes materi persamaan lingkaran dan pedoman wawancara. Keabsahan data dilakukan dengan menggunakan triangulasi metode, yaitu membandingkan hasil pekerjaan tes siswa dengan hasil wawancara. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa kesalahan yang dilakukan siswa mencakup lima tahapan Newman, yaitu: (1) Kesalahan membaca (Reading Error), (2) Kesalahan memahami masalah (Comprehension Error), (3) Kesalahan transformasi (Transformation Error), (4) Kesalahan keterampilan proses (Process Skill Error), dan (5) Kesalahan penulisan jawaban akhir (Encoding Error) dari kelima kesalahan tersebut kesalahan yang paling dominan dilakukan siswa terjadi pada tahap memahami masalah (Comprehension Error) dan juga pada tahap penulisan jawaban akhir (Encoding Error. Kesalahan tersebut terjadi disebabkan oleh kurangnya pemahaman siswa tehadap langkah-langkah penyelesaiaan soal pemecahan masalah, kurangnya ketelitian siswa dalam mengerjakan soal dan juga faktor kebiasaan yang dilakukan siswa dalam mengerjakan soal pemecahan masalah. Penyebab terjadinya kesalahan ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi guru untuk rajin melatih siswa mengerjakan soal pemecahan masalah dan tidak lupa menjelaskan ke siswa apa saja langkah-langkah dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah matematis.

Analisis Faktor yang Memengaruhi Pemilihan Merek Minyak Goreng di Kecamatan Sebatik Utara

2026 · Book ·

Minyak goreng merupakan kebutuhan pokok masyarakat dengan banyak pilihan merek di pasaran. Di Kecamatan Sebatik Utara. Sebagai wilayah perbatasan, Kecamatan Sebatik Utara memiliki karakteristik konsumsi yang unik, karena masyarakat tidak hanya mengenal produk dalam negeri, tetapi juga produk minyak goreng dari Malaysia. Kondisi ini menjadikan persaingan antar merek semakin ketat, sehingga pemahaman terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan merek menjadi hal yang penting Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola pemasaran minyak goreng dan menganalisis faktor apa saja yang mempengaruhi keputusan pembelian minyak goreng di Kecamatan Sebatik Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 40 responden yang berada di Desa Seberang, Kecamatan Sebatik Utara. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah non-probability sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS. Variabel independen dalam penelitian ini terdiri atas Kesadaran Merek (X₁) dan Persepsi Kualitas (X₂), sedangkan variabel dependen adalah Keputusan Pemilihan Merek (Y). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan Kesadaran Merek dan Persepsi Kualitas berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pemilihan Merek minyak goreng di Kecamatan Sebatik Utara. Namun, secara parsial hanya Persepsi Kualitas yang berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pemilihan Merek, sedangkan Kesadaran Merek tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa konsumen lebih mempertimbangkan kualitas produk dibandingkan tingkat popularitas atau pengenalan merek dalam menentukan pilihan minyak goreng.

PENGARUH LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK MODELING LIVE TERHADAP KEPERCAYAAN DIRI SISWA KELAS VII SMP NEGERI 2 TARAKAN

2026 · Book ·

Kepercayaan diri merupakan salah satu aspek kepribadian yang penting. Rasa percaya diri mempunyai pengaruh yang besar terhadap kehidupan seseorang. Rendahnya rasa percaya diri, akan membuat seseorang berpikir negatif terhadap lingkungan di sekitarnya. Dengan demikian, permasalahan ini memerlukan intervensi yang efektif, yaitu melalui layanan bimbingan kelompok. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk menerapkan bimbingan kelompok adalah dengan teknik modeling live. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan bimbingan kelompok dengan teknik modeling live terhadap kepercayaan diri siswa kelas VII SMP Negeri 2 Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen one group pre-test and post-test design. Populasi penelitian adalah siswa kelas VII SMP Negeri 2 Tarakan, sedangkan sampel penelitian berjumlah 8 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan karakteristik siswa yang memiliki tingkat kepercayaan diri rendah. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala kepercayaan diri yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepercayaan diri siswa sebelum diberikan layanan berada pada kategori rendah, sedangkan setelah diberikan layanan bimbingan kelompok dengan teknik modeling live mengalami peningkatan ke kategori sedang dan tinggi. Hasil uji hipotesis menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test memperoleh nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,012 0,05, sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari layanan bimbingan kelompok dengan teknik modeling live terhadap peningkatan kepercayaan diri siswa. Dengan demikian, implikasi layanan bimbingan kelompok dengan teknik modeling live dapat menjadi stimulus efektif dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa kelas VII SMP Negeri 2 Tarakan

The Effect of Skimming Technique on Students' Reading Comprehension of Descriptive Text at Tenth Grade Students of SMAN 4 Tarakan

2026 · Book ·

This study aims to ascertain the impact of skimming techniques on the reading comprehension of descriptive texts among tenth-grade students at SMAN 4 Tarakan. This research utilized a quantitative approach using a one-group pre-test and post-test pre-experimental design. The sampe comprised Class X-5, consisting 0f 35 students selected through purposive sampling. The research instrument was a reading assessment including 15 questions, conducted prior to and following the intervention. The skimming approach was implemented during three sessions. The researcher subsequently evaluated using the Wilcoxon Signed-Rank Test due to the non-normal distribution. The study’s results indicated that the students’ average pre-test score of 44.26 rose to 74.20 on the post-test. The Wilcoxon Signed-Rank Test yielded a p-value below 0.05 (p 0.05), leading to the acceptance of the alternative hypothesis (Ha) and rejection of the null hypothesis (Ho). Consequently, the skimming strategy significantly influences the reading comprehension abilities of tenth-grade students at SMAN 4 Tarakan when engaging with descriptive texts.

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN FLASH CARD PADA PEMBELAJARAN IPAS KELAS IV MI AL FAWAID TARAKAN

2026 · Book ·

This study motivated by the lack of variety in the use of learning media for the IPAS subject in Grade 4 at MI Al Fawaid Tarakan, which has resulted in low student interest and poor learning outcomes. Therefore, engaging and user-friendly learning media are needed to enhance student engagement in the learning process. This study aims to determine the feasibility of and student' responses to flash card learning media in IPAS instruction for fourth-grade students at MI Al - Fawaid Tarakan. This study employed the Research and Development (R&D) method using the ADDIE development model, which includes the stages of Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation. Data collection was conducted through observation, interviews, expert validation, and student response questionnaires. A limited pilot test was conducted with 6 students, while the flash card learning media achieved an average feasibility percentage of 86,89% categorized as "highly feasible", The students' responses during the field trial showed an average score of 99,15% which was categorized as "highly suitable" Thus, the flash card learning media i suitable and highly engaging for use in IPAS instruction for fourth-grade students at MI AL-Fawaid Tarakan.

pengaruh metode penyuluhan terhadap adopsi inovasi teknologi rice transplanter pada petani padi sawah di desa tideng pale kecamatan sesayap kabupaten tana tidung

2026 · Book ·

Produktivitas padi sawah di Kabupaten Tana Tidung masih berada di bawah rata-rata Provinsi Kalimantan Utara, sehingga diperlukan dorongan adopsi teknologi mekanisasi pertanian, salah satunya melalui penerapan teknologi rice transplanter. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan metode penyuluhan yang digunakan dalam mendukung adopsi inovasi teknologi rice transplanter serta menganalisis pengaruh metode ceramah, demonstrasi, dan kursus tani, baik secara parsial maupun simultan, terhadap adopsi inovasi teknologi tersebut pada petani padi sawah di Desa Tideng Pale, Kecamatan Sesayap, Kabupaten Tana Tidung. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Sampel penelitian berjumlah 40 responden yang merupakan petani padi sawah anggota kelompok tani di Desa Tideng Pale. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, wawancara, dan observasi lapangan. Analisis data menggunakan regresi linier berganda yang didahului dengan uji validitas, reliabilitas, dan uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara deskriptif, metode demonstrasi merupakan pendekatan yang paling optimal karena memberikan kesempatan kepada petani untuk menyebarkan langsung pengoperasian rice transplanter, meskipun kompleksitas teknis pada tahap persemaian sistem dapog masih menjadi kendala. Secara simultan, metode ketiga penyuluhan berpengaruh signifikan terhadap adopsi inovasi teknologi rice transplanter dengan nilai F hitung sebesar 35,829 dan nilai signifikansi 0,000 0,05, serta memberikan kontribusi sebesar 74,9% terhadap variabel adopsi inovasi. Secara parsial, metode demonstrasi merupakan faktor paling dominan dan signifikan (Sig. = 0,000), metode ceramah berpengaruh signifikan (Sig. = 0,049), sedangkan metode kursus tani tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap keputusan petani dalam mengadopsi teknologi rice transplanter. Penelitian ini menegaskan bahwa optimalisasi metode penyuluhan, khususnya demonstrasi, merupakan kunci strategi dalam mengakselerasi penerapan inovasi teknologi pertanian di tingkat petani.

SURVEY BADWORD MAHASISWA ANGKATAN 2023 PROGRAM STUDI BIMBINGAN DAN KONSELING FKIP UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN

2026 · Book ·

ABSTRAK Nuraidah, 2026. Survey Badword Mahasiswa Angkatan 2023 Program Studi Bimbingan dan Konseling FKIP Universitas Borneo Tarakan. Pembimbing Utama Siti Rahmi, S.Sos.I.,M.Pd Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penggunaan bahasa kasar (badword) pada mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling angkatan 2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan jumlah responden sebanyak 90 mahasiswa. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket badword yang kemudian diberikan skor pada setiap item pernyataan untuk mengetahui tingkat penggunaan bahasa kasar dikalangan mahasiswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan Bahasa kasar (badword) pada mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Angkatan 2023 berada pada kategori tinggi dan sedang. Hal tersebut dapat dinilai dari hasil analisis deskriptif, yaitu kategori sangat tinggi dengan interval skor 274-322 sebanyak 5 responden (5%), kategori tinggi dengan interval 225-273 sebanyak 43 responden (48%), kategori sedang dengan interval 176-224 sebanyak 41 responden (46%), kategori rendah dengan interval 127-175 tidak terdapat responden (0%), dan kategori sangat rendah dengan 78-126 sebanyak 1 responden (1%). Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki tingkat penggunaan bahasa kasar pada kategori tinggi dan sedang. Kondisi ini menunjukan bahwa pengggunaan bahasa kasar masih cukup sering dalam interaksi sehari-hari mahasiswa, sehingga diperlukan perhatian serta upaya pembinaan dalam penggunaan bahasa yang lebih santun dan sesuai dengan norma sosial maupun akademik. Kata kunci: Badword, Mahasiswa, Bimbingan dan Konseling

EKSPLORASI ONKOGEN PADA BREAST CANCER CELLS (BC) DAN POTENSI PENERAPANNYA PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI

2026 · Book ·

Breast cancer (BC) merupakan kanker dengan kasus paling tinggi kedua didunia setelah kanker paru-paru dan tertinggi pertama di negara Indonesia. Salah satu penyebab BC adalah adanya mutasi pada protoonkogen sehingga gen abnormal berubah menjadi gen onkogen. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis gen onkogen pada sel BC, mengeksplorasi fungsi gen bersifat onkogen, dan mengkaji potensi penerapannya pada pembelajaran biologi di tingkat SMA. Jenis penelitian systematic review ini menggunkan metode penelitian PRISMA-P. Artikel yang digunakan berasal dari artikel internasional melalui basis data Scopus dengan melewati kriteria yang ditentukan peneliti dengan rentang waktu 2016-2026. Proses analisis data penelitian ini menggunakan uji statistik Shiny GO 0.85.1 melalui data ensambl Gene Cards untuk menganalisis proses biologi, komponen seluler, dan fungsi molekuler onkogen pada BC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 286 artikel, namun hanya 135 artikel yang berhubungan dengan gen yang bersifat onkogen pada BC. Onkogen tersebut sangat berkaitan dengan pertumbuhan dan perkembangan BC melalui proses hematopoietic progenitor cells, mengatur migrasi, invasi dengan melibatkan nukleus dan aparatus golgi, melibatkan apoptosis dan hilangnya kontrol siklus sel agar metastasis dapat terjadi, serta terdistribusi di kromosom X dan hampir seluruh kromosom autosom kecuali kromosom 20. Hasil penelitian berpotensi untuk diterapkan sebagai sumber belajar pada pembelajaran biologi SMA kelas XII melalui modul ajar dengan metode pembelajaran Case Based Learning (CBL) pada sub bab materi pewarisan sifat tepatnya pada materi mutasi gen.

Survey Perilaku Seksual Remaja Di Selumit pantai

2026 · Book ·

Nurhayana, 2026. Survey Perilaku Seksual Remaja Di Selumit Pantai. Pembimbing Utama Nisa Ariantini, M.Pd Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku seksual remaja di Selumit Pantai. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya perilaku seksual remaja yang dipengaruhi oleh perkembangan teknologi, pergaulan bebas,lingkungan sosial, serta kurangnya pengawasan orang tua dan pendidikan kesehatan reproduksi. Perilaku seksual remaja dapat berdampak negative terhadap kondisi psikologis, sosial, dan Kesehatan reproduksi remaja. Oleh karena itu, diperlukan penelitian untuk mengetahui gambaran perilaku seksual remaja di wilayah Selumit Pantai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey. Populasi penelitian berjumlah 90 remaja di RT 09, RT 18, dan RT 27 kelurahan Selumit Pantai. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket perilaku seksual berdasarkan indikator kissing, necking, petting, dan sexual intercourse. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dalam bentuk persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas remaja berada pada kategori perilaku seksual cukup sebanyak 49 responden (54,4%), kategori baik sebanyak 24 responden (26,7%), dan katogeri buruk sebanyak 17 responden (18,9%). Remaja cenderung menunjukkan perilaku seksual ringan seperti berpegangan tangan, berpelukan, dan berciuman. Faktor yang mempengaruhi meliputi lingkungan pergaulan, media sosial, teman sebaya, kurangnya pemahaman kesehatan reproduksi. Oleh karena itu, diperlukan peran orang tua, sekolah, dan Masyarakat dalam memberikan edukasi dan pengawasan terhadap remaja.