Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

Nur

1.698 karya publik ditemukan.

2027: 12026: 3342025: 2932024: 3222023: 2682022: 2692021: 1482020: 522019: 8

karakterisasi kimia beras analog rumput laut (kappaphycus alvarezii) dari kalimantan utara

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

KARAKTERISASI KIMIA BERAS ANALOG RUMPUT LAUT (kappaphycus alvarezii) DARI KALIMANTAN UTARA Abstrak Penduduk Indonesia saat ini sebagian besar masih mengkonsumsi beras padi sebagai makananan pokok yang menyebabkan ketergantungan dan mengakibatkan terjadinya risiko krisis pangan sehingga dibutuhkan pengembangan inovasi dari rumput laut seperti beras analog. Beras analog merupakan pangan fungsional yang diformulasikan dari beberapa bahan yang terbuat dari sereal, umbi-umbian, dan tepung serta memiliki karbohidrat yang rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan formulasi beras analog terbaik dari rumput laut dan menentukan karakterisasi kimia (proksimat, serat kasar, vitamin C, gula total dan fitokimia) beras analog dari rumput laut (kappaphycus alvarezii). Metode penelitian ini di bagi menjadi tiga tahapan yakni tahapan pertama pembuatan tepung rumput laut, tahap kedua formulasi beras analog dengan presentase rumput laut masing – masing 10%, 30%, 50%, tepung rumput laut yang dihasilkan adalah tepung rumput laut tanpa bahan kimia. Tahap ketiga pengujian proksimat, serat kasar, vitamin C, gula total dan fitokimia. Hasil pengujian beras analog 10% kadar air 8%, kadar abu 7%, kadar lemak 7,8%, protein 1,7%, serat kasar 0.62%, karbohidrat 75,5% vitamin C 0,016 mg, gula total 2,83%, fitokimia (alkaloid, fenol hidroquinan, triterpenoid). Hasil pengujian beras analog 30% kadar air 12%, kadar abu 7%, kadar lemak 6,16%, protein 4,4%, serat kasar 0,04%, karbohidrat 71,44%, vitamin C 0,003 mg, gula total 2,69%, fitokimia (alkaloid, fenol hidroquinan, steroid). Hasil pengujian beras analog 50% kadar air 9%, kadar abu 9%, kadar lemak 3,8 % protein 7%, serat kasar 0,22%, karbohidrat 71,2%. Vitamin C 0,045 mg, gula total 2,67%, fitokimia (alkaloid, fenol hidroquinan, triterpenoid).

Analisis Fungsi Tindak Tutur dalam Catatan Demokrasi Debat Juru Bicara Cawapres pada Kanal YouTube Tv One (Kajian Pragmatik).

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan fungsi tindak tutur dalam catatan demokrasi debat juru bicara cawapres pada kanal YouTube Tv One. Penelitian ini memberikan informasi mengenai fungsi tindak tutur dalam catatan demokrasi debat juru bicara cawapres pada kanal YouTube Tv One dengan menggunakan kajian pragmatik. Penelitian ini menggunakan data berupa kalimat atau ujaran. Sumber data pada penelitian ini adalah video debat juru bicara cawapres tahun 2024. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik penggumpulan data yaitu teknik simak, teknik transkrip, dan teknik catat. Berdasarkan teknik-teknik yang digunakan dalam penelitian maka data-data yang telah diklasifikasikan berdasarkan kelompoknya akan masuk ketahap analisis data. Dengan analisis data menunjukan sebanyak 62 data. Hasil dari klasifikasi data ditemukan 4 jenis tindak tutur berdasarkan fungsinya yaitu (1) tindak tutur representatif berjumlah 41 data dengan fungsi menyatakan 20 data, menunjukan 14 data, menjelaskan 7 data. (2) tindak tutur direktif berjumlah 11 data dengan fungsi memerintah 9 data, menantang 1 data, mendesak 1 data. (3) tindak tutur ekspresif berjumlah 7 data dengan fungsi menyalahkan 4 data, mengkritik 2 data, meminta maaf 1 data. (4) tindak tutur komisif berjumlah 3 data dengan fungsi berjanji 2 data, penolakan 1 data.

THE EFFECT OF ICE BREAKING ON STUDENTS’ LEARNING MOTIVATION IN ENGLISH AT THE 7th GRADE OF SMP NEGERI 2 TARAKAN

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

The purpose of this research was to determine the effect of ice breaking on students' learning motivation in English subjects of seventh grade students of SMP Negeri 2 Tarakan. This research was categorized as a type of experimental research with a pre-experimental research design. The research population was all seventh-grade students of SMP Negeri 2 Tarakan, with the selected sample were students of class 7D by using purposive sampling method. Data collection techniques in this research consisted of pre-test and post-test using student motivation questionnaire and observation sheet. In this research, the collected data were analyzed using SPSS version 26, with a paired sample t-test used to compare the means of two measurements taken from the same group before and after ice breaking was applied. The results indicated that icebreaking was effective in increasing English learning motivation of seventh grade students of SMP Negeri 2 Tarakan. The result of paired sample t-test showed that the mean difference between pre-test and post-test was - 2.03448, with a standard deviation of 2.35255. This difference was within the 95% confidence interval, the significance level (2-tailed) was 0.000, smaller than 0.05.

hubungan pengetahuan tenang personal hygiene organ genitalia dengan kejadian flour albus patologis pada remaja putri di Madrasah Aliyah Negeri Tarakan

2024 · Book ·

.Keputihan (fluor albus) adalah keluarnya cairan dari alat kelamin wanita yang dapat bersifat fisiologis atau patologis. Kondisi ini sangat penting untuk diperhatikan karena dapat memengaruhi kesehatan reproduksi remaja putri secara signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan tentang personal hygiene organ genitalia dan kejadian keputihan patologis pada remaja putri di Madrasah Aliyah Negeri Tarakan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel diambil menggunakan teknik simple random sampling kemudian data dikumpulkan menggunakan kuesioner untuk mengukur pengetahuan mengenai personal hygiene organ genitalia dan kejadian keputihan yang dialami. Setelah data terkumpul, analisis dilakukan menggunakan uji Chi-Square untuk mengidentifikasi adanya hubungan antara variabel. Hasil analisis menunjukkan p-Value sebesar 0,001 (P 0,05), yang mengindikasikan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan personal hygiene dan kejadian keputihan patologis. Dari total 54 responden, sebagian besar yang memiliki pengetahuan baik mengalami keputihan fisiologis, sedangkan responden yang memiliki pengetahuan kurang cenderung mengalami keputihan patologis. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan yang baik tentang personal hygiene organ genitalia secara signifikan dapat mengurangi risiko terjadinya keputihan patologis. Oleh karena itu, remaja putri diharapkan mampu memiliki pengetahuan mengenai pentingnya melakukan personal hygiene organ genitalia yang baik.

Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Menggunakan Media Leaflet Terhadap Pengetahuan Perawatan Payudara Pada Ibu Menyusui Di Wilayah Kerja Puskesmas Pantai Amal

2024 · Book ·

Pengetahuan sangat penting terhadap seseorng terutama pada ibu menyusui dalam melakukan perawatan payudara. Semakin baik pengetahuan ibu maka semakin baik dalam melakukan perawatan payudara. Sehingga dapat menghindari permasalahan yang dapat merugikan bagi ibu dan bayinya, diantaranya pengeluaran ASI tidak lancar, puting susu lecet dan bendungan ASI sehingga bayi tidak dapat mengkonsumsi ASI dan pencapaian ASI secara esklusif menjadi rendah. Salah satu media yang dapat digunakan untuk penyuluhan dalam penyampaian informasi untuk meningkatkan pengetahuan adalah media leaflet. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh tingkat pengetahuan perawatan payudara pada ibu menyusui sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan kesehatan menggunakan media leaflet di Wilayah Kerja Puskesmas Pantai Amal. Metode penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif quasi eksperimental dengan desain one group pretest posttest design. Sampel penelitian ini sebanyak 62 orang ibu menyusui. Penelitian ini dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Pantai Amal. Berdasarkan uji statistik menggunakan paired sampels t-test diperoleh nilai signifikan p value 0,000, yang berarti p value 0,05. Dengan demikian Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penyuluhan kesehatan menggunakan media leaflet efektif teradap peningkatan pengetahuan ibu menyusui tentang perawatan payudara.

STUDI KASUS PEMBELAJARAN DIFERENSIASI DALAM KURIKULUM MERDEKA PADA MATA PELAJARAN BIOLOGI DI SMA NEGERI 1 TARAKAN

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pembelajaran diferensiasi merupakan salah satu strategi pembelajaran yang yang dapat memfasilitasi berbagai perbedaan yang dimiliki oleh setiap siswa, serta terbagi menjadi beberapa jenis yaitu konten, proses, dan produk. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui penerapan pembelajaran diferensiasi dalam kurikulum merdeka pada mata pelajaran biologi di SMA Negeri 1 Tarakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskripstif dengan jenis studi kasus. Instrumen penelitian yang digunakan berupa lembar observasi, teks wawancara dan dokumentasi seperti modul ajar atau perangkat pembelajaran lainnya yang digunakan oleh guru saat mengajar. Teknik analisis data yang digunakan berupa model Miles dan Huberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan serta verikasi. Uji keabsahan data yang digunakan yaitu uji kredibilitas dengan cara perpanjangan pengamatan dan triangulasi teknik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa di SMA Negeri 1 Tarakan tidak ditemukan adanya penerapan pembelajaran diferensiasi konten, proses dan produk pada mata pelajaran biologi khususnya di semester ganjil tahun ajaran 2024/2025. Namun guru tersebut pernah menerapkan pembelajaran diferensiasi di semester genap tahun ajaran 2023/2024. Dalam penerapannya, guru mengalami beberapa hambatan seperti kurangnya spot wifi disekolah, adanya ruang kelas yang berada dekat dengan jalan raya, siswa yang sulit diatur, adanya keterbatasan waktu dalam penerapan pembelajaran diferensiasi dan guru kurang tegas dalam pengumpulan tugas siswa. Dari hambatan tersebut diharapkan agar pihak sekolah dapat memberikan fasilitas lebih untuk guru dan siswa. Selain itu, guru sebagai fasilitator diharapkan agar dapat menciptakan lingkungan belajar yang sesuai dengan tingkat pemahanam siswa mulai dari rendah, sedang dan tinggi.

Makna simbol upacara ngandu' suku Dayak Bulusu di Desa Pungit Kecamatan Sekatak (Kajian Semiotik)

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisiskan Makna Simbol Upacara Ngandu’ suku Dayak Bulusu di Desa Pungit Kecamatan Sekatak (Kajian Semiotik) dari Charles Sanders Pierse. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif menggunakan kajian semiotik dari Charles Sander Pierse yaitu teori semiosis triadic, diantaranya adalah tanda (representament), objek (object), dan interpretasi (interpretant). Data pada penelitian ini makna dari simbol upacara ngandu’ suku Dayak Bulusu di Desa Pungit Kecamatan Sekatak. Sumber data pada penelitian ini upacara ngandu’ suku Dayak Bulusu dan tokoh adat suku Dayak Bulusu. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini diantaranya observasi, dokumentasi, wawancara, dan mencatat atau menulis. Analisis data yang dilakukan peneliti dalam penelitian ini mengumpulkan data, identifikasi data, dan menanalisiskan atau menafsirkan data dalam bahasa Indonesia. Hasil dari penelitian ini terdapat tiga puluh satu simbol yang digunakan pada upacara ngandu’ suku Dayak Bulusu yang dipercayai membawa hal-hal baik untuk membangun rumah tangga mereka dan dijauhkan dari hal buruk yang dapat merusak rumah tangga mereka. Sehingga, setiap simbol memiliki makna dan mempunyai tujuan yang sama yaitu bentuk harapan agar pasangan suami istri memiliki rumah tangga yang damai dan sejahtera.

Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Speech Delay pada Balita di Kota Tarakan

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Keterlambatan bicara merupakan masalah perkembangan yang paling umum terjadi pada anak di bawah usia 5 tahun, merupakan suatu kondisi dimana kemampuan komunikasi anak tidak sesuai dengan tugas perkembangan usianya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian speech delay pada balita di Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitaif dengan desain Case Control. Variabel penelitian ini terdiri dari pengetahuan ibu, sikap ibu, dan stimulasi ibu, dan serta kejadian speech delay. Populasi dalam penelitian ini adalah semua balita (usia 1-5 tahun) yang berdomisili di Kota Tarakan, dengan jumlah sampel sebanyak 80 responden yang dipilih menggunakan teknik Total Sampling. Penelitian ini menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan ibu (p-value=0,018), sikap ibu (p-value=0,008), dan stimulasi ibu (p-value=0,001) dengan kejadian speech delay pada balita di Kota Tarakan(p0,05). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu, sikap ibu, dan stimulasi ibu dengan kejadian speech delay pada balita di Kota Tarakan, dan yang paling kuat hubungannya adalah stimulasi ibu. Oleh karena itu, untuk mendukung perkembangan bicara anak agar sesuai dengan tahapan usianya maka stimulasi yang berkelanjutan dan sesuai dengan usia anak sangat penting untuk diberikan.

Analisis Kandungan Formalin Pada Tahu Putih Yang Dijual Di Pasar Kata Tarakan Dengan Memanfaatkan Kulit Terong Ungu Dan Potensinya Terhadap Pembelajaran Biologi

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Uji formalin dapat dilakukan menggunakan kulit terong ungu Penelitian ini bertujuan untuk: 1) bagaimana pengaruh kulit terong ungu terhadap uji formalin pada tahu putih, 2) mengidentifikasi kandungan formalin pada tahu putih yang dijual di pasar Kota Tarakan dan 3) mengindetefikasi potensi penerapan pada pembelajaran Biologi. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian eksprimen dengan memberikan 3 perlakuan indikator alami kadar konsentrasi ekstrak kulit terong ungu, penelitian ini dilakukan di Gedung SBSN Laboratorium Kimia Dasar. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini yakni keseluruhan tahu putih yang dijual dipasar kota tarakan dan tanaman terong ungu sedangkan sampel yang digunakan yaitu perwakilan dari populasi yang diteliti. Instrumen penelitian observasi dan dekomentasi. Analisis data yang digunakan yaitu Uji Prasyarat (Uji Normalitas dan Uji homogenitas). Uji Hipotesis (Anova Satu Arah) dan Uji Lanjut (Duncan). Adapun potensi pembelajaran dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan kadar konsentrasi ekstrak kulit terong ungu L1, L2 dan L3 dapat digunakan untuk deteksi formalin pada kadar 10%, 20% dan 30% yang diperoleh berdasarkan grafik rekapitulasi. Namun jika dilihat dari perubahan warna yang terjadi secara perlahan-lahan maka yang lebih mudah untuk diamati pada kadar 10g + 20ml air. Selanjutnya, Hasil uji pangan tahu putih yang dijual di pasar Kota Tarakan yaitu Pasar Rakyat, Pasar tenguyun, Pasar Guser da Pasar Pagun adalah negative formalin. Berdasarkan hasil analisis pemanfaatan hasil penelitian sebagai sumber belajar, maka penelitian ini dimanfaatkan sebagai sumber belajar bagi peserta didik kelas XI SMA dengan materi pembelajaran Makanan dan Sistem Pencernaan Makanan.

hubungan pengetahuan tenang personal hygiene organ genitalia dengan kejadian flour albus patologis pada remaja putri di Madrasah Aliyah Negeri Tarakan

2024 · Thesis ·

.Keputihan (fluor albus) adalah keluarnya cairan dari alat kelamin wanita yang dapat bersifat fisiologis atau patologis. Kondisi ini sangat penting untuk diperhatikan karena dapat memengaruhi kesehatan reproduksi remaja putri secara signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan tentang personal hygiene organ genitalia dan kejadian keputihan patologis pada remaja putri di Madrasah Aliyah Negeri Tarakan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel diambil menggunakan teknik simple random sampling kemudian data dikumpulkan menggunakan kuesioner untuk mengukur pengetahuan mengenai personal hygiene organ genitalia dan kejadian keputihan yang dialami. Setelah data terkumpul, analisis dilakukan menggunakan uji Chi-Square untuk mengidentifikasi adanya hubungan antara variabel. Hasil analisis menunjukkan p-Value sebesar 0,001 (P 0,05), yang mengindikasikan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan personal hygiene dan kejadian keputihan patologis. Dari total 54 responden, sebagian besar yang memiliki pengetahuan baik mengalami keputihan fisiologis, sedangkan responden yang memiliki pengetahuan kurang cenderung mengalami keputihan patologis. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan yang baik tentang personal hygiene organ genitalia secara signifikan dapat mengurangi risiko terjadinya keputihan patologis. Oleh karena itu, remaja putri diharapkan mampu memiliki pengetahuan mengenai pentingnya melakukan personal hygiene organ genitalia yang baik.

PERBANDINGAN MINAT BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN METODE PEMBELAJARAN BERBASIS INDOOR STUDY DAN OUTDOOR STUDY DI SMA NEGERI 1 SEBATIK

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pembelajaran di dalam kelas (Indoor study) merupakan pembelajaran yang memanfaatkan ruang kelas ataupun laboratorium. Pembelajaran di luar kelas (Outdoor study) merupakan metode pembelajaran yang mengajak siswa belajar di luar kelas untuk melihat peristiwa langsung di lapangan dengan tujuan untuk mengakrabkan siswa dengan lingkungannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbandingan minat belajar siswa menggunakan metode pembelajaran berbasis Indoor Study dan Outdoor Study siswa kelas XI di SMA Negeri 1 Sebatik Jenis penelitian yang digunakan yaitu komparatif. Penelitian ini telah dilakukan di SMA Negeri 1 Sebatik. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa Kelas XI yang berjumlah 7 kelas. Teknik yang digunakan yaitu teknik purposive sampling penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu sampel yang diambil pada penelitian yaitu kelas XI PSP 1dan XI PSP 7, instrumen penelitian yang dikalukan yaitu angket minat belajar dan dokumentasi, data diolah dan dianalisis menggunakan aplikasi SPSS 26.0 for Windows. Berdasarkan hasil perhitungan dari tabel Uji independent t-test bahwa diperoleh nilai signifikasi Sig. (2-tailend) sebesar 0.044 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan minat belajar biologi siswa antara menggunakan metode indoor study dan outdoor study di SMA Negeri 1 Sebatik. Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa penerapan metode Outdoor Study dapat meningkatkan minat belajar siswa dalam mata pelajaran Biologi. Oleh karena itu, sekolah dapat mempertimbangkan untuk mengadopsi metode ini sebagai bagian dari strategi pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Selain itu, guru dapat lebih sering menggunakan lingkungan luar kelas sebagai sumber belajar yang efektif.

Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Menggunakan Media Leaflet Terhadap Pengetahuan Perawatan Payudara Pada Ibu Menyusui Di Wilayah Kerja Puskesmas Pantai Amal

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pengetahuan sangat penting terhadap seseorng terutama pada ibu menyusui dalam melakukan perawatan payudara. Semakin baik pengetahuan ibu maka semakin baik dalam melakukan perawatan payudara. Sehingga dapat menghindari permasalahan yang dapat merugikan bagi ibu dan bayinya, diantaranya pengeluaran ASI tidak lancar, puting susu lecet dan bendungan ASI sehingga bayi tidak dapat mengkonsumsi ASI dan pencapaian ASI secara esklusif menjadi rendah. Salah satu media yang dapat digunakan untuk penyuluhan dalam penyampaian informasi untuk meningkatkan pengetahuan adalah media leaflet. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh tingkat pengetahuan perawatan payudara pada ibu menyusui sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan kesehatan menggunakan media leaflet di Wilayah Kerja Puskesmas Pantai Amal. Metode penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif quasi eksperimental dengan desain one group pretest posttest design. Sampel penelitian ini sebanyak 62 orang ibu menyusui. Penelitian ini dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Pantai Amal. Berdasarkan uji statistik menggunakan paired sampels t-test diperoleh nilai signifikan p value 0,000, yang berarti p value 0,05. Dengan demikian Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penyuluhan kesehatan menggunakan media leaflet efektif teradap peningkatan pengetahuan ibu menyusui tentang perawatan payudara.

PROBLEMATIKA SISWA KELAS VI DALAM MENERAPKAN NILAI PANCASILA SILA PERTAMA “KETUHANAN YANG MAHA ESA” DI SDN 010 TANJUNG PALAS TIMUR

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

This study aims to explore the challenges faced by sixth-grade students in applying the first principle of Pancasila, "Belief in the One and Only God," at SDN 010 Tanjung Palas Timur during the 2024/2025 academic year. The research is qualitative, employing a descriptive qualitative method. Data sources for this study were gathered from parents, sixth-grade teachers, and students at SDN 010 Tanjung Palas Timur. The researcher collected data through three main techniques. observation and interviews. The qualitative data analysis process included data reduction, presentation, and conclusion. Based on the findings, several challenges were identified among sixth-grade students in applying the values of the first principle of Pancasila, including reluctance to study and read the Quran at home, laziness in preparing school uniforms, consistent tardiness, shyness when speaking in front of the class, a tendency to form groups with academically strong students, and frequent conflicts with peers. These issues are attributed to internal factors such as poor study habits, lack of motivation, and low self-confidence. Additionally, students struggled to practice prayer at school due to external factors, primarily the lack of adequate facilities and infrastructure to support the learning process

PENGARUH KECEMASAN MATEMATIKA DAN EFIKASI DIRI MATEMATIKA TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS XI SMA NEGERI 2 TARAKAN

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Hasil belajar matematika siswa di SMA Negeri 2 Tarakan masih tergolong rendah berdasarkan hasil dokumentasi nilai ulangan harian matematika siswa. Hal ini dapat disebabkan karena beberapa faktor, di antaranya kecemasan matematika dan efikasi diri matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari kecemasan matematika dan efikasi diri matematika terhadap hasil belajar matematika siswa kelas XI SMA Negeri 2 Tarakan tahun ajaran 2023/2024 secara parsial dan simultan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode ex post facto model kausal. Adapun sampel dalam penelitian ini terdiri dari 188 siswa dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah cluster random sampling dan penentuan ukuran sampel menggunakan rumus Slovin. Instrumen penelitian yang digunakan dalam mengumpulkan data penelitian berupa lembar angket kecemasan matematika dan efikasi diri matematika serta dokumentasi hasil belajar siswa kelas XI SMA Negeri 2 Tarakan. Data penelitian yang diperoleh dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial dengan bantuan Jamovi. Hasil analisis data yang dilakukan secara parsial menunjukkan bahwa kecemasan matematika memiliki pengaruh yang negatif secara signifikan terhadap hasil belajar matematika siswa dengan persamaan regresi linier yang diperoleh yaitu Y ̂=119,471-0,811X_1 selain itu, efikasi diri matematika juga memiliki pengaruh yang positif secara signifikan terhadap hasil belajar matematika siswa dengan persamaan regresi linier yang diperoleh yaitu Y ̂=15,617+0,786X_2. Selanjutnya, hasil analisis data yang dilakukan secara simultan atau bersamaan oleh peneliti menunjukkan bahwa kecemasan matematika dan efikasi diri matematika memiliki pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar siswa sebesar 24,8% dengan persamaan regresi linier berganda yang diperoleh yaitu Y ̂=62,704-0,494X_1+0,551X_2. Berdasarkan hasil analisis dapat diperoleh kesimpulan bahwa kecemasan matematika dan efikasi diri matematika memiliki pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar matematika siswa baik secara parsial maupun simultan.

EFEKTIVITAS MEDIA PEMBELAJARAN “CARD-24” TERHADAP KEMAMPUAN BERHITUNG SISWA KELAS VII SMP NEGERI 10 TARAKAN

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan media “Card-24” terhadap kemampuan berhitung siswa kelas VII SMP Negeri 10 Tarakan. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Quasi-Experimental. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 10 Tarakan tahun ajaran 2023/2024. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling sehingga diperoleh sampel pada penelitian ini 56 siswa yaitu 27 siswa kelas VII-4 sebagai kelas eksperimen dan 29 siswa kelas VII-2 sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data kemampuan berhitung siswa menggunakan posttest yang masing-masing terdiri dari 10 soal uraian dengan soal yang berbeda. Data penelitian dianalisis dengan teknik analisis statistik deskriptif dan uji Independent Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh media “Card-24” terhadap kemampuan berhitung siswa kelas VII di SMP Negeri 10 Tarakan, hal ini sesuai dengan hasil perhitungan uji Independent Sample T-Test diperoleh nilai t_hitung:2,050> t_tabel:2,024 pada taraf signifikan 5%. Hasil ini diperkuat dengan nilai rata-rata hasil tes kemampuan berhitung siswa di kelas yaang menggunakan media “Card-24” lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata hasil tes kemampuan berhitung yang menggunakan media LKPD. Dengan demikian disimpulkan bahwa media “Card-24” efektif terhadap kemampuan berhitung siswa kelas VII SMP Negeri 10 Tarakan.

Pengaruh Bimbingan Kelompok Dengan Topik RIASEC Terhadap Perencanaan Karir Siswa Kelas XI di MAN Tarakan

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Perencanaan karir merupakan proses atau upaya yang dilakukan seseorang dalam menyusun dan menentukan langkah apa yang ingin dicapai dalam hidup yang berkenaan dengan karirnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh layanan bimbingan kelompok dengan topik RIASEC terhadap perencanaan karir siswa kelas XI di MAN Tarakan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan metode pre- experimental design dengan model one group pretest-posttest design. Populasi penelitian ini sebanyak 198 siswa dengan menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling sebanyak 12 siswa. Instrumen penelitian ini menggunakan skala likert dengan mengukur aspek pemahaman diri, pengenalan lingkungan keluarga, informasi tentang program studi dan bidang pekerjaan. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji wilcoxon dengan hasil yang diperoleh Ha diterima dan Ho ditolak melalui nilai signifikansi sebesar 0,02 0,05 sehingga menunjukkan bahwa terdapat pengaruh bimbingan kelompok dengan topik RIASEC terhadap perencanaan karir siswa kelas XI di MAN Tarakan.

COMPARING GRAMMAR ABILITY AND VOCABULARY MASTERY OF 2013 CURRICULUM AND MERDEKA CURRICULUM OF THE ELEVENTH-GRADE STUDENTS OF SMA NEGERI 1 NUNUKAN AND SMA NEGERI 2 NUNUKAN

2024 · Book ·

This study aimed to determine whether there was a significant difference in the grammar ability and vocabulary mastery of eleventh-grade students at SMAN 1 Nunukan, who were taught under the Merdeka Curriculum, and those at SMAN 2 Nunukan, who were taught using the 2013 Curriculum. Employing a causal-comparative research design, the study sampled 100 students using purposive sampling. The research instruments included the grammar and vocabulary tests which the test items were selected from listening an reading tests adopted from the TOBIC Collins test. Since the data were neither normally distributed nor homogeneous, the Mann-Whitney U Test was applied for statistical analysis. The findings revealed a significant difference in students' grammar ability between the two schools, with a p-value of 0.000. Students from SMAN 2 Nunukan, following the 2013 Curriculum, achieved a higher mean score of 93, compared to 82 for students from SMAN 1 Nunukan, who were taught using the Merdeka Curriculum. These results suggested that different teaching methods had a significant contribution to the improvement of students' grammar ability. In contrast, there was no significant difference in vocabulary mastery between students from both schools, with a p-value of 0.573. Despite the different instructional approaches, the vocabulary mastery of students in both groups remained relatively similar, with mean scores of 79 for SMAN 1 Nunukan and 76 for SMAN 2 Nunukan. This indicated that neither curriculum was notably more effective in enhancing students* vocabulary mastery. Keywords: Grammar, Vocabulary, Merdeka Curriculum, 2013 Curriculum

Model Peningkatan Kinerja Penyuluh terhadap perubahan perilaku petani dalam program optimalisasi lahan tidur untuk tanaman padi di kota tarakan

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Abstrak Peningkatan sumber daya manusia (SDM) pertanian yang profesional, mandiri, inovatif, kreatif, dan berwawasan global sangat diperlukan untuk mewujudkan kecukupan pangan, perluasan lapangan kerja, pengentasan kemiskinan, serta peningkatan produk domestik bruto dan pendapatan petani. Kinerja penyuluh pertanian yang baik sangat penting untuk mendukung swasembada dan kedaulatan pangan, serta meningkatkan produksi dan kesejahteraan petani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh karakteristik petani terhadap kinerja penyuluh dalam program optimaliasi lahan tidur di Kota Tarakan, mengetahui karakteristik penyuluh terhadap kinerja penyuluh dalam program optimalisasi lahan tidur di Kota Tarakan, mengetahui kinerja penyuluh terhadap perubahan perilaku petani dalam program optimalisasi lahan tidur di Kota Tarakan, serta merumuskan model peningkatan kinerja penyuluh terhadap perubahan perilaku petani dalam program optimalisasi lahan tidur di Kota Tarakan. Penelitian dilaksanakan di Kota Tarakan dari bulan Desember 2023 hingga bulan Maret 2024 dengan jumlah sampel 55 orang yang dipilih secara purposive sampling. Data yang dikumpulkan mencakup data primer, seperti karakteristik responden petani dan penyuluh, serta data sekunder dari instansi terkait melalui observasi, wawancara, FGD, dan pengambilan data yang kemudian dipastikan validitas, reliabilitas indikator dan konstruk melalui software SmartPLS 3.0. Indikator variabel sangat penting dalam analisis SEM karena menyediakan dasar empiris untuk mengukur variabel laten. Pemilihan dan pengujian indikator yang tepat memastikan validitas dan reliabilitas model pengukuran. Dengan model yang benar, SEM membantu peneliti memahami dan menginterpretasikan hubungan kompleks antara berbagai variabel. Berdasarkan hasil yang telah diperoleh dapat ditarik kesimpulan bahwa karakteristik petani tidak berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kinerja penyuluh. Karakteristik petani dicermikan oleh indikator Keterampilan, Pengalaman dan Usia, karakteristik penyuluh berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kinerja penyuluh. Karakteristik Penyuluh dicermikan oleh indikator keberanian penyuluh dalam pengambilan keputusan, komunikasi penyuluh, pengalaman penyuluh serta penguasaan inovasi, kinerja penyuluh berpengaruh secara signifikan terhadap perubahan perilaku petani. Kinerja Penyuluh dicerminkan oleh Peta Wilayah, Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) dan Rencana Kerja Penyuluh (RKP), serta Karakteristik Penyuluh dan Karakteristik Petani berpengaruh signifikan terhadap perubahan perilaku petani melalui kinerja penyuluh.

Deskripsi Kemampuan Memahami Bacaan Melalui Asesmen Diagnostik Pada Siswa Kelas V SDN 035 Tarakan

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Kemampuan memahami bacaan perlu ditinjau melalui tes asesmen diagnostik untuk mengetahui bagaimana kemampuan siswa dalam memahami bacaan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan memahami bacaan dan mendeskripsikan pemetaan kebutuhan belajar peserta didik melalui asesmen diagnostik. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah siswa kelas V-B SDN 035 Tarakan. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa asesmen diagnostik kognitif dan asesmen diagnostik non kognitif. Sebanyak 28 siswa kelas V-B menjadi subjek penelitian yang mengikuti asesmen diagnostik yang diberikan. Hasil penelitian ini menemukan bahwa sebanyak 41,66 % siswa mampu mengakses dan menemukan informasi teks bacaan dengan tepat. Sebanyak 37,5% siswa mampu menginterpretasi dan mengintegrasi teks bacaan dengan tepat. Sebanyak 66,6% siswa mampu mengevaluasi dan merefleksi teks bacaan dengan tepat. Disimpulkan bahwa, siswa kelas V-B SDN 035 Tarakan mempunyai kemampuan memahami bacaan yang berada pada kategori kurang baik. Pemetaan kebutuhan belajar peserta didik diperoleh hasil pada aspek minat peserta didik dikategorikan kurang dalam kesenangan membaca, kesadaran manfaat membaca, dan frekuensi membaca. Selanjutnya hasil masing-masing profil peserta didik dikategorikan beragam dan berbeda-beda.