Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

Nur

1.698 karya publik ditemukan.

2027: 12026: 3342025: 2932024: 3222023: 2682022: 2692021: 1482020: 522019: 8

ANALISIS KESULITAN BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPAS DI KELAS IV SDN 008 NUNUKAN

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini ditujukan guna menganalisis bentuk kesulitan belajar dan faktor penyebabnya dalam pembelajaran IPAS pada siswa kelas IV SDN 008 Nunukan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, tes, dan wawancara. Subjek penelitian terdiri dari empat siswa yang dipilih berdasarkan hasil tes dengan nilai terendah serta rekomendasi guru, sedangkan guru kelas berperan sebagai informan pendukung. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi teknik untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami kesulitan belajar pada empat aspek utama yaitu perception, attention, memory, dan processing speed. Kesulitan ini dipengaruhi oleh faktor internal seperti rendahnya konsentrasi, keterbatasan kemampuan mengingat materi, lambatnya memproses informasi, kurangnya rasa percaya diri, serta minat belajar yang rendah. Di samping itu, faktor eksternal seperti metode pembelajaran yang masih berpusat pada guru, minimnya penggunaan media belajar, serta lingkungan kelas yang kurang kondusif turut memperkuat terjadinya kesulitan belajar. Kesimpulan dari penelitian ini ialah kesulitan belajar siswa pada mata pelajaran IPAS bersifat multidimensional dan dipengaruhi oleh kombinasi faktor internal dan eksternal. Oleh karena itu, guru perlu menggunakan strategi pembelajaran yang lebih variatif, interaktif, dan kontekstual, seperti media visual, diskusi, permainan edukatif, serta pengulangan materi yang bermakna.

PENGARUH LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK MODELING LIVE TERHADAP KEPERCAYAAN DIRI SISWA KELAS VII SMP NEGERI 2 TARAKAN

2026 · Thesis ·

Kepercayaan diri merupakan salah satu aspek kepribadian yang penting. Rasa percaya diri mempunyai pengaruh yang besar terhadap kehidupan seseorang. Rendahnya rasa percaya diri, akan membuat seseorang berpikir negatif terhadap lingkungan di sekitarnya. Dengan demikian, permasalahan ini memerlukan intervensi yang efektif, yaitu melalui layanan bimbingan kelompok. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk menerapkan bimbingan kelompok adalah dengan teknik modeling live. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan bimbingan kelompok dengan teknik modeling live terhadap kepercayaan diri siswa kelas VII SMP Negeri 2 Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen one group pre-test and post-test design. Populasi penelitian adalah siswa kelas VII SMP Negeri 2 Tarakan, sedangkan sampel penelitian berjumlah 8 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan karakteristik siswa yang memiliki tingkat kepercayaan diri rendah. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala kepercayaan diri yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepercayaan diri siswa sebelum diberikan layanan berada pada kategori rendah, sedangkan setelah diberikan layanan bimbingan kelompok dengan teknik modeling live mengalami peningkatan ke kategori sedang dan tinggi. Hasil uji hipotesis menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test memperoleh nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,012 0,05, sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari layanan bimbingan kelompok dengan teknik modeling live terhadap peningkatan kepercayaan diri siswa. Dengan demikian, implikasi layanan bimbingan kelompok dengan teknik modeling live dapat menjadi stimulus efektif dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa kelas VII SMP Negeri 2 Tarakan

Asuhan Keperawatan Maternitas Pada Ibu Post Sectio Caesarea dengan indikasi Cephalopelvic Disproportion di Rumah Sakit Umum Daerah dr.H.Jusuf SK Tarakan

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Cephalopelvic Disproportion (CPD) merupakan salah satu penyebab distosia persalinan yang sering memerlukan tindakan Sectio Caesarea (SC). Secara global, sekitar 21% persalinan dilakukan melalui Sectio Caesarea dan angka tersebut diperkirakan terus meningkat hingga 29% pada tahun 2030. Peningkatan angka Sectio Caesarea menyebabkan semakin banyak ibu nifas yang memerlukan perawatan untuk mengatasi berbagai masalah selama masa pemulihan. Studi kasus ini bertujuan memperoleh gambaran asuhan keperawatan maternitas pada ibu nifas post Sectio Caesarea dengan indikasi CPD di RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada dua pasien yang menjalani perawatan selama tiga hari. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan studi dokumentasi rekam medis. Hasil studi kasus menunjukkan bahwa kedua pasien mengalami nyeri akut, menyusui tidak efektif, dan risiko infeksi, sedangkan pada salah satu pasien juga ditemukan kesiapan peningkatan menjadi orang tua. Asuhan keperawatan yang diberikan meliputi manajemen nyeri, perawatan pasca Sectio Caesarea, pencegahan infeksi, pijat laktasi, edukasi menyusui, serta edukasi perawatan bayi. Evaluasi menunjukkan adanya penurunan intensitas nyeri, tidak ditemukan tanda-tanda infeksi, peningkatan proses menyusui, serta peningkatan kesiapan menjalankan peran sebagai orang tua. Disimpulkan bahwa asuhan keperawatan maternitas yang diberikan secara sistematis dapat mendukung proses pemulihan ibu nifas post Sectio Caesarea dengan indikasi CPD. Studi kasus ini menunjukkan pentingnya peran perawat dalam melakukan pengkajian secara komprehensif, manajemen nyeri, pemantauan dan pencegahan infeksi, dukungan laktasi, serta edukasi dan pelibatan keluarga untuk mendukung pemulihan ibu selama masa nifas.

Rancang Bangun Sistem Informasi Harga Udang Windu Menggunakan Qr Code Berbasis Mobile Di Sinar Rejeki Beringin 2 Ujung

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Udang windu merupakan salah satu komoditas unggulan di Kota Tarakan, namun penyampaian informasi harga dan proses pencatatan masih dilakukan secara manual sehingga kurang efisien dan berpotensi menyebabkan keterlambatan informasi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini mengembangkan sistem informasi harga udang windu berbasis mobile yang memanfaatkan teknologi QR Code sebagai sarana penyajian informasi meliputi harga, ukuran, kode peti, harga jual per kilogram, dan stok per kilogram. Penelitian ini menerapkan metode Research and Development (R&D) yang mencakup tahapan observasi, perancangan, implementasi menggunakan Flutter dan Firebase, serta pengujian melalui Black Box Testing, Usability Testing, pengujian pencahayaan, dan pengujian sudut kemiringan QR Code. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi berhasil dikembangkan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Berdasarkan Black Box Testing, seluruh fitur aplikasi berfungsi dengan baik dan memperoleh tingkat keberhasilan sebesar 100%. Pada pengujian pencahayaan menunjukkan bahwa QR Code dapat dipindai pada berbagai kondisi intensitas cahaya, meskipun waktu pembacaan menjadi lebih lama pada kondisi minim pencahayaan. Sementara itu, pengujian sudut kemiringan membuktikan bahwa QR Code tetap dapat terdeteksi pada sudut 45°, 75°, dan 90° dengan perbedaan waktu deteksi namun tetap mampu menampilkan informasi harga udang windu. Selain itu, Usability Testing yang melibatkan 23 responden menghasilkan nilai Learnability sebesar 4,41, Memorability 4,45, Efficiency 4,47, Errors 4,43, dan Satisfaction 4,47, dengan rata-rata keseluruhan sebesar 4,446 yang termasuk dalam kategori sangat baik. Berdasarkan hasil tersebut menunjukkan aplikasi dapat memudahkan pengguna dalam mengakses informasi harga udang windu di Sinar Rejeki Beringin 2 Ujung.

Perlindungan Hukum Terhadap Anak Yang Melakukan Eksploitasi Seksual Melalui Media Sosial di Kota Tarakan

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status hukum anak yang melakukan eksploitasi seksual melalui media sosial. Serta untuk mengetahui bentuk tanggunga jawab Pemerintah Daerah, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana di Kota Tarakan dalam melakukan perlindungan terhadap anak. Jenis penelitian yang digunakan adalah tipe penelitian hukum empiris yakni metode penelitian hukum yang melihat keberlakukan hukum dari segi nonhukum. Tipe penelitian ini berupaya melihat hukum dalam artian yang nyata atau dapat dikatakan mengamati tentang cara bekerjanya hukum dalam masyarakat, dapat dikaji dari tingkat efektivitas hukum, kepatuhan terhadap hukum, peran lembaga atau institusi hukum dalam penegakkan hukum penegakkan hukum, implementasi aturan hukum, pengaruh aturan hukum terhadap aturan masalah sosial tertentu atau sebaliknya. Lokasi Penelitian ini bertempat di Kantor Pemerintah Kota Tarakan, Kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) dan Kantor Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat di Kota Tarakan selaku pihak yang diamanatkan oleh Undang-Undang Dasar 1945. Berdasarkan hasil penelitian penulis berkesimpulan bahwa Meskipun belum ada Undang-undang secara khusus yang mengatur anak yang melakukan eksploitasi seksual terhadap dirinya sendiri melalui media sosialnya, anak tetap berstatus sebagai korban karena berdasarkan Undang-undang Nomor 35 tahun 2024 Tentang Perlindungan Anak dan Undang-undang Nomor 11 Tahun 2012 Tentang Sistem Peradilan Pidana Anak karena usia 12-18 tahun belum punya kapasitas hukum, kematangan psikologis, emosional, dan sosial untuk persetujuan seksual komersial. Adapun tanggung jawab Pemerintah Daerah, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana di Kota Tarakan dalam perlindungan atas anak adalah dengan membuat regulasi dan menjalankan regulasi tersebut. Tetapi karena kurangnya regulasi, penegakkan hukum dan kesadaran dari masyarakat. Sehingga eksploitasi seksual yang dilakukan oleh anak masih terjadi khusunya di kota Tarakan.

RANCANG BANGUN APLIKASI PENGENALAN FAUNA ENDEMIK KALIMANTAN BERBASIS AUGMENTED REALITY (AR) STUDI KASUS KOTA TARAKAN

2026 · Thesis ·

Kurangnya media interaktif yang mengenalkan fauna endemik Kalimantan yang ada di Kota Tarakan menyebabkan rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian keanekaragaman hayati lokal. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun aplikasi pengenalan fauna endemik Kalimantan yang ada di Kota Tarakan berbasis Augmented Reality (AR) sebagai media informasi interaktif. Aplikasi menampilkan model tiga dimensi (3D) fauna endemik yang dilengkapi audio penjelasan menggunakan teknologi marker-based AR pada perangkat Android. Pengembangan aplikasi dilakukan menggunakan metode Software Development Life Cycle (SDLC) yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Pengujian dilakukan melalui marker tracking, pengujian pencahayaan, sudut kemiringan tracking, marker terhalang, Black Box Testing, dan Usability Testing. Hasil pengujian marker tracking menunjukkan rata-rata tingkat keberhasilan deteksi marker sebesar 85,71%, di mana sebagian besar marker dapat dikenali dan menampilkan objek fauna dengan baik. Hasil pengujian pencahayaan menunjukkan bahwa marker dapat terdeteksi pada kondisi cahaya matahari, cahaya lampu, maupun minim cahaya lampu, meskipun waktu deteksi lebih lambat pada kondisi minim cahaya lampu. Pada pengujian sudut kemiringan, waktu deteksi tercepat diperoleh pada sudut 90° sebesar 0,67 detik, diikuti sudut 45° sebesar 0,86 detik dan sudut 75° sebesar 1,11 detik. Hasil Black Box Testing untuk pengujian fitur aplikasi menunjukkan tingkat keberhasilan sebesar 100%, sedangkan Usability Testing untuk pengukuran kemudahan penggunaan aplikasi memperoleh nilai rata-rata 4,542 dari skala 5 atau setara dengan 90,84% dengan kategori sangat baik. Dengan demikian, aplikasi yang dikembangkan dapat menjadi media informasi interaktif untuk memperkenalkan fauna endemik Kalimantan yang ada di Kota Tarakan kepada masyarakat.

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 ABSTRAK Diabetes Melitus (DM) Tipe 2 menjadi salah satu masalah kesehatan utama di dunia dengan prevalensi yang terus meningkat setiap tahunnya. Tujuan studi kasus ini adalah untuk memperoleh gambaran penerapan asuhan keperawatan pada pasien Diabetes Melitus Tipe 2. Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif dengan pendekatan proses keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosis keperawatan, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Subjek dalam studi kasus ini adalah dua pasien dengan diagnosis medis Diabetes Melitus Tipe 2. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi rekam medis. Hasil studi kasus menunjukkan bahwa masalah keperawatan yang muncul pada kedua pasien meliputi ketidakstabilan kadar glukosa darah, intoleransi aktivitas, nyeri akut, pola napas tidak efektif, dan gangguan eliminasi urin. Intervensi keperawatan yang diberikan berupa pemantauan kadar glukosa darah, manajemen nutrisi, manajemen energi, manajemen nyeri, dukungan eliminasi urin, pencegahan infeksi, edukasi kesehatan, serta kolaborasi dalam pemberian terapi medis. Setelah dilakukan tindakan keperawatan, kondisi pasien menunjukkan perbaikan yang ditandai dengan berkurangnya keluhan, meningkatnya toleransi aktivitas, membaiknya pola eliminasi, dan kadar glukosa darah yang lebih terkontrol. Kesimpulan studi kasus ini menunjukkan bahwa penerapan asuhan keperawatan yang komprehensif, sistematis, dan berkesinambungan dapat membantu meningkatkan status kesehatan pasien Diabetes Melitus Tipe 2 serta mendukung pencegahan komplikasi lebih lanjut.

ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN DENGAN GANGGUAN PERSEPSI SENSORI: HALUSINASI PENDENGARAN DAN PENGLIHATAN

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Halusinasi menjadi salah satu gejala yang sering ditemukan pada klien dengan skizofrenia, ditandai dengan munculnya persepsi tanpa adanya stimulus nyata. Tujuan studi kasus ini adalah memperoleh gambaran penerapan asuhan keperawatan pada klien dengan diagnosis gangguan persepsi sensori: halusinasi pendengaran dan penglihatan. Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif dengan pendekatan proses keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Subjek studi kasus terdiri dari dua klien dengan diagnosis medis skizofrenia paranoid yang mengalami halusinasi pendengaran dan penglihatan di Ruang Teratai RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan. Asuhan keperawatan dilaksanakan selama lima kali pertemuan melalui intervensi berupa mengenali karakteristik halusinasi, teknik menghardik, mengabaikan halusinasi, meningkatkan kepatuhan minum obat, bercakap-cakap dengan orang lain, dan melakukan aktivitas terjadwal.Hasil studi menunjukkan adanya perbedaan masalah keperawatan pada kedua klien. Klien 1 mengalami isolasi sosial dan defisit perawatan diri, sedangkan klien 2 mengalami risiko perilaku kekerasan dan defisit perawatan diri. Peningkatan kemampuan dalam mengenali dan mengontrol halusinasi terlihat pada kedua klien setelah diberikan intervensi keperawatan. Respons terhadap interaksi sosial juga menunjukkan perkembangan yang lebih baik. Penerapan asuhan keperawatan secara sistematis dan berkelanjutan membantu meningkatkan kemampuan klien dalam mengendalikan halusinasi serta mendukung proses pemulihan dan peningkatan fungsi adaptif.

Asuhan Keperawatan Pada Anak Dengan Campak di Ruang Perawatan Anggrek B RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Campak merupakan salah satu penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh Measles virus yang dapat menimbulkan komplikasi apabila tidak dapat ditangani dengan tepat seperti bronkopneumonia, otitis media, enteritis, hingga kematian. Penulisan Laporan Tugas Akhir ini bertujuan untuk memperoleh gambaran penerapan asuhan keperawatan pada anak dengan campak menggunakan pendekatan asuhan keperawatan secara komprehensif. Metode yang digunakan adalah studi kasus pada dua klien anak dengan campak di ruang perawatan Anggrek B RSUD dr. H. Jusuf SK Kota Tarakan. Data diperoleh melalui wawancara dengan keluarga klien, observasi langsung, pemeriksaan fisik head to toe, serta studi catatan medis. Tahapan asuhan keperawatan meliputi pengkajian, penetapan diagnosis keperawatan, menyusun intervensi, pelaksanaan tindakan keperawatan, hingga evaluasi hasil yang dicapai. Hasil studi menunjukkan bahwa pada klien 1 dan klien 2 ditemukan masalah keperawatan berupa hipertermia, bersihan jalan napas tidak efektif, gangguan integritas kulit/jaringan, ansietas pada klien 1, serta risiko defisit nutrisi pada klien 2. Berdasarkan hasil evaluasi, masalah hipertermia, bersihan jalan napas tidak efektif, ansietas dapat teratasi dan risiko defisit nutrisi dapat dicegah, sedangkan gangguan integritas kulit/jaringan pada kedua klien masih teratasi sebagian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan asuhan keperawatan komprehensif membantu proses pemulihan anak dengan campak dan meningkatkan perbaikan kondisi klinis pasien secara bertahap. Laporan ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pelaksanaan asuhan keperawatan pada pasien anak dengan campak.

Tinjauan Yuridis Terhadap Tindak Pidana Penadahan (Analisis Putusan Nomor 286/Pid.B/2025/Pn Mks dan Putusan Nomor 288/Pid. B/2025/Pn Mks)

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

TINJAUAN YURIDIS TERHADAP TINDAK PIDANA PENADAHAN (ANALISIS PUTUSAN NOMOR 286/PID.B/2025/PN MKS DAN PUTUSAN NOMOR 288/PID.B/2025/PN MKS) Penelitian hukum yuridis normatif ini bertujuan untuk menganalisis pemenuhan unsur tindak pidana penadahan serta mengkaji pertimbangan hakim terhadap disparitas pemidanaan dalam Putusan Nomor 286/Pid.B/2025/PN Mks dan Putusan Nomor 288/Pid.B/2025/PN Mks mengenai pengalihan objek jaminan fidusia secara ilegal. Berbeda dengan pandangan hakim dalam amar putusannya, hasil penelitian ini menemukan adanya kekeliruan yuridis dalam analisis pemenuhan unsur-unsur pasal yang didakwakan. Hakim dinilai kurang tepat dalam mengonstruksikan pertanggungjawaban pidana karena menyamakan pemenuhan unsur Pasal 480 KUHP dan Undang-Undang Jaminan Fidusia secara utuh pada kedua terdakwa, tanpa memisahkan secara tegas antara peran fisik pelaksana administratif dengan peran penyediaan modal oleh aktor intelektual. Kekeliruan analisis unsur ini berdampak langsung pada lahirnya disparitas pemidanaan yang mencolok, di mana Terdakwa HG selaku aktor intelektual sekaligus penyandang dana justru dijatuhi hukuman lebih ringan 7 (tujuh) bulan dibandingkan Terdakwa H selaku pelaksana lapangan 8 (delapan) bulan. Kesenjangan hukum tersebut terjadi akibat kecenderungan hakim pada kualifikasi pasal dalam dakwaan lewat pendekatan retributif-legalistik, serta kegagalan dalam membedah derajat kesalahan subjektif (mens rea) dalam struktur penyertaan (medepleger) Pasal 55 KUHP yang menempatkan inisiator sebagai faktor pemberat. Oleh karena itu, diperlukan optimalisasi pertimbangan hukum yang kritis dan menyeluruh dari hakim agar dapat meminimalisasi disparitas hukum serta mewujudkan keadilan substantif.

Asuhan Keperawatan Maternitas pada Ibu Nifas Post Sectio Caesarea dengan Indikasi Oligohidramnion

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Oligohidramnion menjadi salah satu komplikasi kehamilan yang dapat menjadi indikasi dilakukannya tindakan sectio caesarea. Kondisi tersebut menyebabkan ibu memerlukan asuhan keperawatan yang komprehensif untuk mendukung proses pemulihan, mencegah komplikasi pascaoperasi, meningkatkan keberhasilan menyusui, serta mempersiapkan adaptasi terhadap peran sebagai orang tua. Studi kasus ini bertujuan untuk menerapkan dan membandingkan asuhan keperawatan maternitas pada dua pasien post sectio caesarea dengan indikasi oligohidramnion di Ruang Mawar RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada dua pasien post sectio caesarea dengan indikasi oligohidramnion. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan telah dokumentasi medis. Pelaksanaan asuhan keperawatan dilakukan melalui tahapan pengkajian, penetapan diagnosis, perencanaan intervensi, implementasi, dan evaluasi keperawatan. Hasil studi menunjukkan bahwa kedua pasien mengalami diagnosis keperawatan nyeri akut dan menyusui tidak efektif. Diagnosis kesiapan peningkatan menjadi orang tua ditemukan pada pasien pertama, sedangkan ketidaknyamanan pasca partum ditemukan pada pasien kedua. Intervensi yang diberikan meliputi manajemen nyeri, edukasi dan pendampingan menyusui, edukasi peran orang tua, serta upaya peningkatan kenyamanan. Evaluasi menunjukkan bahwa sebagian besar masalah keperawatan dapat teratasi, sementara nyeri akut mengalami perbaikan yang ditandai dengan berkurangnya intensitas nyeri dan meningkatnya kemampuan mobilisasi pasien. Berdasarkan hasil studi, asuhan keperawatan maternitas yang diberikan secara komprehensif dapat membantu mengatasi masalah keperawatan serta mendukung pemulihan ibu post sectio caesarea dengan indikasi oligohidramnion.

Pengaruh Komite Audit Dan Komisaris Independen Terhadap Kualitas Audit Dengan Kepemilikan Institusional Sebagai Variabel Moderasi Pada Perusahaan Farmasi Di Bei Periode 2020-2024

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh komite audit dan komisaris independen terhadap kualitas audit dengan kepemilikan institusional sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan yang diperoleh dari situs resmi Bursa Efek Indonesia www.idx.co.id dan situs perusahaan terkait. Populasi penelitian adalah perusahaan farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2024 sebanyak 38 perusahaan. Sampel ditentukan menggunakan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 11 perusahaan dengan total 55 data observasi. Metode analisis yang digunakan adalah regresi logistik dengan bantuan perangkat lunak EViews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komite audit dan komisaris independen berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kualitas audit. Kepemilikan institusional tidak berpengaruh terhadap kualitas audit. Kepemilikan institusional juga tidak berpengaruh signifikan terhadap kualitas audit. Hasil uji moderasi menunjukkan bahwa kepemilikan institusional tidak mampu memoderasi pengaruh komite audit terhadap kualitas audit, namun mampu memoderasi pengaruh komisaris independen terhadap kualitas audit. This study aimed to determine the influence of audit committees and independent commissioners on audit quality, with institutional ownership serving as a moderating variable. The research employed a quantitative approach with secondary data in the form of financial statements obtained from the official Indonesia Stock Exchange website (www.idx.id) and the websites of the respective companies. The research population consists of 38 pharmaceutical companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the 2020-2024 periods. The sample was determined using a purposive sampling technique, resulting in 11 companies with a total of 55 observation data points. The data analysis method used logistic regression because the variables in this study are dummy variables and are processed with the assistance of EViews 12 software. The results of the study indicated that the audit committee and independent commissioners have a negative and significant effect on audit quality, while institutional ownership does not have a significant effect on audit quality. The moderation test results showed that institutional ownership is unable to moderate the effect of the audit committee on audit quality, but it is able to moderate the effect of independent commissioners on audit quality.

ANALISIS DAMPAK TEKANAN LABA TERHADAP KUALITAS PENGUNGKAPAN ASET TIDAK BERWUJUD DENGAN MANAJEMEN LABA AKRUAL DISKRESIONER SEBAGAI VARIABEL MODERASI DENGAN PENDEKATAN BEHAVIORIAL ACCOUNTING PADA PERUSAHAAN TEKNOLOGI

2026 · Book ·

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak tekanan laba terhadap kualitas pengungkapan aset tidak berwujud dengan manajemen laba akrual diskresioner sebagai variabel moderasi menggunakan pendekatan behavioral accounting. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah sampel terdiri dari 26 perusahaan sektor teknologi yang tedaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode 2022-2024 sampel ini dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data diperoleh dari Laporan Keuangan Tahunan (Annual Report) yang dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian menunjukkan manajemen laba akrual diskresioner berpengaruh positif terhadap kualitas pengungkapan aset tidak berwujud dan manajemen laba akrual diskresioner dapat memoderasi antara tekanan laba dengan kualitas pengungkapan aset tidak berwujud. Sedangkan tekanan laba tidak berpengaruh terhadap kualitas pengungkapan aset tidak berwujud.

PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGENAL BANGUN RUANG MELALUI PENGGUNAAN ALAT PERAGA BANGUN RUANG BAGI SISWA TUNAGRAHITA KELAS VIII SLB NEGERI TARAKAN

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses penerapan alat peraga bangun ruang dalam meningkatkan kemampuan mengenal bangun ruang siswa tungarahita kelas VIII SLB Negeri Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri dari perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, pengamatan/pengumpulan data, dan refleksi. Subjek penelitian adalah seluruh siswa tunagrahita di kelas VIII SLB Negeri Tarakan yang berjumlah 6 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes kemampuan mengenal bangun ruang dan pengamatan aktivitas guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan alat peraga bangun ruang dapat meningkatkan kemampuan mengenal bangun ruang siswa. Berdasarkan hasil tes kemampuan mengenal bangun ruang, persentase ketuntasan belajar pada Siklus I mencapai 67% dengan nilai rata-rata 55, kemudian meningkat pada Siklus II menjadi 100% dengan nilai rata-rata 100. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kemampuan mengenal bangun ruang siswa telah meningkat dan indikator keberhasilan penelitian telah tercapai. Oleh karena itu, penelitian dihentikan pada Siklus II.

Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny. H di Puskesmas Gunung Lingkas

2026 · Thesis ·

Asuhan kebidanan komprehensif (continuity of care) merupakan pelayanan kebidanan yang diberikan secara menyeluruh dan berkesinambungan mulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, hingga keluarga berencana untuk menurunkan risiko kematian ibu dan bayi. Di Provinsi Kalimantan Utara, Angka Kematian Ibu (AKI) masih sebesar 194 per 100.000 kelahiran hidup dan Angka Kematian Bayi (AKB) sebesar 16,65 per 1.000 kelahiran hidup, serta hingga tahun 2025 masih ditemukan kasus kematian bayi di wilayah kerja Puskesmas Gunung Lingkas. Asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. H dilaksanakan secara berkelanjutan mulai trimester III kehamilan hingga masa nifas dan bayi baru lahir pada periode 21 Februari–14 Maret 2026 dengan total lima kali kunjungan, meliputi dua kali kunjungan kehamilan, satu kali pertolongan persalinan, satu kali pemeriksaan bayi baru lahir, dan satu kali kunjungan nifas. Pada kunjungan pertama usia kehamilan 36 minggu 3 hari, kondisi ibu dan janin dalam keadaan baik tanpa komplikasi. Kunjungan kedua pada usia kehamilan 37 minggu 3 hari didapatkan keluhan nyeri pinggang yang merupakan ketidaknyamanan fisiologis trimester III. Persalinan dilakukan sesuai standar 60 langkah APN pada usia kehamilan 39 minggu dan berlangsung normal. Bayi laki-laki lahir spontan pada 11 Maret 2026 pukul 05.39 WITA, segera menangis, dalam kondisi sehat tanpa cacat. Plasenta lahir lengkap, perdarahan dalam batas normal, dan terdapat laserasi perineum derajat II yang telah dilakukan penjahitan. Pada kunjungan nifas dan bayi baru lahir tanggal 14 Maret 2026, kondisi ibu dan bayi baik, involusi uterus normal, serta tidak ditemukan tanda infeksi maupun kelainan

PENGARUH PEMBERIAN MEDIA PAKAN YANG BERBDEDA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP IKAN KOI ( Cyprinus carpio)

2026 · Thesis ·

PENGARUH PEMBERIAN MEDIA PAKAN YANG BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP IKAN KOI (Cyprinus carpio) Abstrak Berbagai macam spesies ikan hias air tawar yang dapat dibudidayakan di lingkungan terkontrol dapat ditemukan di Indonesia. Belatung (Hermetia illucens) adalah salah satu makanan pengganti yang dapat diberikan kepada ikan koi. Oleh karena itu, dengan menggunakan berbagai media pertumbuhan, para peneliti berupaya menciptakan pakan alami tipe belatung sebagai alternatif makanan. Kepadatan populasi belatung dapat ditingkatkan secara maksimal dengan media pertumbuhan yang tepat. Penelitian ini menyelidiki pengaruh berbagai media pakan dan belatung terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan koi (Cyprinus carpio). Untuk menilai parameter kualitas air berupa suhu, pH, DO, dan amonia, penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Temuan penelitian menunjukkan bahwa meskipun tidak ada variasi yang terlihat pada berat absolut ikan koi (Cyprinus carpio) dalam hal perkembangan dan kelangsungan hidupnya, terdapat perbedaan yang terlihat pada panjang absolut dan SR-nya. Berat absolut ikan yang diberi perlakuan adalah (A) Kontrol 0,08 gram, (B) Belatung + Kubis 0,08 gram, (C) Belatung + Kulit Pisang dan Belatung + Labu Kuning 0,09 gram, dan (D) Belatung + Labu Kuning 4,2 cm; panjang absolut ikan yang diberi perlakuan adalah (A) Kontrol 3,5 cm, (B) Belatung + Kubis 3,8 cm, (C) Belatung + Kulit Pisang, dan (D) Belatung + Labu Kuning 80%. Dengan panjang absolut 4,2 cm, berat absolut 0,09 gram, dan SR 87%, Perlakuan (D) Belatung + Labu Kuning menghasilkan pertumbuhan tertinggi. Kata kunci: Ikan Koi, Maggot, Pakan, Pertumbuhan, Kelangsungan Hidup  

SURVEY BADWORD MAHASISWA ANGKATAN 2023 PROGRAM STUDI BIMBINGAN DAN KONSELING FKIP UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Nuraidah, 2026. Survey Badword Mahasiswa Angkatan 2023 Program Studi Bimbingan dan Konseling FKIP Universitas Borneo Tarakan. Pembimbing Utama Siti Rahmi, S.Sos.I.,M.Pd Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penggunaan bahasa kasar (badword) pada mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling angkatan 2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan jumlah responden sebanyak 90 mahasiswa. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket badword yang kemudian diberikan skor pada setiap item pernyataan untuk mengetahui tingkat penggunaan bahasa kasar dikalangan mahasiswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan Bahasa kasar (badword) pada mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Angkatan 2023 berada pada kategori tinggi dan sedang. Hal tersebut dapat dinilai dari hasil analisis deskriptif, yaitu kategori sangat tinggi dengan interval skor 274-322 sebanyak 5 responden (5%), kategori tinggi dengan interval 225-273 sebanyak 43 responden (48%), kategori sedang dengan interval 176-224 sebanyak 41 responden (46%), kategori rendah dengan interval 127-175 tidak terdapat responden (0%), dan kategori sangat rendah dengan 78-126 sebanyak 1 responden (1%). Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki tingkat penggunaan bahasa kasar pada kategori tinggi dan sedang. Kondisi ini menunjukan bahwa pengggunaan bahasa kasar masih cukup sering dalam interaksi sehari-hari mahasiswa, sehingga diperlukan perhatian serta upaya pembinaan dalam penggunaan bahasa yang lebih santun dan sesuai dengan norma sosial maupun akademik. Kata kunci: Badword, Mahasiswa, Bimbingan dan Konseling

Survey Perilaku Seksual Remaja Di Selumit pantai

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Nurhayana, 2026. Survey Perilaku Seksual Remaja Di Selumit Pantai. Pembimbing Utama Nisa Ariantini, M.Pd Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku seksual remaja di Selumit Pantai. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya perilaku seksual remaja yang dipengaruhi oleh perkembangan teknologi, pergaulan bebas,lingkungan sosial, serta kurangnya pengawasan orang tua dan pendidikan kesehatan reproduksi. Perilaku seksual remaja dapat berdampak negative terhadap kondisi psikologis, sosial, dan Kesehatan reproduksi remaja. Oleh karena itu, diperlukan penelitian untuk mengetahui gambaran perilaku seksual remaja di wilayah Selumit Pantai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey. Populasi penelitian berjumlah 90 remaja di RT 09, RT 18, dan RT 27 kelurahan Selumit Pantai. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket perilaku seksual berdasarkan indikator kissing, necking, petting, dan sexual intercourse. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dalam bentuk persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas remaja berada pada kategori perilaku seksual cukup sebanyak 49 responden (54,4%), kategori baik sebanyak 24 responden (26,7%), dan katogeri buruk sebanyak 17 responden (18,9%). Remaja cenderung menunjukkan perilaku seksual ringan seperti berpegangan tangan, berpelukan, dan berciuman. Faktor yang mempengaruhi meliputi lingkungan pergaulan, media sosial, teman sebaya, kurangnya pemahaman kesehatan reproduksi. Oleh karena itu, diperlukan peran orang tua, sekolah, dan Masyarakat dalam memberikan edukasi dan pengawasan terhadap remaja.

"PENGARUH CUSTOMER PERCEIVED VALUE DAN CUSTOMER EXPERIENCE TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN (STUDI PADA PENGGUNA IPHONE INTER DI KOTA TARAKAN) "

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh customer perceived value dan customer experience terhadap kepuasan pelanggan pengguna iPhone inter di Kota Tarakan. Penelitian dilatarbelakangi meningkatnya penggunaan iPhone inter sebagai alternatif dengan harga lebih terjangkau meskipun masih terdapat kendala jaringan dan legalitas IMEI. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis asosiatif. Sampel berjumlah 140 responden yang dipilih menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan PLS-SEM dengan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa customer perceived value dan customer experience berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Customer experience memiliki pengaruh lebih dominan dalam membentuk kepuasan. Penelitian ini menunjukkan pentingnya peningkatan pengalaman pelanggan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan.