2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya konflik sosial yang dialami oleh tokoh-tokoh dalam novel 24/7 Menjaga Cinta Sejati karya Sabrina Febrianti, yang mencerminkan berbagai persoalan dalam kehidupan bermasyarakat. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah bentuk-bentuk konflik sosial berupa kontravensi dan pertentangan yang terdapat dalam novel 24/7 Menjaga Cinta Sejati karya Sabrina Febrianti. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis bentuk-bentuk konflik sosial berupa kontravensi dan pertentangan dalam novel tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiologi sastra. Sumber data penelitian adalah novel 24/7 Menjaga Cinta Sejati karya Sabrina Febrianti yang diterbitkan oleh Rain Books cetakan ketiga tahun 2021. Data penelitian berupa kutipan narasi maupun dialog yang mengandung konflik sosial. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca, teknik catat, dan teknik klasifikasi, sedangkan teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk konflik sosial dalam novel ini terwujud melalui proses sosial disosiatif berupa kontravensi dan pertentangan pribadi. Bentuk kontravensi meliputi kontravensi umum, kontravensi sederhana, kontravensi intensif, kontravensi rahasia, dan kontravensi taktis yang diekspresikan melalui sikap tidak senang, kecurigaan, sindiran, keengganan berinteraksi, hingga taktik terselubung antartokoh. Sementara itu, bentuk pertentangan yang ditemukan berupa pertentangan pribadi yang diekspresikan melalui perdebatan emosional, gertakan, ancaman, hingga kekerasan fisik. Tokoh Kajen (Kazena Rosan) dan Albar Gibadesta menjadi tokoh yang paling dominan terlibat dalam dinamika konflik tersebut. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa konflik sosial dalam novel tidak hanya berfungsi sebagai penggerak alur cerita, tetapi juga merepresentasikan dinamika hubungan sosial yang dipengaruhi oleh perbedaan kepentingan, perasaan, dan tujuan di antartokoh.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya konflik sosial yang dialami oleh tokoh-tokoh dalam novel 24/7 Menjaga Cinta Sejati karya Sabrina Febrianti, yang mencerminkan berbagai persoalan dalam kehidupan bermasyarakat. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah bentuk-bentuk konflik sosial berupa kontravensi dan pertentangan yang terdapat dalam novel 24/7 Menjaga Cinta Sejati karya Sabrina Febrianti. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis bentuk-bentuk konflik sosial berupa kontravensi dan pertentangan dalam novel tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiologi sastra. Sumber data penelitian adalah novel 24/7 Menjaga Cinta Sejati karya Sabrina Febrianti yang diterbitkan oleh Rain Books cetakan ketiga tahun 2021. Data penelitian berupa kutipan narasi maupun dialog yang mengandung konflik sosial. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca, teknik catat, dan teknik klasifikasi, sedangkan teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk konflik sosial dalam novel ini terwujud melalui proses sosial disosiatif berupa kontravensi dan pertentangan pribadi. Bentuk kontravensi meliputi kontravensi umum, kontravensi sederhana, kontravensi intensif, kontravensi rahasia, dan kontravensi taktis yang diekspresikan melalui sikap tidak senang, kecurigaan, sindiran, keengganan berinteraksi, hingga taktik terselubung antartokoh. Sementara itu, bentuk pertentangan yang ditemukan berupa pertentangan pribadi yang diekspresikan melalui perdebatan emosional, gertakan, ancaman, hingga kekerasan fisik. Tokoh Kajen (Kazena Rosan) dan Albar Gibadesta menjadi tokoh yang paling dominan terlibat dalam dinamika konflik tersebut. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa konflik sosial dalam novel tidak hanya berfungsi sebagai penggerak alur cerita, tetapi juga merepresentasikan dinamika hubungan sosial yang dipengaruhi oleh perbedaan kepentingan, perasaan, dan tujuan di antartokoh.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kedudukan pemegang saham minoritas serta bentuk perlindungan hukum yang diberikan dalam Perseroan Terbatas yang melakukan peleburan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan konseptual, serta mengacu pada bahan hukum primer, sekunder dan non hukum. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara normatif pemegang saham memiliki kedudukan yang setara berdasarkan Undang-undang Perseroan Terbatas. Namun, dalam praktik peleburan, keputusan ditentukan berdasarkan suara terbanyak dalam forum Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) sehingga berpotensi merugikan pemegang saham minoritas. Prinsip mayoritas dalam pengambilan keputusan menyebabkan posisi tawar pemegang saham minoritas menjadi lemah. Bentuk perlindungan hukum yang diberikan baik dari Undang-undang Perseroan Terbatas maupun dari prinsip Good Corporate Governance (GCG), yakni melalui hak penilaian (apparsial right), hak yang didahulukan (pre-emtive right), hak derivatif (derivative right), hak perseorangan (personal right), dan hak angket (enquette right).
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kedudukan pemegang saham minoritas serta bentuk perlindungan hukum yang diberikan dalam Perseroan Terbatas yang melakukan peleburan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan konseptual, serta mengacu pada bahan hukum primer, sekunder dan non hukum. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara normatif pemegang saham memiliki kedudukan yang setara berdasarkan Undang-undang Perseroan Terbatas. Namun, dalam praktik peleburan, keputusan ditentukan berdasarkan suara terbanyak dalam forum Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) sehingga berpotensi merugikan pemegang saham minoritas. Prinsip mayoritas dalam pengambilan keputusan menyebabkan posisi tawar pemegang saham minoritas menjadi lemah. Bentuk perlindungan hukum yang diberikan baik dari Undang-undang Perseroan Terbatas maupun dari prinsip Good Corporate Governance (GCG), yakni melalui hak penilaian (apparsial right), hak yang didahulukan (pre-emtive right), hak derivatif (derivative right), hak perseorangan (personal right), dan hak angket (enquette right).
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh harga kompetitif, promosi dan kualitas layanan terhadap keputusan pembelian pada pengguna jasa transportasi GrabBike. Penelitian ini dilakukan di Kota Tarakan dengan melakukan studi pada pengguna jasa transportasi GrabBike di kalangan Mahasiswa Universitas Borneo Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik non-probability sampling melalui metode purposive sampling. Uji validitas dilakukan dengan menggunakan convergent validity dan discriminant validity. Sementara itu, uji reliabilitas dilakukan dengan menggunakan composite reliability. Berdasarkan analisis Partial Least Square (PLS 4.0), hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel harga kompetitif, promosi dan kualitas layanan masing-masing berpengaruh secara positif terhadap keputusan pembelian.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh harga kompetitif, promosi dan kualitas layanan terhadap keputusan pembelian pada pengguna jasa transportasi GrabBike. Penelitian ini dilakukan di Kota Tarakan dengan melakukan studi pada pengguna jasa transportasi GrabBike di kalangan Mahasiswa Universitas Borneo Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik non-probability sampling melalui metode purposive sampling. Uji validitas dilakukan dengan menggunakan convergent validity dan discriminant validity. Sementara itu, uji reliabilitas dilakukan dengan menggunakan composite reliability. Berdasarkan analisis Partial Least Square (PLS 4.0), hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel harga kompetitif, promosi dan kualitas layanan masing-masing berpengaruh secara positif terhadap keputusan pembelian.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan representasi matematika siswa melalui model pembelajaran CORE (Connecting, Organizing, Reflecting, Extending). Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 5 Tarakan pada semester ganjil tahun ajaran 2019/2020 pada kelas VIII. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research). Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII-5 SMP Negeri 5 Tarakan tahun ajaran 2019/2020 yang berjumlah 32 siswa, terdiri dari 14 orang perempuan dan 18 orang laki-laki. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan instrumen tes kemampuan representasi matematika siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data keterlaksanaan pembelajaran guru dan hasil tes kemampuan representasi matematika siswa. Penelitian ini dilaksanan dalam 2 siklus, yang terdiri dari 3 pertemuan pada setiap siklus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahawa kemampuan representasi matematika siswa pada siklus I sebesar 68,75% siswa berada pada kategori minimal baik dan siklus II mengalami peningkatan menjadi 93,75% siswa berada pada kategori minimal baik. Berdasarkan hasil penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran CORE (Connecting, Organizing, Reflecting, Extending) dapat meningkatkan kemampuan representasi matematika siswa pada materi persamaan linear dua variabel pada kelas VIII-5 SMP Negeri 5 Tarakan.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh kepemimpinan dan motivasi terhadap kinerja karyawan pada PT. Sumber Kalimantan Abadi di Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode survey. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner/angket. Pada penelitian ini untuk metode pengambilan sampel yang digunakan yaitu teknik Simple Random Sampling. Adapun sampel dalam penelitian ini adalah karyawan pada PT. Sumber Kalimantan Abadi di Kota Tarakan yang berjumlah 170 responden. Alat analisis data yang digunakan adalah analisis regresi berganda. Berdasarkan pengujian hipotesis analisis regresi berganda yang telah dilakuakan pada jawaban responden, menghasilkan nilai regresi pada variabel kepemimpinan yaitu 0,082 dan signifikan 0,045 sedangkan nilai regresi pada variabel motivasi yaitu 0,400 dan signifikan 0,000, dengan persamaan regresi Y = 6.013+0.082X1+0.400X2. Adapun hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, dan motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan pada PT. Sumber Kalimantan Abadi di Kota Tarakan.
2022 · Thesis ·
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh kepemimpinan dan motivasi terhadap kinerja karyawan pada PT. Sumber Kalimantan Abadi di Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode survey. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner/angket. Pada penelitian ini untuk metode pengambilan sampel yang digunakan yaitu teknik Simple Random Sampling. Adapun sampel dalam penelitian ini adalah karyawan pada PT. Sumber Kalimantan Abadi di Kota Tarakan yang berjumlah 170 responden. Alat analisis data yang digunakan adalah analisis regresi berganda. Berdasarkan pengujian hipotesis analisis regresi berganda yang telah dilakuakan pada jawaban responden, menghasilkan nilai regresi pada variabel kepemimpinan yaitu 0,082 dan signifikan 0,045 sedangkan nilai regresi pada variabel motivasi yaitu 0,400 dan signifikan 0,000, dengan persamaan regresi Y = 6.013+0.082X1+0.400X2. Adapun hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, dan motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan pada PT. Sumber Kalimantan Abadi di Kota Tarakan.
2022 · Thesis ·
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan representasi matematika siswa melalui model pembelajaran CORE (Connecting, Organizing, Reflecting, Extending). Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 5 Tarakan pada semester ganjil tahun ajaran 2019/2020 pada kelas VIII. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research). Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII-5 SMP Negeri 5 Tarakan tahun ajaran 2019/2020 yang berjumlah 32 siswa, terdiri dari 14 orang perempuan dan 18 orang laki-laki. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan instrumen tes kemampuan representasi matematika siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data keterlaksanaan pembelajaran guru dan hasil tes kemampuan representasi matematika siswa. Penelitian ini dilaksanan dalam 2 siklus, yang terdiri dari 3 pertemuan pada setiap siklus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahawa kemampuan representasi matematika siswa pada siklus I sebesar 68,75% siswa berada pada kategori minimal baik dan siklus II mengalami peningkatan menjadi 93,75% siswa berada pada kategori minimal baik. Berdasarkan hasil penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran CORE (Connecting, Organizing, Reflecting, Extending) dapat meningkatkan kemampuan representasi matematika siswa pada materi persamaan linear dua variabel pada kelas VIII-5 SMP Negeri 5 Tarakan.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
ANALISIS MINAT DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA PROSES PEMBELAJARAN DALAM JARINGAN (DARING) MATA PELAJARAN BIOLOGI DI SMA/MA KOTA TARAKAN ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis minat dan motivasi belajar siswa pada proses pembelajaran dalam jaringan (daring) mata pelajaran biologi di SMA/MA Kota Tarakan. Jenis penelitian adalah penelitian survei dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek pada penelitian ini yaitu siswa SMA Muhammadiyah Bording School Tarakan yang berjumlah 58 siswa dan Madrasah Aliyah Negeri Tarakan yang berjumlah 55 siswa dan guru mata pelajaran biologi. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan angket secara offline dan online dengan dua kali pengulangan, wawancara guru, dan observasi pada saat pembelajaran. Data dianalisis secara kualitatif dan dideskripsikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat belajar siswa kelas X SMA Muhammadiyah Boarding School Tarakan yang dianalisis pada materi ruang lingkup biologi termasuk pada kategori sedang dengan nilai persentase sebesar 65.51 % dengan frekuensi 58 siswa. Sedangkan minat belajar siswa Madrasah Aliyah Negeri Tarakan yang dianalisis pada materi ruang lingkup biologi termasuk pada kategori sedang dengan nilai persentase sebesar 70.90% dengan frekuensi 55 siswa. Sedangkan motivasi belajar siswa kelas X SMA Muhammadiyah Boarding School Tarakan yang dianalisis pada materi ruang lingkup biologi termasuk pada kategori sedang dengan nilai persentase sebesar 74.13% dengan frekuensi 58 siswa. Motivasi belajar siswa Madrasah Aliyah Tarakan termasuk pada kategori sedang nilai persentase sebesar 78.18 % dengan frekuensi 55 siswa. Sehingga dapat disimpulkan bahwa minat dan motivasi belajar siswa dengan dua kali pengulangan termasuk pada kategori sedang.
2021 · Thesis ·
ANALISIS MINAT DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA PROSES PEMBELAJARAN DALAM JARINGAN (DARING) MATA PELAJARAN BIOLOGI DI SMA/MA KOTA TARAKAN ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis minat dan motivasi belajar siswa pada proses pembelajaran dalam jaringan (daring) mata pelajaran biologi di SMA/MA Kota Tarakan. Jenis penelitian adalah penelitian survei dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek pada penelitian ini yaitu siswa SMA Muhammadiyah Bording School Tarakan yang berjumlah 58 siswa dan Madrasah Aliyah Negeri Tarakan yang berjumlah 55 siswa dan guru mata pelajaran biologi. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan angket secara offline dan online dengan dua kali pengulangan, wawancara guru, dan observasi pada saat pembelajaran. Data dianalisis secara kualitatif dan dideskripsikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat belajar siswa kelas X SMA Muhammadiyah Boarding School Tarakan yang dianalisis pada materi ruang lingkup biologi termasuk pada kategori sedang dengan nilai persentase sebesar 65.51 % dengan frekuensi 58 siswa. Sedangkan minat belajar siswa Madrasah Aliyah Negeri Tarakan yang dianalisis pada materi ruang lingkup biologi termasuk pada kategori sedang dengan nilai persentase sebesar 70.90% dengan frekuensi 55 siswa. Sedangkan motivasi belajar siswa kelas X SMA Muhammadiyah Boarding School Tarakan yang dianalisis pada materi ruang lingkup biologi termasuk pada kategori sedang dengan nilai persentase sebesar 74.13% dengan frekuensi 58 siswa. Motivasi belajar siswa Madrasah Aliyah Tarakan termasuk pada kategori sedang nilai persentase sebesar 78.18 % dengan frekuensi 55 siswa. Sehingga dapat disimpulkan bahwa minat dan motivasi belajar siswa dengan dua kali pengulangan termasuk pada kategori sedang.