Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

MELI

135 karya publik ditemukan.

2026: 402025: 202024: 302023: 192022: 122021: 102020: 4

ANALISIS SENYAWA BIOAKTIF PADA FAMILI Poaceae DAN Malvaceae MELALUI UJI HISTOKIMIA DAN UJI EKSTRAK ETANOL SERTA POTENSI PENERAPAN PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI

2022 · Thesis ·

Indonesia merupakan negara yang sangat kaya akan keanekaragaman hayati yang memiliki kurang lebih 3000 spesies tanaman yang berpotensi sebagai mengandung senyawa bioaktif. Salah satu daerah yang banyak ditemukan tumbuh-tumbuhan yaitu daerah kota Tarakan seperti famili tumbuhan yang dijumpai dihutan sawah lunto dan hutan persemaian yaitu famili Poaceae yang meliputi Rumput Bambu dan Rumput Gelagah kemudian Famili Malvaceae yang meliputi Seleguri, Kembang Sepatu dan Pulutan. Pada penelitian ini metode yang digunakan ialah melalui uji histokimia dan uji ekstraksi etanol dengan menggunakan reagen FeCl3 10% untuk identifikasi senyawa tanin, dan reagen CH3COOH pekat dan H2SO4 pekat untuk identifikasi senyawa steroid. Pengujian ini dilakukan untuk mengidentifikasi senyawa tanin dan steroid pada masing-masing bagian organ daun, batang, dan akar pada famili Poaceae dan Malvaceae. Hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa pada uji histokimia dan uji ekstraksi etanol identifikasi senyawa tanin dari lima spesies tumbuhan terdapat sembilan bagian organ yang positif mengandung senyawa tanin yang tersebar di daun dan akar Rumput Bambu, daun Rumput Gelagah, daun Seleguri, daun, akar dan batang Pulutan, daun dan batang Kembang Sepatu. Pada uji histokimia dan uji ekstraksi etanol identifikasi senyawa steroid dari lima spesies tumbuhan terdapat lima bagian organ yang positif mengandung senyawa steroid yang tersebar di daun dan akar Seleguri, daun, akar dan batang Kembang Sepatu. Pada penelitian ini potensi yang akan diimplementasikan dalam pembelajaran biologi berupa Rancangan Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Panduan Praktikum, dan Bahan Ajar pada KD 2.2 Struktur dan Fungsi Jaringan Tumbuhan dan Hewan.

ASUHAN KEBUDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. M DI PUSKESMAS GUNUNG LINGKAS

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Quality maternal and neonatal health services require skilled health workers who are supported by the availability of adequate facilities and infrastructure. As a midwife, she is expected to be able to provide comprehensive and continuous midwifery care starting from pregnancy, childbirth, postpartum, and newborn care. The health and survival of mothers and babies are strongly influenced by various factors in midwifery services, including midwifery care provided by midwives. The study was conducted on Mrs. M G2P1A0 is to do Antenatal Care visits 2 times at 34-35 weeks gestation and 35-36 gestational age. The care provided in pregnancy is precisely on 21 04 2021, at 09.30 WITA. 37-38 weeks gestation. Stage 1 lasts for 5 minutes, Stage II lasts 20 minutes, Stage III lasts for 10 minutes, and Stage IV lasts for 2 hours. Mrs. M takes place normally starting from a 6 hour visit starting on April 22, 2021 until 6 weeks. Vital signs, process of involution, height of uterine fundus, uterine contractions, lactation process, and discharge of lochia, during the puerperium are physiological. Observations on newborns were carried out for 4 times. Newborn visits are carried out from 3 hours after birth up to 6 weeks. A newborn with a weight of 2800 grams was born normal, spontaneous, no complications were found, there were no congenital abnormalities, the baby also had an IMD. Comprehensive care can take place well if there is collaboration between the midwife and the client, the midwife with other health workers and the midwife with the Health Office/Government. It is hoped that with comprehensive midwifery care, problems from pregnancy, childbirth, postpartum and newborn can be identified, diagnosed and treated so that problems that occur are immediately addressed. The care provided goes well, it is hoped that midwives with health workers will improve service facilities to increase patient knowledge of the importance of pregnancy, childbirth, postpartum and newborn examinations and institutions to improve the quality of education so that they can produce quality midwives.

ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY.S DI PUSKESMAS SEBENGKOK

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRACT According to WHO 2014 AKI report in the world that's 289,000 as of 100,000 lived in the world. The target of Millennium Development Goals (MDGs) in 2015 that 102 per 100,000 AKB born 37 per 1,000 (137), 100 WHO lived on 2015). Comprehensive midwifery are services that are provided to pregnant women, newborns, and nify exertion by using documentation through SOAP. The tutelage of a comprehensive midwifery was provided by midwife, the assessment of the conducted over Mrs. The G2P1A0 took the Antenna Receiving as much as 2 times on the first initial visit at the 36-week pregnancy and 6 weeks WITA at the age of 37 weeks 5 days, the Childbirth occurred at the age of 37 weeks 6 days, when the active phase 5 minutes at 01.55 WITA – 02.00 WITA, 200 WITA, A complete IV of pregnancy 5.005 at the WITA. Nifas 1-time visits and found no problem during childbirth. During the nifas run physiology. Newborn babies were done 1 times of visit and without any identification of any problems. Obesrvation in newborns was 1 hour until negon 3 hours of newborn babies 3,000 grams of normal, the 49 cm long, and directly carried out IMD. The conclusion after a comprehensive Midwifery was capable of lowering the mortality rate caused by complications in pregnancy, childbirth, nifas, and BBL.

ASUHAN KEPERAWATAN PADA Tn.R DENGAN MASALAH ISOLASI SOSIAL MENARIK DIRI DI PUSKESMAS SEBENGKOK TARAKAN

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

ASUHAN KEPERAWATAN PADA Tn.R DENGAN MASALAH UTAMA ISOLASI SOSIAL: MENARIK DIRI DI PUSKESMAS SEBENGKOK KOTA TARAKAN Abstrak Arni Amelia: Asuhan Keperawatan Pada Tn. R Dengan Masalah Utama Isolasi sosial: Menarik Diri Di Puskesmas Sebengkok Tarakan. Isolasi sosial merupakan kondisi kesendirian yang di alami oleh individu dan dipersepsikan disebabkan orang lain dan sebagai kondisi yang negatif dan mengancam. Berdasarkan data rekam medik di Puskesmas Sebengkok Tarakan tahun 2021 yang mengalami isolasi sosial sebanyak 12 orang. Tujuan umum pada penulisan laporan tugas akhir ini adalah mendapatan gambaran dan pengalaman nyata tentang penerapan asuhan keperawatan kepada klien Tn. R dengan masalah utama isolasi sosial: Menarik Diri di Puskesmas Sebengkok Tarakan. Metode penulisan ini menggunakan metode deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan. Pada metode ini, menggunakan pengumpulan data sebagai berikut: wawancara, observasi, studi kepustakaan, studi dokumentasi, hasil: studi kasus yang didapatkan adalah tiga diagnosa keperawatan yang dapat di tegakkan pada Tn.R yaitu isolasi sosial: menarik diri, gangguan persepsi sensori: halusinasi pendengaran, defisit perawatan diri: berpakaian. Kesimpulan penulis mendapatkan proses pemecahan masalah pada Tn.R dengan tiga diagnosa isolasi sosial: menarik diri, gangguan persepsi sensori: halusinasi pendengaran, defisit perawatan diri: berpakaian, ada satu diagnosa yang dapat teratasi sehingga rencana tindak lanjut di pertahankan namun satu diagnosa yang belum teratasi, rencana tindak lanjut harus di lanjutkan oleh Tn.R sehingga indikator dapat tercapai. Saran: Dianjurkan pada perawat untuk menjadwalkan kegiatan terapi aktivitas pada pasien dengan masalah isolasi sosial agar dapat membantu proses penyembuhan. Kata Kunci: isolasi sosial: menarik diri, asuhan keperawatan, diagnosa.

Analisis Kemampuan Literasi Sains Siswa Kelas X Di Masa Pandemi Covid-19 Pada Mata Pelajaran Biologi Menggunakan NOSLIT

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan literasi sains siswa kelas X masa pandemi covid-19 pada mata pelajaran Biologi di SMA Negeri 1 Tarakan menggunakan NOSLiT. Metode penelitian menggunakan deskripsi kualitatif. Subjek penelitian yaitu siswa SMA Negeri 1 Tarakan kelas X MIPA dengan penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Data diperoleh berdasarkan hasil tes NOSLiT dalam bentuk pilihan ganda dan benar-salah. Hasil penelitian didapatkan nilai rata-rata persentase kemampuan literasi sains siswa sebesar 46,11% dari 110 siswa. Kemampuan literasi sains pada indikator penamaan ilmiah dengan nilai persentase 38,70%, pada indikator kemampuan keterampilan proses dengan nilai persentase 32,27%, pada indikator kaidah bukti saintifik dengan nilai persentase 61,69%, pada indikator postulat sains dengan nilai persentase 55%, pada indikator disposisi ilmiah dengan nilai persentase 51,27% dan pada indikator miskonsepsi utama tentang sains dengan nilai persentase 37,73%. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data, dapat diketahui bahwa kemampuan literasi sains siswa kelas X MIPA SMA Negeri 1 Tarakan tergolong rendah dengan nilai rata-rata persentase sebesar 46,11%. This study aimed to analyze the scientific literacy skills of the tenth grade students during the Covid-19 pandemic in Biology subject at the SMA Negeri 1 Tarakan using NOSLiT. The research used a qualitative description method. The research subjects were the tenth grade MIPA students of the SMA Negeri 1 Tarakan, determined through a purposive sampling techmque. The data obtained from the results of the NOSLiT test was in the form of multiple choice and true-false. The results showed that the average percentage of students' scientific literacy skills was 46.11% of 110 students. Scientific literacy ability on the scientific naming indicator with a percentage value of 38.70%, on the process skill ability indicator with a percentage value of 32.27%, on the scientific evidence rule indicator with a percentage value of 61.69%, on the science postulate indicator with a percentage value of 55% , on the scientific disposition indicator with a percentage value of 51.27%, and on the main misconceptions about science indicator with a percentage value of 37.73%. Based on the results, it could be seen that the scientific literacy ability of the students was low with an average percentage value of 46.11%. Keywords: Analysis, scientific literacy, NOSLiT

Analisis Kemampuan Literasi Sains Siswa Kelas X Di Masa Pandemi Covid-19 Pada Mata Pelajaran Biologi Menggunakan NOSLIT

2021 · Thesis ·

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan literasi sains siswa kelas X masa pandemi covid-19 pada mata pelajaran Biologi di SMA Negeri 1 Tarakan menggunakan NOSLiT. Metode penelitian menggunakan deskripsi kualitatif. Subjek penelitian yaitu siswa SMA Negeri 1 Tarakan kelas X MIPA dengan penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Data diperoleh berdasarkan hasil tes NOSLiT dalam bentuk pilihan ganda dan benar-salah. Hasil penelitian didapatkan nilai rata-rata persentase kemampuan literasi sains siswa sebesar 46,11% dari 110 siswa. Kemampuan literasi sains pada indikator penamaan ilmiah dengan nilai persentase 38,70%, pada indikator kemampuan keterampilan proses dengan nilai persentase 32,27%, pada indikator kaidah bukti saintifik dengan nilai persentase 61,69%, pada indikator postulat sains dengan nilai persentase 55%, pada indikator disposisi ilmiah dengan nilai persentase 51,27% dan pada indikator miskonsepsi utama tentang sains dengan nilai persentase 37,73%. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data, dapat diketahui bahwa kemampuan literasi sains siswa kelas X MIPA SMA Negeri 1 Tarakan tergolong rendah dengan nilai rata-rata persentase sebesar 46,11%. This study aimed to analyze the scientific literacy skills of the tenth grade students during the Covid-19 pandemic in Biology subject at the SMA Negeri 1 Tarakan using NOSLiT. The research used a qualitative description method. The research subjects were the tenth grade MIPA students of the SMA Negeri 1 Tarakan, determined through a purposive sampling techmque. The data obtained from the results of the NOSLiT test was in the form of multiple choice and true-false. The results showed that the average percentage of students' scientific literacy skills was 46.11% of 110 students. Scientific literacy ability on the scientific naming indicator with a percentage value of 38.70%, on the process skill ability indicator with a percentage value of 32.27%, on the scientific evidence rule indicator with a percentage value of 61.69%, on the science postulate indicator with a percentage value of 55% , on the scientific disposition indicator with a percentage value of 51.27%, and on the main misconceptions about science indicator with a percentage value of 37.73%. Based on the results, it could be seen that the scientific literacy ability of the students was low with an average percentage value of 46.11%. Keywords: Analysis, scientific literacy, NOSLiT

ASUHAN KEBUDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. M DI PUSKESMAS GUNUNG LINGKAS

2021 · Thesis ·

Quality maternal and neonatal health services require skilled health workers who are supported by the availability of adequate facilities and infrastructure. As a midwife, she is expected to be able to provide comprehensive and continuous midwifery care starting from pregnancy, childbirth, postpartum, and newborn care. The health and survival of mothers and babies are strongly influenced by various factors in midwifery services, including midwifery care provided by midwives. The study was conducted on Mrs. M G2P1A0 is to do Antenatal Care visits 2 times at 34-35 weeks gestation and 35-36 gestational age. The care provided in pregnancy is precisely on 21 04 2021, at 09.30 WITA. 37-38 weeks gestation. Stage 1 lasts for 5 minutes, Stage II lasts 20 minutes, Stage III lasts for 10 minutes, and Stage IV lasts for 2 hours. Mrs. M takes place normally starting from a 6 hour visit starting on April 22, 2021 until 6 weeks. Vital signs, process of involution, height of uterine fundus, uterine contractions, lactation process, and discharge of lochia, during the puerperium are physiological. Observations on newborns were carried out for 4 times. Newborn visits are carried out from 3 hours after birth up to 6 weeks. A newborn with a weight of 2800 grams was born normal, spontaneous, no complications were found, there were no congenital abnormalities, the baby also had an IMD. Comprehensive care can take place well if there is collaboration between the midwife and the client, the midwife with other health workers and the midwife with the Health Office/Government. It is hoped that with comprehensive midwifery care, problems from pregnancy, childbirth, postpartum and newborn can be identified, diagnosed and treated so that problems that occur are immediately addressed. The care provided goes well, it is hoped that midwives with health workers will improve service facilities to increase patient knowledge of the importance of pregnancy, childbirth, postpartum and newborn examinations and institutions to improve the quality of education so that they can produce quality midwives.

ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY.S DI PUSKESMAS SEBENGKOK

2021 · Thesis ·

ABSTRACT According to WHO 2014 AKI report in the world that's 289,000 as of 100,000 lived in the world. The target of Millennium Development Goals (MDGs) in 2015 that 102 per 100,000 AKB born 37 per 1,000 (137), 100 WHO lived on 2015). Comprehensive midwifery are services that are provided to pregnant women, newborns, and nify exertion by using documentation through SOAP. The tutelage of a comprehensive midwifery was provided by midwife, the assessment of the conducted over Mrs. The G2P1A0 took the Antenna Receiving as much as 2 times on the first initial visit at the 36-week pregnancy and 6 weeks WITA at the age of 37 weeks 5 days, the Childbirth occurred at the age of 37 weeks 6 days, when the active phase 5 minutes at 01.55 WITA – 02.00 WITA, 200 WITA, A complete IV of pregnancy 5.005 at the WITA. Nifas 1-time visits and found no problem during childbirth. During the nifas run physiology. Newborn babies were done 1 times of visit and without any identification of any problems. Obesrvation in newborns was 1 hour until negon 3 hours of newborn babies 3,000 grams of normal, the 49 cm long, and directly carried out IMD. The conclusion after a comprehensive Midwifery was capable of lowering the mortality rate caused by complications in pregnancy, childbirth, nifas, and BBL.

ASUHAN KEPERAWATAN Pada Tn. T DENGAN DIABETES MELITUS TIPE 2 di RUANG CEMARA RUMAH SAKIT UMUM KOTA TARAKAN

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit gangguan metabolik yang terjadi akibat pankreas tidak memproduksi cukup insulin atau tubuh tidak dapat menggunakan insulin yang diproduksinya secara efektif sehingga mengakibatkan terjadinya peningkatan konsentrasi glukosa dalam darah. Tujuan penulis mendapatkan gambaran nyata dalam menerapkan asuhan kepera pada klien Tn. T dengan diabetes melitus. penulis menggunakan metode deskriptif dengan tipe studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan dengan tahapan pengkajian, diagnosis keperawatan, perencanaan, implementasi, dan evaluasi keperawatan. Berdasarkan asuhan keperawatan yang dilakukan terdapat kesenjangan antara teori dan diagnosis dan kasus pada pasien Tn. T meliputi tanda dan gejala, daignosis, intervensi, implementasi dan evaluasi. Pada pasien diabetes melitus masalah yang muncul yaitu diagnosis keperawatan Ketidakstabilan kadar glukosa darah, Nyeri akut, Gangguan mobilitas fisik, Gangguan integritas kulit, Defisit perawatan diri. Kesimpulan bahwa terdapat kesenjangan yang terdapat tujuh kesenjangan, pada diagnosis terdapat lima kesenjangan, intervensi harus disesuaikan kondisi dan sarana prasarana. Evaluasi hasil yang di dapatkan lima diagnosis yang teratasi. Intervensi dideligasikan pada perawat ruang

ASUHAN KEPERAWATAN PADA Tn.R DENGAN MASALAH ISOLASI SOSIAL MENARIK DIRI DI PUSKESMAS SEBENGKOK TARAKAN

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ASUHAN KEPERAWATAN PADA Tn.R DENGAN MASALAH UTAMA ISOLASI SOSIAL: MENARIK DIRI DI PUSKESMAS SEBENGKOK KOTA TARAKAN Abstrak Arni Amelia: Asuhan Keperawatan Pada Tn. R Dengan Masalah Utama Isolasi sosial: Menarik Diri Di Puskesmas Sebengkok Tarakan. Isolasi sosial merupakan kondisi kesendirian yang di alami oleh individu dan dipersepsikan disebabkan orang lain dan sebagai kondisi yang negatif dan mengancam. Berdasarkan data rekam medik di Puskesmas Sebengkok Tarakan tahun 2021 yang mengalami isolasi sosial sebanyak 12 orang. Tujuan umum pada penulisan laporan tugas akhir ini adalah mendapatan gambaran dan pengalaman nyata tentang penerapan asuhan keperawatan kepada klien Tn. R dengan masalah utama isolasi sosial: Menarik Diri di Puskesmas Sebengkok Tarakan. Metode penulisan ini menggunakan metode deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan. Pada metode ini, menggunakan pengumpulan data sebagai berikut: wawancara, observasi, studi kepustakaan, studi dokumentasi, hasil: studi kasus yang didapatkan adalah tiga diagnosa keperawatan yang dapat di tegakkan pada Tn.R yaitu isolasi sosial: menarik diri, gangguan persepsi sensori: halusinasi pendengaran, defisit perawatan diri: berpakaian. Kesimpulan penulis mendapatkan proses pemecahan masalah pada Tn.R dengan tiga diagnosa isolasi sosial: menarik diri, gangguan persepsi sensori: halusinasi pendengaran, defisit perawatan diri: berpakaian, ada satu diagnosa yang dapat teratasi sehingga rencana tindak lanjut di pertahankan namun satu diagnosa yang belum teratasi, rencana tindak lanjut harus di lanjutkan oleh Tn.R sehingga indikator dapat tercapai. Saran: Dianjurkan pada perawat untuk menjadwalkan kegiatan terapi aktivitas pada pasien dengan masalah isolasi sosial agar dapat membantu proses penyembuhan. Kata Kunci: isolasi sosial: menarik diri, asuhan keperawatan, diagnosa.

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN INDUSTRI ROTI DI JUATA KERIKIL (STUDI KASUS: NAJWA BAKERY)

2021 · Thesis ·

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh bahan baku, modal, jam kerja, dan tenaga kerja terhadap pendapatan usaha Industri Roti “NAJWA BAKERY” di Juata Kerikil. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode analasis regresi linear berganda. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui cara wawancara terhadap narasumber, kuesioner, observasi, dan dokumentasi. Sampel dalam penelitian ini adalah usaha roti Najwa Bakery karena dalam penelitian ini menggunakan studi kasus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai persamaa model untuk untuk Koefisien β1 (Bahan Baku) adalah sebesar -0.638, koefisien β2 (Modal) sebesar 0.591, koefisien β3 (Jam Kerja) sebesar -1.079, dan koefisien β4 (Tenaga Kerja) sebesar 0.271. Nilai R Square (R2) sebesar 0.828, dapat disimpulkan bahwa Bahan Baku (X1), Modal (X2), Jam Kerja (X3), dan Tenaga Kerja (X4) berpengaruh besar 82.8% terhadap Pendapatan (Y), sedangkan 17.2% dipengaruhi variabel lain yang tidak diteliti.

Asuhan Kebidanan Komprehensif Pada Ny. L di Wilayah Puskesmas Karang Rejo

2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Data World Health Organization (WHO) mengenai status kesehatan nasional pada capaian target Sustainable Development Goals (SDGs) menyatakan secara global sekitar 830 wanita meninggal setiap hari karena komplikasi selama kehamilan dan persalinan, dengan tingkat Angka Kematian Ibu (AKI) sebanyak 216 per 100.000 kelahiran hidup (WHO, 2017) Sebanyak 99 persen kematian ibu akibat masalah kehamilan, persalinan atau kelahiran terjadi di negara-negara berkembang. Rasio Angka Kematian Ibu (AKI) masih dirasa cukup tinggi sebagaimana ditargetkan menjadi 70 per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 2030. Angka Kematian Ibu di Indonesia termasuk tinggi diantara negara-negara ASEAN.Berdasarkan Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2012, angka kematian ibu di Indonesia masih tinggi sebesar 359 per 100.000 kelahiran hidup. Data ini merupakan acuan untuk mencapai target AKI sesuai Sustainable Development Goals yaitu 70 per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 2030. Pelaksanaan Asuhan Kebidanan Komprehensif dimulai pada tanggal 28 Oktober 2019 di Puskesmas Karang Rejo Tarakan dengan NY. L sebagai responden untuk pelaksanaan asuhan. Kunjungan awal dilakukan pada saat klien memasuki usia kehamilan 36-37 minggu dan selanjutnya di lakukan kunjungan ulang sebanyak dua kali kunjungan dan dilakukan setiap satu minggu satu kali kunjugan. Persalinan terjadi pada usia kehamilan 38-39 minggu. Kunjungan nifas dilakukan sebanyak tiga kali dan bersamaan dengan kunjungan bayi baru lahir. Pelaksanaan asuhan kehamilan menggunakan standar asuhan persalinan normal atau APN. Penattalaksanaan asuhan masa nifas dan bayi baru lahir menyesuaikan kebutuhan selama masa nifas dan bayi baru lahir. Adapun tujuan di lakukannya asuhan kebidanan komprehensif adalah untuk mendeteksi secara dini apakah terdapat masalah selama kehamilan, persalinan nifas, maupun bayi baru lahir dengan menggunakan meode SOAP. Selama melakukan asuhan kebidanan komprehensif tidak didapatkan masalah pada kehamilan. Pada persalinan tidak di dapatkan masalah dan ibu melahirkan secara spontan serta tidak terjadi komplikasi. Pada bayi di temukan masalah dengan berat badan lahir rendah kemudian dilakukannya perawatan selanjutnya pada bayi yaitu menjaga kehangatan pada bayi dengan metode kangguru, menganjurkan ibu untuk menyusui bayinya dengan cara memberitahu ibu cara menyusui yang benar. kunjungan nifas pada bayi tidak di temukan adanya masalah, ibu dan bayi dalam keadaan baik, asuhan yang diberikan sesuai standar yang telah ditetapkan. Asuhan kebidanan komprehensif telah di dokumentasikan dalam bentuk SOAP.

HUBUNGAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL TERHADAP KEPERCAYAAN DIRI SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 4 TARAKAN

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK Dewi Karmelita. 2020. Penelitian mengenai hubungan komunikasi interpersonal terhadap kepercayaan diri siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Tarakan. Skripsi program studi Bimbingan dan Konseling, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Borneo Tarakan. Dosen pembimbing utama : Siti Rahmi, S.Sos.I.,M.Pd. Komunikasi interpersonal merupakan penyampaian pesan oleh satu orang serta penerimaan pesan oleh orang lain atau kelompok kecil dengan berbagai dampaknya serta dengan peluang memberikan umpan balik segera. Setiap hari semua orang tidak terlepas dari berkomunikasi begitu juga dengan siswa. Kepercayaan diri adalah sikap siswa yang meyakini akan kemampuannya sendiri untuk bertingkah laku sesuai dengan yang diharapkan sebagai suatu perasaan yang yakin pada tindakannya, bertanggung jawab terhadap tindakannya dan tidak terpengaruh oleh orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan komunikasi interpersonal terhadap kepercayaan diri siswa di SMP Negeri 4 Tarakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian Kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Tarakan yang berjumlah 322 siswa, dan yang menjadi sampel dalam penelitian ini berjumlah 40 siswa, adapun proses pengambilan subjek menggunakan teknik purposive sampling. Dengan jumlah skala komunikasi interpersonal 25 item dan jumlah skala kepercayaan diri 17 item pernyataan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa skala dan dokumentasi untuk memperoleh data identitas subjek. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis inferensial. Berdasarkan hasil penelitian, maka pengujian hipotesis menggunakan analisis Korelasional Product Moment Pearson dengan perolehan nilai koefisien sebesar 0,420 yang jika dibandingkan dengan nilai rtabel = 0,312 pada taraf signifikansi 5% dengan N = 40, maka nilai 0,420 lebih besar dari 0,312. Jadi dapat disimpulkan bahwa ada hubungan komunikasi interpersonal terhadap kepercayaan diri siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Tarakan. Kata Kunci : Komunikasi Interpersonal, Kepercayaan diri

PENEGAKAN HUKUM TINDAK PIDANA PERDAGANGAN ANAK YANG DILAKUKAN OLEH ORANG TUA KANDUNG

2020 · Thesis ·

ANINDITA AMELIA, NPM.1640501049 dengan judul “Penegakan Hukum Tindak Pidana Perdagangan Anak Yang Dilakukan Oleh Orang Tua Kandung” di bawah Bimbingan, Dr.Nurasikin,S.HI.,M.H dan Arif Rohman,S.HI.,LL.M. Perdagangan anak dapat dikategorikan suatu tindak pidana yang diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak. Perdagangan anak merupakan perbuatan serupa dengan perbudakan modern yang melanggar harkat dan martabat manusia, yang bertentangan dengan tata hukum, serta merugikan masyarakat dan anti sosial. Perdagangan orang (trafficking) khususnya anak telah menjadi sebuah fenomena yang tiada habis-habisnya dicegah maupun diberantas di dunia ini. Masalah perdagangan orang terhadap anak ini merupakan suatu masalah yang sangat kompleks, dari waktu ke waktu semakin berkembang dan meningkat, sehingga sangat sulit untuk menekan angka pertumbuhannya Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui penegakan hukum perdagangan anak yang dilakukan oleh orang tua kandung berdasarkan Putusan Pengadilan Nomor 400/Pid.Sus/2017/PN Sim dan untuk mengetahui penyebab terjadinya perdagangan anak yang dilakukan oleh orang tua kandung. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode yuridis normatif yang menekankan pada penelitian kepustakaan . Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penegakan hukum terhadap tindak pidana perdagangan anak yang dilakukan oleh orang tua kandung dari kasus putusan pengadilan negeri Simalungun Nomor 400/Pid.Sus/2017/PN Sim Dijatuhi hukuman pada pasal I ke- 68 yaitu Pasal 76 F Jo Pasal 83 UURI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UURI Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menyatakan bahwa perbuatan tersangka tidak dijerat oleh pasal yang terkandung dalam Undang-Undang Tindak Pidana Perdagangan Orang yang bertujuan mengeksploitasi tetapi lebih termasuk didalam Undang-Undang Perlindungan anak karena perdagangan anak yang dilakukan tidak untuk tujuan mengeksploitasi anak. Ada beberapa faktor yang menjadi penyebab terjadinya perdagangan anak yakni faktor individu, ekonomi, keluarga,pendidikan,lemahnya mental, dan lemahnya penegakan hukum.

HUBUNGAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL TERHADAP KEPERCAYAAN DIRI SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 4 TARAKAN

2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Dewi Karmelita. 2020. Penelitian mengenai hubungan komunikasi interpersonal terhadap kepercayaan diri siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Tarakan. Skripsi program studi Bimbingan dan Konseling, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Borneo Tarakan. Dosen pembimbing utama : Siti Rahmi, S.Sos.I.,M.Pd. Komunikasi interpersonal merupakan penyampaian pesan oleh satu orang serta penerimaan pesan oleh orang lain atau kelompok kecil dengan berbagai dampaknya serta dengan peluang memberikan umpan balik segera. Setiap hari semua orang tidak terlepas dari berkomunikasi begitu juga dengan siswa. Kepercayaan diri adalah sikap siswa yang meyakini akan kemampuannya sendiri untuk bertingkah laku sesuai dengan yang diharapkan sebagai suatu perasaan yang yakin pada tindakannya, bertanggung jawab terhadap tindakannya dan tidak terpengaruh oleh orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan komunikasi interpersonal terhadap kepercayaan diri siswa di SMP Negeri 4 Tarakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian Kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Tarakan yang berjumlah 322 siswa, dan yang menjadi sampel dalam penelitian ini berjumlah 40 siswa, adapun proses pengambilan subjek menggunakan teknik purposive sampling. Dengan jumlah skala komunikasi interpersonal 25 item dan jumlah skala kepercayaan diri 17 item pernyataan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa skala dan dokumentasi untuk memperoleh data identitas subjek. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis inferensial. Berdasarkan hasil penelitian, maka pengujian hipotesis menggunakan analisis Korelasional Product Moment Pearson dengan perolehan nilai koefisien sebesar 0,420 yang jika dibandingkan dengan nilai rtabel = 0,312 pada taraf signifikansi 5% dengan N = 40, maka nilai 0,420 lebih besar dari 0,312. Jadi dapat disimpulkan bahwa ada hubungan komunikasi interpersonal terhadap kepercayaan diri siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Tarakan. Kata Kunci : Komunikasi Interpersonal, Kepercayaan diri