2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya pengaruh tangung jawab belajar terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas 8 SMP Negeri 3 Tarakan. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian survei Metode survei adalah penelitian yang digunakan untuk mendapatkan data dari tempat tertentu yang alamiah (bukan buatan). Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas 8 SMP Negeri 3 Tarakan sebanyak 272 siswa. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan Proporsional Statisfied Random Sampling yaitu teknik yang digunakan bila populasi mempunyai anggota atau unsur yang tidak homogen dan berstrata secara proposional, setelah dilakukan perhitungan diperoleh sampel sebanyak 162 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket tanggung jawab belajar dan dokumentasi penilaian akhir semester genap matematika siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistika deskriptif dan analisis inferensial menggunakan analisis regresi linear sederhana dan uji t. Berdasarkan hasil statistika deskriptif skor tanggung jawab belajar dengan rata-rata 64, dan prestasi belajar matematika dengan rata-rata 80. Berdasarkan uji statistik inferensial diperoleh bahwa data berdistribusi normal dan linier. Hasil persamaan regresi yaitu 𝑌̂ = 72,954 + 0,108X. Berdasarkan analisis hasil uji t, diperoleh nilai thitung sebesar 2,003, yang mana lebih besar dari ttabel yaitu 1,974 (2,003>1,974), dengan tarif signifikan 0,000 0,05 maka Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara tanggung jawab belajar terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas 8 SMP Negeri 3 Tarakan.
2024 · Thesis ·
Angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) merupakan salah satu indikator kesehatan suatu bangsa, Kematian ibu dapat disebabkan oleh komplikasi kehamilan, pendarahan pasca persalinan, komplikasi pada masa nifas, dan penanganan yang tidak tepat. Asuhan komprehensif adalah asuhan kebidanan yang diberikan secara menyeluruh mulai hamil, bersalin, nifas sampai bayi baru lahir. Tujuannya untuk menerapkan asuhan kebidanan secara komprehensif pada Ny. N pada masa kehamilan, persalinan, nifas dan neonatus dengan menggunakan standar manajemen kebidanan. Pengkajian dilakukan di rumah sakit umum carsa kota tarakan dan dilakukan kepada Ny. N G2P1A0 yaitu dengan melakukan kunjungan antenatal care sebanyak 2 kali pada usia kehamilan 37-39 minggu. Asuhan yang dilakukan pada persalinan pada tanggal 15 februari 2024, pukul 03.33 WITA umur kehamilan 39 minggu 1 hari. Kala I berlangsung 2 jam, kala II berlangsung 8 menit, kala II berlangsung 5 menit, dan kala IV berlangsung selama 2 jam. Masa nifas Ny. N berjalan dengan normal mulai dari kunjungan 6 jam yang dimulai tanggal 15 februari 2024. Tanda tanda vital, proses involusi, tinggi fundus uteri, kontraksi uterus dan peneluaran lochea pada masa nifas berjalan dengan normal. Observasi bayi baru lahir yang dilakukan selama 1 kali. Kunjungan pada bayi baru lahir dilakukan sejak 0-2 jam setelah lahir. Bayi baru lahir dengan berat badan 3.600 gram normal, spontan, tidak ditemukan komplikasi dan tidak ada kelainan, bayi juga telah melakukan IMD. Kesimpulan yang didapatkan yaitu tidak terdapat kesenjangan antara teori dan praktik selama pelaksanaan asuhan komprehensif.
2024 · Book ·
Ikan nila merupakan jenis ikan yang memiliki laju pertumbuhan yang cepat dan dapat mencapai bobot tumbuh yang jauh lebih besar dengan tingkat produktivitas yang cukup tinggi. Pemberian bahan tambahan seperti tepung biji pepaya pada formulasi pakan sangat diperlukan terutama untuk meningkatkan percernaan ikan nila, dikarenakan pada tanaman pepaya mengandung enzim papain yang bersifat proteolitik (pengurai protein) yakni untuk meningkatkan pertumbuhan dan efisiensi pakan. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis pengaruh biji pepaya terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan nila. Penelitian ini dilaksanakan selama 40 hari menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan 3 ulangan dengan konsentrasi P1 (Kontrol), P2 (pemberian tepung biji pepaya 1,5gr / 500 gr pakan komersil), P3 (pemberian tepung biji pepaya 2gr / 500gr pakan komersil), P4 (pemberian tepung biji pepaya 2,5gr / 500gr pakan komersil). Hasil penelitian pertumbuhan yang terbaik adalah pada perlakuan 4 dengan nilai pertumbuhan berat sebesar 4,23gr, panjang 3,44cm, SGR 2,19%, SR 79,26% dan nilai FCR 1:1,3.
2024 · Thesis ·
DAMPAK BENCANA PASCA KEBAKARAN PADA MASYARAKAT SELUMIT PANTAI ABSTRAK Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007 menjelaskan bahwa bencana diartikan sebagai serangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan baik oleh faktor alam, non alam maupun faktor manusia sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda dan dampak fisik, psikologis dan masih banyak dampak lain yang dapat ditimbulkan. Salah satu bencana non alam yang sering terjadi yaitu kebakaran. Peristiwa kebakaran dapat menjadi sebuah bencana apabila peristiwa tersebut dapat mengganggu kehidupan manusia. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengeksplorasi dampak bencana pasca kebakaran baik aspek fisik, psikologis maupun spiritual pada masyrakat Selumit Pantai. Penelitian ini merupakan penelitian kuailitatif dengan desaign fenomenologi. Jumlah partisipan dalam penelitian ini berjumah 6 orang yang merupakan warga terdampak kebakaran di wilayah Selumit Pantai. Tahap pemilihan partisipan dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa bencana pasca kebakaran memiliki dampa pada aspek fisik seperti cedera fisik dan timbul gejala sakit, pada aspek psikologis menunjukan gejala stress pasca trauma, pada aspek sosial menunjukan adanya interaksi positif antar masyarakat pasca bencana, sedangkan dampak pada aspek spiritua lyaitu adanya pendekatan yang lebih mendalam kepada Tuhan pasca kejadian bencana.
2024 · Book ·
Penelitian ini mengkaji tentang Pentingya Peran Balai Penyuluh Pertanian dalam melakukan penguatan kelembagaan kelompok Tani Karet di Kecamatan Malinau Utara Kabupaten Malinau . Balai Penyuluhan Pertanian bertugas melaksanakan penyuluhan, menyediakan dan menyebarkan informasi teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui Peran Balai Penyuluh Pertanian Penguatan Kelembagaan Kelompok Tani Karet Di Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau (2) Mengetahui Faktor-Faktor Pendukung dan Faktor-Faktor Penghambat Penguatan Kelembagaan Kelompok Tani Karet Di Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau.Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau pada Februari sampai April 2024. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif Melalui survei dengan Informan petani sebanyak 30 dan Penyuluh pertanian sebanyak 14 orang. Dan Sebagai Key Informan adalah Koordinator Penyuluh Pertanian Kecamatan Malinau Utara Hasil penelitian menunjukkan bahwa Peran Balai Penyuluh Pertanian dalam Penguatan Kelembagaan Kelompok Tani sudah terlaksana dengan cuup baik, dari keseluruhan indikator yang ada yaitu: Penyedia Sarana Informasi, Sebagai Tempat Untuk Pelatihan, Memfasilitasi Percontohan Usaha Tani Karet, Tempat Pertemuan Bagi Petani dan Penyuluh, Penguatan Kelembagaan Petani Melalui Kelompok Tani. Faktor Penghambat yaitu menyusun programa penyuluhan belum dilakukan sesuai waktu yang telah ditentukan, Mutasi yang tidak Efektif,, pembiayaan program yang terbatas, terdapat administrasi yang banyak sehingga tidak dapat melakukan penyuluhan lapangan secara maksimal dan informasi pemasaran belum optimal dan Faktor Pendukung yaitu dalam menjalankan perannya adalah memiliki Sumber Daya Manusia, Sumber Daya Manusia, Lahan Percontohan, Alat Dan Mesin Pertanian.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pendahuluan: pada studi kasus ini peneliti melakukan penerapan asuhan keperawatan pada pasien 1 dan pasien 2 dengan pneumonia yang menjalani masa perawatan di RSUD dr. H. JUSUF SK. Tujuan: tujuan studi kasus ini yaitu melakukan perbandingan asuhan keperawatan antara pasien 1 dan pasien 2 dengan pneumonia. Metode: pada studi kasus ini peneliti melakukan pengumpulan data melalui wawancara maupun pemeriksaan fisik (head to toe) dengan hasil anamnesis pasien 1 mengalami sesak napas, sulit melakukan aktivitas akibat sesak, kurang melakukan perawatan diri akibat kondisi, serta mengalami penurunan selera makan, sedangkan pada pasien 2 ditemukan data sesak napas, nyeri pada perut, edema pada ekstremitas, kurang melakukan perawatan diri akibat kondisi, dan mengalami penurunan selera makan. Hasil: adapun hasil pada studi kasus ini peneliti telah menentukan beberapa masalah keperawatan yang sesuai dengan panduan SDKI dan berdasarkan hasil anamnesis serta pemeriksaan fisik yaitu pola napas tidak efektif (D.0005), intoleransi aktivitas (D.0056), nyeri akut (D.0077), hipervolemia (D.0022), defisit perawatan diri (D.0109), dan risiko defisit nutrisi (D.0033). Kesimpulan: pada hasil penelitian ini peneliti telah memberikan gambaran mengenai asuhan keperawatan pada pasien 1 dan pasien 2 dengan pneumonia menggunakan format pengkajian KMB serta buku panduan SDKI, SLKI, dan SIKI sehingga peneliti dapat menemukan perbedaan kondisi kesehatan yang dialami oleh masing-masing pasien serta perumusan masalah hingga evaluasi keperawatan yang berbeda, dan dalam hal ini peneliti dapat melakukan perbandingan asuhan keperawatan yang dilakukan pada pasien 1 dan pasien 2. Saran: Dalam hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi sebuah masukan dan pembelajaran dalam meningkatkan pengetahuan serta wawasan bagi masyarakat terutama mahasiswa kesehatan mengenai penyakit pneumonia, serta dapat menambah keluasan ilmu dalam penerapan bidang keperawatan untuk memberikan asuhan keperawatan, dan memperoleh pengalaman dalam menerapkan asuhan keperawatan khususnya asuhan keperawatan pada pasien dengan pneumonia.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Ikan nila merupakan jenis ikan yang memiliki laju pertumbuhan yang cepat dan dapat mencapai bobot tumbuh yang jauh lebih besar dengan tingkat produktivitas yang cukup tinggi. Pemberian bahan tambahan seperti tepung biji pepaya pada formulasi pakan sangat diperlukan terutama untuk meningkatkan percernaan ikan nila, dikarenakan pada tanaman pepaya mengandung enzim papain yang bersifat proteolitik (pengurai protein) yakni untuk meningkatkan pertumbuhan dan efisiensi pakan. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis pengaruh biji pepaya terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan nila. Penelitian ini dilaksanakan selama 40 hari menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan 3 ulangan dengan konsentrasi P1 (Kontrol), P2 (pemberian tepung biji pepaya 1,5gr / 500 gr pakan komersil), P3 (pemberian tepung biji pepaya 2gr / 500gr pakan komersil), P4 (pemberian tepung biji pepaya 2,5gr / 500gr pakan komersil). Hasil penelitian pertumbuhan yang terbaik adalah pada perlakuan 4 dengan nilai pertumbuhan berat sebesar 4,23gr, panjang 3,44cm, SGR 2,19%, SR 79,26% dan nilai FCR 1:1,3.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini mengkaji tentang Pentingya Peran Balai Penyuluh Pertanian dalam melakukan penguatan kelembagaan kelompok Tani Karet di Kecamatan Malinau Utara Kabupaten Malinau . Balai Penyuluhan Pertanian bertugas melaksanakan penyuluhan, menyediakan dan menyebarkan informasi teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui Peran Balai Penyuluh Pertanian Penguatan Kelembagaan Kelompok Tani Karet Di Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau (2) Mengetahui Faktor-Faktor Pendukung dan Faktor-Faktor Penghambat Penguatan Kelembagaan Kelompok Tani Karet Di Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau.Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau pada Februari sampai April 2024. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif Melalui survei dengan Informan petani sebanyak 30 dan Penyuluh pertanian sebanyak 14 orang. Dan Sebagai Key Informan adalah Koordinator Penyuluh Pertanian Kecamatan Malinau Utara Hasil penelitian menunjukkan bahwa Peran Balai Penyuluh Pertanian dalam Penguatan Kelembagaan Kelompok Tani sudah terlaksana dengan cuup baik, dari keseluruhan indikator yang ada yaitu: Penyedia Sarana Informasi, Sebagai Tempat Untuk Pelatihan, Memfasilitasi Percontohan Usaha Tani Karet, Tempat Pertemuan Bagi Petani dan Penyuluh, Penguatan Kelembagaan Petani Melalui Kelompok Tani. Faktor Penghambat yaitu menyusun programa penyuluhan belum dilakukan sesuai waktu yang telah ditentukan, Mutasi yang tidak Efektif,, pembiayaan program yang terbatas, terdapat administrasi yang banyak sehingga tidak dapat melakukan penyuluhan lapangan secara maksimal dan informasi pemasaran belum optimal dan Faktor Pendukung yaitu dalam menjalankan perannya adalah memiliki Sumber Daya Manusia, Sumber Daya Manusia, Lahan Percontohan, Alat Dan Mesin Pertanian.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya pengaruh tangung jawab belajar terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas 8 SMP Negeri 3 Tarakan. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian survei Metode survei adalah penelitian yang digunakan untuk mendapatkan data dari tempat tertentu yang alamiah (bukan buatan). Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas 8 SMP Negeri 3 Tarakan sebanyak 272 siswa. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan Proporsional Statisfied Random Sampling yaitu teknik yang digunakan bila populasi mempunyai anggota atau unsur yang tidak homogen dan berstrata secara proposional, setelah dilakukan perhitungan diperoleh sampel sebanyak 162 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket tanggung jawab belajar dan dokumentasi penilaian akhir semester genap matematika siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistika deskriptif dan analisis inferensial menggunakan analisis regresi linear sederhana dan uji t. Berdasarkan hasil statistika deskriptif skor tanggung jawab belajar dengan rata-rata 64, dan prestasi belajar matematika dengan rata-rata 80. Berdasarkan uji statistik inferensial diperoleh bahwa data berdistribusi normal dan linier. Hasil persamaan regresi yaitu 𝑌̂ = 72,954 + 0,108X. Berdasarkan analisis hasil uji t, diperoleh nilai thitung sebesar 2,003, yang mana lebih besar dari ttabel yaitu 1,974 (2,003>1,974), dengan tarif signifikan 0,000 0,05 maka Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara tanggung jawab belajar terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas 8 SMP Negeri 3 Tarakan.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa dengan menerapkan media Kantong Ajaib. Jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas dalam pembelajaran 2022/2023 dengan subjek penelitian kelas I-A Yang terdiri dari 28 siswa. penelitian ini dilaksanakan sebanyak 2 siklus dengan prosedur siklus yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan penerapan media Kantong Ajaib dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa kelas I-A di SDN 035 Tarakan. Pada siklus I hasil tes kemampuan membaca permulaan siswa diperoleh nilai sebesar 75% siswa yang tuntas dari jumlah keseluruhan. Kemudian pada siklus II mengalami peningkatan kemampuan membaca permulaan siswa mencapai nilai sebesar 89% siswa yang tuntas dari hasil tes. Adapun hasil tes kemampuan membaca permulaan siswa telah mencapai indikator keberhasilan sehingga penelitian ini dikatakan berhasil dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa kelas I-A di SDN 035 Tarakan.
2024 · Book ·
Katang-katang (Ipomoea pes-caprae) tergolong dalam jenis mangrove asoset yang tumbuh di ekosistem pantai Kota Tarakan Kalimantan Utara. Daun Katang-katang secara empiris dapat dimanfaatkan sebagai obat tradisional dalam mengobati penyakit. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan identifikasi fisikokimia serbuk daun katang-katang, menentukan rendemen dan kandungan senyawa bioaktif ekstrak daun katang-katang sebagai bahan baku obat melalui uji fitokimia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Simplisia daun katang-katang dilakukan uji fisikokimia yang meliputi kadar abu total, kadar abu tidak larut asam, kadar sari larut dalam air dan kadar sari larut dalam etanol. Ekstrak daun katang-katang diperoleh dengan metode maserasi. Pelarut yang digunakan terdiri dari etanol, aseton dan kloroforlm dengan perbandingan 1:5 b/v selama 72 jam pada suhu 50ºC dengan kecepatan 100 rpm. Masing-masing ekstrak kemudian dihitung nilai rendemennya dan dilakukan uji fitokimia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kadar abu dan kadar tidak larut asam sebesar 2,88±1,44% dan 0,05±0,02% memenuhi standar Farmakope Herbal Indonesia (FHI). Nilai kadar sari larut dalam air dan larut dalam etanol sebesar 3,91±0,74% dan 2,81±1,1% tidak memenuhi standar FHI. Nilai rendemen ekstrak daun Katang-katang sebesar 43,50% menggunakan pelarut etanol, 41,50% aseton, dan 42,60% klorofom. Hasil uji fitokimia ekstrak daun katang-katang pada pelarut etanol terbukti mengandung alkaloid, flavonoid, saponin dan tannin, namun tidak ditemukan pada pelarut aseton dan klorofom. Daun Katang-katang dari Tarakan, Kalimantan Utara terbukti memiliki potensi sebagai bahan baku obat.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Katang-katang (Ipomoea pes-caprae) tergolong dalam jenis mangrove asoset yang tumbuh di ekosistem pantai Kota Tarakan Kalimantan Utara. Daun Katang-katang secara empiris dapat dimanfaatkan sebagai obat tradisional dalam mengobati penyakit. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan identifikasi fisikokimia serbuk daun katang-katang, menentukan rendemen dan kandungan senyawa bioaktif ekstrak daun katang-katang sebagai bahan baku obat melalui uji fitokimia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Simplisia daun katang-katang dilakukan uji fisikokimia yang meliputi kadar abu total, kadar abu tidak larut asam, kadar sari larut dalam air dan kadar sari larut dalam etanol. Ekstrak daun katang-katang diperoleh dengan metode maserasi. Pelarut yang digunakan terdiri dari etanol, aseton dan kloroforlm dengan perbandingan 1:5 b/v selama 72 jam pada suhu 50ºC dengan kecepatan 100 rpm. Masing-masing ekstrak kemudian dihitung nilai rendemennya dan dilakukan uji fitokimia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kadar abu dan kadar tidak larut asam sebesar 2,88±1,44% dan 0,05±0,02% memenuhi standar Farmakope Herbal Indonesia (FHI). Nilai kadar sari larut dalam air dan larut dalam etanol sebesar 3,91±0,74% dan 2,81±1,1% tidak memenuhi standar FHI. Nilai rendemen ekstrak daun Katang-katang sebesar 43,50% menggunakan pelarut etanol, 41,50% aseton, dan 42,60% klorofom. Hasil uji fitokimia ekstrak daun katang-katang pada pelarut etanol terbukti mengandung alkaloid, flavonoid, saponin dan tannin, namun tidak ditemukan pada pelarut aseton dan klorofom. Daun Katang-katang dari Tarakan, Kalimantan Utara terbukti memiliki potensi sebagai bahan baku obat.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Suatu perusahaan memiliki dampak yang besar dalam perekonomian dan menjadi sangat lazim di dalam bermasyarakat, sehingga perusahaan perlu menerapkan akuntabilitasnya terhadap para pemangku kepentingan. Kehadiran konsep Good Corporate Governance (GCG) digunakan untuk menyelaraskan berbagai kepentingan serta meningkatkan nilai dan kinerja perusahaan. Penelitian ini bermaksud untuk menjawab pertanyaan mengenai bagaimana penerapan prinsip-prinsip GCG pada PT United Tractors Tbk?. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang peneliti lakukan yaitu menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data di dalam penelitian ini adalah mereduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip-prinsip GCG yakni transparansi, akuntabilitas, pertanggungjawaban, kemandirian, dan kewajaran yang diterapkan oleh PT United Tractors berjalan dengan baik. Namun, pada prinsip akuntabilitas masih belum diterapkan secara optimal karena terdapat jabatan ganda dalam struktur perusahaan. Meskipun demikian, hingga saat ini perusahaan berhasil dalam membangun corporate brand yang unggul dan kinerja keuangan yang positif terjaga dengan baik.
2024 · Thesis ·
Suatu perusahaan memiliki dampak yang besar dalam perekonomian dan menjadi sangat lazim di dalam bermasyarakat, sehingga perusahaan perlu menerapkan akuntabilitasnya terhadap para pemangku kepentingan. Kehadiran konsep Good Corporate Governance (GCG) digunakan untuk menyelaraskan berbagai kepentingan serta meningkatkan nilai dan kinerja perusahaan. Penelitian ini bermaksud untuk menjawab pertanyaan mengenai bagaimana penerapan prinsip-prinsip GCG pada PT United Tractors Tbk?. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang peneliti lakukan yaitu menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data di dalam penelitian ini adalah mereduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip-prinsip GCG yakni transparansi, akuntabilitas, pertanggungjawaban, kemandirian, dan kewajaran yang diterapkan oleh PT United Tractors berjalan dengan baik. Namun, pada prinsip akuntabilitas masih belum diterapkan secara optimal karena terdapat jabatan ganda dalam struktur perusahaan. Meskipun demikian, hingga saat ini perusahaan berhasil dalam membangun corporate brand yang unggul dan kinerja keuangan yang positif terjaga dengan baik.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya pemertahanan bahasa Tidung pada anak-anak di TBM Pagun Taka Desa Binusan melalui komik digital berbahasa Tidung. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiolinguistik. Sampel dalam penelitian ini adalah anak-anak yang ada di TBM Pagun Taka Desa Binusan sebanyak 35 anak dengan menggunakan teknik Purposive Sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan penyebaran angket. Teknik analisis data dilakukan dengan tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian bahwa bahasa Tidung pada anak-anak di TBM Pagun Taka Desa Binusan sudah mulai mengalami pergeseran, bisa dilihat dari hasil penyebaran angket bahwa hanya ada 16 responden yang bisa menggunakan bahasa Tidung dalam berkomunikasi, sedangkan 19 responden tidak bisa menggunakan bahasa Tidung dalam berkomunikasi. Faktor yang memengaruhi pemertahanan bahasa Tidung pada anak-anak di Desa Binusan adalah karena faktor keluarga, lingkungan, dan pergaulan. Upaya pemertahanan Bahasa Tidung dengan menggunakan komik digital dapat di implikasikan dalam dunia pendidikan seperti menjadikan Bahasa Tidung menjadi muatan lokal dan menggunakan Bahasa Tidung pada hari tertentu. This study aimed to describe efforts to maintain the Tidung language among children at TIIM Pagun Taka, Binusan Village through digital comics in the Tidung language. The research method used was a qualitative descriptive method with a sociolinguistic approach. The sample in this research was children in TBM Pagun Taka, Binusan Village, with a total of 35 children who were determined using the Purposive Sampling technique. Data collection techniques use observation, interviews, and distributing questionnaires. The data analysis technique was carried out in three stages, namely data reduction, data presentation, and drawing conclusions From the results it was concluded that the Tidung language among children in TBM Pagun Taka, Binusan Village has begun to experience a shift. It can be seen from the results of distributing questionnaires that there are only 16 respondents who can use Tidung language in communicating, while 19 respondents cannot use the language when communicating Factors that influence the maintenance of the Tidung language among children in Binusan Village are family, environmental and social factors. Efforts to maintain the Tidung language by using digital comics can have implications in education, such as making the Tidung language local content and using the Tidung language on certain days
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Tujuan utama dari penelitian ini adalah berupaya ingin meningkatkan keterampilan menulis cerita fantasi dengan menggunakan model pembelajaran TTW (Think, Talk, Write) pada siswa kelas VII-A SMP Muhammadiyah 1 Tarakan. Penelitian yang digunakan ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri atas dua siklus, yang dimana tiap siklusnya terdiri dari dua pertemuan dan dilaksanakan dengan tahapan 1) tahap perencanaan (planning), 2) tahap pelaksanaan (acting), 3) tahap pengamatan (observing), dan 4) refleksi (reflecting). Penelitian ini berlangsung pada semester ganjil tahun pelajaran 2023/2024. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas VII-A SMP Muhammadiyah 1 Tarakan yang terdiri dari 10 siswa laki-laki dan 6 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu, observasi, tes tertulis, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar penilaian menulis cerita fantasi dan lembar pengamatan aktivitas guru dan aktivitas siswa. Dari data yang diperoleh menunjukkan bahwa penerapan menggunakan model pembelajaran TTW (Think, Talk, Write) dapat meningkatkan keterampilan menulis cerita fantasi siswa kelas VII-A SMP Muhammadiyah 1 Tarakan. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil tes belajar siswa yang diperoleh pada setiap siklus. Pada siklus I, hasil belajar siswa diperoleh persentase ketuntasan 56%. Kemudian pada siklus I aktivitas siswa memiliki skor 29 kategori Baik. Selanjutnya pada siklus II hasil penilaian belajar siswa diperoleh persentase ketuntasan menjadi 81% dan aktivitas siswa memiliki skor 35 kategori Sangat Baik. Dengan begitu, dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan model pembelajaran TTW (Think, Talk, Write) dapat meningkatkan keterampilan menulis cerita fantasi siswa kelas VII-A SMP Muhamadiyah 1 Tarakan.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa dengan menerapkan media Kantong Ajaib. Jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas dalam pembelajaran 2022/2023 dengan subjek penelitian kelas I-A Yang terdiri dari 28 siswa. penelitian ini dilaksanakan sebanyak 2 siklus dengan prosedur siklus yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan penerapan media Kantong Ajaib dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa kelas I-A di SDN 035 Tarakan. Pada siklus I hasil tes kemampuan membaca permulaan siswa diperoleh nilai sebesar 75% siswa yang tuntas dari jumlah keseluruhan. Kemudian pada siklus II mengalami peningkatan kemampuan membaca permulaan siswa mencapai nilai sebesar 89% siswa yang tuntas dari hasil tes. Adapun hasil tes kemampuan membaca permulaan siswa telah mencapai indikator keberhasilan sehingga penelitian ini dikatakan berhasil dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa kelas I-A di SDN 035 Tarakan.
2023 · Thesis ·
Tujuan utama dari penelitian ini adalah berupaya ingin meningkatkan keterampilan menulis cerita fantasi dengan menggunakan model pembelajaran TTW (Think, Talk, Write) pada siswa kelas VII-A SMP Muhammadiyah 1 Tarakan. Penelitian yang digunakan ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri atas dua siklus, yang dimana tiap siklusnya terdiri dari dua pertemuan dan dilaksanakan dengan tahapan 1) tahap perencanaan (planning), 2) tahap pelaksanaan (acting), 3) tahap pengamatan (observing), dan 4) refleksi (reflecting). Penelitian ini berlangsung pada semester ganjil tahun pelajaran 2023/2024. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas VII-A SMP Muhammadiyah 1 Tarakan yang terdiri dari 10 siswa laki-laki dan 6 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu, observasi, tes tertulis, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar penilaian menulis cerita fantasi dan lembar pengamatan aktivitas guru dan aktivitas siswa. Dari data yang diperoleh menunjukkan bahwa penerapan menggunakan model pembelajaran TTW (Think, Talk, Write) dapat meningkatkan keterampilan menulis cerita fantasi siswa kelas VII-A SMP Muhammadiyah 1 Tarakan. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil tes belajar siswa yang diperoleh pada setiap siklus. Pada siklus I, hasil belajar siswa diperoleh persentase ketuntasan 56%. Kemudian pada siklus I aktivitas siswa memiliki skor 29 kategori Baik. Selanjutnya pada siklus II hasil penilaian belajar siswa diperoleh persentase ketuntasan menjadi 81% dan aktivitas siswa memiliki skor 35 kategori Sangat Baik. Dengan begitu, dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan model pembelajaran TTW (Think, Talk, Write) dapat meningkatkan keterampilan menulis cerita fantasi siswa kelas VII-A SMP Muhamadiyah 1 Tarakan.
2023 · Thesis ·
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya pemertahanan bahasa Tidung pada anak-anak di TBM Pagun Taka Desa Binusan melalui komik digital berbahasa Tidung. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiolinguistik. Sampel dalam penelitian ini adalah anak-anak yang ada di TBM Pagun Taka Desa Binusan sebanyak 35 anak dengan menggunakan teknik Purposive Sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan penyebaran angket. Teknik analisis data dilakukan dengan tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian bahwa bahasa Tidung pada anak-anak di TBM Pagun Taka Desa Binusan sudah mulai mengalami pergeseran, bisa dilihat dari hasil penyebaran angket bahwa hanya ada 16 responden yang bisa menggunakan bahasa Tidung dalam berkomunikasi, sedangkan 19 responden tidak bisa menggunakan bahasa Tidung dalam berkomunikasi. Faktor yang memengaruhi pemertahanan bahasa Tidung pada anak-anak di Desa Binusan adalah karena faktor keluarga, lingkungan, dan pergaulan. Upaya pemertahanan Bahasa Tidung dengan menggunakan komik digital dapat di implikasikan dalam dunia pendidikan seperti menjadikan Bahasa Tidung menjadi muatan lokal dan menggunakan Bahasa Tidung pada hari tertentu. This study aimed to describe efforts to maintain the Tidung language among children at TIIM Pagun Taka, Binusan Village through digital comics in the Tidung language. The research method used was a qualitative descriptive method with a sociolinguistic approach. The sample in this research was children in TBM Pagun Taka, Binusan Village, with a total of 35 children who were determined using the Purposive Sampling technique. Data collection techniques use observation, interviews, and distributing questionnaires. The data analysis technique was carried out in three stages, namely data reduction, data presentation, and drawing conclusions From the results it was concluded that the Tidung language among children in TBM Pagun Taka, Binusan Village has begun to experience a shift. It can be seen from the results of distributing questionnaires that there are only 16 respondents who can use Tidung language in communicating, while 19 respondents cannot use the language when communicating Factors that influence the maintenance of the Tidung language among children in Binusan Village are family, environmental and social factors. Efforts to maintain the Tidung language by using digital comics can have implications in education, such as making the Tidung language local content and using the Tidung language on certain days
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Pembelajaran tematik dengan menggunakan pendekatan lingkungan merupakan suatu pembelajaran dengan memanfaatkan lingkungan alam sekitar sebagai sumber belajar atau media belajar. Permasalahan pada penelitian ini yaitu kurangnya keaktifan belajar siswa, sehingga peneliti tertarik untuk menghubungkan antara pendekatan lingkungan dengan pembelajaran tematik. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa dengan menerapkan pendekatan lingkungan pada pembelajaran tematik. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek penelitian kelas IV B SDN 001 Nunukan Selatan yang terdiri atas 28 siswa. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak 2 siklus dengan tahapan-tahapan setiap siklus yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menerapkan pendekatan lingkungan pada pembelajaran tematik dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa kelas IV B SDN 001 Nunukan Selatan. Pada siklus I hasil penilaian keaktifan belajar yang diperoleh sebesar 68% siswa yang aktif dari jumlah keseluruhan siswa dan pada siklus II mengalami peningkatan mencapai 75% siswa yang aktif dari jumlah keseluruhan siswa. Kemudian keterlaksanaan pembelajaran yang diperoleh pada siklus I sebesar 80% dengan kategori baik dan pada siklus II meningkat menjadi 90% dengan kategori sangat baik. Adapun hasil keaktifan belajar siswa telah mencapai indikator keberhasilan sehingga penelitian ini dikatakan berhasil dalam meningkatkan keaktifan belajar siswa kelas IV SDN 001 Nunukan Selatan.