Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

LIA

1.055 karya publik ditemukan.

2026: 2372025: 1782024: 1832023: 1722022: 1582021: 882020: 342019: 5

HUBUNGAN BODY IMAGE DENGAN SELF ESTEEM PADA REMAJA AWAL DI TINGKAT SMP KOTA TARAKAN

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Masa remaja awal merupakan periode perkembangan yang ditandai dengan perubahan fisik dan psikologis yang dapat memengaruhi penilaian individu terhadap dirinya, termasuk body image dan self-esteem. Body image yang negatif dapat berdampak pada rendahnya self-esteem pada remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara body image dengan self-esteem pada remaja awal di tingkat SMP Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional dan pendekatan korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa SMP Negeri di Kecamatan Tarakan Tengah sebanyak 3.034 siswa. Sampel penelitian berjumlah 353 responden yang dipilih menggunakan teknik pengambilan sampel acak berlapis proporsional. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki body image positif sebanyak 303 responden (85,8%) dan self-esteem tinggi sebanyak 180 responden (51,0%). Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang signifikan dengan arah positif dan kekuatan hubungan sedang (r=0.495; p0.001) antara body image dan self-esteem pada remaja awal di tingkat SMP Kota Tarakan. Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik body image yang dimiliki remaja, maka semakin tinggi self-esteem yang dimiliki. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi masukan bagi pihak sekolah dalam meningkatkan program pembinaan terkait body image dan self-esteem serta bagi perawat dalam upaya promosi kesehatan mental remaja.

Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny.H di Puskesmas Gunung Lingkas

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Layanan kebidanan yang menyeluruh merupakan perawatan kebidanan yang bersifat holistik dan terorganisir, mencakup periode kehamilan, proses melahirkan, fase nifas, serta perawatan neonatus. Fokus utama layanan ini adalah mengidentifikasi secara awal penyimpangan pada ibu dan bayi sejak masa kehamilan hingga pascapersalinan, sekaligus meningkatkan keterampilan dalam penilaian menyeluruh, penetapan diagnosis yang akurat, deteksi proaktif terhadap kemungkinan masalah, pengambilan keputusan tepat waktu, penyusunan rencana perawatan terstruktur, serta penilaian hasil intervensi. Evaluasi menyeluruh pertama dilakukan pada kunjungan kehamilan trimester III pada 17 Maret 2026, dengan usia kehamilan 37 minggu 1 hari. Pemeriksaan mengindikasikan kondisi ibu tetap normal tanpa adanya komplikasi. Perawatan persalinan dilakukan pada 23 April 2026, dengan usia kehamilan 42 minggu 4 hari, mengikuti pedoman 60 tahapan Asuhan Persalinan Normal (APN). Tahap I berlangsung selama 2 jam 43 menit, tahap II selama 33 menit. Bayi lahir pada usia kehamilan penuh, segera menangis, kulit berwarna merah muda, tonus otot baik. Tahap III memakan waktu 8 menit setelah pemberian oksitosin, plasenta dikeluarkan secara utuh tanpa kelainan serta tidak terdapat luka pada perineum. Tahap IV berlangsung selama 2 jam, dengan pemantauan tanda vital ibu tetap dalam batas normal, perdarahan sekitar 100 ml, dan tidak ada robekan pada perineum. Kunjungan fase nifas serta penilaian neonatus dilakukan pada 23 April 2026. Pemeriksaan fisik dan tanda vital ibu serta perdarahan nifas berada dalam rentang normal, tinggi fundus uteri berada 2 jari di bawah pusar, terdapat lochia merah tanpa indikasi infeksi. Perawatan neonatus meliputi pengukuran antropometri dengan hasil: jenis kelamin laki-laki, berat 3 400 gram, panjang 49 cm, lingkar kepala 33 cm, lingkar dada 33 cm. Selama periode perawatan menyeluruh pada Ny. H yang mencakup kehamilan, persalinan, nifas, dan neonatus, tidak ditemukan adanya kelainan.

ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY.S DI PUSKESMAS GUNUNG LINGKAS

2026 · Book ·

Comprehensive Midwifery Care (Continuity of Care) is a midwifery service provided continuously from pregnancy through labor, the postpartum period, and into the newborn period to identify risks and improve the health of both mother and baby. This care was provided to Mrs. S at the Gunung Lingkas Community Health Center from June 26 to July 23, 2025. Four visits were conducted, including one third-trimester prenatal visit, one labor visit, one postpartum visit, and one newborn visit. The third-trimester prenatal visit took place on June 26, 2025, at 39 weeks and 5 days of gestation, with examination results showing that the mother's and baby's conditions were within normal limits and without complications. Delivery took place on July 5, 2025, at 41 weeks and 1 day of gestation in accordance with the Normal Delivery Care (APN) standards, with the first stage lasting 2 hours, the second stage 47 minutes, the third stage 5 minutes, and monitoring of the fourth stage for 2 hours. The baby was born spontaneously at full term, cried immediately, had a rosy skin color, and good muscle tone. The placenta was delivered in its entirety, with blood loss of approximately 100 cc; there were no lacerations of the birth canal. A postpartum and newborn checkup was conducted on July 23, 2025. The results revealed that the mother and baby were in normal condition, with vital signs within normal limits; fetal movements were no longer palpable; lochia was sanguinolent; and there were no signs of infection or complications. The newborn examination revealed a female infant weighing 3000 grams, with a length of 50 cm, a head circumference of 34 cm, and a chest circumference of 34 cm. The care findings indicated that the pregnancy, delivery, postpartum period, and newborn care proceeded physiologically without complications. The implementation of continuous midwifery care contributed to maintaining the health of the mother and baby.

ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. D DI PUSKESMAS KARANG REJO

2026 · Book ·

Tingginya Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Neonatal (AKN) di Indonesia, khususnya Kalimantan Utara dan Kota Tarakan, menunjukkan urgensi peningkatan upaya kesehatan yang tidak hanya kuratif tetapi juga promotif dan preventif. Berlatar belakang tantangan ini, dilakukan asuhan kebidanan komprehensif kepada Ny. D di Puskesmas Karang Rejo Kota Tarakan. Bertujuan mengidentifikasi, mencegah risiko, serta memberikan edukasi kesehatan yang berkelanjutan dari masa kehamilan, persalinan, nifas, hingga bayi baru lahir, sejalan dengan landasan teori dan standar asuhan kebidanan yang berlaku. Pengkajian pada Ny. D G4P3A0, dimulai pada usia kehamilan 35 minggu 4 hari, dilakukannya pemeriksaan kehamilan dengan total lima kali, satu kali pada trimester I, dua kali pada trimester II, dan tiga kai pada trimester III. menunjukkan kondisi kehamilan fisiologis, namun teridentifikasi adanya keluhan nyeri pinggang atas dan bawah yang memerlukan asuhan kebidanan yang berkesinambungan. Seluruh tahapan asuhan antenatal telah dilakukan sesuai standar 10T. Proses persalinan Ny. D berlangsung fisiologis pada 29 Maret 2026. Kemajuan persalinan kala I berjalan optimal dengan durasi singkat sekitar 45 menit, diikuti kelahiran bayi perempuan spontan dalam 10 menit di kala II dengan kondisi baik. Kala III dan IV juga berlangsung lancar tanpa komplikasi serius. Asuhan masa nifas 6 jam postpartum serta asuhan pada bayi baru lahir 6 jam menunjukkan kondisi ibu dan bayi dalam batas normal, dengan adaptasi yang baik tanpa keluhan. Pembahasan dalam laporan ini mengidentifikasi kesenjangan antara asuhan dilapangan dengan standar teori yang berlaku. Asuhan persalinan, nifas, dan bayi baru lahir secara keseluruhan telah terlaksana sesuai standar asuhan kebidanan, tanpa ditemukan masalah atau komplikasi yang mengindikasikan faktor risiko. Asuhan kebidanan komprehensif yang diberikan telah efektif dalam mendukung proses fisiologis Ny. D dan bayinya. Saran yang diberikan mencakup pentingnya Komunikasi, Informasi dan edukasi berkelanjutan bagi klien demi tercapainya kesehatan ibu dan anak yang optimal.

Hubungan Pemanfaatan Buku KIA dengan Pengetahuan Ibu Nifas tentang Tanda Bahaya Masa Nifas di Wilayah Kerja Puskesmas Mamburungan

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Tanda bahaya masa nifas merupakan gejala abnormal yang mengindikasikan adanya komplikasi selama periode pasca persalinan dan berpotensi meningkatkan kesakitan maupun kematian ibu apabila tidak dikenali secara dini. Pengetahuan mengenai tanda bahaya perlu dimiliki oleh setiap ibu nifas sebagai upaya pencegahan komplikasi. Salah satu media edukasi yang dapat dimanfaatkan adalah Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), namun pemanfaatannya oleh ibu nifas masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pemanfaatan buku KIA dengan pengetahuan ibu nifas tentang tanda bahaya masa nifas di wilayah kerja Puskesmas Mamburungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional dan desain cross-sectional. Populasi berjumlah 120 ibu nifas dengan sampel 55 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling sesuai kriteria inklusi. Instrumen penelitian berupa kuesioner pemanfaatan buku KIA dan pengetahuan ibu nifas tentang tanda bahaya masa nifas. Hasil uji statistik menggunakan Kendalss Tau c ditunjukan bahwa nilai p-value 0,004 0,05 menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pemanfaatan buku KIA dengan pengetahuan ibu nifas tentang tanda bahaya masa nifas. Ibu nifas yang memanfaatkan buku KIA dengan baik cenderung memiliki tingkat pengetahuan yang lebih baik dibandingkan dengan ibu yang kurang memanfaatkan buku KIA. Pemanfaatan buku KIA berhubungan dengan peningkatan pengetahuan ibu nifas dalam mengenali tanda bahaya masa nifas. Disarankan agar tenaga kesehatan meningkatkan edukasi dan pendampingan penggunaan buku KIA pada setiap kunjungan nifas guna mendukung deteksi dini komplikasi.

Penerapan Akuntansi Pertanggungjawaban Sebagai Alat Pengendalian Biaya Pada PT. Trinusa Gemilang

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan akuntansi pertanggungjawaban serta efisiensi pengendalian biaya pada PT. Trinusa Gemilang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Sumber data terdiri atas data primer dan data sekunder, dengan informan penelitian yaitu bagian keuangan dan manajer perusahaan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan akuntansi pertanggungjawaban pada PT. Trinusa Gemilang belum berjalan optimal. Perusahaan telah memiliki struktur organisasi, menyusun anggaran, melakukan pencatatan biaya, dan menyusun laporan pertanggungjawaban sederhana. Namun, perusahaan belum menerapkan pemisahan biaya terkendali dan tidak terkendali, penetapan pusat pertanggungjawaban secara formal, serta kode rekening yang terstruktur. Pengendalian biaya dilakukan melalui penyesuaian anggaran dengan biaya, tetapi belum didukung laporan perbandingan anggaran dan realisasi secara terstruktur sehingga pengawasan dan evaluasi biaya belum berjalan efektif.

ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY.S DI PUSKESMAS KARANG REJO KOTA TARAKAN

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Kehamilan pada wanita dengan usia ≥35 tahun yang disertai interval kehamilan yang panjang merupakan salah satu kondisi yang tergolong berisiko tinggi karena berpotensi meningkatkan terjadinya komplikasi pada masa kehamilan, persalinan, nifas, maupun periode neonatal. Kondisi tersebut memerlukan pelayanan kebidanan yang menyeluruh, berkesinambungan, dan berorientasi pada kebutuhan ibu serta bayi agar setiap faktor risiko dapat dikenali dan ditangani sedini mungkin. Salah satu upaya yang dapat diterapkan adalah pendekatan Continuity of Care (CoC), yaitu pemberian asuhan secara berkesinambungan sejak masa kehamilan hingga pelayanan keluarga berencana. Studi kasus ini bertujuan untuk menggambarkan pelaksanaan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. S usia 40 tahun dengan status obstetri G3P2A0 di Puskesmas Karang Rejo Kota Tarakan. Metode yang digunakan dalam studi kasus ini adalah pendekatan deskriptif melalui pemberian asuhan kebidanan secara berkesinambungan. Asuhan dilaksanakan mulai dari masa kehamilan trimester III, proses persalinan, perawatan bayi baru lahir, masa nifas, hingga pelayanan kontrasepsi. Seluruh proses asuhan mengacu pada tujuh langkah manajemen kebidanan Varney dan didokumentasikan menggunakan format Subjective, Objective, Assessment, dan Plan (SOAP). Data diperoleh melalui anamnesis, observasi, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang, serta telaah dokumentasi yang kemudian dianalisis dengan membandingkan hasil praktik terhadap teori dan standar pelayanan kebidanan yang berlaku. Hasil studi menunjukkan bahwa kehamilan berlangsung dalam kondisi fisiologis walaupun ibu memiliki faktor risiko berupa usia maternal lanjut dan jarak kehamilan yang cukup panjang. Selama kehamilan tidak ditemukan penyulit yang memerlukan tindakan rujukan. Persalinan berlangsung spontan pada kehamilan aterm dengan kondisi ibu stabil. Bayi lahir hidup, segera menangis, memiliki berat badan lahir 2.500 gram, mendapatkan Inisiasi Menyusu Dini (IMD), serta memperoleh pelayanan esensial bayi baru lahir sesuai standar. Masa nifas berlangsung normal yang ditandai dengan involusi uterus yang baik, pengeluaran lokia sesuai tahapan, produksi ASI yang lancar, serta tidak ditemukan tanda infeksi maupun perdarahan. Setelah mendapatkan konseling, ibu memilih menggunakan kontrasepsi suntik tiga bulan sebagai metode keluarga berencana pasca persalinan. Penerapan asuhan kebidanan komprehensif melalui pendekatan Continuity of Care memberikan manfaat dalam meningkatkan kualitas pemantauan kondisi ibu dan bayi, mempercepat identifikasi faktor risiko maupun komplikasi, serta peningkatan derajat kesehatan ibu dan bayi.

Penerapan Pemberian Terapi Jus Tomat terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Klien dengan Hipertensi

2026 · Book ·

Hipertensi merupakan penyakit tidak menular dengan prevalensi yang tinggi dan berisiko menimbulkan komplikasi seperti stroke dan penyakit jantung. Salah satu upaya nonfarmakologis untuk mengontrol tekanan darah adalah konsumsi jus tomat. Tomat mengandung kalium, likopen, vitamin C, dan asam folat yang dapat membantu menurunkan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas terapi jus tomat dalam menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi di RT 07 Kelurahan Pantai Amal, Kota Tarakan. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus terhadap tiga responden dengan diagnosis hipertensi. Intervensi yang diberikan berupa terapi jus tomat selama delapan hari berturut-turut dengan frekuensi satu kali perhari. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa terapi jus tomat efektif sebagai intervensi pelengkap dalam menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi. Selain itu, intervensi ini juga meningkatkan partisipasi keluarga dalam pengelolaan perawatan, khususnya dalam memantau tekanan darah dan mendukung kepatuhan pengobatan. Terapi jus tomat dapat diterapkan sebagai salah satu alternatif terapi nonfarmakologis dalam asuhan keperawatan komunitas dan keluarga.

Asuhan Kebidanan Komprehensif Pada Ny. W di Puskesmas Gunung Lingkas Kota Tarakan

2026 · Book ·

Asuhan kebidanan komprehensif merupakan pelayanan berkesinambungan yang diberikan mulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, hingga keluarga berencana melalui pendekatan Continuity of Care (CoC). Tujuannya adalah meningkatkan kesehatan ibu dan bayi, mendeteksi komplikasi secara dini, serta menurunkan angka kesakitan dan kematian ibu dan bayi. Laporan ini bertujuan melaksanakan dan mendokumentasikan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. W di Puskesmas Gunung Lingkas Kota Tarakan secara Continuity of Care menggunakan metode studi kasus dan pendokumentasian SOAP sesuai standar pelayanan kebidanan. Hasil asuhan menunjukkan seluruh proses berjalan fisiologis: kehamilan tanpa komplikasi, persalinan normal dengan APN, nifas berjalan baik dengan involusi uterus normal serta edukasi ASI eksklusif, bayi baru lahir sehat dengan IMD, vitamin K, dan HB0, serta pelayanan KB melalui konseling sesuai kebutuhan ibu. Kesimpulannya, penerapan Continuity of Care pada Ny. W berjalan baik dan mendukung kesehatan ibu dan bayi secara optimal.

Analisis Penurunan Penunggakan Pembayaran Air Konsumen PDAM di Kota Tarakan

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh efektivitas kebijakan penagihan dan kepatuhan pelanggan terhadap penurunan penunggakan pembayaran air pada Perumda Air Minum Kota Tarakan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Populasi penelitian adalah pelanggan Perumda Air Minum Kota Tarakan yang mengalami penunggakan pembayaran, sedangkan sampel berjumlah 95 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner dengan skala Likert. Analisis data meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), serta koefisien determinasi (R²) dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas kebijakan penagihan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap penunggakan pembayaran air, yang berarti semakin efektif kebijakan penagihan diterapkan maka tingkat penunggakan pelanggan cenderung menurun. Kepatuhan pelanggan juga terbukti berpengaruh negatif dan signifikan terhadap penunggakan pembayaran, sehingga semakin tinggi tingkat kepatuhan pelanggan dalam memenuhi kewajiban pembayaran rekening air, semakin rendah tingkat penunggakan yang terjadi. Secara simultan, efektivitas kebijakan penagihan dan kepatuhan pelanggan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap penunggakan pembayaran air. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,896 mengindikasikan bahwa sebesar 89,6% variasi penunggakan pembayaran air dapat dijelaskan oleh kedua variabel independen tersebut, sedangkan sisanya sebesar 10,4% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian.

Penerapan Pemberian Terapi Jus Tomat terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Klien dengan Hipertensi

2026 · Thesis ·

Hipertensi merupakan penyakit tidak menular dengan prevalensi yang tinggi dan berisiko menimbulkan komplikasi seperti stroke dan penyakit jantung. Salah satu upaya nonfarmakologis untuk mengontrol tekanan darah adalah konsumsi jus tomat. Tomat mengandung kalium, likopen, vitamin C, dan asam folat yang dapat membantu menurunkan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas terapi jus tomat dalam menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi di RT 07 Kelurahan Pantai Amal, Kota Tarakan. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus terhadap tiga responden dengan diagnosis hipertensi. Intervensi yang diberikan berupa terapi jus tomat selama delapan hari berturut-turut dengan frekuensi satu kali perhari. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa terapi jus tomat efektif sebagai intervensi pelengkap dalam menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi. Selain itu, intervensi ini juga meningkatkan partisipasi keluarga dalam pengelolaan perawatan, khususnya dalam memantau tekanan darah dan mendukung kepatuhan pengobatan. Terapi jus tomat dapat diterapkan sebagai salah satu alternatif terapi nonfarmakologis dalam asuhan keperawatan komunitas dan keluarga.

PENERAPAN KOMBINASI SWEDISH MASSAGE DAN AROMATERAPI LAVENDER TERHADAP TEKANAN DARAH PADA ORANG DEWASA DENGAN HIPERTENSI

2026 · Book ·

Hipertensi merupakan salah satu penyakit kronis berbahaya (silent killer) dengan prevalensi yang terus meningkat secara global maupun nasional. Tekanan darah yang tidak terkontrol dalam jangka panjang berisiko tinggi menimbulkan berbagai komplikasi serius seperti stroke dan penyakit jantung koroner. Pengendalian hipertensi di lingkungan masyarakat masih sangat didominasi oleh terapi farmakologis, sedangkan intervensi non-farmakologis yang bersifat komplementer dan aman belum dimanfaatkan secara optimal oleh perawat maupun keluarga pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan nilai tekanan darah pada orang dewasa dengan hipertensi setelah pemberian kolaborasi swedish massage dan aromaterapi lavender melalui pendekatan asuhan keperawatan berbasis bukti (Evidence-Based Nursing). Penelitian ini menggunakan metode laporan kasus pada dua pasien dewasa dengan diagnosa hipertensi grade 2. Setelah dilakukan implementasi keperawatan selama 4 hari, kedua pasien mengalami penurunan tekanan darah. Tekanan darah Ny. W mengalami penurunan sebesar 32 mmHg, dan Ny. M mencatat penurunan tekanan darah sebesar 12 mmHg. Penerapan kombinasi swedish massage dan aromaterapi lavender terbukti efektif dalam menurunkan tekanan darah pada orang dewasa dengan hipertensi.

ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. S DI PUSKESMAS KARANG REJO KOTA TARAKAN

2026 · Book ·

Continuity of Care (COC) merupakan pelayanan kebidanan yang diberikan secara berkesinambungan mulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir hingga pelayanan keluarga berencana sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan maternal dan neonatal serta mendukung penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Tujuan studi kasus ini adalah memberikan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. S melalui pendekatan Continuity of Care sejak kehamilan hingga pelayanan keluarga berencana. Metode yang digunakan adalah Literature Review Based Case dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, studi dokumentasi menggunakan Buku KIA dan rekam medis, serta telaah literatur. Pendokumentasian asuhan menggunakan metode SOAP. Berdasarkan hasil asuhan diperoleh Ny. S usia 42 tahun G3P2A0 dengan kehamilan risiko tinggi. Selama kehamilan ditemukan ketidaknyamanan fisiologis berupa edema ekstremitas bawah, pusing, gangguan tidur, dan peningkatan frekuensi berkemih yang dapat ditangani sesuai kebutuhan. Persalinan dilakukan melalui sectio caesarea atas indikasi kala 1 fase aktif memanjang yang mengakibatkan henti kemajuan persalinan. Masa nifas berlangsung fisiologis dengan involusi uterus dan penyembuhan luka operasi yang baik. Bayi lahir sehat tanpa komplikasi selama masa neonatal, dan ibu memilih Metode Operasi Wanita (MOW) sebagai kontrasepsi pascapersalinan. Penerapan asuhan kebidanan secara komprehensif dan berkesinambungan memberikan luaran maternal dan neonatal yang baik serta mendukung deteksi dini dan penatalaksanaan faktor risiko secara tepat. Penerapan pelayanan Continuity of Care secara konsisten pada ibu dengan kehamilan risiko tinggi diperlukan untuk mengoptimalkan kesehatan ibu dan bayi.

EFEKTIVITAS PENERAPAN KEADILAN RESTORATIF DALAM PENYELESAIAN PERKARA KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA (KDRT) DI KEPOLISIAN RESOR KOTA BULUNGAN

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan keadilan restoratif dalam penyelesaian perkara KDRT berdasarkan UU No. 23 Tahun 2004 yang di tinjau dari karakteristik serta dinamika internal konsep rumah tangga, sekaligus mengidentifikasi kendala-kendala yang dihadapi dalam pelaksanaanya. Metode penelitian yang digunakan adalah empiris dengan pendekatan kualitatif deskripif. Sumber data primer diperoleh melalui wawancara mendalam bersama pihak penyidik Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) serta para pihak yang terlibat dalam lingkup domestik, didukung oleh data sekunder berupa regulasi hukum dan dokumen pelaporan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakterisitik perkara KDRT yang dilaporkan sepanjang pertengahan tahun 2024 hingga akhir 2025 didominasi oleh jenis kekerasan fisik ringan di dalam hubungan perkawinan 8 laporan polisi. Penerapan keadilan restoratif dinilai efektif dalam menekan angka perkara yang naik ke jalur litigasi, dimana sebanyak 7 kasus berhasil diselesaikan melalui mekanisme damai formal demi mempertahankan keutuhan konsep rumah tangga. Namun, pelacakan jangka panjang menunjukkan kegagalan sistemik pada fungsi mitigasi pasca-damai dengan tingkat pengulangan kekerasan (Residivisme) di dalam rumah tangga mencapai 26 kasus. Kendala utama yang dihadapi meliputi hambatan struktural kedaruratan mediasi, ketimpangan relasi kuasa akibat ketergantungan ekonomi dan psikis korban di dalam ruang domestik, serta tekanan kultural patriarki yang melekat pada konsep rumah tangga tradisional. Tidak adanya regulasi hukum positif yang mewajibkan pengawasan klinis berkala maupun rehabilitasi psikologis (pengelolaan rasa marah) bagi pelaku menyebabkan pemulihan kondisi psikis keluarga tidak berjalan optimal.

Analisis Pertanggungjawaban Pidana Orang Tua Kandung Yang Mengambil Anak Dari Kekuasaan Yang Berhak

2026 · Thesis ·

Penelitian ini mengkaji pertanggungjawaban pidana terhadapa orang tua kandung yang membawa atau menahan anak dari pihak yang secara hukum telah ditetapkan sebagai pemegang hak asuh. Persoalan ini muncul karena sengketa hak asuh setelah perceraian tidak selalu diselesaikan melalui mekanisme perdata, terutama ketika salah satu orang tua menolak menyerahkan anak kepada pihak yang berhak berdasarkan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap. Penelitain ini bertujuan untuk menganalisis kedudukan hukum orang tua kandung yang tidak memperoleh hak asuh seta bentuk pertanggungjawaban pidana atas tindakan membawa, menguasai atau menahan anak secara melawan hukum. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitain hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan kasus. Bahan hukum dikumpulkann melalui studi kepustakan terhadap peraturan perundang-undangan, putusan pengadilan, buku, jurnal, serta sumber hukum lain yang relevan. Hasil penelitian menunjukan bahwa orang tua kandung yang tidak memegang hak asuh tetap memiliki hak untuk menjalin hubungan, berkomunikasi, menberikan kasih sayang, serta menjalankan kewajiban nafkah dan pemeliharaan terhadpa anak. Namun, hak tersebut tidak dapat dijadikan dasar untuk menguasai anak secar sepihak atau mengahalangi pelaksanaan hak asuh pihak yang sah. Orang tua kandung yang membawa atau menahan anak dari pemegang hak asuh yang dapat diminta pertanggungjawaban pidana pasal 330 KUHP dan pasal 452 Undang-undang Nomor 1 tahun 2023. Penerapan hukum pidana dalam perkara ini ditempatkan sebagai upaya terakhir setelah mekanisme perdata tidak mampu menjamin pelaksanaan putusan pengadilan dan perlindungan terhadapa kepentingan terbaik anak.

Pengaruh Metode Traditional Cooperative Play Terhadap Kecerdasa Interpersonal Siswa Kelas VII SMP Negeri 11 Tarakann

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kecerdasan interpersonal mengacu pada kemampuan indivdu untuk berinteraksi sosial dengan lingkungannya atau menjalin hubungan sosial dengan baik. Fenomena yang ditemukan di SMP Negeri 11 Tarakan menunjukkan bahwa sebagian siswa masih mengalami kesulitan untuk menjalin hubungan sosial yang baik sehingga berdampak pada penyesuaian diri dan proses belajar disekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode traditional cooperative play terhadap kecerdasan interpersonal siswa kelas VII di SMP Negeri 11 Tarakan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain Pre- Experimental tipe One-Group Pre-Post Test. Sampel penelitian ini berjumlah 8 siswa yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen pengumpulan data berupa skala kecerdasan interpersonal disusun berdasarkan indikator social sensitivity, social insight, dan social communication. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunukkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 0,05, dengan nilai t hitung sebesar 17.403 dan t tabel sebesar 2,365 (df=7), sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Artinya ada pengaruh metode traditional cooperative play terhadap kecerdasan interpersonal siswa kelas VII SMP Negeri 11 Tarakan.

PENERAPAN KOMBINASI SWEDISH MASSAGE DAN AROMATERAPI LAVENDER TERHADAP TEKANAN DARAH PADA ORANG DEWASA DENGAN HIPERTENSI

2026 · Thesis ·

Hipertensi merupakan salah satu penyakit kronis berbahaya (silent killer) dengan prevalensi yang terus meningkat secara global maupun nasional. Tekanan darah yang tidak terkontrol dalam jangka panjang berisiko tinggi menimbulkan berbagai komplikasi serius seperti stroke dan penyakit jantung koroner. Pengendalian hipertensi di lingkungan masyarakat masih sangat didominasi oleh terapi farmakologis, sedangkan intervensi non-farmakologis yang bersifat komplementer dan aman belum dimanfaatkan secara optimal oleh perawat maupun keluarga pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan nilai tekanan darah pada orang dewasa dengan hipertensi setelah pemberian kolaborasi swedish massage dan aromaterapi lavender melalui pendekatan asuhan keperawatan berbasis bukti (Evidence-Based Nursing). Penelitian ini menggunakan metode laporan kasus pada dua pasien dewasa dengan diagnosa hipertensi grade 2. Setelah dilakukan implementasi keperawatan selama 4 hari, kedua pasien mengalami penurunan tekanan darah. Tekanan darah Ny. W mengalami penurunan sebesar 32 mmHg, dan Ny. M mencatat penurunan tekanan darah sebesar 12 mmHg. Penerapan kombinasi swedish massage dan aromaterapi lavender terbukti efektif dalam menurunkan tekanan darah pada orang dewasa dengan hipertensi.

STUDI KASUS PERAWATAN PASIEN POST PARTUM (SECTIO CAESAREA) INDIKASI KELAINAN PADA BAYI

2026 · Book ·

Sectio Caesarea (SC) merupakan pilihan jika tedapat indikasi kelaianan pada bayi seperti congenital anomaly dan gemelli prematur. Pasien pasca SC membutuhkan asuhan keperawatan yang komprehensif untuk mencegah komplikasi dan meningkatkan pemulihan pasien. Tujuan studi kasus ini adalah menggambarkan asuhan keperawatan pada pasien post partum SC indikasi kelainan pada bayi. Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif pada dua pasien post SC di ruang pasca persalinan RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan pada tanggal 27 April–02 Mei 2026. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi medis. Hasil studi menunjukkan bahwa kedua pasien memiliki diagnosa yang sama diantaranya, nyeri melahirkan dan menyusui tidak efektif. Kedua pasien mengalami nyeri akut akibat prosedur operasi, pada pasien indikasi congenital anomaly mengalami pembengkakan pada payudara, dan pada pasien indikasi gemelli prematur mengalami kesulitan dalam pengeluaran ASI. Intervensi yang diberikan meliputi manajemen nyeri, ambulasi dini, pemeriksaan payudara, edukasi menyusui, edukasi kesehatan, dan pencegahan infeksi. Evaluasi menunjukkan setelah dilakukan 3 hari perawatan menunjukkan adanya penurunan nyeri, dari nyeri berat ke nyeri sedang, peningkatan mobilisasi, serta peningkatan volume ASI. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan asuhan keperawatan yang komprehensif pada pasien post SC dengan indikasi kelaianan pada bayi dapat membantu mengatasi masalah keperawatan dan meningkatkan kondisi pasien selama masa perawatan.

ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. S DI PUSKESMAS KARANG REJO KOTA TARAKAN

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Continuity of Care (COC) merupakan pelayanan kebidanan yang diberikan secara berkesinambungan mulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir hingga pelayanan keluarga berencana sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan maternal dan neonatal serta mendukung penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Tujuan studi kasus ini adalah memberikan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. S melalui pendekatan Continuity of Care sejak kehamilan hingga pelayanan keluarga berencana. Metode yang digunakan adalah Literature Review Based Case dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, studi dokumentasi menggunakan Buku KIA dan rekam medis, serta telaah literatur. Pendokumentasian asuhan menggunakan metode SOAP. Berdasarkan hasil asuhan diperoleh Ny. S usia 42 tahun G3P2A0 dengan kehamilan risiko tinggi. Selama kehamilan ditemukan ketidaknyamanan fisiologis berupa edema ekstremitas bawah, pusing, gangguan tidur, dan peningkatan frekuensi berkemih yang dapat ditangani sesuai kebutuhan. Persalinan dilakukan melalui sectio caesarea atas indikasi kala 1 fase aktif memanjang yang mengakibatkan henti kemajuan persalinan. Masa nifas berlangsung fisiologis dengan involusi uterus dan penyembuhan luka operasi yang baik. Bayi lahir sehat tanpa komplikasi selama masa neonatal, dan ibu memilih Metode Operasi Wanita (MOW) sebagai kontrasepsi pascapersalinan. Penerapan asuhan kebidanan secara komprehensif dan berkesinambungan memberikan luaran maternal dan neonatal yang baik serta mendukung deteksi dini dan penatalaksanaan faktor risiko secara tepat. Penerapan pelayanan Continuity of Care secara konsisten pada ibu dengan kehamilan risiko tinggi diperlukan untuk mengoptimalkan kesehatan ibu dan bayi.