Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

ITA

718 karya publik ditemukan.

2026: 1402025: 1192024: 1292023: 1042022: 1222021: 702020: 322019: 1

KESELAMATAN PERAWAT TERHADAP ANCAMAN KEKERASAN FISIK DAN VERBAL DENGAN OPTIMALISASI LAYANAN PENGADUAN PASIEN DI RUMAH SAKIT

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kekerasan terhadap perawat, baik secara fisik maupun verbal, masih menjadi masalah serius di fasilitas kesehatan, terutama yang dipicu oleh ketidakpuasan pasien atau keluarga terhadap layanan yang tidak tersalurkan melalui sistem pengaduan resmi. Ketidakefektifan sistem pengaduan pasien kerap menyebabkan keluhan disampaikan secara langsung kepada perawat, sehingga meningkatkan risiko terjadinya konflik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi upaya optimalisasi layanan pengaduan pasien sebagai strategi preventif dalam meningkatkan keselamatan kerja perawat. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus berbasis praktik klinik di ruang rawat inap dewasa Rumah Sakit Tarakan, dengan metode observasi partisipatif, wawancara, kuesioner, dan Project Based Learning (PBL). Intervensi dilakukan melalui pembuatan media edukatif berupa X-banner dan video edukasi mengenai alur pengaduan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemahaman perawat dan pasien mengenai jalur pengaduan meningkat setelah dilakukan sosialisasi media edukatif. Evaluasi juga menunjukkan adanya penurunan potensi konflik langsung kepada perawat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa media edukasi visual terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman jalur pengaduan dan berkontribusi terhadap peningkatan keselamatan kerja perawat di ruang rawat inap. Rekomendasi ditujukan kepada manajemen rumah sakit untuk memperluas implementasi media informasi serupa di seluruh unit pelayanan.

MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS PUISI MELALUI METODE FIELD TRIP PADA SISWA KELAS VII-4 DI SMPN 11 TARAKAN

2025 · Book ·

NOVI YUNITA APRILIA 2025. Meningkatkan Keterampilan Menulis Teks Puisi melalui Metode Field Trip Pada Siswa Kelas VII-4 SMP Negeri 11 Tarakan. Skripsi, Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Borneo Tarakan. Dosen Pembimbing Utama, Dr. Asih Riyanti, M.Pd. Anggota Pembimbing Dr. Erna Wahyuni, S.S., M.A. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis teks puisi menggunakan metode pembelajaran field trip pada siswa kelas VII-4 SMP Negeri 11 Tarakan. Metode pembelajaran digunakan untuk meningkatkan kemampuan menulis teks puisi siswa. Penelitian yang digunakan merupakan penelitian tindakan kelas yang melibatkan satu kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII-4 SMP Negeri 11 Tarakan. Hasil penelitian ini menunjukkan untuk mengetahui keefektifan peningkatan keterampilan kemampuan menulis teks puisi dengan menggunakan metode field trip. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan metode field trip dapat meningkatkan kemampuan menulis teks puisi pada siswa kelas VII-4 SMP Negeri 11 Tarakan. Hal tersebut terbukti dari peningkatann hasil belajar siswa. Penelitian yang dilaksanakan diperoleh hasil belajar siklus I pada kategori rendah dari 20 orang siswa, hanya 7 orang siswa (35%) yang mendapatkan nilai di atas KKM, sementara siswa yang mendapatkan nilai dibawah KKM atau tidak tuntas sebanyak 13 orang siswa (65%). Hasil belajar siswa pada siklus II dari 20 orang siswa, hanya 3 orang siswa (15%) yang mendapatkan nilai di bawah KKM atau tidak tuntas, dan siswa yang mendapatkan nilai KKM atau tuntas adalah 17 orang siswa (85%). Hasil analisis data menunjukkan penilaian mengalami peningkatan pada hasil belajar siswa pada siklus I yang masih kurang, pada siklus II siswa sudah mampu dan memahami dengan baik menulis teks puisi.

Pengaruh Bimbingan Kelompok Terhadap Kedisiplinan Siswa Di SMA Negeri 2 Tarakan

2025 · Book ·

Disiplin merupakan kunci keberhasilan dan juga kesuksesan, sehingga jika seseorang memiliki perilaku tidak disiplin akan berdampak buruk bagi diri sendiri maupun orang lain karena dapat menjauhkan diri dari kesuksesan. Salah satu upaya untuk menyelesaikan masalah tersebut adalah dengan memberikan layanan bimbingan kelompok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bimbingan kelompok Terhadap kedisplinan siswa di SMA Negeri 2 Tarakan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, menggunakan desain pre-eksperimental design dengan jenis one group pretest and possttest design. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa angket, menggunakan indikator kedisiplinan dari sobri (2020) kedisiplinan siswa ditinjau dari 3 aspek yaitu: 1) ketertiban; 2) kemampuan mengendalikan diri; dan 3) kemampuan berkonsentrasi. Populasi penelitian ini adalah 451 siswa kelas XI di SMA Negeri 2 Tarakan, dengan menggunakan teknik simple random sampling, yang menjadi sampel dalam penelitian ini berjumlah 12 siswa. Teknik Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan inferensial dengan bantuan software SPSS 25. Hasil penelitian pada saat pemberian pretest pada siswa berada pada kategori sangat tinggi dan tinggi dapat dilihat dari hasil analisis data dengan nilai rata-rata 156,7 dan setelah pemberian posttest berada pada kategori sangat tinggi dengan nilai rata-rata 175,3. Berdasarkan analisis data uji hipotesis yaitu analisis paired sample t-test (parametrik) mendapatkan hasil yaitu sig sebesar 0,000 0,05, maka ha diterima dan ho ditolak artinya ada pengaruh bimbingan kelompok terhadap kedisiplinan siswa di SMA Negeri 2 Tarakan.

DESKRIPSI PERAN GURU TENTANG MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS II-A SDN 017 TARAKAN

2025 · Thesis ·

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam pembelajaran membaca permulaan pada siswa kelas II-A SDN 017 Tarakan. Latar belakang penelitian ini didasari oleh temuan bahwa sebagian siswa mash mengalami kesulitan dalam membaca permulaan, seperti membaca dengan mengeja, kesulitan membedakan huruf, hingga pelafalan yang tidak tepat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan informan utama yakni guru kelas dan tiga siswa kelas II-A. Fokus penelitian diarahkan pada empat peran utama guru, yaitu sebagai motivator, mediator, supervisor, dan evaluator dalam proses pembelajaran membaca permulaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah melaksanakan keempat peran tersebut dengan efektif. Sebagai motivator, guru mendorong siswa dengan strategi dan media yang menarik. Sebagai mediator, guru menghubungkan siswa dengan materi pembelajaran melalui pendekatan visual dan kontekstual. Sebagai supervisor, guru memantau secara individual perkembangan membaca siswa dan memberikan umpan balik. Sedangkan sebagai evaluator, guru melakukan penilaian secara berkelanjutan guna mengetahui kemajuan dan hambatan yang dialami siswa. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa peran guru sangat penting dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa, serta dapat menjadi dasar dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhan siswa. This study aims to describe the role of teachers in teaching early reading to second-grade students at SDN 017 Tarakan. The background of this study is based on findings that some students still face difficulties in early reading, such as reading by sounding out words, difficulty distinguishing letters, and improper pronunciation. This study uses a qualitative approach with a descriptive method. Data collection techniques were conducted through observation, interviews, and documentation, with the primary informants being the class teacher and three second-grade students. The research focused on four leading roles of teachers: motivators, mediators, supervisors, and evaluators in learning to read. The study's results showed that teachers had carried out these four roles effectively. As motivators, teachers encouraged students with interesting strategies and media. As mediators, teachers connected students with learning materials through visual and contextual approaches. As supervisors, teachers monitored students' reading progress individually and provided feedback. Teachers conduct ongoing assessments as evaluators to identify students' progress and obstacles. This study's conclusion indicates that teachers' role is crucial in improving students' early reading skills and can serve as a foundation for designing more effective and responsive learning strategies tailored to students' needs.

THE EFFECT OF DIFFERENTIATED INSTRUCTION TOWARDS SEVENTH GRADERS’ SPEAKING ACHIEVEMENT AT SMPN 3 TARAKAN

2025 · Book ·

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh Differentiated Instructions (Pembelajaran Berdiferensiasi) terhadap pencapaian kemampuan berbicara siswa kelas tujuh di SMPN 3 Tarakan. Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimen dengan model one-group pretest-posttest. Peserta penelitian terdiri dari 30 siswa kelas tujuh dari satu kelas yang dipilih secara purposive. Instrumen yang digunakan adalah tes berbicara yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan. Selama perlakuan, Differentiated Instruction diterapkan melalui berbagai aktivitas pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan, tingkat kesiapan, minat belajar, dan gaya belajar siswa. Data dianalisis menggunakan Uji Wilcoxon Signed-Rank untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan yang signifikan pada skor berbicara siswa sebelum dan sesudah perlakuan. Berdasarkan tabel Ranks, tidak ada siswa yang mengalami penurunan skor dari pretest ke posttest (0 siswa dalam negative ranks). Sebaliknya, seluruh 30 siswa mengalami peningkatan skor pada posttest dibandingkan dengan pretest, dengan rata-rata rank sebesar 15,50 dan total rank sebesar 465,00. Hasil ini menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada skor kemampuan berbicara siswa sebelum dan sesudah perlakuan. Hal ini menunjukkan bahwa Differentiated Instruction dapat memberikan pengaruh positif terhadap kemampuan berbicara siswa. Oleh karena itu, disarankan kepada guru Bahasa Inggris untuk menerapkan Differentiated Instruction guna meningkatkan keterampilan berbicara siswa.

THE INFLUENCE OF COLLABORATIVE STRATEGIC READING ON EIGHT GRADE STUDENTS’ READING COMPREHENSION IN DESCRIPTIVE TEXT

2025 · Book ·

This research aims to examine the influence of Collaborative Strategic Reading (CSR) on eighth grade students' reading comprehension in descriptive text at MTs Negeri Tarakan. It used a pre-experimental research design with a one-group pre-test and post-test method. A total of 31 students participated in this study. The research instruments consisted of reading comprehension tests and observation sheets. The data were analyzed using descriptive and inferential statistical methods. The results of the observation sheet were analyzed qualitatively. The results indicated that students' reading comprehension improved after being taught using the CSR strategy. The pre-test average score was 64.03, while the post-test average score increased to 74.68. The highest increase occurred in the aspect of finding specific information, while the lowest increase occurred in the aspect of determining the meaning of vocabulary. The Wilcoxon test showed a significant difference between the pre-test and post-test scores, which confirmed the effectiveness of CSR in improving students' reading comprehension. Despite the improvement, some students still encountered difficulties, especially in understanding vocabulary. This suggests that additional instructional support, such as vocabulary enrichment activities, is required. Overall, this research concludes that CSR is an effective strategy to improve students' reading comprehension, especially in identifying important information from a text.

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA PEMBELAJARAN FLASH CARD PADA SISWA KELAS III A SDN 032 TARAKAN

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Membaca merupakan salah satu bentuk dari berkomunikasi, baik itu berkomunikasi intrapersonal (dengan diri sendiri) maupun berkomunikasi interpersonal (dengan orang lain). Penelitian ini bertujuan untuk meningkatan kemampuan membaca siswa dengan menggunakan media pembelajaran flash card. Jenis penelitian yang digunakan yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam 2 siklus, setiap siklus terdiri dari 4 tahapan yaitu: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan pengamatan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III A SDN 032 Tarakan tahun ajaran 2024/2025 yang berjumlah 26 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, tes, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil observasi aktivitas mengajar guru pada siklus I sebesar 50% dengan kategori rendah, sehingga dilanjutkan pada siklus II menjadi 75% dengan kategori tinggi. Adapun hasil observasi aktivitas siswa pada siklus I yaitu sebesar 81,55% dengan kategori tinggi, kemudian dilanjutkan pada siklus II menjadi 89,60% dengan kategori tinggi. Berdasarkan hasil tes membaca yang dilakukan pada siklus I, siswa yang berada pada level membaca mandiri dengan persentase 65,40%, pada level membaca berkembang dengan persentase 15,40%, dan level membaca perlu bimbingan dengan persentase 19,20%. Sedangkan pada siklus II, siswa yang berada pada level membaca mandiri meningkat menjadi 80,80%, di level membaca berkembang mengalami penurunan dengan persentase 11,50%, dan pada level membaca perlu bimbingan juga mengalami penurunan dengan persentase 7,70%. Reading is a method of communication, both intrapersonal and interpersonal. This research aims to improve students' reading skills by using flashcards as a learning tool. Classroom Action Research (CAR) was used, with two cycles of four stages each: planning, implementation, observation, and assessment. The subjects of this study were 26 students from SDN 032 Tarakan's class III A during the 2024/2025 academic year. This study's data collection techniques included observation, testing, and documenting. The observation of the teacher's instructional activities in cycle I resulted in 50% in the low category, which was increased to 75% in cycle II. The results of student activity observations in cycle I were 81.55% in the high category, followed by cycle II at 89.60%. According to the results of the reading exam administered during Cycle I, students at the independent reading level accounted for 65.40%, those at the developing reading level for 15.40%, and those at the guided reading level for 19.20%. Meanwhile, during cycle II, students at the independent reading level reached 80.80%, while those at the developing reading level declined by 11.50%, and those at the guided reading level decreased by 7.70%.

PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN WORDWALL UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI MENGENAL ORGAN PERNAPASAN MANUSIA KELAS V-B SD NEGERI 003 SIMPANG TIGA

2025 · Book ·

Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar peserta didik dengan menggunakan media pembelajaran wordwall. Penelitian ini dilakukan di kelas V-B dengan jumlah peserta didik 27. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran wordwall dapat meningkatkan minat belajar peserta didik, yang ditandai dengan peningkatan minat peserta didik dalam proses pembelajaran. Selain itu, peserta didik juga menunjukkan peningkatan dalam hasil belajar mereka. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran wordwall dapat menjadi salah satu alternatif untuk meningkatkan minat belajar peserta didik.

DESKRIPSI KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS SISWA MATERI KPK DAN FPB BERDASARKAN GENDER PADA SISWA KELAS V SDN 004 TARAKAN

2025 · Book ·

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan penalaran matematis siswa berdasarkan gender pada materi Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) dan Faktor Persekutuan Terbesar (FPB) di kelas V SDN 004 Tarakan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik purposive sampling. Subjek penelitian berjumlah enam siswa yang terdiri dari tiga siswa laki-laki dan tiga siswa perempuan, masing-masing mewakili kategori kemampuan tinggi, sedang, dan rendah. Data dikumpulkan melalui tes penalaran matematis dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan kemampuan tinggi, baik laki-laki maupun perempuan, mampu memenuhi sebagian besar indikator penalaran matematis, seperti menyampaikan pernyataan matematika secara tertulis, lisan, atau gambar, memprediksi proses penyelesaian dan jawaban, serta menarik kesimpulan logis. Siswa dengan kemampuan sedang menunjukkan pemahaman yang cukup baik pada sebagian soal, tetapi mengalami kesalahan karena kurang teliti dalam membaca soal atau keterbatasan waktu. Sementara itu, siswa dengan kemampuan rendah umumnya hanya mampu menyampaikan pernyataan matematika, namun belum lengkap, dan mengalami kesulitan dalam memprediksi penyelesaian serta menarik kesimpulan. Temuan ini menunjukkan bahwa kemampuan penalaran matematis siswa laki-laki cenderung lebih tinggi kemampuan penalaran dan komunikasi. Namun, kemampuan penalaran matematis siswa laki-laki dan perempuan dalam tiap kategori (tinggi, sedang, rendah) memiliki pola yang serupa, dengan perbedaan kecil dalam jenis kesalahan yang dilakukan. Hasil ini dapat menjadi masukan bagi guru dalam merancang pembelajaran yang memperhatikan perbedaan karakteristik siswa berdasarkan gender dan tingkat kemampuan.

Pengembangan Buku Cerita Fase B Dengan Mengintegrasikan Dimensi Gotong Royong Profil Pelajar Pancasila Untuk Kemampuan Membaca Pemahaman Di SD Negeri 043 Juata Kerikil.

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan Buku Cerita Fase B dan untuk mengetahui kemampuan membaca pemahaman siswa dimensi gotong royong profil pelajar pancasila. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan. Pada proses pengembangan dilakukan dengan model ADDIE, yang mencakup lima tahap, yaitu; Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Hasil dari validasi yang diperoleh dari ahli desain sebesar 100% kategori sangat layak, ahli materi 88% kategori sangat layak, ahli bahasa 82% kategori sangat layak. Berdasarkan hasil dari uji coba terbatas yang dilakukan pada 9 siswa kelas IV C, kemampuan membaca pemahaman siswa mencapai 70% dengan kriteria pemahaman baik, sedangkan pada uji coba lapangan yang melibatkan 23 siswa kelas IV C, kemampuan membaca pemahaman siswa mencapai 83% dengan kriteria pemahaman sangat baik. Dari Hasil validasi oleh para ahli serta hasil uji coba terbatas dan uji coba lapangan, buku cerita yang di kembangkan dinyatakan layak untuk mengukur kemampuan membaca pemahaman siswa, sehingga perlu untuk terus dikembangkan lebih lanjut.

Efektifitas dan Produktivitas Pembiayaan Perbankan Terhadap Sektor Ekonomi di Provinsi Kalimantan Timur

2025 · Book ·

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis efektivitas dan produktivitas pembiayaan perbankan berupa kredit perbankan terhadap sektor ekonomi di Provinsi Kalimantan Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder hasil publikasi Bank Indonesia (BI) dan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Timur. Pada penelitian ini menggunakan data time series dari tahun 2019-2023. Dalam penelitian ini menggunakan alat analisis Incremental Capital Output Rasio (ICOR), Produktivitas, Pemetaan Tipologi klassen dan Perencanaan Kebutuhan Modal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sektor yang paling efektif adalah sektor administrasi pemerintah, pertahanan dan jaminan sosial wajib dengan nilai rata-rata sebesar 0,01 dan sektor yang paling tidak efektif adalah sektor pengadaan listrik dan gas dengan nilai rata-rata sebesar 38,76 dan sektor jasa lainnya tang memiliki nilai -26,15. Kemudian berdasarkan hasil analisis produktivitas, sektor yang memiliki nilai produktivitas yang tinggi adalah sektor administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib dengan nilai rata-rata produktivitas sebesar Rp 7.143,53 dan sektor dengan nilai produktivitas yang rendah adalah sektor jasa lainnya dengan nilai rata-rata produktivitas sebesar Rp. 0,25. Pada hasil analisi Tipologi Kalssen, pemetaan efektivitas dan produktivitas sektor yang terklasifikasi sebagai sektor produktif dan efektif selama 5 tahun terakhir adalah sektor administrasi pemerintaha, pertahanan dan jaminan sosial wajib; sektor jasa keuangan dan asuransi; informasi dan komunikasi; jasa pendidikan; serta pertambangan dan penggalian sedangkan sektor yang tidak efektif dan tidak produktif adalah sektor real estate; sektor jasa perusahaan; sektor pengadaan listrik dan gas; serta sektor jasa lainnya. Berdasarkan hasil analisis proyeksi kebutuhan modal pada skenario I dengan target pertumbuhan sebesar 5% dibutuhkan modal sebesar Rp 432 Miliar. Kemudian pada skenario II dengan target pertumbuhan sebesar 8% dibutuhkan modal sebesar Rp 759 Miliar. Kemudian pada skenario III dengan target pertumbuhan sebesar 10% dibutuhkan modal sebesar Rp 1,01 Triliun.

Pinjaman Rupiah dan Valas Terhadap Peningkatan Output Pertanian di Indonesia

2025 · Book ·

PINJAMAN RUPIAH DAN VALAS TERHADAP PENINGKATAN OUTPUT PERTANIAN DI INDONESIA Sarmita Dr. Margiyono, S.E., M.Si Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis produktivitas dan efektivitas pembiayaan perbankan sektor pertanian terdapat output di Indonesia. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan data sekunder hasil publikasi Bank Indonesia (BI) dan Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia. Pada penelitian ini menggunakan data time series dari tahun 2018, 2021, 2024. Dalam penelitian ini menggunakan alat analisis produktivitas, Incremental Capital Output Rasio, Tipologi Klassen, perencanaan kebutuhan kapital. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa provinsi dengan produktivitas tertinggi di tahun 2018 adalah provinsi Riau dengan nilai rata-rata Rp.34,61 tahun 2021 dan 2024 provinsi Kaltara yang memiliki nilai tertinggi sebesar Rp.38,93 – Rp.26,68. Sedangkan produktivitas terendah dari tahun 2018 sampai tahun 2024 adalah DKI Jakarta dengan nilai Rp.0,03-0,00. Kemudian berdasarkan hasil analisis efektivitas, provinsi Kalimantan Timur dengan rata-rata nilai Rp.-88,62. Kemudian provinsi yang paling tidak efektif adalah D.K.I Jakarta dengan nilai rata-rata Rp.6159,44. Pada hasil analisis Tipologi Klassen pemetaan produktivitas dan efektivitas diklasifikasi progresif dan inoatif adalah Riau, Jambi, Aceh, Maluku Utara, Bengkulu, Sulawesi Barat, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Kep. Bangka Belitung selama 3 tahun. Untuk provinsi yang terklasifikasi kedalam provinsi yang tertekan adalah provinsi Kalimantan Selatan, Maluku, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Bali, DKI Jakarta dan DI Yogyakarta. 4. Berdasarkan hasil analisis kebutuhan modal setiap provinsi di Indonesia tahun 2025-2030 pada skenario I dengan target pertumbuhan ekonomi sebesar 4% dibutuhkan pijaman sebesar Rp. 325.994.909,07. Kemudian pada skenario II dengan target pertumbuhan ekonomi sebesar 7,5% dibutuhkan modal sebesar Rp. 667.549.324,01 yang terakhir untuk skenario III dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 9% dibutuhkan modal sebesar Rp. 831.946.350,15. Kata kunci : Produktivitas, Efektivitas, Pembiayaan Perbankan, PDRB

Keanekaragaman IKan di Perairan Sungai Mentarang Hulu Desa Long Berang Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Mentarang Hulu River in Malinau Regency is a natural habitat with various vegetation along the river banks and it still has minimum human activity. This river has a width of 60-70 meters, fast-flowing water, and many riffles, which are natural conditions of the river as well as its unique characteristics that support the life of various fish species. However, information regarding the presence of fish in Mentarang Hulu River is still very limited and has not been extensively studied scientifically. This research aimed to identify fish in Mentarang Hulu River and the relative abundance of each species in order to determine the composition and dominance of existing types. Samples were collected from the catch of fishermen using two fishing gear types: nets and gillnets. Fish identification was performed by referring to identification books. Fish identification is carried out by observing morphological shapes such as the shape of the mouth, head, fins, tail, as well as the color and pattern of the body. The study was conducted over 2 months from January to February 2025. A total of 570 samples were collected, distributed into 1 phylum, 1 class, 3 orders, 4 families, and 13 genera. The analysis results showed that the Niem fish species (Osteochilus spp.) has the highest abundance at 31.75%, followed by Lalang fish (Parachela spp.) at 20.18%, and Pelian fish (Neolissochilus spp.) at 16.67%. The lowest abundances were found in Benteur fish (Barbodes spp.) at 0.18%, Garra fish (Garra borneensis) at 0.53%, and Tilan fish (Mastacembelus spp.) at 0.53%.

.

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

.

STUDI EVALUASI DIMENSI SALURAN PADA JALAN SERANAI III JUATA PERMAI KOTA TARAKAN

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Abstract Drainage channels are an important component of the road infrastructure system that properly drains stormwater runoff to avoid flooding and road damage. The drainage system of Juata Permai is a rainwater runoff sewer. The type of channel employed is an open channel with multiple open channels of tiny dimensions. The interceptor channel connects directly to the outer or collector channel, eventually leading to the Juata Permai River in North Tarakan District, Tarakan City, particularly the Juata Permai. The calculation uses a return period of 5 years, using the log person type III approach in m³/second. Based on the findings of the Evaluation Study of Drainage Channel Dimensions on Jalan Seranai III Juata Permai Tarakan, the authors can make the following conclusions: Flood discharge for various return periods of 2, 5, 10, 25, and 50 years is: 0.01618 m³/second, 0.01805 m³/second, 0.01977 m³/second, 0.02083 m³/second, and 0.02142 m³/second. The drainage channel dimensions from the calculation of the 5 years are as follows: channel height (H) = 1.3 m, channel width (B) = 1.33 m.

Keanekaragaman IKan di Perairan Sungai Mentarang Hulu Desa Long Berang Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Mentarang Hulu River in Malinau Regency is a natural habitat with various vegetation along the river banks and it still has minimum human activity. This river has a width of 60-70 meters, fast-flowing water, and many riffles, which are natural conditions of the river as well as its unique characteristics that support the life of various fish species. However, information regarding the presence of fish in Mentarang Hulu River is still very limited and has not been extensively studied scientifically. This research aimed to identify fish in Mentarang Hulu River and the relative abundance of each species in order to determine the composition and dominance of existing types. Samples were collected from the catch of fishermen using two fishing gear types: nets and gillnets. Fish identification was performed by referring to identification books. Fish identification is carried out by observing morphological shapes such as the shape of the mouth, head, fins, tail, as well as the color and pattern of the body. The study was conducted over 2 months from January to February 2025. A total of 570 samples were collected, distributed into 1 phylum, 1 class, 3 orders, 4 families, and 13 genera. The analysis results showed that the Niem fish species (Osteochilus spp.) has the highest abundance at 31.75%, followed by Lalang fish (Parachela spp.) at 20.18%, and Pelian fish (Neolissochilus spp.) at 16.67%. The lowest abundances were found in Benteur fish (Barbodes spp.) at 0.18%, Garra fish (Garra borneensis) at 0.53%, and Tilan fish (Mastacembelus spp.) at 0.53%.