Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

IRMA

135 karya publik ditemukan.

2026: 312025: 162024: 302023: 172022: 182021: 142020: 72019: 2

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 3 TARAKAN

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMPN 3 Tarakan. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Quasi-Experimental. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMPN 3 Tarakan tahun ajaran 2024/2025. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling sehingga diperoleh sampel pada penelitian ini 62 siswa yaitu 31 siswa kelas VIII-1 sebagai kelas eksperimen dan 31 siswa kelas V1II-2 sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data hasil belajar siswa menggunakan pretest-posttest yang masing-masing terdiri dari 5 soal uraian dengan soal yang berbeda. Data penelitian dianalisis dengan teknik analisis statistik deskriptif dan uji Independent Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMPN 3 Tarakan, hal ini sesuai dengan hasil perhitungan uji Independent Sample T-Test diperoleh nilai 𝑡ℎ𝑖𝑡𝑢𝑛𝑔 pada hasil posttest yaitu sebesar 4,625 dan nilai 𝑡𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙 yaitu sebesar 1,671 (dengan 𝑑𝑓 = 62 − 2 = 60). Dapat dilihat bahwa 4,625 > 1,671 sehingga keputusan yang diambil adalah 𝐻0 ditolak dan 𝐻1diterima yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara posttest hasil belajar siswa pada kelas eksperimen dan posttest hasil belajar siswa pada kelas kontrol. Sedangkan pada hasil pretest siswa yaitu sebesar 1,317 dan nilai 𝑡𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙 yaitu sebesar 1,671 dengan (dengan 𝑑𝑓 = 62 − 2 = 60). Dapat dilihat bahwa 1,3171,671 sehingga keputusan yang diambil adalah 𝐻0 diterima dan 𝐻1 ditolak yang berarti tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada pretest hasil belajar siswa kelas eksperimen dan pretest hasil belajar siswa kelas kontrol. Hasil ini diperkuat dengan nilai rata-rata tes hasil belajar siswa di kelas yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata tes hasil belajar siswa yang menggunakan model konvensional. Dengan demikian disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMPN 3 Tarakan.

KAJIAN ETNOBOTANI PESTA BUDAYA MEJA PANJANG SUKU DAYAK DI DESA PIMPING SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

The Dayak tribe maintains and preserves the culture and customs inherited from their ancestors, one of which is through the tradition of the Long Table Cultural Feast. In this cultural feast, the Dayak community utilizes the surrounding natural resources, such as fruits and vegetables as serving ingredients, as well as other local plants for table making and decoration, which are done in mutual cooperation. However, in the midst of globalization, this form of traditional knowledge is increasingly subject to attrition and faces significant risks of endangerment. Through an ethnobotanical study approach, this research aims to explore the local knowledge system regarding the utilization, function, and cultural significance of plants within the context of the Long Table tradition. The research was conducted with a qualitative method using a narrative research design, through in-depth interviews, direct observation, and document analysis, with participants consisting of the customary head, chairman of the activity committee, village head, and the community directly involved. The results showed that there were 27 plant species from 16 families, with details of 16 species utilized as food, 4 as decoration, 4 as equipment, 3 as food wrappers, and 5 as musical instruments. Some species have multiple functions that are full of symbolic meaning, enriching the cultural values contained in the tradition. The culture reflected in this practice is the result of a system of ideas, feelings, actions, and works that are formed and passed on through the process of social learning. Therefore, the integration of ethnobotanical-based local knowledge into biology learning has great potential in improving students' understanding of biodiversity concepts while fostering respect and appreciation for local cultural wisdom.

Keanekaragaman Tumbuhan Perdu Di Kawasan Hutan Tane O'len Desa Wisata Setulang Kabupaten Malinau

2025 · Book ·

Keanekaragaman Tumbuhan Perdu Di Kawasan Hutan Tane O'len Desa Wisata Setulang Kabupaten Malinau Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman jenis-jenis tumbuhan perdu di Hutan Tane O'len Desa Wisata Setulang Kabupaten Malinau, selain itu untuk mengetahui tentang bagaimana habitat tumbuhan perdu mampu tumbuh di kawasan Hutan Tane O'len. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling yaitu dengan membuat jalur line transek. Penelitian ini dilakukan di tiga stasiun berbeda yang terdiri dari tiga transek dan dua belas plot masing-masing panjang transek 300 meter dan ukuran plot 5x5 meter. Subjek pada penelitian ini adalah tumbuhan perdu yang tumbuh di Hutan Tane O'len, hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan jenis-jenis tumbuhan perdu yang tumbuh di kawasan Hutan Tane O'len sebanyaka sembilan spesies diantaranya, Mimosa pudica, Cassia alata, Melastoma malabathricum, Leea indica, Gynura procumbens, Solanum torvum, Phyllanthus reticulatus poir, Vitex pinnata dan Kopsia fruticosa. Indeks keanekaragaman tergolong sedang dengan nilai indek H'=1,8272. Habitat tumbuhan perdu di kawasan Hutan Tane O'len didukung oleh kelembapan tanah yang baik, suhu udara yang stabil, tanah yang sesuai untuk pertumbuhan atau habitat tumbuhan perdu, tumbuhan perdu di Hutan Tane O'len, tumbuhan yang ditemukan mampu beradaptasi di Hutan Tane O'len. Selanjutnya dilakukan analisis keterkaitan penelitian dengan pembelajaran biologi yaitu pada materi klasifikasi makhluk hidup KD 3.3 menjelaskan prinsip-prinsip kasifikasi makhluk hidup dalam kingdom plantae (Dunia Tumbuhan) melalui pengamatan secara teliti dan sistematis.

Tinjauan Hukum Surat Kuasa Pengurusan Hak Milik Atas Tanah Pada Harta Warisan

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kekuatan dan akibat hukum surat kuasa pengurusan surat kepemilikan tanah pada harta warisan yang dibuat oleh seorang ahli waris tanpa persetujuan ahli waris lainnya, dengan kajian terhadap Putusan Pengadilan Negeri Kota Tarakan Nomor: 10/Pdt.G/2023/PN Tar dan Putusan Pengadilan Tinggi Kalimantan Utara Nomor: 23/PDT/2023/PT TJS. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan konseptual, serta mengacu pada bahan hukum primer, sekunder, dan non-hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa surat kuasa umum dapat digunakan untuk mengurus harta kekayaan pemberi kuasa. Oleh karena itu, surat kepemilikan tanah sebagai salah satu bentuk harta kekayaan dalam warisan, dapat menjadi objek dari pemberian kuasa melalui surat kuasa umum sesuai dengan Pasal 1796 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Namun, surat kuasa pengurusan surat kepemilikan tanah pada harta warisan yang tidak dilengkapi dengan tanda tangan persetujuan dari ahli waris lainnya adalah tidak sah dan tidak memiliki kekuatan hukum serta melanggar prinsip hak setara atas warisan. Ahli waris yang dirugikan memiliki perlindungan hukum melalui hak saisine dan hereditatis petitio untuk mempertahankan hak mereka. Surat kuasa pengurusan surat kepemilikan tanah pada harta warisan yang dibuat oleh seorang ahli waris harus memenuhi syarat sah perjanjian, seperti identitas pemberi kuasa (seluruh ahli waris) dan penerima kuasa yang jelas, objek kuasa harus dijelaskan rinci, uraian/maksud pemberian kuasa harus tegas dan limitatif agar penerima kuasa tidak bertindak di luar wewenang. Surat kuasa harus ditandatangani oleh pemberi kuasa (seluruh ahli waris) dan penerima kuasa serta dilengkapi materai. Akibat hukum dari tidak memenuhi persyaratan tersebut, maka surat kuasa yang digunakan ialah batal demi hukum. Surat kuasa pengurusan surat kepemilikan tanah pada harta warisan harus memenuhi syarat formal, menegaskan pentingnya persetujuan seluruh ahli waris dan kepatuhan hukum.

Tinjauan Hukum Surat Kuasa Pengurusan Hak Milik Atas Tanah Pada Harta Warisan

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kekuatan dan akibat hukum surat kuasa pengurusan surat kepemilikan tanah pada harta warisan yang dibuat oleh seorang ahli waris tanpa persetujuan ahli waris lainnya, dengan kajian terhadap Putusan Pengadilan Negeri Kota Tarakan Nomor: 10/Pdt.G/2023/PN Tar dan Putusan Pengadilan Tinggi Kalimantan Utara Nomor: 23/PDT/2023/PT TJS. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan konseptual, serta mengacu pada bahan hukum primer, sekunder, dan non-hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa surat kuasa umum dapat digunakan untuk mengurus harta kekayaan pemberi kuasa. Oleh karena itu, surat kepemilikan tanah sebagai salah satu bentuk harta kekayaan dalam warisan, dapat menjadi objek dari pemberian kuasa melalui surat kuasa umum sesuai dengan Pasal 1796 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Namun, surat kuasa pengurusan surat kepemilikan tanah pada harta warisan yang tidak dilengkapi dengan tanda tangan persetujuan dari ahli waris lainnya adalah tidak sah dan tidak memiliki kekuatan hukum serta melanggar prinsip hak setara atas warisan. Ahli waris yang dirugikan memiliki perlindungan hukum melalui hak saisine dan hereditatis petitio untuk mempertahankan hak mereka. Surat kuasa pengurusan surat kepemilikan tanah pada harta warisan yang dibuat oleh seorang ahli waris harus memenuhi syarat sah perjanjian, seperti identitas pemberi kuasa (seluruh ahli waris) dan penerima kuasa yang jelas, objek kuasa harus dijelaskan rinci, uraian/maksud pemberian kuasa harus tegas dan limitatif agar penerima kuasa tidak bertindak di luar wewenang. Surat kuasa harus ditandatangani oleh pemberi kuasa (seluruh ahli waris) dan penerima kuasa serta dilengkapi materai. Akibat hukum dari tidak memenuhi persyaratan tersebut, maka surat kuasa yang digunakan ialah batal demi hukum. Surat kuasa pengurusan surat kepemilikan tanah pada harta warisan harus memenuhi syarat formal, menegaskan pentingnya persetujuan seluruh ahli waris dan kepatuhan hukum.

PERAN GURU SEBAGAI PENDIDIK (EDUCATOR) DALAM PEMBENTUK KARAKTER RELIGIUS PESERTA DIDIK KELAS V B DI SD NEGERI 013 KOTA TARAKAN KALIMANTAN UTARA

2025 · Book ·

Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan peran guru sebagai pendidik (educator)dalam pembentukan karakter religius peserta didik kelas V B di SD Negeri 013 Kota Tarakan Kalimantan Utara.Fokus penelitian mencakup bagaimana peran guru sebagai pendidik (educator) berperan dalam mengajar, membimbing, dan memelihara nilai-nilai religius peserta didik, seperti ibadah, kejujuran, ketulusan, kedisiplinan, dan keteladanan.Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Subjek penelitian guru kelas V B dan 2 Peserta didik kelas V B. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi yang dilakukan pada proses pembelajaran, wawancara guru kelas V B dan 2 peserta didik kelas V B, serta dokumentasi aturan kelas, budaya kelas, dan pada pelaksanaan observasi serta wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah melakukan peran penting dalam tiga aspek utama. Pertama, dalam perannya sebagai pengajar, guru tidak hanya menyampaikan materi akademis tetapi juga menanamkan nilai-nilai religius, seperti cara berdoa yang benar, mencegah perilaku menyontek, dan menekankan penghormatan terhadap sesama. Guru juga menjadi teladan dalam hal berpakaian rapi dan bersih serta mendorong kedisiplinan dengan aturan kelas. Kedua, sebagai pembimbing, guru memberikan arahan langsung terkait praktik religius, pentingnya kejujuran, dan kedisiplinan. Guru juga mengajarkan peserta didik untuk menghargai sesama dalam interaksi sosial. Ketiga, guru berperan dalam memelihara perkembangan karakter religius peserta didik dengan memberi nasihat dan penguatan nilai-nilai religius secara konsisten. Guru membiasakan peserta didik untuk tidak menyontek dan menekankan pentingnya menghargai sesama. Meskipun peran guru efektif, penelitian ini juga menekankan perlunya dukungan dari keluarga, lingkungan masyarakat, dan motivasi internal peserta didik untuk mencapai perkembangan karakter religius yang optimal.

PERAN GURU SEBAGAI PENDIDIK (EDUCATOR) DALAM PEMBENTUK KARAKTER RELIGIUS PESERTA DIDIK KELAS V B DI SD NEGERI 013 KOTA TARAKAN KALIMANTAN UTARA

2024 · Thesis ·

Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan peran guru sebagai pendidik (educator)dalam pembentukan karakter religius peserta didik kelas V B di SD Negeri 013 Kota Tarakan Kalimantan Utara.Fokus penelitian mencakup bagaimana peran guru sebagai pendidik (educator) berperan dalam mengajar, membimbing, dan memelihara nilai-nilai religius peserta didik, seperti ibadah, kejujuran, ketulusan, kedisiplinan, dan keteladanan.Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Subjek penelitian guru kelas V B dan 2 Peserta didik kelas V B. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi yang dilakukan pada proses pembelajaran, wawancara guru kelas V B dan 2 peserta didik kelas V B, serta dokumentasi aturan kelas, budaya kelas, dan pada pelaksanaan observasi serta wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah melakukan peran penting dalam tiga aspek utama. Pertama, dalam perannya sebagai pengajar, guru tidak hanya menyampaikan materi akademis tetapi juga menanamkan nilai-nilai religius, seperti cara berdoa yang benar, mencegah perilaku menyontek, dan menekankan penghormatan terhadap sesama. Guru juga menjadi teladan dalam hal berpakaian rapi dan bersih serta mendorong kedisiplinan dengan aturan kelas. Kedua, sebagai pembimbing, guru memberikan arahan langsung terkait praktik religius, pentingnya kejujuran, dan kedisiplinan. Guru juga mengajarkan peserta didik untuk menghargai sesama dalam interaksi sosial. Ketiga, guru berperan dalam memelihara perkembangan karakter religius peserta didik dengan memberi nasihat dan penguatan nilai-nilai religius secara konsisten. Guru membiasakan peserta didik untuk tidak menyontek dan menekankan pentingnya menghargai sesama. Meskipun peran guru efektif, penelitian ini juga menekankan perlunya dukungan dari keluarga, lingkungan masyarakat, dan motivasi internal peserta didik untuk mencapai perkembangan karakter religius yang optimal.

Perlindungan Hukum Terhadap Korban Pemerkosaan Yang Berakibat Hamil

2024 · Book ·

Tindak pidana kekerasan seksual merupakan salah satu contoh dari perilaku menyimpang, keberadaan nilai yang begitu menentukan sikap atau perilaku seseorang ini bersifat abstrak dikarenakan wujud dan bentuk dari nilai itu sendiri sudah merupakan anugerah dari Tuhan yang maha kuasa. Namun demikian, meskipun bersifat abstrak tidak berarti keberadaan nilai ini tidak dapat dipahami secara jelas atau tidak menentu. Pelaku kejahatan pemerkosaan ini dapat terjadi dimana saja dan dapat membuat para korban mengalami trauma hingga berujung hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perlindungan hukum terhadap korban pemerkosaan yang berakibat hamil dan untuk mengetahui pertanggungjawaban pidana terhadap korban pemerkosaan yang berakibat hamil. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah normatif yang merupakan penelitian hukum untuk menemukan, membedah, menganalisi dan menafsirkan aturan, prinsip-prinsip hukum, doktrin-doktrin, dan literatur-literatur hukum untuk menjawab isu hukum yang diteliti serta wawancara. Data yang diperoleh melalui wawancara mendalam dengan Hakim Pengadilan Negeri Nunukan dan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak mengenai kasus pemerkosaan yang telah terjadi di Kabupaten Nunukan. Hasil penilitian menunjukan bahwa aturan hukum yang mengatur tentang hak-hak korban tindak pidana dalam hal perlindungan hukum terhadap korban pemerkosaan yang berakibat hamil ini sudah cukup didapatkan oleh para korban namun dalam pada prakteknya pelindungan terhadap hak-hak korban dalam pemulihan kerugian baik secara fisik, psikis maupun materil tidak diterapkan sebagaimana mestinya dalam aturan hukum positif.. Penelitian ini juga menemukan bahwa aparat penegak hukum harus lebih aktif dalam memberikan sosialisasi mengenai perlindungan hukum terhadap korban pemerkosaan yang berakibat hamil.

Perlindungan Hukum Terhadap Korban Pemerkosaan Yang Berakibat Hamil

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tindak pidana kekerasan seksual merupakan salah satu contoh dari perilaku menyimpang, keberadaan nilai yang begitu menentukan sikap atau perilaku seseorang ini bersifat abstrak dikarenakan wujud dan bentuk dari nilai itu sendiri sudah merupakan anugerah dari Tuhan yang maha kuasa. Namun demikian, meskipun bersifat abstrak tidak berarti keberadaan nilai ini tidak dapat dipahami secara jelas atau tidak menentu. Pelaku kejahatan pemerkosaan ini dapat terjadi dimana saja dan dapat membuat para korban mengalami trauma hingga berujung hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perlindungan hukum terhadap korban pemerkosaan yang berakibat hamil dan untuk mengetahui pertanggungjawaban pidana terhadap korban pemerkosaan yang berakibat hamil. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah normatif yang merupakan penelitian hukum untuk menemukan, membedah, menganalisi dan menafsirkan aturan, prinsip-prinsip hukum, doktrin-doktrin, dan literatur-literatur hukum untuk menjawab isu hukum yang diteliti serta wawancara. Data yang diperoleh melalui wawancara mendalam dengan Hakim Pengadilan Negeri Nunukan dan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak mengenai kasus pemerkosaan yang telah terjadi di Kabupaten Nunukan. Hasil penilitian menunjukan bahwa aturan hukum yang mengatur tentang hak-hak korban tindak pidana dalam hal perlindungan hukum terhadap korban pemerkosaan yang berakibat hamil ini sudah cukup didapatkan oleh para korban namun dalam pada prakteknya pelindungan terhadap hak-hak korban dalam pemulihan kerugian baik secara fisik, psikis maupun materil tidak diterapkan sebagaimana mestinya dalam aturan hukum positif.. Penelitian ini juga menemukan bahwa aparat penegak hukum harus lebih aktif dalam memberikan sosialisasi mengenai perlindungan hukum terhadap korban pemerkosaan yang berakibat hamil.

Keanekaragaman Tumbuhan Perdu Di Kawasan Hutan Tane O'len Desa Wisata Setulang Kabupaten Malinau

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Keanekaragaman Tumbuhan Perdu Di Kawasan Hutan Tane O'len Desa Wisata Setulang Kabupaten Malinau Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman jenis-jenis tumbuhan perdu di Hutan Tane O'len Desa Wisata Setulang Kabupaten Malinau, selain itu untuk mengetahui tentang bagaimana habitat tumbuhan perdu mampu tumbuh di kawasan Hutan Tane O'len. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling yaitu dengan membuat jalur line transek. Penelitian ini dilakukan di tiga stasiun berbeda yang terdiri dari tiga transek dan dua belas plot masing-masing panjang transek 300 meter dan ukuran plot 5x5 meter. Subjek pada penelitian ini adalah tumbuhan perdu yang tumbuh di Hutan Tane O'len, hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan jenis-jenis tumbuhan perdu yang tumbuh di kawasan Hutan Tane O'len sebanyaka sembilan spesies diantaranya, Mimosa pudica, Cassia alata, Melastoma malabathricum, Leea indica, Gynura procumbens, Solanum torvum, Phyllanthus reticulatus poir, Vitex pinnata dan Kopsia fruticosa. Indeks keanekaragaman tergolong sedang dengan nilai indek H'=1,8272. Habitat tumbuhan perdu di kawasan Hutan Tane O'len didukung oleh kelembapan tanah yang baik, suhu udara yang stabil, tanah yang sesuai untuk pertumbuhan atau habitat tumbuhan perdu, tumbuhan perdu di Hutan Tane O'len, tumbuhan yang ditemukan mampu beradaptasi di Hutan Tane O'len. Selanjutnya dilakukan analisis keterkaitan penelitian dengan pembelajaran biologi yaitu pada materi klasifikasi makhluk hidup KD 3.3 menjelaskan prinsip-prinsip kasifikasi makhluk hidup dalam kingdom plantae (Dunia Tumbuhan) melalui pengamatan secara teliti dan sistematis.

Pengaruh Defisit Anggaran, Tax Ratio, dan Indeks Pembangunan Manusia Terhadap Inevstasi Asing Langsung Di Indonesia

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh defisit anggaran, tax ratio, dan indeks pembangunan manusia pada investasi asing langsung di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode analisis Regresi Linier Berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel defisit anggaran memiliki pengaruh yang tidak signifikan terhadap investasi asing langsung di Indonesia, sedangkan untuk variabel tax ratio dan indeks pembangunan manusia memiliki pengaruh yang signifikan terhadap investasi asing langsung di Indonesia. Berdasarkan hasil uji simultan variabel defisit anggaran, tax ratio, dan indeks pembangunan manusia memiliki pengaruh yang signifikan terhadap investasi asing langsung di Indonesia. Selanjutnya diperoleh hasil dari koefisien determinasi atau (R2) sebesar 0,890 atau sebesar 89%.

Gambaran karakteristik ibu hamil yang mengikuti kelas ibu hamil di wilayah kerja puskesmas sebengkok kota Tarakan

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

GAMBARAN KARAKTERISTIK IBU HAMIL YANG MENGIKUTI KELAS IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SEBENGKOK KOTA TARAKAN ABSTRAK Pendahuluan : Kelas ibu hamil merupakan suatu kelompok belajar yang di tunjukkan untuk ibu-ibu hamil dengan umur kehamilan antara 4-36 minggu atau saat menjelang persalinan dengan jumlah peserta maksimal 10 orang. Tujuan : bagaimana gambaran karakteristik ibu hamil yang mengikuti kelas ibu hamil di wilayah kerja puskesmas Sebengkok kota Tarakan. Metode : penelitian yang dilakukan adalah metode deskriptif . Jumlah populasi penelitian ini 150 responden dengan jumlah 60 sampel. Pengumpulan data menggunakan kuesioner terkait karakteristikibu hamil dan rekam medik. Hasil : Uji analisis menggunakan distribusi frekuensi data didapatkan responden terkait dengan karakteristik usia menunjukkan bahwa dari 60 responden, kelompok usia dengan responden terbanyak berada pada kelompok dengan usia kurang dari 20 tahun yaitu sebanyak 28 responden (47%), sedangkan kelompok usia dengan responden yang paling sedikit adalah kelompok usia >35 tahun yaitu sebanyak 11 responden (18%). Terkait karakteristik gravida menunjukkan bahwa dari 60 responden, kelompok gravida paling banyak adalah gravida 1 sebanyak 32 responden (53%), dan gravida 2 sebanyak 28 responden (47%). Terkait karakteristik pekerjaan menunjukkan bahwa dari 60 responden, kelompok aktifitas ibu yang paling banyak adalah tidak bekerja sebanyak 40 responden (67%), dan ibu yang bekerja sebanyak 20 responden (37%). Terkait karakteristik ekonomi menunjukkan bahwa dari 60 responden, kelompok tingkat ekonomi terbanyak berada pada kelompok ekonomi 1.500.000 yaitu sebanyak 44 responden (73%), sedangkan kelompok ekonomi dengan responden yang paling sedikit adalah kelompok ekonomi >1.500.000-2.500.000 yaitu sebanyak 5 responden (8%).Simpulan : Usia ibu tertinggi pada kelompok usia 20 tahun sebanyak 28 responden (47%), gravida ibu tertinggi yaitu pada gravida 1 sebanyak 32 responden (53%), Pekerjaan ibu tertinggi yaitu tidak bekerja sebanyak 40 responden (67%) dan Status ekonomi ibu tertinggi yaitu ekonomi 1.500.000 sebanyak 44 responden (73%). Saran : Diharapkan dapat dilakukan penelitian lebih lanjut tentang karakteristik pengetahuan ibu tentang kelas ibu hamil dengan metode penelitian yang berbeda, variabel yang berbeda, jumlah populasi dan sampel yang lebih banyak, sehingga akan diperoleh hasil yang lebih baik.

Gambaran karakteristik ibu hamil yang mengikuti kelas ibu hamil di wilayah kerja puskesmas sebengkok kota Tarakan

2024 · Thesis ·

GAMBARAN KARAKTERISTIK IBU HAMIL YANG MENGIKUTI KELAS IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SEBENGKOK KOTA TARAKAN ABSTRAK Pendahuluan : Kelas ibu hamil merupakan suatu kelompok belajar yang di tunjukkan untuk ibu-ibu hamil dengan umur kehamilan antara 4-36 minggu atau saat menjelang persalinan dengan jumlah peserta maksimal 10 orang. Tujuan : bagaimana gambaran karakteristik ibu hamil yang mengikuti kelas ibu hamil di wilayah kerja puskesmas Sebengkok kota Tarakan. Metode : penelitian yang dilakukan adalah metode deskriptif . Jumlah populasi penelitian ini 150 responden dengan jumlah 60 sampel. Pengumpulan data menggunakan kuesioner terkait karakteristikibu hamil dan rekam medik. Hasil : Uji analisis menggunakan distribusi frekuensi data didapatkan responden terkait dengan karakteristik usia menunjukkan bahwa dari 60 responden, kelompok usia dengan responden terbanyak berada pada kelompok dengan usia kurang dari 20 tahun yaitu sebanyak 28 responden (47%), sedangkan kelompok usia dengan responden yang paling sedikit adalah kelompok usia >35 tahun yaitu sebanyak 11 responden (18%). Terkait karakteristik gravida menunjukkan bahwa dari 60 responden, kelompok gravida paling banyak adalah gravida 1 sebanyak 32 responden (53%), dan gravida 2 sebanyak 28 responden (47%). Terkait karakteristik pekerjaan menunjukkan bahwa dari 60 responden, kelompok aktifitas ibu yang paling banyak adalah tidak bekerja sebanyak 40 responden (67%), dan ibu yang bekerja sebanyak 20 responden (37%). Terkait karakteristik ekonomi menunjukkan bahwa dari 60 responden, kelompok tingkat ekonomi terbanyak berada pada kelompok ekonomi 1.500.000 yaitu sebanyak 44 responden (73%), sedangkan kelompok ekonomi dengan responden yang paling sedikit adalah kelompok ekonomi >1.500.000-2.500.000 yaitu sebanyak 5 responden (8%).Simpulan : Usia ibu tertinggi pada kelompok usia 20 tahun sebanyak 28 responden (47%), gravida ibu tertinggi yaitu pada gravida 1 sebanyak 32 responden (53%), Pekerjaan ibu tertinggi yaitu tidak bekerja sebanyak 40 responden (67%) dan Status ekonomi ibu tertinggi yaitu ekonomi 1.500.000 sebanyak 44 responden (73%). Saran : Diharapkan dapat dilakukan penelitian lebih lanjut tentang karakteristik pengetahuan ibu tentang kelas ibu hamil dengan metode penelitian yang berbeda, variabel yang berbeda, jumlah populasi dan sampel yang lebih banyak, sehingga akan diperoleh hasil yang lebih baik.

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN DIAGNOSA ISOLASI SOSIAL DI RUANG PERAWATAN TERATAI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR.H. JUSUF SK TARAKAN

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Isolasi sosial adalah ketika seseorang tidak hanya mengalami perilaku menyendiri, tetapi juga ketidakmampuan untuk berinteraksi dengan orang lain, terutama kemampuan untuk mengekspresikan atau memvalidasi emosi negatif atau positif yang dialaminya sepenuhnya tidak berdaya. Perawatan diperlukan untuk memenuhi kebutuhan keterampilan interaksi pasien. Metode studi kasus yang digunakan secara deskriptif, dimana metode studi kasus dilakukan dengan terlebih dahulu mengumpulkan data, menganalisis data, kemudian menarik kesimpulan Didapatkan yaitu masalah keperawatan isolasi sosial pada kedua klien implementasi yang berfokus pada interaksi sosial pada kedua klien dengan cara mengetahui keuntungan dan kerugian tidak punya teman dan bercakap-cakap. Intervensi yang dilakukan yaitu memberikan asuhan keperawatan yang baik kepada klien agar bisa berinteraksi dengan orang lainBerdasarkan dengan kajian pustaka dan pembahasan hasil studi kasus asuhan keperawatan pada klien dengan diagnosa medis isolasi sosial dengan penerapan selama 3 hari yang berdasarkan pada 3 diagnosa keperawatan utama dapat mengurangi isolasi sosial pada kedua klien. Pada pengkajian keperawatan telah disesuaikan dengan teori dan format asuhan keperawatan jiwa pada Diploma Tiga Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan. Penegakan diagnosis keperawatan pada kedua klien telah disesuaikan dengan kriteria pada buku SDKI dan tanda gejala yang muncul pada klien.

Pengaruh Defisit Anggaran, Tax Ratio, dan Indeks Pembangunan Manusia Terhadap Inevstasi Asing Langsung Di Indonesia

2024 · Thesis ·

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh defisit anggaran, tax ratio, dan indeks pembangunan manusia pada investasi asing langsung di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode analisis Regresi Linier Berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel defisit anggaran memiliki pengaruh yang tidak signifikan terhadap investasi asing langsung di Indonesia, sedangkan untuk variabel tax ratio dan indeks pembangunan manusia memiliki pengaruh yang signifikan terhadap investasi asing langsung di Indonesia. Berdasarkan hasil uji simultan variabel defisit anggaran, tax ratio, dan indeks pembangunan manusia memiliki pengaruh yang signifikan terhadap investasi asing langsung di Indonesia. Selanjutnya diperoleh hasil dari koefisien determinasi atau (R2) sebesar 0,890 atau sebesar 89%.

HUBUNGAN KEDISIPLINAN DENGAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V DI SDN 032 TARAKAN

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan kedisiplinan dengan hasil belajar siswa kelas V di SDN 032 Tarakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan kuantitatif deskriptif. Dalam penelitian ini terdapat dua variabel, yakni kedisiplinan (X) sebagai variabel independen dan hasil belajar (Y) sebagai variabel dependen. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa kuesioner (angket) dan dokumentasi hasil belajar siswa berdasarkan nilai penilaian tengah semester siswa. Berdasarkan hasil uji hipotesis dengan menggunakan uji f diperoleh f_hitung 19,515 > f_tabel 4.05 dengan taraf signifikan 5%. Hal ini menunjukkan bahwa hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima, yang berarti bahwa terdapat hubungan kedisiplinan dengan hasil belajar siswa di kelas V SDN 032 Tarakan. Adapun hasil pengujian korelasi product moment diperoleh koefisien korelasi (r) sebesar = 0.59, yang menunjukkan bahwa hubungan kedisiplinan dengan hasil belajar siswa berada pada kategori sedang.

ANALISIS PELAKSANAAN PENILAIAN OLEH GURU IPA SMP KELAS VII DI SMP NEGERI 7 TARAKAN

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

IRMA VAND FICTORYA, 2024 Penilaian merupakan proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk mengetahui kebutuhan belajar dan capaian perkembangan atau hasil belajar peserta didik. Penilaian merupakan kegiatan yang dilakukan guru untuk memperoleh informasi secara objektif, berkelanjutan, menyeluruh tentang proses dan hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan penilaian oleh guru IPA kelas VII di SMP Negeri 7 Tarakan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Adapun subjek dalam penelitian ini adalah seorang guru IPA. Teknik pengumpulan data melalui metode wawancara dan dokumentasi dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini yaitu pada proses penilaian meliputi aspek perencanaan penilaian, pelaksanaan penilaian dan evaluasi penilaian pada aspek jenis penilaian guru telah melaksanakan penilaian pada tahap penilaian sikap, penilaian pengetahuan dan penilaian keterampilan adapun jenis penilaian yaitu penilaian tertulis, penilaian sikap, penilaian kelompok, penilaian diri sendiri, penilaian praktikum dan penilaian tugas, dan pada waktu penilaian guru melakukan penilaian proses dan penilaian hasil. Kendala guru dalam pelaksanaan penilaian pada pembelajaran ini adalah keterbatasan waktu dalam pelaksanaan penilaian, banyaknya kriteria dan komponen penilaian yang harus dilaksanakan dalam penilaian dan dalam menentukan indikator serta membuat rubik penilaian masih sulit untuk dilakukan.

ANALISIS PELAKSANAAN PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK DI SMP NEGERI 11 TARAKAN

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Pembelajaran berbasis proyek merupakan pembelajaran kolaboratif yang mampu meningkatkan tanggung jawab dan kerjasama antar siswa. Pembelajaran proyek telah diterapkan di SMP N 11 dalam pembelajaran Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pelaksanaan pembelajaran berbasis proyek. Jenis penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa SMP N 11 Tarakan. Sampel diambil secara purposive, dengan jumlah 26 siswa. Instrument yang digunakan adalah angket respons siswa terhadap pembelajaran berbasis proyek. Data dianalisis secara deksriptif menggunakan persentase dan disesuaikan dengan interpretasi skala likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 75,23% siswa memberi respons baik terhadap pembelajaran berbasis proyek. Hal tersebut dikarenakan bahwa siswa lebih mudah dalam memahami materi, dan siswa diberikan kebebasan dalam berkreativitas. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah pembelajaran berbasis proyek mendapat respons baik dari siswa, sehingga dapat direkomendasikan dalam pembelajaran.