.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
.
Profil penulis
48 karya publik ditemukan.
.
Pengembangan bandar udara di Provinsi Kalimantan Utara dinilai sangat penting dikarenakan bandar udara tersebut berfungsi sebagai penghubung antara wilayah- wilayah pedalaman yang ada di Kalimantan Utara. Selain itu, semakin bertambah nya volume frekuensi penerbangan juga menjadi salah satu alasan diperlukannya pengembangan bandar udara. Dalam perencanaan pengembangan bandar udara selama ini didasarkan pada volume lalu lintas penerbangan dan total jumlah penumpang tahunan, hal ini sesuai dengan PM No 39 tahun 2019. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan sudut pandang lain dalam proses perencanaan pengembangan bandar udara dengan menggunakan teori pengambilan keputusan yaitu kombinasi metode Analitic Hierarchy Process (AHP) dan Simple Additive Weighting (SAW). Metode ini menggunakan empat kriteria dan 121 alternatif dalam menentukan prioritas terbaik pengembangan bandar udara di Kalimantan Utara. Hasil dari perhitungan AHP dan SAW menunjukan bahwa pada ketiga bandar udara yang diteliti , untuk bandar udara Juwata Tarakan menunjukan bahwa terminal penumpang menjadi prioritas untuk dikembangkan dari sisi fasilitas darat dengan nilai bobot 0,2851 dan peralatan bantu visual dengan nilai bobot 1 untuk sisi fasilitas udara, lalu untuk bandar udara Nunukan menunjukan bahwa tempat parkir kendaraan menjadi prioritas untuk dikembangkan dengan nilai bobot 0,2749 dari sisi fasilitas darat sedangkan untuk fasilitas dari sisi udara yaitu fasilitas incapacitated passenger loading vehicle/IPL dengan nilai bobot 0,9031, lalu untuk bandar udara Tanjung Harapan dari sisi fasilitas darat belum ada yang perlu dikembangkan sedangkan dari sisi fasilitas udara peralatan pelayanan darat pesawat dan kendaraan operasional yang beroperasi di sisi udara yang harus dikembangkan dengan nilai bobot 1.
Salah satu kawasan di Kota Tarakan yang telah siap melakukan pembangunan gedung adalah Universitas Borneo Tarakan. Pembangunan yang saat ini akan dilakukan adalah pembangunan gedung Fakultas Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES). Pembangunan ini diperkirakan akan berpengaruh terhadap volume dan sistem pergerakan Lalu-lintas di beberapa jaringan jalan dalam kampus dan jaringan jalan sekitar kampus Universitas Borneo Tarakan. Oleh sebab itu penelitian mengenai Analisa dampak lalu-lintas dilakukan akibat pembangunan gedung tersebut berdasarkan ukuran minimal wajib andalalin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja lalu-lintas terhadap ruas dan simpang jalan di kawasan kampus Universitas Borneo Tarakan. Hasil analisis yang didapat dari survei dilapangan kinerja lalu-lintas ruas jalan Universitas Borneo Tarakan karakteristik tingkat pelayanan ruas jalannya berdasarkan Level of Service (LoS) berada pada level (B). Kinerja lalu-lintas ruas jalan Taman Anggrek berdasarkan Level of Service (LoS) berada pada level (B). Untuk tingkat pelayanan simpang Universitas Borneo Tarakan Kinerja lalu-lintasnya berdasarkan Level of Service (LoS) berada pada level (B). Kinerja lalu-lintas simpang jalan Amal Baru berdasarkan Level of Service (LoS) berada pada level (B). Maka hasil analisis kinerja ruas jalan ruas dan simpang di lingkungan Universitas Borneo Tarakan, lalu-lintasnya masih dalam kondisi yang baik.
PENGARUH MOTIVASI, EFIKASI DIRI, DAN LINGKUNGAN KELUARGA TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA GENERASI MILENIAL (STUDI PADA MAHASISWA MANAJEMEN ANGKATAN 2016 DI UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN) Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi, efikasi diri, dan lingkungan keluarga terhadap minat berwirausaha generasi milenial. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survei. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik non probability sampling dengan responden berjumlah 81 orang yang merupakan Mahasiswa Manajemen Angkatan 2016. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi berganda. Hasil analisis data yang dilakukan menunjukkan bahwa motivasi berpengaruh terhadap minat berwirausaha, efikasi diri berpengaruh terhadap minat berwirausaha, serta lingkungan keluarga tidak berpengaruh terhadap minat berwirausaha.
The aim of this research was to find out the effect of Scrabble Game to improve students’ reading achievement in narrative text material of eleventh graders of SMAK Frater Don Bosco Tarakan. This research was pre-experiment. In this research, the researcher tried to find out the students' differences before and after being taught using the Scrabble game. The sample of this research was students in 11.A class that consisted of 23 students at SMAK Frater Don Bosco Tarakan in the academic years of 2019/2020. The instrument was a written test that included pretest and posttest. Besides that, the researcher used descriptive analysis with paired samples test and non-parametric statistics with the Wilcoxon test in SPSS version 23 program windows. The research result showed that the average scores of pretest and posttest were the pretest score was 39.04 and the posttest was 41.08. It means that the achievement of the students’ average score is -2.04. In the Wilcoxon test, it was found that t.count (-77) was less than t-table (2.07) It can be proved that scrabble game has no significant effect to improve students reading achievement in eleventh graders of SMAK Frater Don Bosco Tarakan.
Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimential design dengan desain posttest only control group design. Variabel bebas pada penelitian ini adalah model Pembelajaran Search, Solve, Create and Share (SSCS) dan variabel terikat adalah pemahaman konsep matematika siswa. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX di SMP Negeri 11 Tarakan. Penarikan sampel menggunakan teknik simple random sampling dan diperoleh sampel penelitian yaitu kelas IX-3 dengan jumlah siswa sebanyak 25 orang sebagai kelas eksperimen dan kelas IX-4 dengan jumlah siswa sebanyak 25 orang sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu dengan tes tertulis dan dokumentasi. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial untuk analisis data awal dan analisis data akhir menggunakan uji statistik independent samples t-test dengan bantuan software SPSS 23.0 for windows. Hasil analisis deskriptif menunjukkan rata-rata nilai posttest di kelas eksperimen lebih besar dari rata-rata nilai posttest di kelas kontrol yaitu di kelas eksperimen sebesar 67,10 sedangkan di kelas kontrol sebesar 49,55. Sedangkan berdasarkan hasil analisis uji independent sample t-test dengan taraf signifikan 5% (α = 0,05) diperoleh p-value sebesar 0,000. Dengan demikian H0 ditolak dan Ha diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa nilai rata-rata pemahaman konsep matematika siswa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran SSCS lebih tinggi secara signifikan dari nilai rata-rata pemahaman konsep matematika siswa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional, yang berarti terdapat perbedaan rata-rata pemahaman konsep matematika siswa kelas IX SMP Negeri 11 Tarakan dengan menggunakan model pembelajaran Search, Solve, Create and Share (SSCS). Abstract This quasi experimental study used a posttest only control group design. The independent variable in this study was the Search, Solve, Create and Share (SSCS) learning model and the dependent variable was the students understanding of mathematical concept. The population in this study were all the 9th grade students at the SMP Negeri 11 Tarakan. The sample was drawn using simple random sampling technique and the class IX-3 with 25 students was determined as the experimental group and the class IX-4 with 25 students as the control group. Data were collected through written test and documentation. The collected data were analyzed using descriptive and inferential analyses (independent sample t-test) with the help of SPSS 23.0 for windows software. The results of the descriptive analysis showed that the posttest mean score of the experimental class (67.10) was greater than that of the control class (49.55). Meanwhile, the results of the independent sample t-test with a significant level of 5% (α = 0,05) showed that the p-value was 0.000, meaning that H0 was rejected and the Ha was accepted. So it was concluded that there was a difference in the mean score of the understanding of mathematics concept in the class IX students of SMP Negeri 11 Tarakan. This meant that the use of the Search, Solve, Create and Share (SSCS) learning model had an effect on the understanding of mathematical concepts among the 9th grade students of SMP Negeri 11 Tarakan. Keywords: Search, Solve, Create and Share (SSCS) Learning Model, Understanding Mathematical Concepts.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis matematis ditinjau dari kategori habits of mind siswa kelas XI MIPA SMA Negeri 1 Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan pada siswa kelas XI MIPA semester ganjil tahun pelajaran 2020/2021 di SMA Negeri 1 Tarakan. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes kemampuan berpikir kritis matematis berupa soal uraian dan angket habits of mind. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI MIPA SMA Negeri 1 Tarakan. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 126 siswa yang diambil menggunakan teknik cluster random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan habits of mind tinggi memperoleh nilai rata-rata kemampuan berpikir kritis matematis sebesar 83,71 pada kategori tinggi, siswa dengan habits of mind sedang memperoleh nilai rata-rata kemampuan berpikir kritis matematis sebesar 61,19 pada kategori sedang, dan siswa dengan habits of mind rendah memperoleh nilai rata-rata kemampuan berpikir kritis matematis sebesar 40,46 pada kategori sedang.
The aim of this research was to find out the effect of Scrabble Game to improve students’ reading achievement in narrative text material of eleventh graders of SMAK Frater Don Bosco Tarakan. This research was pre-experiment. In this research, the researcher tried to find out the students' differences before and after being taught using the Scrabble game. The sample of this research was students in 11.A class that consisted of 23 students at SMAK Frater Don Bosco Tarakan in the academic years of 2019/2020. The instrument was a written test that included pretest and posttest. Besides that, the researcher used descriptive analysis with paired samples test and non-parametric statistics with the Wilcoxon test in SPSS version 23 program windows. The research result showed that the average scores of pretest and posttest were the pretest score was 39.04 and the posttest was 41.08. It means that the achievement of the students’ average score is -2.04. In the Wilcoxon test, it was found that t.count (-77) was less than t-table (2.07) It can be proved that scrabble game has no significant effect to improve students reading achievement in eleventh graders of SMAK Frater Don Bosco Tarakan.