Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Bandar Udara
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

EVALUASI KAPASITAS RUANG PARKIR BANDARA JUWATA TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Bandar Udara Juwata Tarakan merupakan pintu gerbang utama transportasi udara di wilayah Kalimantan Utara dengan rata-rata volume penumpang yang tinggi setiap harinya. Kajian komprehensif mengenai kapasitas dan karakteristik parkir di bandara ini terakhir dilakukan pada tahun 2015, sehingga data yang tersedia sudah tidak relevan untuk menggambarkan kondisi eksisting maupun kebutuhan ruang parkir saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi karakteristik parkir dan kebutuhan ruang parkir di Bandara Juwata Tarakan, baik pada kondisi eksisting maupun proyeksi 10 tahun mendatang. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei lapangan selama 7 hari berturut-turut pada tiga zona parkir, yaitu area parkir kendaraan roda dua, area parkir umum roda empat, dan area parkir VIP. Data primer diperoleh melalui pencatatan kendaraan masuk dan keluar, sedangkan analisis dilakukan terhadap volume parkir, akumulasi parkir, durasi parkir, indeks parkir, turnover, dan occupancy rate. Peramalan kebutuhan ruang parkir 10 tahun mendatang dilakukan dengan analisis faktor pertumbuhan berdasarkan data pergerakan penumpang. Hasil penelitian menunjukkan akumulasi parkir puncak tertinggi terjadi pada kendaraan roda dua sebesar 169 kendaraan, roda empat umum sebesar 115 kendaraan, dan roda empat VIP sebesar 27 kendaraan. Dibandingkan dengan kapasitas eksisting, ruang parkir roda dua (261 petak) dan roda empat umum (148 petak) masih mencukupi, sedangkan ruang parkir VIP (24 petak) mengalami kekurangan sebesar 3 petak. Berdasarkan proyeksi menggunakan laju pertumbuhan penumpang rata-rata 2,233% per tahun, kebutuhan ruang parkir pada tahun 2036 diperkirakan mencapai 211 petak untuk roda dua, 143 petak untuk roda empat umum, dan 34 petak untuk VIP, sehingga diperlukan penambahan kapasitas parkir VIP minimal 11 petak untuk memenuhi kebutuhan jangka panjang

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

SISTEM PENDUKUNG PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM PENENTUAN PRIORITAS PENGEMBANGAN BANDAR UDARA DI KALIMANTAN UTARA

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pengembangan bandar udara di Provinsi Kalimantan Utara dinilai sangat penting dikarenakan bandar udara tersebut berfungsi sebagai penghubung antara wilayah- wilayah pedalaman yang ada di Kalimantan Utara. Selain itu, semakin bertambah nya volume frekuensi penerbangan juga menjadi salah satu alasan diperlukannya pengembangan bandar udara. Dalam perencanaan pengembangan bandar udara selama ini didasarkan pada volume lalu lintas penerbangan dan total jumlah penumpang tahunan, hal ini sesuai dengan PM No 39 tahun 2019. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan sudut pandang lain dalam proses perencanaan pengembangan bandar udara dengan menggunakan teori pengambilan keputusan yaitu kombinasi metode Analitic Hierarchy Process (AHP) dan Simple Additive Weighting (SAW). Metode ini menggunakan empat kriteria dan 121 alternatif dalam menentukan prioritas terbaik pengembangan bandar udara di Kalimantan Utara. Hasil dari perhitungan AHP dan SAW menunjukan bahwa pada ketiga bandar udara yang diteliti , untuk bandar udara Juwata Tarakan menunjukan bahwa terminal penumpang menjadi prioritas untuk dikembangkan dari sisi fasilitas darat dengan nilai bobot 0,2851 dan peralatan bantu visual dengan nilai bobot 1 untuk sisi fasilitas udara, lalu untuk bandar udara Nunukan menunjukan bahwa tempat parkir kendaraan menjadi prioritas untuk dikembangkan dengan nilai bobot 0,2749 dari sisi fasilitas darat sedangkan untuk fasilitas dari sisi udara yaitu fasilitas incapacitated passenger loading vehicle/IPL dengan nilai bobot 0,9031, lalu untuk bandar udara Tanjung Harapan dari sisi fasilitas darat belum ada yang perlu dikembangkan sedangkan dari sisi fasilitas udara peralatan pelayanan darat pesawat dan kendaraan operasional yang beroperasi di sisi udara yang harus dikembangkan dengan nilai bobot 1.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail