Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

ANAN

134 karya publik ditemukan.

2026: 352025: 242024: 242023: 192022: 212021: 11

Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Serbuk Gergaji Pada UMKM Jamur Tiram Putih Aki Babu Tarakan

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengendalian persediaan bahan baku serbuk gergaji pada UMKM Jamur Tiram Putih Aki Babu Tarakan dengan menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ). Permasalahan utama yang dihadapi UMKM ini adalah ketidakefisienan dalam pembelian bahan baku tanpa perhitungan kuantitatif yang tepat, seperti pembelian berlebihan pada Maret 2025 yang menimbulkan peningkatan biaya penyimpanan. Metode penelitian menggunakan mixed method dengan pendekatan kuantitatif untuk menghitung EOQ, Safety Stock, dan Reorder Point (ROP), serta pendekatan kualitatif melalui wawancara dan observasi. Data meliputi pembelian, penggunaan, biaya pemesanan, biaya penyimpanan dan waktu tunggu selama periode Juni 2024-Mei 2025. Berdasarkan hasil perhitungan, diperoleh jumlah pemesanan optimal (EOQ) adalah 6.108 kg dengan biaya persediaan sebesar Rp476.412. Namun, karena keterbatasan kapasitas pengiriman pemasok hanya 1.020 kg, pola pemesanan praktis sebesar 1.020 kg menghasilkan total biaya lebih efisien, yaitu Rp1.466.251. Persediaan pengaman (Safety Stock) ditetapkan sebesar 18 kg, dan titik pemesanan ulang (Reorder Point) sebesar 99 kg. Penerapan ketiga metode tersebut dapat membantu UMKM menekan biaya persediaan dan menjaga kelancaran produksi.

ANALISIS USAHA TAMBAK TRADISIONAL DI KALIMANTAN UTARA (STUDI KASUS PETAMBAK DI KOTA TARAKAN)

2025 · Book ·

Usaha tambak tradisional merupakan bentuk budidaya perikanan yang masih mengandalkan cara konvensional, seperti penggunaan teknologi minim, sistem pengelolaan sederhana, dan ketergantungan pada kondisi alam. Penelitian ini bertujuan menganalisis produktivitas dan kelayakan ekonomi usaha tambak tradisional di Kalimantan Utara, dengan studi kasus pada petambak di Kota Tarakan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif melalui data primer dari 11 petambak dan data sekunder berupa data harga pembelian dari tiga pos pembelian udang. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata produksi udang windu per siklus sebesar 289,09 kg dengan penerimaan rata-rata Rp36.018.182. Namun, sebagian besar petambak belum mencapai titik impas (Break Even Point/BEP) dengan nilai tertinggi mencapai Rp66.395.889 dan terendah Rp 13.425.926, ditunjukkan oleh persentase nilai ROI (Return on Investment) berkisar antara 66% hingga 98% dan rasio Benefit-Cost (B/C), hanya dua dari sebelas responden yang menunjukkan nilai B/C 1, yang berarti mengalami (kerugian), enam responden berada pada nilai B/C = 1 (impas), dan tiga responden lainnya berada di atas angka 1 (menguntungkan). Menunjukkan bahwa usaha tambak tradisional secara umum belum sepenuhnya layak secara finansial karena masih belum mampu menutupi biaya produksi secara efisien. Meskipun demikian, terdapat peluang pengembangan usaha melalui efisiensi penggunaan input, pengelolaan budidaya yang lebih baik, bibit unggul, serta dukungan pemerintah berupa pelatihan, modal, dan penguatan pemasaran. Penelitian ini diharapkan menjadi rujukan dalam meningkatkan kesejahteraan petambak dan keberlanjutan usaha tambak tradisional.

HUBUNGAN PERAN TEMAN SEBAYA TERHADAP PERILAKU SEKSUAL PADA REMAJA DI SMPN 4 KOTA TARAKAN

2025 · Book ·

Remaja yang melakukan perilaku seksual bersiko dapat menyebabkan terjadinya kehamilan yang tidak diinginkan, masalah kesehatan reproduksi, dan penularan IMS (Infeksi Menular Seksual). Perilaku seksual dilakukan pada remaja karena adanya rasa keingintahuan sehingga remaja melakukan tindakan seksualitas tanpa memikirkan risiko apa yang akan terjadi pada dirinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan peran teman sebaya terhadap perilaku seksual pada remaja di SMPN 4 Kota Tarakan. Jenis penelitian ini merupakan kuantitatif dan menggunakan metode analisis korelasi dengan desain penelitian cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah siswa-siswi kelas 8 di SMPN 4 Kota Tarakan yang berjumlah 288. Sampel penelitian ini berjumlah 81 orang yang dipilih secara purposive sampling, dan menentukan responden di setiap kelas menggunakan teknik stratified random sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner mengenai peran teman sebaya dan perilaku seksual. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji chi square. Hasil analisis menunjukkan nilai p value = 0,000 (p0.05) yaitu terdapat hubungan peran teman sebaya terhadap perilaku seksual pada remaja di SMPN 4 Kota Tarakan. Diharapkan penelitian ini dapat meningkatkan kesadaran oleh berbagai pihak (orang tua, sekolah, tenaga kesehatan, masyarakat) agar lebih berperan aktif dalam memberikan pendidikan serta informasi yang benar, akurat, dan mudah dipahami mengenai kesehatan reproduksi dan perilaku-perilaku menyimpang dikalangan remaja untuk mencegah terjadinya perilaku seksual berisiko.

HUBUNGAN PERAN TEMAN SEBAYA TERHADAP PERILAKU SEKSUAL PADA REMAJA DI SMPN 4 KOTA TARAKAN

2025 · Thesis ·

Remaja yang melakukan perilaku seksual bersiko dapat menyebabkan terjadinya kehamilan yang tidak diinginkan, masalah kesehatan reproduksi, dan penularan IMS (Infeksi Menular Seksual). Perilaku seksual dilakukan pada remaja karena adanya rasa keingintahuan sehingga remaja melakukan tindakan seksualitas tanpa memikirkan risiko apa yang akan terjadi pada dirinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan peran teman sebaya terhadap perilaku seksual pada remaja di SMPN 4 Kota Tarakan. Jenis penelitian ini merupakan kuantitatif dan menggunakan metode analisis korelasi dengan desain penelitian cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah siswa-siswi kelas 8 di SMPN 4 Kota Tarakan yang berjumlah 288. Sampel penelitian ini berjumlah 81 orang yang dipilih secara purposive sampling, dan menentukan responden di setiap kelas menggunakan teknik stratified random sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner mengenai peran teman sebaya dan perilaku seksual. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji chi square. Hasil analisis menunjukkan nilai p value = 0,000 (p0.05) yaitu terdapat hubungan peran teman sebaya terhadap perilaku seksual pada remaja di SMPN 4 Kota Tarakan. Diharapkan penelitian ini dapat meningkatkan kesadaran oleh berbagai pihak (orang tua, sekolah, tenaga kesehatan, masyarakat) agar lebih berperan aktif dalam memberikan pendidikan serta informasi yang benar, akurat, dan mudah dipahami mengenai kesehatan reproduksi dan perilaku-perilaku menyimpang dikalangan remaja untuk mencegah terjadinya perilaku seksual berisiko.

MODEL VON BERTALANFFY TAPAL KUDA (Tachypleus sp) DI PERAIRAN KOTA TARAKAN

2025 · Book ·

Tapal kuda merupakan spesies yang memiliki nilai ekologis dan berpotensi memiliki ekonomis tinggi, namun karena statusnya sebagai hewan langka dilindungi. Pemanfaatannya harus dibatasi dan diarahkan pada kegiatan yang berkelanjutan seperti riset dan edukasi. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pertumbuhan dan faktor kondisi berdasarkan parameter panjang dan berat kepiting tapal kuda (Tachypleus sp) di perairan Kota Tarakan menggunakan model pertumbuhan Von Bertalanffy. Pengambilan sampel dilakukan selama dua bulan di empat titik lokasi menggunakan alat tangkap kelong. Data pertumbuhan dianalisis menggunakan model von bertalanffy dengan estimasi parameter pertumbuhan panjang maksimum (L∞), koefisien pertumbuhan (K), dan umur teoritis saat panjang nol (t0). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan kepiting tapal kuda bersifat alometrik negatif, dengan panjang maksimal individu betina (47,798 cm) lebih besar dibandingkan individu jantan (44,178 cm). Indeks kondisi menunjukkan bahwa kepiting tapal kuda memiliki bentuk tubuh yang sehat dan cenderung gemuk. Penelitian ini merekomendasikan kajian lebih lanjut mengenai aspek reproduksi dan mortalitas untuk mendukung upaya konservasi spesies ini.

MODEL VON BERTALANFFY TAPAL KUDA (Tachypleus sp) DI PERAIRAN KOTA TARAKAN

2025 · Thesis ·

Tapal kuda merupakan spesies yang memiliki nilai ekologis dan berpotensi memiliki ekonomis tinggi, namun karena statusnya sebagai hewan langka dilindungi. Pemanfaatannya harus dibatasi dan diarahkan pada kegiatan yang berkelanjutan seperti riset dan edukasi. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pertumbuhan dan faktor kondisi berdasarkan parameter panjang dan berat kepiting tapal kuda (Tachypleus sp) di perairan Kota Tarakan menggunakan model pertumbuhan Von Bertalanffy. Pengambilan sampel dilakukan selama dua bulan di empat titik lokasi menggunakan alat tangkap kelong. Data pertumbuhan dianalisis menggunakan model von bertalanffy dengan estimasi parameter pertumbuhan panjang maksimum (L∞), koefisien pertumbuhan (K), dan umur teoritis saat panjang nol (t0). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan kepiting tapal kuda bersifat alometrik negatif, dengan panjang maksimal individu betina (47,798 cm) lebih besar dibandingkan individu jantan (44,178 cm). Indeks kondisi menunjukkan bahwa kepiting tapal kuda memiliki bentuk tubuh yang sehat dan cenderung gemuk. Penelitian ini merekomendasikan kajian lebih lanjut mengenai aspek reproduksi dan mortalitas untuk mendukung upaya konservasi spesies ini.

ANALISIS USAHA TAMBAK TRADISIONAL DI KALIMANTAN UTARA (STUDI KASUS PETAMBAK DI KOTA TARAKAN)

2025 · Thesis ·

Usaha tambak tradisional merupakan bentuk budidaya perikanan yang masih mengandalkan cara konvensional, seperti penggunaan teknologi minim, sistem pengelolaan sederhana, dan ketergantungan pada kondisi alam. Penelitian ini bertujuan menganalisis produktivitas dan kelayakan ekonomi usaha tambak tradisional di Kalimantan Utara, dengan studi kasus pada petambak di Kota Tarakan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif melalui data primer dari 11 petambak dan data sekunder berupa data harga pembelian dari tiga pos pembelian udang. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata produksi udang windu per siklus sebesar 289,09 kg dengan penerimaan rata-rata Rp36.018.182. Namun, sebagian besar petambak belum mencapai titik impas (Break Even Point/BEP) dengan nilai tertinggi mencapai Rp66.395.889 dan terendah Rp 13.425.926, ditunjukkan oleh persentase nilai ROI (Return on Investment) berkisar antara 66% hingga 98% dan rasio Benefit-Cost (B/C), hanya dua dari sebelas responden yang menunjukkan nilai B/C 1, yang berarti mengalami (kerugian), enam responden berada pada nilai B/C = 1 (impas), dan tiga responden lainnya berada di atas angka 1 (menguntungkan). Menunjukkan bahwa usaha tambak tradisional secara umum belum sepenuhnya layak secara finansial karena masih belum mampu menutupi biaya produksi secara efisien. Meskipun demikian, terdapat peluang pengembangan usaha melalui efisiensi penggunaan input, pengelolaan budidaya yang lebih baik, bibit unggul, serta dukungan pemerintah berupa pelatihan, modal, dan penguatan pemasaran. Penelitian ini diharapkan menjadi rujukan dalam meningkatkan kesejahteraan petambak dan keberlanjutan usaha tambak tradisional.

Gambaran Perilaku Periksa Payudara Sendiri (SADARI) Pada Mahasiswa Sarjana Keperawatan Universitas Borneo Tarakan

2025 · Book ·

Kasus kanker payudara di Indonesia masih tergolong tinggi, dengan salah satu fenomena yang terjadi saat ini adalah keterlambatan dalam diagnosis. Periksa Payudara Sendiri (SADARI) merupakan salah satu cara mendeteksi dan mendiagnosis kanker payudara sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perilaku SADARI pada mahasiswa sarjana keperawatan. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa yang menempuh pendidikan sarjana keperawatan di Universitas Borneo Tarakan. Jumlah sampel penelitian ini sebanyak 153 mahasiswa melalui teknik stratified random sampling. Pemilihan sampel adalah mahasiswa keperawatan yang mempelajari ilmu kesehatan diharapkan memiliki pengetahuan yang baik tentang SADARI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden pernah memperoleh informasi mengenai SADARI, terutama dari materi kuliah dan petugas kesehatan. Perilaku SADARI bervariasi yaitu 58,8% responden memiliki perilaku SADARI yang baik, sedangkan 41,2% menunjukkan perilaku kurang baik. Namun, perilaku respoden dalam melakukan SADARI belum sesuai prosedur dan secara rutin dilakukan. Perilaku SADARI dikaitkan dengan karakteristik responden yaitu responden yang berperilaku SADARI mayoritas perempuan (61,4%) dan responden yang berperilaku kurang dengan riwayat keluarga terkena kanker payudara (22,2%). Kesimpulan penelitian ini perilaku SADARI pada mahasiswa sarjana keperawatan dalam kategori baik.

Gambaran Perilaku Periksa Payudara Sendiri (SADARI) Pada Mahasiswa Sarjana Keperawatan Universitas Borneo Tarakan

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kasus kanker payudara di Indonesia masih tergolong tinggi, dengan salah satu fenomena yang terjadi saat ini adalah keterlambatan dalam diagnosis. Periksa Payudara Sendiri (SADARI) merupakan salah satu cara mendeteksi dan mendiagnosis kanker payudara sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perilaku SADARI pada mahasiswa sarjana keperawatan. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa yang menempuh pendidikan sarjana keperawatan di Universitas Borneo Tarakan. Jumlah sampel penelitian ini sebanyak 153 mahasiswa melalui teknik stratified random sampling. Pemilihan sampel adalah mahasiswa keperawatan yang mempelajari ilmu kesehatan diharapkan memiliki pengetahuan yang baik tentang SADARI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden pernah memperoleh informasi mengenai SADARI, terutama dari materi kuliah dan petugas kesehatan. Perilaku SADARI bervariasi yaitu 58,8% responden memiliki perilaku SADARI yang baik, sedangkan 41,2% menunjukkan perilaku kurang baik. Namun, perilaku respoden dalam melakukan SADARI belum sesuai prosedur dan secara rutin dilakukan. Perilaku SADARI dikaitkan dengan karakteristik responden yaitu responden yang berperilaku SADARI mayoritas perempuan (61,4%) dan responden yang berperilaku kurang dengan riwayat keluarga terkena kanker payudara (22,2%). Kesimpulan penelitian ini perilaku SADARI pada mahasiswa sarjana keperawatan dalam kategori baik.

Analisis Perilaku Konsumsi Buah Dan Sayur Dengan Pendekatan Theory Of Planned Behavior Pada Mahasiswa Universitas Borneo Tarakan

2025 · Book ·

Munculnya isu global terhadap rendahnya konsumsi buah dan sayur masyarakat telah terjadi di Indonesia. Konsumsi buah dan sayur yang baik dianjurkan sebanyak lima porsi dalam seminggu. Menurut data dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, sebanyak 92,5% penduduk umur 5 tahun ke atas di Provinsi Kalimantan Utara dikategorikan ‘kurang’ dalam proporsi makan sayur dan buah per hari dalam seminggu. Dengan itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku konsumsi buah dan sayur mahasiswa Universitas Borneo Tarakan dengan pendekatan Theory of Planned Behavior (TPB). Pengumpulan data dilakukan dengan metode purposive sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 100 orang. Analisis data menggunakan SEM-PLS dengan alat bantu SmartPLS 4. Hasil penelitian dalam konteks mengonsumsi buah dan sayur yaitu: (1) Sikap berpengaruh terhadap minat (2) Norma subjektif tidak berpengaruh terhadap minat (3) Persepsi kendali perilaku berpengaruh terhadap minat namun tidak berpengaruh terhadap perilaku (4) Minat berpengaruh terhadap perilaku

.

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

.

Analisis Perilaku Konsumsi Buah Dan Sayur Dengan Pendekatan Theory Of Planned Behavior Pada Mahasiswa Universitas Borneo Tarakan

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Munculnya isu global terhadap rendahnya konsumsi buah dan sayur masyarakat telah terjadi di Indonesia. Konsumsi buah dan sayur yang baik dianjurkan sebanyak lima porsi dalam seminggu. Menurut data dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, sebanyak 92,5% penduduk umur 5 tahun ke atas di Provinsi Kalimantan Utara dikategorikan ‘kurang’ dalam proporsi makan sayur dan buah per hari dalam seminggu. Dengan itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku konsumsi buah dan sayur mahasiswa Universitas Borneo Tarakan dengan pendekatan Theory of Planned Behavior (TPB). Pengumpulan data dilakukan dengan metode purposive sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 100 orang. Analisis data menggunakan SEM-PLS dengan alat bantu SmartPLS 4. Hasil penelitian dalam konteks mengonsumsi buah dan sayur yaitu: (1) Sikap berpengaruh terhadap minat (2) Norma subjektif tidak berpengaruh terhadap minat (3) Persepsi kendali perilaku berpengaruh terhadap minat namun tidak berpengaruh terhadap perilaku (4) Minat berpengaruh terhadap perilaku

RANCANG BANGUN SISTEM KLASIFIKASI BUAH FAMILY ARECACEAE DI KOTA TARAKAN BERBASIS CITRA MENGGUNAKAN METODE DEEP LEARNING

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kota Tarakan yang terletak di Kalimantan Utara kaya akan keanekaragaman hayati khususnya jenis family arecaceae. Family arecaceae diketahui memainkan peran penting dalam ekosistem dan perekonomian lokal. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sistem klasifikasi berbasis citra menggunakan metode deep learning khususnya CNN untuk mengidentifikasi jenis buah family arecaceae. dataset penelitian terdiri dari 420 citra awal palem raja dan pinang, yang kemudian diproses melalui tahap preprocessing, menghasilkan 1.338 citra. Pembagian dataset dilakukan dengan alokasi 75% untuk data latih, 10% data validasi, dan 15% data uji sekunder. Model CNN yang dilatih menunjukkan akurasi pelatihan sebesar 100% dan evaluasi menggunakan data validasi menghasilkan rata - rata presisi, recall, dan f1-score masing -masing 100%. Model kemudian diuji cobakan pada data uji sekunder hingga diperoleh rata-rata presisi sebesar 95%, recall dan f1-score masing-masing sebesar 94%, sedangkan evaluasi pada data uji primer menghasilkan rata-rata presisi sebesar 88%, recall 88%, dan f1-score 87% dengan ketetapan nilai threshold 95%. Hasil evaluasi ini menunjukkan bahwa penelitian ini berhasil membangun sistem klasifikasi yang efektif dalam mengenali dan menganalisis citra buah, meskipun masih terdapat kesalahan pada beberapa pengujian, khususnya data primer. Faktor kesalahan tersebut disebabkan oleh keterbatasan jumlah citra, kurangnya variasi data latih dan tidak ada tahapan preprocessing pada citra data uji. Sistem ini diharapkan dapat mendukung program konservasi dan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan, serta dapat diterapkan pada flora wilayah tropis lainnya.

Pemanfaatan Kulit Ubi Kayu dan Cangkang Kepiting sebagai Bahan Baku Pelilinan untuk Memperpanjang Umur Simpan Buah Tomat

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Tomat merupakan salah satu tanaman hortikultura yang telah banyak tersebar dibeberapa negara termasuk Indonesia. Tomat memiliki cita rasa yang unik, yakni perpaduan antara manis dan asam serta memiliki kandungan gizi yang dapat bermanfaat bagi kesehatan tubuh, sehingga menjadikan tomat banyak disukai oleh masyarakat,. Akan tetapi, tomat memiliki sifat mudah rusak (perishable), mudah terserang mikroba, serta memiliki masa simpan yang relatif pendek sehingga membutuhkan penanganan pasca panen yang tepat melalui edible coating. Salah satu alternatif yang dapat di lakukan adalah dengan menggunakan metode pelilinan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian kulit ubi kayu dan cangkang kepiting dengan konsentrasi yang berbeda terhadap masa simpan buah tomat selama 20 hari penyimpanan. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) 2 faktor yaitu konsentrasi pati (kulit ubi kayu) yang terdiri dari 4 perlakuan yaitu P0= 0%, P1 = 1%, P2 = 2% dan P3 = 3%. Sedangkan konsentrasi kitosan (cangkang kepiting) yang terdiri dari 4 perlakuan C0 = 0%, C1 = 0,5%, C2 = 1% dan C3 = 1,5% . Parameter pengamatan dalam penelitian ini terdiri dari kadar air, kadar vitamin C dan susut bobot yang diamati setiap 10 hari selama 20 hari penyimpanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pati kulit ubi kayu 2% dikombinasi dengan kitosan cangkang kepiting 1% untuk melapisi buah tomat yang disimpan selama 20 hari mampu memperkecil penurunan kadar air dengan nilai dari 93,95% hingga 52,70%, mampu menekan laju penurunan vitamin C dengan nilai dari 39,10% hingga 33,10%, mampu menekan laju susut bobot dengan nilai dari 3,53% hingga 5,53%.

Meningkatkan Kemampuan Membaca Efektif Teks Fiksi dengan Metode Speed Reading pada Siswa Kelas VII di SMP Negeri 14 Tarakan

2025 · Book ·

ABSTRAK Penelitian ini adalah Penelitian Tindak Kelas (PTK), yaitu penelitian tindakan yang dilakukan di dalam kelas pada saat pembelajaran berlangsung guna memperbaiki dan meningkatkan kualitas pembelajaran siswa yang berfokus pada proses pembelajaran yang terjadi di dalam kelas. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 14 Tarakan pada semester genap tahun pembelajaran 2024/2025. Tujuan dari penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan membaca efektif teks fiksi, yaitu cerpen dengan metode speed reading pada siswa kelas VII 2. Subjek dari penelitian ini yaitu siswa kelas VII 2 yang berjumlah 30 siswa, terdiri atas 17 siswa laki-laki dan 13 siswa perempuan. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus, tiap siklusnya terdiri atas 4 tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi,wawancara, tes, dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu lembar pengamatan aktivitas siswa dan lembar tes penilaian aspek kognitif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode speed reading mampu meningkatkan kemampuan membaca efektif teks fiksi, yaitu cerpen pada siswa kelas VII 2 SMP Negeri 14 Tarakan. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil belajar siswa yang diperoleh pada setiap siklus. Pada siklus I, hasil penilaian aktivitas siswa diperoleh ketuntasan 67%, sedangkan pada hasil penilaian aspek kognitif diperoleh ketuntasan 27%. Kemudian, pada siklus II hasil penilaian aktivitas siswa meningkat menjadi 88% dan hasil penilaian aspek kognitif meningkat menjadi 87%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode speed reading ini mampu meningkatkan kemampuan membaca efektif teks fiksi, yaitu cerpen pada siswa kelas VII 2 SMP Negeri 14 Tarakan.

Pemanfaatan Kulit Ubi Kayu dan Cangkang Kepiting sebagai Bahan Baku Pelilinan untuk Memperpanjang Umur Simpan Buah Tomat

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tomat merupakan salah satu tanaman hortikultura yang telah banyak tersebar dibeberapa negara termasuk Indonesia. Tomat memiliki cita rasa yang unik, yakni perpaduan antara manis dan asam serta memiliki kandungan gizi yang dapat bermanfaat bagi kesehatan tubuh, sehingga menjadikan tomat banyak disukai oleh masyarakat,. Akan tetapi, tomat memiliki sifat mudah rusak (perishable), mudah terserang mikroba, serta memiliki masa simpan yang relatif pendek sehingga membutuhkan penanganan pasca panen yang tepat melalui edible coating. Salah satu alternatif yang dapat di lakukan adalah dengan menggunakan metode pelilinan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian kulit ubi kayu dan cangkang kepiting dengan konsentrasi yang berbeda terhadap masa simpan buah tomat selama 20 hari penyimpanan. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) 2 faktor yaitu konsentrasi pati (kulit ubi kayu) yang terdiri dari 4 perlakuan yaitu P0= 0%, P1 = 1%, P2 = 2% dan P3 = 3%. Sedangkan konsentrasi kitosan (cangkang kepiting) yang terdiri dari 4 perlakuan C0 = 0%, C1 = 0,5%, C2 = 1% dan C3 = 1,5% . Parameter pengamatan dalam penelitian ini terdiri dari kadar air, kadar vitamin C dan susut bobot yang diamati setiap 10 hari selama 20 hari penyimpanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pati kulit ubi kayu 2% dikombinasi dengan kitosan cangkang kepiting 1% untuk melapisi buah tomat yang disimpan selama 20 hari mampu memperkecil penurunan kadar air dengan nilai dari 93,95% hingga 52,70%, mampu menekan laju penurunan vitamin C dengan nilai dari 39,10% hingga 33,10%, mampu menekan laju susut bobot dengan nilai dari 3,53% hingga 5,53%.