2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran Komunitas Wahana Pendidikan Perbatasan (WPP) terhadap motivasi belajar anak di Kelurahan Selumit Pantai. Penelitian ini didasarkan pada kondisi anak-anak di Kelurahan Selumit Pantai yang menghadapi berbagai permasalahan seperti rendahnya semangat belajar, kurangnya perhatian dan dukungan keluarga, serta pengaruh tempat tinggal yang kurang kondusif. Pendekatan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Penentuan subjek pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah subjek sebanyak empat orang yang terdiri dari dua relawan dan dua anak binaan komunitas WPP. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara semistruktur. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan aplikasi Nvivo. Hasil penelitian menujukkan bahwa komunitas Wahana Pendidikan Perbatasan (WPP) memiliki peran penting terhadap motivasi belajar anak di Kelurahan Selumit Pantai. Peran komunitas terlihat sebagai tempat coming out dan tempat saling menguatkan bagi anak-anak. Melalui kegiatan pendampingan belajar, bermain sambil belajar, pemberian motivasi, serta suasana belajar yang nyaman dan menyenangkan, anak-anak menjadi lebih berani mengekpresikan diri, lebih percaya diri, dan lebih semangat mengikuti kegiatan belajar. Peran tersebut juga berdampak terhadap pelajaran, semangat dalam mengerjakan tugas, rasa tanggung jawab, keaktifan dalam belajar, serta muncul rasa senang dan puas selama mengikuti kegiatan pembelajaran di komunitas.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran Komunitas Wahana Pendidikan Perbatasan (WPP) terhadap motivasi belajar anak di Kelurahan Selumit Pantai. Penelitian ini didasarkan pada kondisi anak-anak di Kelurahan Selumit Pantai yang menghadapi berbagai permasalahan seperti rendahnya semangat belajar, kurangnya perhatian dan dukungan keluarga, serta pengaruh tempat tinggal yang kurang kondusif. Pendekatan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Penentuan subjek pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah subjek sebanyak empat orang yang terdiri dari dua relawan dan dua anak binaan komunitas WPP. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara semistruktur. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan aplikasi Nvivo. Hasil penelitian menujukkan bahwa komunitas Wahana Pendidikan Perbatasan (WPP) memiliki peran penting terhadap motivasi belajar anak di Kelurahan Selumit Pantai. Peran komunitas terlihat sebagai tempat coming out dan tempat saling menguatkan bagi anak-anak. Melalui kegiatan pendampingan belajar, bermain sambil belajar, pemberian motivasi, serta suasana belajar yang nyaman dan menyenangkan, anak-anak menjadi lebih berani mengekpresikan diri, lebih percaya diri, dan lebih semangat mengikuti kegiatan belajar. Peran tersebut juga berdampak terhadap pelajaran, semangat dalam mengerjakan tugas, rasa tanggung jawab, keaktifan dalam belajar, serta muncul rasa senang dan puas selama mengikuti kegiatan pembelajaran di komunitas.
2025 · Book ·
ABSTRAK PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA TERHADAP TINDAKAN PENGGUNAAN KEKUATAN OLEH OKNUM POLISI DALAM PENANGANAN AKSI UNJUK RASA Penelitian ini mengkaji tentang Standar Operasional Prosedur (SOP) terhadap penanganan aksi unjuk rasa yang telah diatur tersendiri dalam Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan Dalam Tindakan Kepolisian dan bagaimana penegakkan hukum terhadap oknum Polisi yang melakukan pelanggaran dalam penanganan aksi unjuk rasa dengan aturan tanggungjawab dan sanksi yang dapat dikenakan kepada oknum Polisi tersebut. Kepolisian memiliki kewenangan untuk menjaga aksi unjuk rasa agar aksi tersebut berjalan lancar, tertib dan aman sesuai dengan apa yang menjadi tujuan unjuk rasa tersebut. Apabila keadaan dinilai ada kecenderungan dapat mengganggu kepentingan umum maka tindakan penanganan yang dilakukan oleh polisi selaku petugas keamanan lebih mengacu pada aspek keamanan. Penelitian ini menggunakan metode normatif atau kepustakaan, yakni dengan mengkaji lebih dalam melalui literatur yang telah dikumpulkan. Hasil dari penelitian ini penulis menyimpulkan bahwa dalam melakukan pengamanan aksi unjuk rasa masih terdapat oknum Polisi yang melakukan Tindakan yang tidak sesuai dengan SOP dan penegakkan hukum terhadap oknum Polisi yang melakukan pelanggaran dalam penanganan aksi unjuk rasa belum mencerminkan keadilan yang bermartabat, sehingga perlu adanya evaluasi terhadap SOP penanganan dan pelaksanaan fungsi dan kewenangan dari lembaga kepolisian dalam melaksanakan tugasnya dilapangan dan perlu adanya pengawalan dan pengawasan secara masif terhadap oknum polisi selaku pelaku tindakan represif terhadap massa aksi unjuk rasa untuk diadili secara hukum Pidana.
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA TERHADAP TINDAKAN PENGGUNAAN KEKUATAN OLEH OKNUM POLISI DALAM PENANGANAN AKSI UNJUK RASA Penelitian ini mengkaji tentang Standar Operasional Prosedur (SOP) terhadap penanganan aksi unjuk rasa yang telah diatur tersendiri dalam Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan Dalam Tindakan Kepolisian dan bagaimana penegakkan hukum terhadap oknum Polisi yang melakukan pelanggaran dalam penanganan aksi unjuk rasa dengan aturan tanggungjawab dan sanksi yang dapat dikenakan kepada oknum Polisi tersebut. Kepolisian memiliki kewenangan untuk menjaga aksi unjuk rasa agar aksi tersebut berjalan lancar, tertib dan aman sesuai dengan apa yang menjadi tujuan unjuk rasa tersebut. Apabila keadaan dinilai ada kecenderungan dapat mengganggu kepentingan umum maka tindakan penanganan yang dilakukan oleh polisi selaku petugas keamanan lebih mengacu pada aspek keamanan. Penelitian ini menggunakan metode normatif atau kepustakaan, yakni dengan mengkaji lebih dalam melalui literatur yang telah dikumpulkan. Hasil dari penelitian ini penulis menyimpulkan bahwa dalam melakukan pengamanan aksi unjuk rasa masih terdapat oknum Polisi yang melakukan Tindakan yang tidak sesuai dengan SOP dan penegakkan hukum terhadap oknum Polisi yang melakukan pelanggaran dalam penanganan aksi unjuk rasa belum mencerminkan keadilan yang bermartabat, sehingga perlu adanya evaluasi terhadap SOP penanganan dan pelaksanaan fungsi dan kewenangan dari lembaga kepolisian dalam melaksanakan tugasnya dilapangan dan perlu adanya pengawalan dan pengawasan secara masif terhadap oknum polisi selaku pelaku tindakan represif terhadap massa aksi unjuk rasa untuk diadili secara hukum Pidana.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana persepsi guru dan siswa terhadap perbandingan penerapan kurikulum 2013 dengan kurikulum merdeka mata pelajaran Bahasa Indonesia di SMP Muhammadiyah 2 Tarakan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Sampel dalam penilaian adalah kepala sekolah, guru bahasa Indonesia dan seluruh siswa kelas VIII sebanyak 35 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu, observasi, wawancara, kuesioner dan dokumentasi. Teknik analisis data yang yang digunakan ada empat tahap yaitu pengumpulan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi perubahan perkembangan dari proses pembelajaran. Hal ini dapat di lihat dengan adanya perkembangan kompetensi pada siswa melalui pembelajaran yang berdiferensiasi. Kemudian dilihat dari hasil kuesioner yang berikan kepada siswa dan guru menunjukkan bahwa persepsi guru pada penerapan kurikulum 2013 berkategori rendah “Responden dengan kategori rendah adalah responden yang memilki pemahaman rendah tentang penerapan kurikulum yang diterapkan terutama tentang proses pembelajaran yang diaplikasikan kepada siswa/i terkait tentang kurikulum dengan presentase sebesar 45% dengan frekuensi 1 artinya pada proses belajar mengajar presepsi guru pada penerapan kurikulum 2013 perlu ditingkatkan lagi. Sedangkan persepsi guru pada penerapan kurikulum merdeka belajar masuk dalam kategori sangat tinggi “Responden dengan kategori Sangat Tinggi”adalah responden yang memilki pemahaman tinggi penerapan kurikulum yang diterapkan terutama tentang proses pembelajaran yang diaplikasikan kepada siswa/i terkait tentang kurikulum yang diterapkan” dengan presentase sebesar 55% dengan frekuensi 1 artinya pada proses belajar mengajar presepsi guru pada penerapan kurikulum merdeka belajar cukup memahami terkait kurikulum merdeka belajar tersebut.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana persepsi guru dan siswa terhadap perbandingan penerapan kurikulum 2013 dengan kurikulum merdeka mata pelajaran Bahasa Indonesia di SMP Muhammadiyah 2 Tarakan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Sampel dalam penilaian adalah kepala sekolah, guru bahasa Indonesia dan seluruh siswa kelas VIII sebanyak 35 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu, observasi, wawancara, kuesioner dan dokumentasi. Teknik analisis data yang yang digunakan ada empat tahap yaitu pengumpulan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi perubahan perkembangan dari proses pembelajaran. Hal ini dapat di lihat dengan adanya perkembangan kompetensi pada siswa melalui pembelajaran yang berdiferensiasi. Kemudian dilihat dari hasil kuesioner yang berikan kepada siswa dan guru menunjukkan bahwa persepsi guru pada penerapan kurikulum 2013 berkategori rendah “Responden dengan kategori rendah adalah responden yang memilki pemahaman rendah tentang penerapan kurikulum yang diterapkan terutama tentang proses pembelajaran yang diaplikasikan kepada siswa/i terkait tentang kurikulum dengan presentase sebesar 45% dengan frekuensi 1 artinya pada proses belajar mengajar presepsi guru pada penerapan kurikulum 2013 perlu ditingkatkan lagi. Sedangkan persepsi guru pada penerapan kurikulum merdeka belajar masuk dalam kategori sangat tinggi “Responden dengan kategori Sangat Tinggi”adalah responden yang memilki pemahaman tinggi penerapan kurikulum yang diterapkan terutama tentang proses pembelajaran yang diaplikasikan kepada siswa/i terkait tentang kurikulum yang diterapkan” dengan presentase sebesar 55% dengan frekuensi 1 artinya pada proses belajar mengajar presepsi guru pada penerapan kurikulum merdeka belajar cukup memahami terkait kurikulum merdeka belajar tersebut.
2023 · Book ·
Kima merupakan bivalvia laut yang berperan penting sebagai biofilter alami dan saat ini banyak diambil kemudian diperdagangkan sebagai hewan akuarium, makanan lauk (seafood), dan sovenir. Informasi biologi dan molekuler merupakan salah satu tahapan dasar dalam upaya konservasi kima. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi spesies dan karakter molekuler kima kering yang diperdagangkan di Pasar Beringin Kota Tarakan. Tahapan penelitian dilakukan dengan menganalisis karakter molekuler kima kering. Pada tahapan prosedur molekuler dilakukan dengan metode DNA Barcoding melalui proses ekstraksi DNA, amplifikasi DNA, elektroforesis dan sekuensing. Hasil sekuensing yang dicocokkan dengan data NCBI, menunjukkan bahwa kima kering dari Pasar Beringin Kota Tarakan merupakan spesies kima sisik (Tridacna squamosa) dengan tingkat kemiripan antara 98,85-100% dan masih satu clade dengan T. squamosa dari perairan lain dengan jarak genetik kurang dari 3%.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kima merupakan bivalvia laut yang berperan penting sebagai biofilter alami dan saat ini banyak diambil kemudian diperdagangkan sebagai hewan akuarium, makanan lauk (seafood), dan sovenir. Informasi biologi dan molekuler merupakan salah satu tahapan dasar dalam upaya konservasi kima. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi spesies dan karakter molekuler kima kering yang diperdagangkan di Pasar Beringin Kota Tarakan. Tahapan penelitian dilakukan dengan menganalisis karakter molekuler kima kering. Pada tahapan prosedur molekuler dilakukan dengan metode DNA Barcoding melalui proses ekstraksi DNA, amplifikasi DNA, elektroforesis dan sekuensing. Hasil sekuensing yang dicocokkan dengan data NCBI, menunjukkan bahwa kima kering dari Pasar Beringin Kota Tarakan merupakan spesies kima sisik (Tridacna squamosa) dengan tingkat kemiripan antara 98,85-100% dan masih satu clade dengan T. squamosa dari perairan lain dengan jarak genetik kurang dari 3%.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
PENGARUH MEDIA SOSIAL, MODAL DAN LAMA USAHA TERHADAP PENDAPATAN PEDAGANG DI KOTA TARAKAN THE EFFECT OF SOCIAL MEDIA, CAPITAL AND LONG OF BUSINESS ON TRADERS’ INCOME IN TARAKAN CITY Nuraminah Afriani1) , Dr. Pither Palungan, S.E., M.Si2) , Agus Tri Darmawanto, S.E., M.E3) 1)2)3)Universitas Borneo Tarakan Jumlah UMKM di Kota Tarakan 2019 mencapai 6.577 pedagang UMKM atau naik 24% di banding tahun 2017 yang berjumlah 4.099. Salah satu faktor meningkatnya jumlah pedagang UMKM di Kota Tarakan adalah pemanfaatan perkembangan teknologi informasi banyak sekali digunakan untuk mengembangkan bisnis baik dari perusahaan maupun dari individu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh media sosial, modal dan lama usaha terhadap pendapatan pedagang di Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Penelitian dilakukan di Kota Tarakan. Teknik sampel yang digunakan adalah teknik proportionate stratidied random sampling. Data yang digunakan adalah data primer berupa kuesioner yang berjumlah 92 responden. Dalam penelitian ini metode yang digunakan yaitu Analisis Regresi Linear Berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial media sosial berpengaruh signifikan terhadap pendapatan pedagang dengan melihat nilai thitung lebih besar dari ttabel (2,085021 > 1,987290), modal berpengaruh signifikan terhadap pendapatan pedagang dengan melihat nilai thitung lebih besar dari ttabel (5,623449 > 1,987290), lama usaha berpengaruh signifikan terhadap pendapatan pedagang dengan melihat nilai thitung lebih besar dari ttabel (3,798212 > 1,987290). Adapun secara simultan, variabel media sosial, modal dan lama usaha berpengaruh signifikan terhadap pendapatan pedagang dengan melihat Fhitung lebih besar dari Ftabel (54,68137 > 2,708186). Dan diperoleh hasil koefisien determinasi (R2) dengan nilai 0,5468137 atau 54,68137%. Abstract : Tarakan City had 6,577 Micro Small and Medium Enterprise (MSME) traders in 2019, a 24% growth over the previous year’s total of 4,099 in 2017. One of the factors increasing the number of MSME traders in Tarakan City was the use of information technology developments to create businesses, both from companies and individuals. This study aimed to determine and analyze the effect of social media, capital, and business length on traders’ income in Tarakan City. Multiple Linear Regression was used in this study. The results showed that when Tobserved was higher than Ttable, it means social media had a significant effect on traders’ income (2.085021>1.987290), capital had a significant effect on traders’ income (5.623449>1.987290), and length of business had a significant effect on traders’ income (3.798212>1.987290). Simultaneously, when Fobserved was higher than Ftable (54.68137>2.708186). Social media, capital, and business length of time had a significant effect on traders’ income respectively and the coefficient of determination (R2) was 0.5468137, which equaled 54.68137% Keywords: Social Media, Capital, Length of Business, Income, Tarakan City.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGARUH MEDIA SOSIAL, MODAL DAN LAMA USAHA TERHADAP PENDAPATAN PEDAGANG DI KOTA TARAKAN THE EFFECT OF SOCIAL MEDIA, CAPITAL AND LONG OF BUSINESS ON TRADERS’ INCOME IN TARAKAN CITY Nuraminah Afriani1) , Dr. Pither Palungan, S.E., M.Si2) , Agus Tri Darmawanto, S.E., M.E3) 1)2)3)Universitas Borneo Tarakan Jumlah UMKM di Kota Tarakan 2019 mencapai 6.577 pedagang UMKM atau naik 24% di banding tahun 2017 yang berjumlah 4.099. Salah satu faktor meningkatnya jumlah pedagang UMKM di Kota Tarakan adalah pemanfaatan perkembangan teknologi informasi banyak sekali digunakan untuk mengembangkan bisnis baik dari perusahaan maupun dari individu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh media sosial, modal dan lama usaha terhadap pendapatan pedagang di Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Penelitian dilakukan di Kota Tarakan. Teknik sampel yang digunakan adalah teknik proportionate stratidied random sampling. Data yang digunakan adalah data primer berupa kuesioner yang berjumlah 92 responden. Dalam penelitian ini metode yang digunakan yaitu Analisis Regresi Linear Berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial media sosial berpengaruh signifikan terhadap pendapatan pedagang dengan melihat nilai thitung lebih besar dari ttabel (2,085021 > 1,987290), modal berpengaruh signifikan terhadap pendapatan pedagang dengan melihat nilai thitung lebih besar dari ttabel (5,623449 > 1,987290), lama usaha berpengaruh signifikan terhadap pendapatan pedagang dengan melihat nilai thitung lebih besar dari ttabel (3,798212 > 1,987290). Adapun secara simultan, variabel media sosial, modal dan lama usaha berpengaruh signifikan terhadap pendapatan pedagang dengan melihat Fhitung lebih besar dari Ftabel (54,68137 > 2,708186). Dan diperoleh hasil koefisien determinasi (R2) dengan nilai 0,5468137 atau 54,68137%. Abstract : Tarakan City had 6,577 Micro Small and Medium Enterprise (MSME) traders in 2019, a 24% growth over the previous year’s total of 4,099 in 2017. One of the factors increasing the number of MSME traders in Tarakan City was the use of information technology developments to create businesses, both from companies and individuals. This study aimed to determine and analyze the effect of social media, capital, and business length on traders’ income in Tarakan City. Multiple Linear Regression was used in this study. The results showed that when Tobserved was higher than Ttable, it means social media had a significant effect on traders’ income (2.085021>1.987290), capital had a significant effect on traders’ income (5.623449>1.987290), and length of business had a significant effect on traders’ income (3.798212>1.987290). Simultaneously, when Fobserved was higher than Ftable (54.68137>2.708186). Social media, capital, and business length of time had a significant effect on traders’ income respectively and the coefficient of determination (R2) was 0.5468137, which equaled 54.68137% Keywords: Social Media, Capital, Length of Business, Income, Tarakan City.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Gizi buruk terjadi jika tubuh mengalami kekurangan nutrisi dalam waktu yang cukup lama dan dapat menyebabkan kematian pada anak. Laporan Tugas Akhir melakukan pedekatan studi dengan proses keperawatan. Tujuan penulisan ini adalah agar penulis memperoleh gambaran nyata mengenai pelaksanaan dan pendokumentasian asuhan keperawatan komprehensif pada An. G dengan diagnosa medis Gizi Buruk. Metode penulisan adalah deskriptif, tipe studi kasus pengumpulan data dengan cara wawancara, observasi, pemeriksaan fisik dan studi dokumentasi serta studi kepustakaan. Pemberian asuhan keperawatan menggunakan langkah-langkah proses keperawatan yang meliputi: pengkajian, diagnosa keperawatan, perencanaan pelaksanaan dan evaluasi. Pengkajian yang dilakukan meluputi identitas klien, riwayat penyakit yang pernah dialami sebelumnya dan sekarang, pengkajian kesehatan secara menyeluruh. Diagnosa keperawatan ditemukan adalah defisit nutrisi, gangguan tumbuh kembang, defisit perawatan diri dan defisit pengetahuan. Intervensi yang telah dilakukan dan kriteria hasil yang telah disusun berdasarkan prioritas masalah. Evaluasi hasil tindakan keperawatan menunjukkan bahwa masalah keperawatan yang penulis rumuskan dalam diagnosa keperawatan dapat teratasi sesuai tujuan yang telah ditetapkan dari kriteria hasil yang diharapkan. Dari empat diagnosa keperawatan tersebut masalah dapat teratasi sesuai dengan tujuan dan waktu yang telah ditentukan.
2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Sistem budidaya ikan nila (Oreochromis niloticus) sangat didukung dengan pemberian pakan yang berkualitas. Pakan yang berkualitas memilki kandungan gizi berupa protein, karbohidrat, lemak, vitamin dan mineral. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan laju pertumbuhan ikan Nila (Oreochromis niloticus) dengan penambahan tepung rumput laut (Kappaphycus alvarezii) dengan konsentrasi berbeda. Penelitian ini menggunakan metode rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan yaitu perlakuan A (tanpa penambahan rumput laut), B (penambahan rumput laut 2%), C (penambahan rumput laut 4%), D (penambahan rumput laut 6%), E (penambahan rumput laut 8%)/kg pakan. Parameter pertumbuhan yang diamati meliputi variabel pertumbuhan panjang, pertumbuhan berat, pertumbuhan spesifik, jumlah konversi pakan dan kelangsungan hidup. Sedangkan, parameter kualitas air meliputi variabel pH, suhu, oksigen terlarut dan amoniak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pakan dengan penambahan tepung rumput laut 4% merupakan konsentrasi terbaik yang mampu menghasilkan 5,98 gram berat mutlak, 5,09% pertumbuhan spesifik, 4,29 cm panjang mutlak, dan jumlah konsumsi pakan 0,55 gram, kelangsungan hidup ikan nila 71%. Kondisi kualitas air seperti pH, Suhu, Oksigen terlarut masih dalam kisaran yang optimal, sedangkan amonik relatif tinggi sebesar 2 ppm.
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
Sistem budidaya ikan nila (Oreochromis niloticus) sangat didukung dengan pemberian pakan yang berkualitas. Pakan yang berkualitas memilki kandungan gizi berupa protein, karbohidrat, lemak, vitamin dan mineral. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan laju pertumbuhan ikan Nila (Oreochromis niloticus) dengan penambahan tepung rumput laut (Kappaphycus alvarezii) dengan konsentrasi berbeda. Penelitian ini menggunakan metode rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan yaitu perlakuan A (tanpa penambahan rumput laut), B (penambahan rumput laut 2%), C (penambahan rumput laut 4%), D (penambahan rumput laut 6%), E (penambahan rumput laut 8%)/kg pakan. Parameter pertumbuhan yang diamati meliputi variabel pertumbuhan panjang, pertumbuhan berat, pertumbuhan spesifik, jumlah konversi pakan dan kelangsungan hidup. Sedangkan, parameter kualitas air meliputi variabel pH, suhu, oksigen terlarut dan amoniak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pakan dengan penambahan tepung rumput laut 4% merupakan konsentrasi terbaik yang mampu menghasilkan 5,98 gram berat mutlak, 5,09% pertumbuhan spesifik, 4,29 cm panjang mutlak, dan jumlah konsumsi pakan 0,55 gram, kelangsungan hidup ikan nila 71%. Kondisi kualitas air seperti pH, Suhu, Oksigen terlarut masih dalam kisaran yang optimal, sedangkan amonik relatif tinggi sebesar 2 ppm.