Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

4 hasil
Subjek: uji histokimia
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Identifikasi Senyawa Metabolit Sekunder pada Famili Rubiaceae dan Amarylidaceae serta Potensi Penerapan pada Pembelajaran Biologi

2022•

Senyawa yang terdapat di dalam jaringan tumbuhan dapat diketahui dengan melakukan beberapa uji kualitatif salah satunya berupa uji histokimia dan uji ekstrak etanol. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi senyawa metabolit sekunder pada famili Rubiaceae dan Amarylidaceae. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian yaitu famili Rubiaceae dan Amarylidaceae. Data yang diperoleh berdasarkan uji kualitatif menggunakan uji histokimia, hasil positif mengandung terpenoid ditemukan pada daun tumbuhan Ixora coccinea, Mitragyna speciosa dan Curculigo latifolia, pada batang tumbuhan Ixora coccinea dan Mitragyna speciosa, serta pada akar tumbuhan Curculigo latifolia. Sedangkan hasil positif mengandung tanin ditemukan pada daun tumbuhan Ixora coccinea, Mitragyna speciosa, Paedaria foetida dan Curculigo latifolia, pada batang tumbuhan Ixora coccinea dan Mitragyna speciosa, serta pada akar tumbuhan Ixora coccinea, Mitragyna speciosa dan Curculigo latifolia. Kemudian berdasarkan uji kualitatif menggunakan uji ekstrak etanol, hasil positif mengandung terpenoid ditandai dengan perubahan warna menjadi ungu ditemukan pada daun tumbuhan Ixora coccinea, Mitragyna speciosa dan Curculigo latifolia, pada batang tumbuhan Ixora coccinea dan Mitragyna speciosa, serta pada akar tumbuhan Ixora coccinea, Mitragyna speciosa dan Curculigo latifolia. Sedangkan hasil positif mengandung tanin ditandai dengan perubahan warna menjadi biru kehitaman atau hijau kecoklatan ditemukan pada daun tumbuhan Ixora coccinea, Mitragyna speciosa, Paedaria foetida dan Curculigo latifolia, pada batang tumbuhan Ixora coccinea dan Mitragyna speciosa, serta pada akar pada tumbuhan Ixora coccinea, Mitragyna speciosa dan Curculigo latifolia. Hasil penelitian tersebut diketahui bahwa famili Rubiaceae dan Amarylidaceae melalui uji histokimia dan ekstrak etanol positif mengandung terpenoid dan tanin pada organ daun, batang dan akar. Informasi atau data hasil penelitian tersebut berpotensi dalam penerapan pembelajaran biologi seperti RPP, panduan praktikum dan bahan ajar.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS SENYAWA BIOAKTIF PADA FAMILI Poaceae DAN Malvaceae MELALUI UJI HISTOKIMIA DAN UJI EKSTRAK ETANOL SERTA POTENSI PENERAPAN PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI

2022•

Indonesia merupakan negara yang sangat kaya akan keanekaragaman hayati yang memiliki kurang lebih 3000 spesies tanaman yang berpotensi sebagai mengandung senyawa bioaktif. Salah satu daerah yang banyak ditemukan tumbuh-tumbuhan yaitu daerah kota Tarakan seperti famili tumbuhan yang dijumpai dihutan sawah lunto dan hutan persemaian yaitu famili Poaceae yang meliputi Rumput Bambu dan Rumput Gelagah kemudian Famili Malvaceae yang meliputi Seleguri, Kembang Sepatu dan Pulutan. Pada penelitian ini metode yang digunakan ialah melalui uji histokimia dan uji ekstraksi etanol dengan menggunakan reagen FeCl3 10% untuk identifikasi senyawa tanin, dan reagen CH3COOH pekat dan H2SO4 pekat untuk identifikasi senyawa steroid. Pengujian ini dilakukan untuk mengidentifikasi senyawa tanin dan steroid pada masing-masing bagian organ daun, batang, dan akar pada famili Poaceae dan Malvaceae. Hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa pada uji histokimia dan uji ekstraksi etanol identifikasi senyawa tanin dari lima spesies tumbuhan terdapat sembilan bagian organ yang positif mengandung senyawa tanin yang tersebar di daun dan akar Rumput Bambu, daun Rumput Gelagah, daun Seleguri, daun, akar dan batang Pulutan, daun dan batang Kembang Sepatu. Pada uji histokimia dan uji ekstraksi etanol identifikasi senyawa steroid dari lima spesies tumbuhan terdapat lima bagian organ yang positif mengandung senyawa steroid yang tersebar di daun dan akar Seleguri, daun, akar dan batang Kembang Sepatu. Pada penelitian ini potensi yang akan diimplementasikan dalam pembelajaran biologi berupa Rancangan Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Panduan Praktikum, dan Bahan Ajar pada KD 2.2 Struktur dan Fungsi Jaringan Tumbuhan dan Hewan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Uji Kualitatif Senyawa Metabolit Sekunder Pada Famili Fabaceae Serta Potensi Penerapan Pada Pembelajaran Biologi

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Indonesia merupakan negara yang sangat kaya akan keanekaragaman hayati yang memiliki kurang lebih 3000 spesies tanaman yang berpotensi sebagai mengandung senyawa bioaktif. Salah satu daerah yang banyak ditemukan tumbuh-tumbuhan yaitu daerah kota Tarakan seperti famili tumbuhan yang dijumpai dihutan sawah lunto dan hutan persemaian yaitu famili Fabaceae yang meliputi Putri Malu, Daun Duduk, Kembang Telang, Kupu-Kupu dan Ketepeng Cina. Pada penelitian ini metode yang digunakan ialah melalui uji histokimia dengan reagen Vanilin 4% HCL pekat untuk identifikasi senyawa flavonoid, dan reagen CH3COOH pekat dan H2SO4 pekat untuk identifikasi senyawa steroid. Uji ekstraksi etanol dengan menggunakan reagen 0,1 logam Mg dan H2SO4 pekat untuk identifikasi senyawa flavonoid, dan reagen CH3COOH pekat dan H2SO4 pekat untuk identifikasi senyawa steroid. Pengujian ini dilakukan untuk mengidentifikasi senyawa flavonoid dan steroid pada masing-masing bagian organ daun, batang, dan akar. Hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa hanya organ batang pada tumbuhan Kupu-Kupu saja yang negatif mengandung senyawa flavonoid dan steroid pada uji ekstrak etanol. Pada penelitian ini potensi yang akan diimplementasikan dalam pembelajaran biologi berupa Rancangan Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Panduan Praktikum, dan Bahan Ajar pada KD 2.2 Struktur dan Fungsi Jaringan Tumbuhan dan Hewan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Identifkasi Senyawa Terpenoid pada Famili Tumbuhan Euphorbiaceae melalui Uji Kualitatif dan Potensi Penerapan pada Pembelajaran Biologi

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Indonesia merupakan salah satu negara yang memiiliki keanekaragaman tumbuhan tersebar diberbagai hutan tropis seperti hutan persemaian dan hutan sawah luntoh. Tumbuhan Ekor kucing (Acalypha hispida), Sablo (Acalypha wilkesiana), Teh-tehan (Acalypha siamensis), Kroton (Codiaeum variegatum), dan Patikan kebo (Euphorbia hirta L) merupakan spesies tumbuhan tergolong famili Euphorbiaceae yang dijumpai di hutan persemaian dan hutan sawah luntoh. Uji yang digunakan pada penelitian ini yaitu uji histokimia dengan reagen CuSO4 5 % dan gliserin, dan uji ekstraksi etanol dengan reagen HCl pekat 32 % dan H2SO4 pekat. Uji ini digunakan untuk mengidentifikasi senyawa terpenoid pada organ akar,batang dan daun. Hasil penelitian tersebut diketahui bahwa dari lima spesies tumbuhan famili Euphorbiaceae terdapat empat spesies yang mengandung senyawa terpenoid yang tersebar diberbagai organ akar, batang, dan daun. Pada spesies tumbuhan ekor kucing (Acalypha hispida) dari ketiga bagian organ akar, batang, dan daun tidak ada yang mengandung senyawa terpenoid. Pada spesies tumbuhan Sablo (Acalypha wilkesiana) masing-masing bagian organ akar, batang, dan daun positif mengandung senyawa terpenoid. Pada spesies tumbuhan Teh-tehan (Acalypha siamensis) bagian organ yang mengandung senyawa terpenoid hanya terletak pada bagian akar. Pada spesies tumbuhan Kroton (Codiaeum variegatum) bagian organ yang mengandung senyawa terpenoid terletak pada organ akar dan daun. Pada spesies tumbuhan Patikan kebo (Euphorbia hirta L) bagian organ yang mengandung senyawa terpenoid terletak pada bagian daun. Pada penelitian ini potensi penerapan pembelajaran biologi berupa Rancangan Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Panduan Praktikum, dan Bahan Ajar.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail