ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•
Indonesia merupakan negara yang sangat kaya akan keanekaragaman hayati yang memiliki kurang lebih 3000 spesies tanaman yang berpotensi sebagai mengandung senyawa bioaktif. Salah satu daerah yang banyak ditemukan tumbuh-tumbuhan yaitu daerah kota Tarakan seperti famili tumbuhan yang dijumpai dihutan sawah lunto dan hutan persemaian yaitu famili Poaceae yang meliputi Rumput Bambu dan Rumput Gelagah kemudian Famili Malvaceae yang meliputi Seleguri, Kembang Sepatu dan Pulutan. Pada penelitian ini metode yang digunakan ialah melalui uji histokimia dan uji ekstraksi etanol dengan menggunakan reagen FeCl3 10% untuk identifikasi senyawa tanin, dan reagen CH3COOH pekat dan H2SO4 pekat untuk identifikasi senyawa steroid. Pengujian ini dilakukan untuk mengidentifikasi senyawa tanin dan steroid pada masing-masing bagian organ daun, batang, dan akar pada famili Poaceae dan Malvaceae. Hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa pada uji histokimia dan uji ekstraksi etanol identifikasi senyawa tanin dari lima spesies tumbuhan terdapat sembilan bagian organ yang positif mengandung senyawa tanin yang tersebar di daun dan akar Rumput Bambu, daun Rumput Gelagah, daun Seleguri, daun, akar dan batang Pulutan, daun dan batang Kembang Sepatu. Pada uji histokimia dan uji ekstraksi etanol identifikasi senyawa steroid dari lima spesies tumbuhan terdapat lima bagian organ yang positif mengandung senyawa steroid yang tersebar di daun dan akar Seleguri, daun, akar dan batang Kembang Sepatu. Pada penelitian ini potensi yang akan diimplementasikan dalam pembelajaran biologi berupa Rancangan Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Panduan Praktikum, dan Bahan Ajar pada KD 2.2 Struktur dan Fungsi Jaringan Tumbuhan dan Hewan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Indonesia merupakan negara yang sangat kaya akan keanekaragaman hayati yang memiliki kurang lebih 3000 spesies tanaman yang berpotensi sebagai mengandung senyawa bioaktif. Salah satu daerah yang banyak ditemukan tumbuh-tumbuhan yaitu daerah kota Tarakan seperti famili tumbuhan yang dijumpai dihutan sawah lunto dan hutan persemaian yaitu famili Fabaceae yang meliputi Putri Malu, Daun Duduk, Kembang Telang, Kupu-Kupu dan Ketepeng Cina. Pada penelitian ini metode yang digunakan ialah melalui uji histokimia dengan reagen Vanilin 4% HCL pekat untuk identifikasi senyawa flavonoid, dan reagen CH3COOH pekat dan H2SO4 pekat untuk identifikasi senyawa steroid. Uji ekstraksi etanol dengan menggunakan reagen 0,1 logam Mg dan H2SO4 pekat untuk identifikasi senyawa flavonoid, dan reagen CH3COOH pekat dan H2SO4 pekat untuk identifikasi senyawa steroid. Pengujian ini dilakukan untuk mengidentifikasi senyawa flavonoid dan steroid pada masing-masing bagian organ daun, batang, dan akar. Hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa hanya organ batang pada tumbuhan Kupu-Kupu saja yang negatif mengandung senyawa flavonoid dan steroid pada uji ekstrak etanol. Pada penelitian ini potensi yang akan diimplementasikan dalam pembelajaran biologi berupa Rancangan Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Panduan Praktikum, dan Bahan Ajar pada KD 2.2 Struktur dan Fungsi Jaringan Tumbuhan dan Hewan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Indonesia merupakan salah satu negara yang memiiliki keanekaragaman tumbuhan tersebar diberbagai hutan tropis seperti hutan persemaian dan hutan sawah luntoh. Tumbuhan Ekor kucing (Acalypha hispida), Sablo (Acalypha wilkesiana), Teh-tehan (Acalypha siamensis), Kroton (Codiaeum variegatum), dan Patikan kebo (Euphorbia hirta L) merupakan spesies tumbuhan tergolong famili Euphorbiaceae yang dijumpai di hutan persemaian dan hutan sawah luntoh. Uji yang digunakan pada penelitian ini yaitu uji histokimia dengan reagen CuSO4 5 % dan gliserin, dan uji ekstraksi etanol dengan reagen HCl pekat 32 % dan H2SO4 pekat. Uji ini digunakan untuk mengidentifikasi senyawa terpenoid pada organ akar,batang dan daun. Hasil penelitian tersebut diketahui bahwa dari lima spesies tumbuhan famili Euphorbiaceae terdapat empat spesies yang mengandung senyawa terpenoid yang tersebar diberbagai organ akar, batang, dan daun. Pada spesies tumbuhan ekor kucing (Acalypha hispida) dari ketiga bagian organ akar, batang, dan daun tidak ada yang mengandung senyawa terpenoid. Pada spesies tumbuhan Sablo (Acalypha wilkesiana) masing-masing bagian organ akar, batang, dan daun positif mengandung senyawa terpenoid. Pada spesies tumbuhan Teh-tehan (Acalypha siamensis) bagian organ yang mengandung senyawa terpenoid hanya terletak pada bagian akar. Pada spesies tumbuhan Kroton (Codiaeum variegatum) bagian organ yang mengandung senyawa terpenoid terletak pada organ akar dan daun. Pada spesies tumbuhan Patikan kebo (Euphorbia hirta L) bagian organ yang mengandung senyawa terpenoid terletak pada bagian daun. Pada penelitian ini potensi penerapan pembelajaran biologi berupa Rancangan Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Panduan Praktikum, dan Bahan Ajar.