2025 · Book ·
Membaca merupakan hal yang utama dalam kegiatan proses belajar mengajar, karena semua proses belajar mengajar didasarkan pada kemampuan membaca. Didalam aktivitas membaca, terdapat kegiatan menangkap apa yang tersirat dari bahan yang tersurat dalam sebuah bacaan. Ketika siswa kesulitan membaca, mereka tertinggal oleh siswa lainnya Kesulitan membaca adalah suatu keadaan ketika siswa tidak mampu mengidentifikasi kata sehingga peserta didik mempunyai kemampuan membaca yang lemah berdasarkan rata-rata kemampuan membaca yang telah ditetapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan membaca yang dialami oleh siswa kelas III-B SDN 013 Tana Tidung. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Adapun teknik pengumpulan datan yang dilakukan melalui tes kemampuan membaca dan wawancara siswa sebanyak 25 siswa kelas III-B yang sebagai calon subjek penelitian untuk mengikuti tes kemampuan membaca. Selanjutnya peneliti memilih 7 subjek dari hasil tes kemampuan membaca siswa yang peneliti lakukan yang termasuk dalam kategori perlu bimbingan. Lalu kemudian peneliti mengkonfiramsi kembali kepada subjek yang terpilih agar bersedia untuk melakukan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih adanya beberapa siswa yang mengalami kesulitan membaca. Berdasarkan hasil tes yang diikuti siswa tersebut dimana kesulitan membaca yang dialami siswa antara lain yaitu siswa belum mengenal huruf, siswa belum lancar dalam membaca, masih terbata-bata dalam mengeja, siswa sulit membedakan huruf yang bentuknya hampir mirip, siswa banyak melakukan kesalahan dengan menganti kata, mengulang kata, dan menghilangkan kata, karena kesulitan-kesulitan itulah sehingga siswa banyak melakukan kesalahan dalam membaca.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Membaca merupakan hal yang utama dalam kegiatan proses belajar mengajar, karena semua proses belajar mengajar didasarkan pada kemampuan membaca. Didalam aktivitas membaca, terdapat kegiatan menangkap apa yang tersirat dari bahan yang tersurat dalam sebuah bacaan. Ketika siswa kesulitan membaca, mereka tertinggal oleh siswa lainnya Kesulitan membaca adalah suatu keadaan ketika siswa tidak mampu mengidentifikasi kata sehingga peserta didik mempunyai kemampuan membaca yang lemah berdasarkan rata-rata kemampuan membaca yang telah ditetapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan membaca yang dialami oleh siswa kelas III-B SDN 013 Tana Tidung. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Adapun teknik pengumpulan datan yang dilakukan melalui tes kemampuan membaca dan wawancara siswa sebanyak 25 siswa kelas III-B yang sebagai calon subjek penelitian untuk mengikuti tes kemampuan membaca. Selanjutnya peneliti memilih 7 subjek dari hasil tes kemampuan membaca siswa yang peneliti lakukan yang termasuk dalam kategori perlu bimbingan. Lalu kemudian peneliti mengkonfiramsi kembali kepada subjek yang terpilih agar bersedia untuk melakukan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih adanya beberapa siswa yang mengalami kesulitan membaca. Berdasarkan hasil tes yang diikuti siswa tersebut dimana kesulitan membaca yang dialami siswa antara lain yaitu siswa belum mengenal huruf, siswa belum lancar dalam membaca, masih terbata-bata dalam mengeja, siswa sulit membedakan huruf yang bentuknya hampir mirip, siswa banyak melakukan kesalahan dengan menganti kata, mengulang kata, dan menghilangkan kata, karena kesulitan-kesulitan itulah sehingga siswa banyak melakukan kesalahan dalam membaca.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Indonesia merupakan salah satu negara yang memiiliki keanekaragaman tumbuhan tersebar diberbagai hutan tropis seperti hutan persemaian dan hutan sawah luntoh. Tumbuhan Ekor kucing (Acalypha hispida), Sablo (Acalypha wilkesiana), Teh-tehan (Acalypha siamensis), Kroton (Codiaeum variegatum), dan Patikan kebo (Euphorbia hirta L) merupakan spesies tumbuhan tergolong famili Euphorbiaceae yang dijumpai di hutan persemaian dan hutan sawah luntoh. Uji yang digunakan pada penelitian ini yaitu uji histokimia dengan reagen CuSO4 5 % dan gliserin, dan uji ekstraksi etanol dengan reagen HCl pekat 32 % dan H2SO4 pekat. Uji ini digunakan untuk mengidentifikasi senyawa terpenoid pada organ akar,batang dan daun. Hasil penelitian tersebut diketahui bahwa dari lima spesies tumbuhan famili Euphorbiaceae terdapat empat spesies yang mengandung senyawa terpenoid yang tersebar diberbagai organ akar, batang, dan daun. Pada spesies tumbuhan ekor kucing (Acalypha hispida) dari ketiga bagian organ akar, batang, dan daun tidak ada yang mengandung senyawa terpenoid. Pada spesies tumbuhan Sablo (Acalypha wilkesiana) masing-masing bagian organ akar, batang, dan daun positif mengandung senyawa terpenoid. Pada spesies tumbuhan Teh-tehan (Acalypha siamensis) bagian organ yang mengandung senyawa terpenoid hanya terletak pada bagian akar. Pada spesies tumbuhan Kroton (Codiaeum variegatum) bagian organ yang mengandung senyawa terpenoid terletak pada organ akar dan daun. Pada spesies tumbuhan Patikan kebo (Euphorbia hirta L) bagian organ yang mengandung senyawa terpenoid terletak pada bagian daun. Pada penelitian ini potensi penerapan pembelajaran biologi berupa Rancangan Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Panduan Praktikum, dan Bahan Ajar.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Indonesia merupakan salah satu negara yang memiiliki keanekaragaman tumbuhan tersebar diberbagai hutan tropis seperti hutan persemaian dan hutan sawah luntoh. Tumbuhan Ekor kucing (Acalypha hispida), Sablo (Acalypha wilkesiana), Teh-tehan (Acalypha siamensis), Kroton (Codiaeum variegatum), dan Patikan kebo (Euphorbia hirta L) merupakan spesies tumbuhan tergolong famili Euphorbiaceae yang dijumpai di hutan persemaian dan hutan sawah luntoh. Uji yang digunakan pada penelitian ini yaitu uji histokimia dengan reagen CuSO4 5 % dan gliserin, dan uji ekstraksi etanol dengan reagen HCl pekat 32 % dan H2SO4 pekat. Uji ini digunakan untuk mengidentifikasi senyawa terpenoid pada organ akar,batang dan daun. Hasil penelitian tersebut diketahui bahwa dari lima spesies tumbuhan famili Euphorbiaceae terdapat empat spesies yang mengandung senyawa terpenoid yang tersebar diberbagai organ akar, batang, dan daun. Pada spesies tumbuhan ekor kucing (Acalypha hispida) dari ketiga bagian organ akar, batang, dan daun tidak ada yang mengandung senyawa terpenoid. Pada spesies tumbuhan Sablo (Acalypha wilkesiana) masing-masing bagian organ akar, batang, dan daun positif mengandung senyawa terpenoid. Pada spesies tumbuhan Teh-tehan (Acalypha siamensis) bagian organ yang mengandung senyawa terpenoid hanya terletak pada bagian akar. Pada spesies tumbuhan Kroton (Codiaeum variegatum) bagian organ yang mengandung senyawa terpenoid terletak pada organ akar dan daun. Pada spesies tumbuhan Patikan kebo (Euphorbia hirta L) bagian organ yang mengandung senyawa terpenoid terletak pada bagian daun. Pada penelitian ini potensi penerapan pembelajaran biologi berupa Rancangan Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Panduan Praktikum, dan Bahan Ajar.