Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: manajemen keperawatan
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

optimalisasi alat inventaris kesehatan diruang tindak rawat inap anak di rumah sakit

2026•

Inventaris alat kesehatan merupakan bagian dari fungsi pengorganisasian dalam manajemen keperawatan yang menjamin ketersediaan, kerapian, dan kesiapan alat. Pengkajian di ruang tindak rawat inap anak menemukan penyimpanan alat yang belum tertib karena tidak tersedianya stiker label lokasi, denah ruangan, dan Standar Prosedur Operasional (SPO) penyimpanan, sehingga perawat kesulitan menemukan alat saat dibutuhkan dan pelayanan menjadi kurang efisien. Studi kasus ini bertujuan mengembangkan fungsi pengorganisasian melalui optimalisasi inventaris alat kesehatan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi dengan pendekatan pembelajaran berbasis proyek. Pengkajian menggunakan pendekatan enam unsur manajemen, sedangkan penetapan prioritas masalah menggunakan metode Hanlon. Intervensi yang dilakukan meliputi pembuatan stiker label, penyusunan denah ruangan, pengelompokan alat berdasarkan fungsi, serta penyusunan SPO penyimpanan nebulizer dan termometer. Hasil menunjukkan seluruh kegiatan terlaksana sesuai rencana. Stiker label tertempel pada seluruh tempat penyimpanan, denah ruangan terpasang di ruang tindakan, dan draf SPO diserahkan kepada kepala ruangan. Respons perawat positif dan seluruh indikator tercapai. Temuan baru studi ini menunjukkan bahwa kombinasi identifikasi visual dan panduan prosedural yang sederhana dan berbiaya rendah mampu mendukung kerapian penyimpanan serta meningkatkan efisiensi kerja perawat. Intervensi ini berpotensi meningkatkan kepatuhan perawat, mutu pelayanan, dan keselamatan pasien anak. Manajemen keperawatan perlu memelihara sistem inventaris sebagai bagian integral dari fungsi pengorganisasian di setiap unit pelayanan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

KESELAMATAN PERAWAT TERHADAP ANCAMAN KEKERASAN FISIK DAN VERBAL DENGAN OPTIMALISASI LAYANAN PENGADUAN PASIEN DI RUMAH SAKIT

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kekerasan terhadap perawat, baik secara fisik maupun verbal, masih menjadi masalah serius di fasilitas kesehatan, terutama yang dipicu oleh ketidakpuasan pasien atau keluarga terhadap layanan yang tidak tersalurkan melalui sistem pengaduan resmi. Ketidakefektifan sistem pengaduan pasien kerap menyebabkan keluhan disampaikan secara langsung kepada perawat, sehingga meningkatkan risiko terjadinya konflik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi upaya optimalisasi layanan pengaduan pasien sebagai strategi preventif dalam meningkatkan keselamatan kerja perawat. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus berbasis praktik klinik di ruang rawat inap dewasa Rumah Sakit Tarakan, dengan metode observasi partisipatif, wawancara, kuesioner, dan Project Based Learning (PBL). Intervensi dilakukan melalui pembuatan media edukatif berupa X-banner dan video edukasi mengenai alur pengaduan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemahaman perawat dan pasien mengenai jalur pengaduan meningkat setelah dilakukan sosialisasi media edukatif. Evaluasi juga menunjukkan adanya penurunan potensi konflik langsung kepada perawat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa media edukasi visual terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman jalur pengaduan dan berkontribusi terhadap peningkatan keselamatan kerja perawat di ruang rawat inap. Rekomendasi ditujukan kepada manajemen rumah sakit untuk memperluas implementasi media informasi serupa di seluruh unit pelayanan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

OPTIMALISASI PEMANFAATAN RUANG TERAPI BERMAIN DENGAN PENDEKATAN MANAJEMEN KEPERAWATAN : PERENCANAAN DAN MATERIAL

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Hospitalisasi merupakan kondisi ketika anak diharuskan tinggal di rumah sakit dan menjalani perawatan sampai dibolehkan pulang. Anak yang dirawat dapat mengalami dampak hospitalisasi seperti kecemasan, malu, regresi, ketakutan mengalami nyeri fisik, kehilangan kemandirian dan kontrol sehingga diperlukan pemberian terapi bermain. Tujuan karya ilmiah ini yaitu mengidentifikasi optimalisasi pemanfaatan ruang terapi bermain dengan pendekatan manajemen keperawatan pada fungsi perencanaan seperti Standar Prosedur Operasional dan aspek material seperti sarana dan prasarana di ruang terapi bermain. Metode karya ilmiah ini adalah observasi partisipatif, wawancara, kuesioner dan project based learning (pembuatan draft Standar Prosedur Operasional, petunjuk arah ruang terapi bermain, denah ruang rawat anak, video pemanfaatan ruang terapi bermain, dan draft desain interior ruang terapi bermain). Hasil dari karya ilmiah ini yaitu menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan perawat mengenai pemanfaatan terapi bermain yaitu kategori baik dan sikap perawat terhadap pemanfaatan terapi bermain yaitu menunjukkan sikap sangat setuju. Project Based Learning menghasilkan draft Standar Prosedur Operasional, petunjuk arah ruang terapi bermain, denah ruang rawat anak, video pemanfaatan ruang terapi bermain dan draft desain interior ruang terapi bermain. Kesimpulan dari studi kasus pada karya ilmiah ini adalah tercapainya seluruh tujuan dan indikator Project Based Learning yang dilakukan. Diharapkan laporan Project Based Learning ini dapat menjadi awal dari optimalisasi pemanfaatan ruang terapi bermain di Rumah Sakit dengan fungsi dan aspek yang berbeda.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail