ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kota Tarakan salah satu kota yang berada di Kalimantan Utara, mengalami pertumbuhan pesat dalam beberapa tahun terakhir. Pertumbuhan ini berdampak besar pada peningkatan volume lalu lintas, terutama pada simpang – simpang strategis yang menghubungkan berbagai wilayah di kota Tarakan. Salah satu simpang yang menjadi perhatian adalah simpang Jalan Slamet Riyadi dan Jalan Jendral Sudirman, yang merupakan jalan utama yang menghubungkan pusat kota dengan wilayah lainnya. Simpang ini sering mengalami tundaaan lalu lintas, terutama pada jam-jam sibuk, sehingga dapat menurunkan efisiensi waktu tempuh dan meningkatkan emisi polutan. Analisis sela pada simpang ini sangat diperlukan untuk memahami karakteristik pergerakan lalu lintas dan pola interaksi antar kendaraan pada simpang tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan nilai sela kritis yang terjadi pada simpang Jl.Slamet Riyadi dan menentukan kinerja simpang pada Jl.Slamet Riyadi berdasarkan PKJI 2023. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Metode analisis data dapat dilakukan setelah mendapatkan data primer yang meliputi data geometrik, data volume kendaraan dan data sela kendaraan, kemudian data dianalisa berdasarkan metode yang telah ditentukan yaitu metode Raff, metode Greenshields, dan metode Acceptance Curve. Dari hasil penelitian didapatkan nilai sela kritis yang lebih besar dari dua metode lainnya yaitu berkisar 3,5 sampai 4,5 dengan metode Acceptance Curve, untuk metode Raff berkisar 3,10 sampai 3,96 detik dan metode Greenshields berkisar 3 sampai 4 detik. Sedangkan didapat untuk kinerja simpang dengan jam puncak siang hari Senin tanggal 03 juni 2024 terjadi pada pukul 11.00-12.00 dengan 4185,2 smp/jam, derajat kejenuhan 0,97 dengan kapasitas 4323 smp/jam, tundaan simpang (T) sebesar 17,67 det/smp, dan nilai peluang antrian (PA) berkisar pada 37,61 % – 74,29 %.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Salah satu aktifitas penyebab kemacetan adalah parkir di badan jalan yang mempengaruhi kinerja ruas jalan, studi ini dilatarbelakangi kemacetan yang diakibatkan kegiatan parkir kendaraan pada badan jalan dikawasan jalan Kusuma bangsa. Di ruas jalan ini terjadi pengurangan lebar jalur lalu lintas akibat aktifitas parkir dibadan jalan (on-street parking), Pengaruh yang terjadi akibat aktifitas parkir dibadan jalan (on-street parking) membuat kecepatan menurun walaupun arus kecepatan masih stabil diangka 47km/jam, sedangkan untuk kapasitas ruas jalan menjadi berkurang diangka 2702,6 smp/jam, dan hambatan samping yang sangat tinggi yaitu, 929,7 kejadian/jam. Dengan ciri – ciri khusus Daerah Komersial, ada aktivitas pasar sisi jalan. Berdasarkan hasil data analisis yg ditelah dilakukan, nilai Tingkat pelayanan dijalan Kusuma bangsa dikategori B dengan kondisi jalan Arus stabil kecepatan sedikit terbatas oleh lalu lintas, volume pelayanan yang dipakai untuk design jalan luar kota. Dengan demikian dapat disimpulkan aktifitas parkir dibadan jalan mengakibatkan menurunnya kapasitas ruas jalan dan kinerja ruasa jalan
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Seiring dengan berkembangnya Kota Tarakan, kebutuhan kendaraan akan semakin meningkat di setiap saat yang tidak diikuti dengan bertambahnya kapasitas jalan dan dapat mengakibatkan hambatan samping dan kinerja ruas Jalan Slamet Riadi tidak sesuai dengan kapasitasnya. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data volume kendaraan, data hambatan samping, serta data geometrik jalan. Lokasi penelitian dilakukan pada Jalan Slamet Riadi sepanjang 200 Meter pada hari Senin – Rabu. Untuk survey volume lalu lintas dan hambatan samping dilakukan dengan cara manual yaitu dengan mencatat setiap kendaraan yang melintas berdasarkan klasifikasi kendaraan, dan juga jenis hambatan samping di sepanjang titik yang telah di tentukan. Dari hasil analisis yang diperoleh jumlah arus lalu lintas tertinggi total dua arah mencapai 1289,85 smp/jam, besarnya nilai hambatan samping yang terjadi mencapai 736,5 kejadian /jam, dimana nilai hambatan samping yang besar dapat mempengaruhi kinerja ruas jalan, dan nilai kapasitas jalan sebesar 2011,37 smp/jam, serta besarnya kecepatan yang di dapatkan sebesar 26,3 km/jam yang mengakibatkan kecepatan kendaraan pada Jalan Slamet Riadi mulai terganggu, dan hal tersebut menghasilkan derajat kejenuhan sebesar 0,63134 sehingga masuk kedalam kategori tingkat pelayanan jalan dengan skor C. Untuk meningkatkan kecepatan kendaraan pada ruas jalan ini, dapat dilakukannya solusi untuk mengurangi hambatan samping seperti menghilangkan kendaraan parkir dan berhenti di badan jalan serta mengurangi pejalan kaki agar lebar efektifitas jalan bertambah. Sehingga tingkat pelayanan jalan menjadi kategori B.